Keindahan Tak Tergantikan Kawah Ijen, Kawah Surga di Banyuwangi

Selain Kawah Segara Anak yang ada di puncak Gunung Rinjani, ada satu lagi kawah yang terkenal karena keeksotisannya, yaitu Kawah Ijen yang berada di puncak Gunung Ijen. Sejak ditetapkan sebagai Cagar Biosfer oleh UNESCO pada bulan Maret 2016 silam, Gunung Ijen menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Kawah Ijen Bayuwangi – banyuwangibagus.com

Baca lebih lanjut

Iklan

Apa Yang Harus Dibawa Ketika Lomba Marathon di Luar Kota

jakarta marathon 2016.jpgPada hari-hari menjelang lomba full marathon, kebanyakan pelari hobi seperti saya umumnya merasa gugup dan gelisah. Pengalaman berlomba saya mengikuti kategori lomba half marathon di Jakarta Marathon 2016 terdahulu rasa gugup itu datang dari pertanyaan apakah latihan saya selama ini sudah cukup. Gelisah? Sambil menulis artikel ini saja saya sudah mulai merasa gelisah. Bisakah saya mencapai target #Breaking4 di gelaran Jakarta Marathon 2017 seperti yang saya tuliskan sebagai resolusi pada awal tahun ini.

Jakarta Marathon 2017 akan digelar pada tanggal 29 Oktober 2017 di Lapangan Banteng – Jakarta Pusat. Masih tersisa kira-kira satu setengah bulan untuk menyelesaikan program latihan dengan baik dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan detil dan teliti. Mumpung masih cukup waktu untuk mempersiapkan diri dan mumpung rasa gugup belum menjadi-jadi, saya akan mulai membuat daftar apa saja kebutuhan lomba yang harus saya bawa. Baca lebih lanjut

Batoer Hill Resort and Resto

Mendengar nama Batoer apa yang serta merta terlintas di pikiran saya adalah deret gunung api purba Batur. Sisa gunung api purba yang telah dikukuhkan oleh UNESCO sebagai heritage gugus Gunung Sewu Geopark. Terbentang mulai dari Nglanggeran sampai pantai Wedi Ombo.

Tak heran ketika saya memberi tahu seorang kawan bila foto senja yang saya kirimkan melalui whatsapp merupakan yang saya potret di Batoer Hill Resort, kawan saya mengira saya sedang berada di suatu tempat di sekitar pantai Wedi Ombo.

Sejujurnya, saya malah mengira Batoer Hill Resort didirikan di sekitar Gunung Nglanggeran atau tidak jauh-jauh dari Embung Nglanggeran. Mengingat Gunung Nglanggeran dan Embung Nglanggeran merupakan salah satu destinasi Eko Wisata yang mendapat apresiasi positif dari banyak pihak. Ia bahkan mendapatkan pengakuan sebagai Desa Wisata dengan pengelolaan terbaik.

Saya salah. Namun tidak sepenuhnya salah. Batoer Hill Resort terletak di dusun Batur, Putat, Patuk, Gunungkidul. Batur terletak berdekatan dengan kampung kerajinan Batik Topeng Bobung, berdekatan dengan Kampung Emas Plumbungan, sekaligus tidak jauh-jauh dari Kampung Pitu di Nglanggeran. Untuk menuju ke Batur Hill Resort saya bisa mengikuti jalan yang sama yang menuju Gunung Nglanggeran. Baca lebih lanjut

Taman Tebing Breksi

Senja Taman Tebing Breksi

Senja Taman Tebing Breksi

Saya sudah dua kali mengunjungi Taman Tebing Breksi. Pertama ketika saya mengikuti event Sleman Temple Run 2016. Kunjungan kedua saya ke sana belum lama. Akhir pekan lalu. Mengikuti acara NgabubuTRIP yang diadakan oleh komunitas Gerakan Pesona Indonesia Jogja (GenPI Jogja).

Tebing Breksi atau Taman Tebing Breksi menurut saya hampir sama dengan Telaga Biru di Semin – Gunungkidul yang beberapa waktu lalu pernah ngehit.  Persamaannya adalah keduanya merupakan bekas area tambang batu tradisional yang meninggalkan pemandangan alam yang menjadi daya tarik tersendiri. Tempat-tempat itu akhirnya digarap menjadi suatu destinasi wisata.

