Ulang Tahun ke-8 Wonosari.com: Semoga Makin Berjaya di Udara di Darat Berkarya Nyata

tumpeng ulang tahun ke-8 wonosaridotcomUlang tahun Wonosari.com (FKOG) yang ke-8 adalah salah satu ulang tahun yang saya tunggu-tunggu. Saya menunggu momen ulang tahun ini dengan harap-harap cemas. Sejak beberapa tahun yang lalu.

Kenapa?

Karena setelah melangsungkan ulang tahun yang ke-8 artinya Wonosari.com  yang didirikan pada tanggal 28 Februari 2006 ini telah melewati masa-masa monumental bagi sebuah komunitas.

Masa monumental yang pertama adalah ketika Wonosari.com atau Forum Komunikasi Online Gunungkidul (FKOG) berhasil melewati tahun ke-3. Ini pencapaian penting bagi sebuah komunitas. Mengingat di Indonesia, usia rata-rata komunitas adalah 3 tahun. Merayakan Ulang Tahun yang ke-8 berarti Wonosari.com telah berusia hampir 3x usia harapan hidup komunitas-komunitas yang ada di Indonesia.

Masa monumental yang kedua baru saja dirayakan kemarin, Minggu Legi, 27 Maret 2016 di Green Village, Mertelu, Gedangsari, Gunungkidul. Apa yang membuat ulang tahun ke-8 Wonosari.com sebagai peristiwa monumental adalah suatu pendapat bahwa sebuah start up/rintisan komunitas akan teruji kemapanannya bila telah berusia lebih dari 8 tahun.

Ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Sekaligus sebuah tantangan. Untuk bisa membuktikan diri ke depan dengan ulang tahun ke-9, ke-10 dan seterusnya. Alangkah elok bila kelak Wonosari.com bisa merasakan Ulang Tahun Emas Wonosari.com, atau Ultah ke-50. Ini tidak mustahil dan sekaligus tidak mudah.

Ini saya pikir akan meneguhkan slogan (semboyan) Wonosari.com. Berjaya di Udara. Berkarya di Nyata. Dengan ini saya pun berdoa: Semoga Makin Jaya di Udara dan di Darat Berkarya Nyata.

Baca lebih lanjut

Iklan

Memberdayakan Handphone Lama Agar Bermanfaat

image

Memperlakukan smartphone yang sudah lama itu susah susah mudah. Bila dipakai untuk kebutuhan sehari-hari jelas sudah tidak mumpuni. Spefisikasinya yang menjadi sangat terbatas menyebabkannya tidak mampu untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang makin lama makin haus RAM, Storage dan Processor.

Bila dijual pun mungkin sudah tidak laku. Bila ada yang mau membelinya pun tentu harganya sudah sangat murah. Bikin makan hati bila membandingkan dengan berapa uang yang digunakan untuk mendapatkannya dulu.

Lagi pula saya merasa sayang dan merasa berdosa bila menjual barang-barang yang pernah saya cintai. Barang-barang yang telah banyak berjasa memudahkan kehidupan sehari-hari agar lebih gaul pada masanya.

Smartphone (sebut saja handphone) saya tersebut adalah LG Optimus L9. Saat itu saya mendapatkannya ketika harganya masih di kisaran 3 jutaan. Jadi pada masanya LG Optimus L9 adalah sebuah handphone Mid End. Bukan handphone low end (entry level).

Bagi yang belum tahu, spec LG Optimus L9 kira-kira adalah: processor dual core 1 Ghz Cortex A9, RAM 1 Gb, Internal Storage 4 GB (ini masih shared dengan OS), Camera 5 MP dan Layar 4.7″ resolusi 540 x 960 pixel dan OS Jelly Bean 4.1.2.
Baca lebih lanjut

Update dan Review iOS 9.3 di iPhone 5s

update iOS 9.3 di iPhone 5s 16 GB

Setahun belakangan ini, tiap kali Apple mengeluarkan update versi baru untuk iOS -nya saya merasa galau. Termasuk kali ini ketika Apple baru saja meluncurkan iOS 9.3. Saya ragu apakah saya akan melakukan update apa tidak.

Di satu sisi saya penasaran untuk mencoba fitur-fitur baru yang ditawarkan oleh iOS 9.3. Pada sisi yang lain saya khawatir apakah iPhone 5s yang sudah terbilang kuno ini bisa cukup lancar menjalankan iOS terbaru dari Apple ini.

Apa yang sebenarnya paling saya khawatirkan adalah: iPhone 5s saya menjadi semakin boros batere (padahal saat ini kualitas baterenya sudah turun), iPhone 5s saya menjadi lemot dan nge-lag dan saya khawatir fitur-fitur yang sering saya gunakan malah tidak berfungsi dengan baik. Saya masih trauma dengan bug yang terjadi kalau tidak salah pada iOS 9.1 yang menyebabkan saya gagal bangun pada waktu yang saya inginkan. Karena Alarm yang sudah saya set tidak berdering sama sekali.

