Bingung Mengajukan Pinjaman Online Secara Aman? Berikut Ini Tipsnya

Mengajukan pinjaman atau utang baik kepada keluarga, teman, kantor, atau institusi keuangan seperti bank, leasing, dan perusahaan fintech bisa jadi bukan pilihan yang mudah bagi semua orang. Namun demikian ada banyak keadaan yang bisa jadi memaksa seseorang untuk mengajukan pinjaman atau utang. Misalnya pada situasi darurat seperti sedang tertimpa kecelakaan, ada anggota keluarga yang sakit, atau karena hal – hal tak terduga lainnya.

Bagi seseorang yang baru pertama kali atau belum terbiasa mengajukan pinjaman, ada sejumlah hal yang membuat seseorang enggan menyelesaikan masalah keuangannya dengan cara ini. Misal merasa malu bila mengajukan pinjaman uang kepada keluarga atau teman. Namun kekhawatiran akan privacy juga menjadi kendala bila seseorang ingin mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan seperti leasing, bank, atau melalui aplikasi pinjaman online yang saat ini marak. Apalagi bila masih harus diminta melengkapi persyaratan yang tidak sedikit.

Berikut ini saya akan menulis beberapa tips bagi pembaca yang belum perpengalaman dalam mengajukan Pinjaman Online.

Gunakan Layanan Pinjaman Online Resti dan Terpercaya

Alasan orang mengajukan pinjaman online (pinjol) adalah karena kemudahan dan kepraktisannya. Tanpa meninggalkan rumah seseorang bisa dengan mudah memasang aplikasi Pinjaman Online di ponsel, melengkapi sejumlah data pribadi, mengajukan pinjaman, melengkapi persyaratan, dan biasanya dalam beberapa hari uang akan dicairkan ke rekening kita.

Namun salah memilih layanan Pinjaman Online alih-alih mendapatkan solusi masalah keuangan, bisa jadi data pribadi kita ditambang, uang pinjaman tidak cair sesuai yang diajukan, bunga yang kelewat batas, dikejar-kejar debt collector, dan sejumlah permasalahan lainnya.

Untuk itu cari informasi mengenai legalitas layanan seperti ijin OJK, Bank apa yang memilikinya dan sejenisnya. Informasi seperti ini bisa kita dapatkan umumnya dari website layanan pinjol yang bersangkutan. Layanan Tunaiku menyertakan kesemua informasi ini di website mereka. Lihat di bagian bawah halaman utama mereka.

Pahami Aplikasi Pinjaman Online Sebelum Memasangnya

Sejumlah aplikasi Pinjaman Online baik di Android maupun di iOS pasti menerapkan syarat-syarat tertentu agar bisa dipasang. Misal butuh iOS versi berapa dan Android versi berapa, butuh RAM berapa GB dan butuh Processor minimal berkecapatan berapa GB. Pastikan ponsel memenuhi persyaratan minimal sebelum memasangnya dari Playstore maupun Appstore.

Apa yang sebenarnya paling penting diperhatikan dalam memasang aplikasi Pinjaman Online adalah hak akses yang diminta oleh aplikasi. Perhatikan apakah aplikasi tersebut meminta akses microphone, speaker, camera, storage, call log, sms, contact, dan sejenisnya.

Bila menurut kita ada permintaan hak akses yang tidak masuk akal, sebaiknya proses intalasi tidak usah dilanjutkan. Saat ini persaingan antar layanan Pinjol cukup ketat, pahami bahwa sebagai costumer seseorang memiliki banyak pilihan.

Namun apabila suatu layanan Pinjol sudah berijin OJK kemungkinan mereka akan membuat aplikasi secara bertanggung jawab, termasuk tidak sembarang mengakses data pelanggan dan memperlakukan privacy kita.

Pertimbangan Dokumen Persyaratan dan Berkas Pendukung

Masin – masing layanan Pinjol mengenakan persyaratan yang berbeda-beda. Ada yang mensyaratkan cukup KTP atau SIM saja. Ada pula yang mensyaratkan KK, Surat Nikah, NPWP, Jaminan berupa sertifikat – serfikat berharga, BPKB kendaraan dan lain sebagainya. Dimana tidak tentu kita mempunyai semua yang dibutuhkan itu.

Layanan Pinjaman Online Tunaiku tidak serumit itu, bahkan NPWP saja tidak dibutuhkan. Menariknya Tunaiku menerapkan kontrak pinjaman yang fisik yang diantar oleh kurir kepada kita ke alamat yang disepakati. Kontrak pinjam secara fisik yang dipegang dan ditanda tangani kedua pihak seperti ini sangat penting bila pada suatu saat terjadi sengketa atau perbedaan pendapat.

Hitung dengan Cermat Bunga dan Angsuran Pinjaman yang Diajukan

Ketika kepepet sedang butuh uang, apa yang ada dalam pikiran seseorang biasanya adalah segera mendapatkan uang sesuai kebutuhan. Mendapatkan sejumlah uang sebenarnya baru setengah jalan dari pemecahan persoalan. Setengah yang lain adalah proses pembayaran angsuran yang wajib kita lakukan setiap bulannya.

Untuk itu pastikan dengan jelas berapa bunga dari uang yang kita pinjam baik dalam bentuk persen maupun dalam bentuk rupiah. Perhatikan kapan kita harus membayar angsuran, apakah setiap pekan, setiap awal bulan atau setiap 2 bulan sekali. Tentu masing-masing layanan menawarkan fitur yang berbeda-beda.

Perhatikan bahwa jangan mengambil pinjaman dan memilih metode angsuran di luar batas kemampuan finansial kita. Di sinilah pentingnya juga menghitung berapa penghasilan bulanan dan kewajiban apa saja yang harus kita tunaikan setiap bulan atau jangka waktu tertentu.

Jika kita menggunakan layanan Tunaiku, kita tidak perlu mengambil kalkulator atau pusing dengan hitung-hitungan bunga dan angsuran yang rumut. Tunaiku telah menyediakan fitur simulasi angsuran berbasis web sangat mudah digunakan.

Demikian tips praktis pengajualn pinjaman online yang saya bagikan kali ini. Semoga bermanfaat. Pesan saya bijak-bijaklah dalam mengajukan pinjaman karena bagaimanapun ada tanggung jawab mengangsur dari setiap pinjaman yang kita dapatkan.