Nyobain White Coffee

White Coffe

White Coffe


Sore kali ini saya mencicipi White Coffe yang saya beli kemarin sore di Indomart. Setelah agak lama saya sama sekali tidak ngopi setelah lambung saya dituduh oleh dokter mengalami radang akibat asam lambung berlebih. White Koffie merek ini saya pilih karena iklan tv mengatakan aman bagi lambung. Kata iklan, kopi ini rendah asam. Hari gini jadi korban iklan, hehehe

Pertama kali meminum White Koffie 3 in 1 ini, menurut pengecapan saya rasanya lumayan enak. Kopinya lumayan terasa. Krim dan manisnya juga cukup. Tapi kali ini saya belum bisa memberi rating pada White Koffie ini. Bisa jadi lidah saya mengatakan lumayan enak karena selera ngopi saya turun gradasi setelah lama tidak ngopi. Coba apa kata saya setelah 3 atau 4 kali ngopi White Koffie ini.

Oh iya, mengenai rendah kadar asam seperti kata iklan. Yang benar saja. 😉 Tunggu dulu. Apa gejala yang dirasakan perut saya beberapa jam ke depan. Mudah-mudahan si perut ini ngga ngambek. Aamiiin

Kali ini saya sedang melakukan eksperimentasi yang sangat mahal. Dengan diri saya sendiri sebagai kelincinya. 😀

Pondok Seafood Bandar Jakarta-Wonosari, Enak dan Murah

Cumi Asem Manis Pedas di Bandar Jakarta Seafood Wonosari

Cumi Asem Manis Pedas di Bandar Jakarta Seafood Wonosari

Barangkali tidak banyak yang tahu tempat untuk menikmati  Seafood di Kota Wonosari – Gunungkidul. Tidak seperti Baso dan Mie Ayam yang terdapat dimana-mana di hampir tiap jalan gang di kota Wonosari, rumah makan Seafood di Wonosari hanya ada beberapa. Salah satunya adalah Baca lebih lanjut

Arogansi Pemerintah Desa Grogol -kah?

Foto oleh: Mas Agung Thet 

Pengutan/iuran atas kepemilikan kendaraan bermotor yang dilakukan oleh Pemerintah Desa, setahu saya hanya terjadi di Desa Grogol. Mestinya urusan pajak kendaraan bermotor merupakan urusan pemerintah propinsi yang penarikanya ditugaskan kepada kantor Samsat di masing-masing kabupaten.

Di Desa lain di Gunungkidul dimana teman saya tinggal, Desa yang relatif lebih maju, lebih berperadaban dan masyarakatnya relatif lebih berpendidikan dibanding masyarakat Desa Grogol, mengenai iuran/pungutan atas kepemilikan seperti ini dulu pernah diwacanakan. Tetapi karena Aspirasi penduduk setempat dan dipertimbangkan berpotensi bersinggungan dengan peraturan perundang-undangan, maka ide iuran atas kepemilikan itu dibatalkan.

Secara teknis pun, penarikan iuran kendaraan bermotor oleh Pemerintah Desa, menurut saya, tidaklah sederhana. Misalnya: Baca lebih lanjut

Hujan Sudah Mulai Turun di Gunungkidul. Alhamdulillah

Langit Angkara

Langit Angkara

Langit terlihat angkara. Seolah dunia sedang murka. Hehe. Itu kan masalah intepretasi saja. Bagi kami di sini, di Gunungkidul, saat ini kami menganggap awan gelap itu sebagai kabar gembira. Hujan akan segera tercurah.

Dan benar. Sore tadi hujan cukup deras telah turun di desa Grogol dimana saya tinggal selama sekitar setengah jam. Melalui pantauan saya di social media, terutama facebook dan twitter, hujan kali ini cukup merata di kawasan Gunungkidul dan daerah-daerah sekitarnya.

Alhamdulillah. Bumi yang telah cukup lama mengering mulai membasah. Aroma harum bau tanah kering yang  tersiram air hujan yang khas mulai tercium dimana-mana. Sampai sekarang.

Bagi saya sendiri, bau tanah basah seperti ini membawa sensasi tersendiri. Seolah merupakan suatu pemuasan akan hasrat rindu yang dalam.

Gambar-gambar berikut biarlah melanjutkan cerita hujan yang jatuh pada waktu senja menanti Maghrib. Baca lebih lanjut

Mengenang Ersad “Bagong” Andi Hartanto (1)

Ersad Andi Hartanto

Ersad Andi Hartanto

Dari teras depan rumah bapak Supriyadi langit senja yang memerah terlihat menjadi latar belakang pohon-pohon jati yang meranggas di musim penantian hujan. Saya kemarin petang itu dengan Pak Supri dan Dodik sedang menyesap teh. Ngobrol-ngobrol tapi tanpa banyak sendau gurau.

Petang itu (22 Oktober 2011) keluarga dan sanak saudara bapak Supriyadi sedang berkumpul untuk malam harinya diadakan Yasinan untuk peringatan satu tahun meninggalnya putra sulung bapak Supri, Ersad Andi Hartanto atau yang lebih dikenal orang sebagai Bagong.

Saya sedang akan mengikuti suatu acara di kota Yogyakarta ketika saat itu dikabari melalui SMS oleh Mbak Ratmi perihal Bagong meninggal. Setengah tidak percaya bahkan setelah saya menelepon adik saya, Yuliarto untuk memastikan kebenaran kabar duka pada siang hari bolong itu. Ssaya buru-buru pulang ke Gunungkidul dengan naik bus yang berjalan dengan kecepatan yang menguji kesabaran dan disambung ojek motor dari pertigaan Gading sampai rumah duka.