Bismillah! Saya memutuskan memperbaruhi iOS di iPhone saya dengan iOS 9.3. Saya siap dengan semua konsekuensi di atas.

 

Pertama kali saya mencoba memeriksa apakah update iOS 9.3 sudah tersedia bagi iPhone 5s. Saya memeriksa dengan masuk ke menu Setting => General => Software Update.

Nampak seperti screen shot yang saya tampilkan di atas. Untuk melakukan update secara OTA sudah bisa dilakukan. iOS 9.3 sudah tersedia untuk iPhone 5s saya. File yang perlu saya unduh/download sebesar 292 MB. Cukup besar.

Saya memutuskan untuk melakukan update secara OTA (Over The Air). Pertimbangan saya adalah: karena dengan update secara OTA file yang harus saya unduh lebih kecil. 292 MB saja dibandingkan bila mengunduh file installer melalui iTunes yang besarnya bisa mencapai 2 GB.

Pikir saya ini bisa dilakukan jauh lebih cepat. Setidaknya waktu downloadnya bisa lebih sedikit. Apalagi memang saya malas untuk menyalakan iTunes.

Memang, update secara OTA lebih beresiko dibanding dengan menggunakan bantuan iTunes. Resikonya adalah tanpa dibackup/dicadangkan di komputer, saya berpotensi kehilangan data-data penting yang ada di iPhone bila ada hal buruk terjadi.

Berikutnya saya menghapus beberapa file dan aplikasi di iPhone 5 s agar ada ruang kosong yang cukup lega untuk mengunduh file yang diperlukan selama proses update. Maklum, storage di iPhone 5s saya hanya 16 GB.

File-file yang saya hapus diantaranya adalah file-file foto, meng-clear chat pada grup grup whatsapp yang tidak penting dan menghapus beberapa aplikasi seperti facebook. Facebook adalah aplikasi yang boros ruang penyimpan. Saya akan meng-install lagi dari Apstore bila proses update sudah selesai.

Langkah ketiga adalah dengan menekan tombol download and update yang terdapat di menu: Setting => General => Software Update. Kemudian menyetujui term and agreement yang ada di sana.

Dengan menggunakan jaringan Speedy Gold 5MB, proses download file sebesar 262 berlangsung dalam beberapa menit saja. Kira-kira 6 menit. Sampai kemudian updater meminta saya untuk menekan tombol install.

Selanjutnya kita tinggal menunggu proses update dan install yang berjalan serba otomatis. Proses ini berlangsung tidak terlalu cepat. Dalam kasus saya membutuhkan waktu puluhan menit sampai iPhone siap digunakan ditandai dengan meminta saya untuk memasukkan 6 digit passcode dan password Apple ID saya.

Sampai di sini proses update dari iOS 9.2.1 ke iOS 9.3 selesai dengan lancar.

Tulisan berkaitan lainnya:

Review iOS 9.3 di iPhone 5s

Apa yang saya tuliskan sekarang merupakan initial review. Karena yang saya tuliskan merupakan pengalaman saya selama kurang dari 24 jam menggunakan iOS 9.3 di iPhone 5s. Baca lebih lanjut

Blogger dan Netizen Jogja Berbicara 4 Pilar MPR dan Masa Depan Indonesia

4 Pilar MPR dan Masa Depan Indonesia

4 Pilar MPR dan Masa Depan Indonesia

Beberapa hari yang lalu saya mendaftarkan diri untuk acara ngobrol bareng MPR RI melalui Komunitas Blogger Jogja. Ketika saya mendaftar saya belum mengetahui gambaran utuh kira-kira akan seperti apa acara ngobrol bareng itu diselenggarakan. Gambaran yang muncul pada saat itu, acara pasti berlangsung santai dan ramah. Mengingat ada kata “ngobrol bareng’ dalam tajuk acaranya. Inilah yang sebenarnya mendorong saya untuk mengikuti acara ini untuk mengenal lebih dekat Majelis tertinggi di negara saya.

Acara ini akan diselenggarakan di Hotel East Parc Yogyakarta dan akan berlangsung selama 2 hari 1 malam(18-19 Maret 2016). Artinya saya harus cukup persiapan untuk menghadiri acara yang cukup jauh dari rumah saya di Gunungkidul.

Acara NETIZEN JOGJA NGOBROL bareng MPR RI dibuka sendiri oleh Ketua MPR, Zulkifli Hasan. Beliau pula yang mengisi acara pada sesi pertama siang hari tanggal 18 Maret 2016 itu.

Dari pembukaan dan paparan yang disampaikan oleh Pak Zulkifli Hasan, saya mulai mendapatkan gambaran lebih mengenai acara ngobrol bareng ini. Acara ini bertemakan 4 Pilar MPR untuk netizen. Sebagai bagian dari Sosialisasi 4 Pilar MPR.

Berbicara mengenai 4 Pilar sebenarnya saya bingung. Mengingat beberapa waktu yang lalu 4 Pilar Kebangsaan telah dibatalkan (dihapuskan) oleh Mahkamah Konstitusi. Paparan Pak Zulkifli Hasan terus berlangsung mengantarkan akan pemahaman bahwa 4 Pilar MPR berbeda dengan 4 Pilar Kebangsaan yang dulu pernah disampaikan oleh Taufik Kemas almarhum yang pada saat itu menjabat sebagai ketua MPR.