Sejujurnya tempat wisata buatan bagi saya tidak menarik. Itulah kenapa meskipun keberadaan Tebing Breksi sudah lama saya dengar dan foto-fotonya pun telah bertebaran di media sosial tidak serta merta menarik saya berkunjung. Andai tidak karena mengikuti Sleman Temple Run atau NgabubuTRIP bisa jadi sampai sekarang saya belum menginjakkan kaki di Taman yang cukup dijangkau satu jam perjalanan dari rumah itu. Baca lebih lanjut

Menikmati Degub Ombak Pantai Buron

Pantai Buron Giri Karto Panggang Gunungkidul

Pantai Buron Panggang Gunungkidul Yogyakarta

Pantai Buron. Bukan Pantai Baron. Begitu saya menegaskan ketika kawan saya mempertumbenkan rencana saya ke pantai itu.

Pantai Baron bagi saya sudah terlalu biasa. Saya sudah ke sana pada tahun 90-an. Sampai sekarang tak terhitung sudah berapa kali saya ke pantai nelayan itu.

Berbeda dengan Buron. Keberadaan Pantai Buron baru saya dengar beberapa waktu. Memang selama ini saya kemana saja. 🙂 Perlu peta untuk secara pasti mengetahui letak pantai itu.

Menurut Google Maps Pantai Buron terletak persis di sebelah barat Pantai Gesing.  Berarti tidak ada masalah bila saya ke sana. Jarak dari rumah saya tidak begitu jauh. Hanya dulu ketika ke Gesing, sebagian jalan menuju pantai memang rusak. Ini juga bukan halangan berarti.

Baca lebih lanjut

Menikmati Mungil Pantai Butuh di Gunungkidul

Pantai Butuh Saptosari Gunungkidul

Pantai Butuh Saptosari Gunungkidul

Beberapa saat saya menahan laju sepeda motor yang saya kendarai. Saya memberikan kesempatan kepada sekawanan kera berekor panjang untuk menyeberang. Saya menunggu 30 sampai 40 -an ekor kera itu sampai semuanya berlalu.
Sekawanan kera yang tiba-tiba menyeberang itu membuat saya tertegun. Baru ketika semuanya benar-benar berlalu ada sedikit sesal. Kenapa saya tadi tidak buru-buru meraih ponsel dan memotret sesuatu yang tidak setiap saat bisa saya saksikan?

Sementara lupakan sekawanan kera yang membawa lari rasa sesal itu. Pelan-pelan saya melanjutkan diri berkendara menyusuri jalan cor blok menuju Pantai Butuh.

Butuh kehati-hatian  berkendara tersendiri di sepanjang jalan menuju pantai. Karena di kiri kanan jalan sepanjang kira-kira 3 km menyajikan pemandangan indah berupa ladang, pepohonan jati dan kandang sapi tradisional milik warga. Pemandangan ini jangan sampai membuat terlena. Sedangkan sepanjang jalan itu berupa cor blok sempit yang sangat mepet bila terpaksa berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Tanjakan dan tikungan pun terbilang tidak mudah bagi yang belum terbiasa.

Agar aman bebas dari rasa was-was kendaraan sebaiknya dititipkan. Ada semacam tempat parkir di sana yang dijaga oleh Pak Sutimin. Kalau saya, tadi pagi membawa motor sampai ke bibir pantai, tidak saya titipkan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pantai Butuh, seperti nampak dalam foto merupakan pantai berpasir putih khas Gunungkidul. Pantai yang tidak luas, yang merupakan cekungan yang diapit oleh perbukitan di sisi kanan kirinya.

Bila berkunjung ke pantai ini pada pagi hari, yang akan kita dapati barangkali adalah pantai yang kalem. Semakin siang ombak biasanya semakin garang. Segarang yang menyambut saya siang tadi. Begitu besarnya ombak sampai-sampai hamparan pasir putih yang seyogyanya bisa dipakai duduk-duduk tersapu.

Baca lebih lanjut