Saya ingat betul, Bagong meninggal pada hari Rabu karena pada saat itu saya terburu-buru ke rumah duka dengan masih mengenakan baju berwarna biru ala pabrik. Bagong meninggal dunia pada hari Rabu, 3 November 2010.

Sesampai di rumah duka, saya melihat dengan mata kepala sendiri, almarhum Bagong telah disemayamkan membujur ke utara di atas dipan dengan berbalutkan kain jarik batik . Baca lebih lanjut

Nokia C2 00 dan Kartu AS untuk Simbok

Dengan ditemani Kang Miyanto untuk ke sebuah toko ponsel di Wonosari, beberapa petang yang lalu saya memilih-milih ponsel yang ber-fitur basic. Ponsel yang secara fisik nyaman, tombol-tombolnya besar-besar dan mudah dilihat serta user interface sederhana mudah digunakan oleh orang-orang tua. Satu lagi kriteria saya, harganya ngga usah mahal-mahal tapi syukur-syukur ponsel itu bisa awet digunakan dalam jangka lama. Baca lebih lanjut

Khotbah Jum’at: Laksanakan Perintah -Nya

Pokoknya laksanakan saja perintah -Nya. Tidak usah repot-repot berpikir apa untungnya melaksanakan perintah-perintah Alloh. Alloh Maha Tahu apa yang terbaik bagi ciptaan -Nya. Kalau kita taat melaksanakan kebaikan itu pasti akan datang mengikuti.

Misalnya puasa. Dulu pada jaman belum banyak penemuan dalam bidang kesehatan, puasa itu dianggap tidak baik bagi tubuh. Belakangan ditemukan banyak kebaikan berpuasa bagi kesehatan. Orang akan menjalani operasi bedah pun sekarang oleh dokter disuruh berpuasa.

Larangan. Pokoknya tinggalkan saja semua yang diharamkan oleh Alloh. Semua yang dilarang pasti jelek dan membawa kejelekan. Tidak usah berpikir macam-macam. Titik.

Kira-kira seperti itu apa yang dapat saya tangkap dan saya ingat dari khotbah Jum’at pada siang kali ini. Pada beberapa Jum’at sebelumnya, kalau saya tidak mengantuk terkadang suara sound system di masjid kurang bagus sehingga saya tidak bisa menuliskan ringkasan khotbah di sini.

Satu pertanyaan untuk meringkas khotbah Jum’at barangkali “Apakah pertanyaan-pertanyaan terkait kebenaran agama yang kita yakini itu haram?”

 

Siapa Hari ini Belum Buka Google?

Google is celebrating Mary Blair's 100th Birthday

Google is celebrating Mary Blair's 100th Birthday

Saya akan memberi tahu Anda yang pada hari ini belum membuka Google bahwasanya hari ini Google turut memperingati ulang tahun ke-100 Mary Blair.

Siapa Mary Blair itu? Baca link http://en.wikipedia.org/wiki/Mary_Blair atau Googling saja yah 🙂

SMS Penipuan

[Uangnya Di kirim Ke Rek InI Saja.BRI. DODDY SAPUTRA.0427-01-002696-50-8.Sms Saja Kalau Sudah Di Kirim.]

Sebuah SMS yang dikirim oleh nomor 08128635578 ke nomor ponsel saya. Ini bukan SMS pertama yang saya terima yang meminta ditranfer sejumlah uang ke nomor rekening tertentu. SMS yang saya anggap penipuan semacam ini sudah berulang kali masuk ke nomor ponsel saya dan ke nomor ponsel teman-teman saya. Dan tentu saja tidak pernah saya tanggapi. 🙂

Anda pernah mendapati SMS semacam ini?

Penipu yang menggunakan modus SMS yang terus-menerus melakukan aksinya, saya kira karena modus seperti ini pernah sukses mereka jalankan. Bila tidak saya kira penipu akan mencari modus lain.

Menanggapi penipuan via SMS yang makin banyak dirasakan dan dikeluhkan oleh masyarakat, yang saya maksud di sini bukan pencurian pulsa oleh operator dan content provider, regulator dan operator hanya bisa menyarankan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan melaporkan nomor-nomor yang dianggap sebagai penipu dengan menggunakan jalur pengaduan.

Masyarakat harus berhati-hati. Itu benar sekali. 😀 Dan melaporkan melalui jalur pengaduan. Saya tidak tahu melalui pelaporan ini akan seberapa efektif. Sampai sekarang saya belum membaca dan atau mendengar tindak lanjut oleh pihak berwenang akan pelaporan penipuan oleh masyarakat.

Menurut saya, kok reaktif sekali bila pihak yang diberi wewenang oleh pemerintah itu hanya bisa menunggu pelaporan masyarakat. Mengapa selain masyarakat berhati-hati, pihak berwenang tidak melakukan sesuatu.

SMS penipuan pasti dikirimkan secara masal dan acak. Operator pasti mudah mendeteksi suatu nomor yang digunakan untuk melakukan pengiriman secara masal. Operator paling tidak bisa dimintai data dari mana SMS masal itu dikirimkan, berapa banyak sms yang dikirim, dan kapan sms-sms itu dikirimkan.

Dari sms bulk itu kan bisa terlihat nomor rekening yang disebarkan. Pemerintah kan bisa membuat regulasi agar nomor-nomor yang diindikasikan mencurigakan agar diawasi. Kemudian lalu lintas tranfer ke nomor tersebut. Pemegang rekening dan penarikan uang dari rekening tersebut. Coro Bodhon, pemilik rekening yang nomornya tercantum dalam sms penipuan akan bisa dihubungkan kepada pelaku penipuan SMS.

Apa lagi? Selain kesungguhan dan iktikad baik aparat yang berwenang? 😀