Kini berbicara Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara, UUD 1945 sebagai konstitusi tertinggi, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, Bhineka Tunggal Ika adalah disebut sebagai 4 Pilar MPR, bukan 4 Pilar Kebangsaan.Dengan gaya yang santai pada acara ini Pak Zulkifli Hasan menjelaskan tentang perbedaan fungsi dan kedudukan MPR antara pra dan pasca reformasi. Jujur ini merupakan peristiwa bersejarah yang luput saya ikuti. Banyak hal baru saya ketahui sekarang dari pemaparan Pak Zulkifli Hasan. Baca lebih lanjut

Gunung Bagus di Paliyan Gunungkidul, Petilasan yang Kurang Terawat

Patung di Petilasan Gunung Bagus, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul

Patung di Petilasan Gunung Bagus, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul

Gunung Bagus dikenal sebagai tempat untuk melakukan ritual mencari Pasugihan (Pesugihan). Pasugihan yang terdapat di Gunung Bagus konon berwujud Thuyul.

Entah benar entah tidak, begitulah desas desus yang terbisikan dari satu mulut ke mulut lainnya. Oleh sebagian masyarakat pedesaan yang masih percaya ada jalan pintas gaib menuju kekayaan dan kemakmuran.

Penasaran akan seperti apa Gunung Bagus yang sebenarnya, selesai berkunjung ke Petilasan Ki Ageng Giring III di Desa Sodo saya pun berkendara ke arah selatan.  Menuju suatu bukit yang terletak di tengah-tengah Hutan Jati yang rimbun di Desa Giring. Masih satu kecamatan Paliyan dengan Desa Sodo dimana Petilasan Ki Ageng Giring III berada.  Baca lebih lanjut

Petilasan Ki Ageng Giring III, Destinasi Wisata Budaya Paling Magis di Gunungkidul

Makam Ki Ageng Giring III

Makam Ki Ageng Giring III

Oleh masyarakat Gunungkidul, Yogyakarta dan sekitarnya, Petilasan (Pemakaman) Ki Ageng Giring III dipercaya sebagai suatu tempat yang penuh misteri, agung, terhormat, berwibawa bahkan magis.

Di tempat ini Raden Mas Kertanadi (yang kemudian dikenal dengan nama Ki Ageng Giring) dikebumikan. Di kalangan masyarakat beliau dikenal sebagai orang yang berkaitan erat dengan sejarah berdirinya Kerajaan Mataram Islam. Kerajaan yang masih bertahan sampai sekarang. Kerajaan yang wilayahnya ditetapkan oleh Undang Undang sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta.

Petilasan Ki Ageng Giring terletak di Desa Sodo, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul. Masih satu kecamatan dengan rumah dimana saya tinggal. Hanya beda desa saja. Hanya perlu waktu kira-kira 15 menit mengendarai sepeda motor saya bisa tiba di sana tanpa tergesa.

Sore itu (Minggu, 13 Maret 2016) saya mengajak Tina Latief berkunjung ke sana tanpa memberi tahu terlebih dulu kemana saya akan menuju sore itu.

Lepas Ashar itu suasana magis dengan ramah menyambut kedatangan kami di pelataran parkir. Namun sore yang berkeraguan itu membuat kami bimbang apakah kami akan jadi memasuki kompleks makam apa tidak. Apalagi saat itu Tina dalam keadaan terkejut. Ia tidak yakin saya benar-benar mengajaknya ke pemakaman yang dari luarnya saja sudah terlihat misterius. 
Baca lebih lanjut

6 Fitur Penting Hilang dari Aplikasi My Telkomsel Terbaru

My Telkomsel 3.0

Masalah menjengkelkan dengan aplikasi My Telkomsel ini bermula beberapa hari yang lalu. Ketika saya menjalankan aplikasi ini bermaksud ingin mengetahui sisa kuota paket data bulan berjalan dan total tagihan kartu Halo saya untuk Bulan Februari 2016. Aplikasi My Telkomsel di iPhone saya tidak berjalan dengan semestinya.

Aplikasi ini tidak langsung menampilkan halaman utama yang seharusnya menampilkan informasi-informasi yang saya butuhkan. Alih-alih malah menampilkan sebuah halaman yang meminta saya untuk login dan atau registrasi sebagai user aplikasi ini.

Memang, saya tidak merasa pernah mendaftarkan diri sebagai user aplikasi My Telkomsel. Yang dulu-dulu, aplikasi My Telkomsel bisa langsung digunakan bila memang di smartphone dimana aplikasi ini terpasang menggunakan nomer seluler Telkomsel.

Pikir saya, mungkin ini adalah pembaruhan yang sengaja dilakukan oleh Telkomsel untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam memanfaatkan aplikasi ini. Toh, dari splash screen yang tadi sepintas terlihat nampak desain yang sama sekali baru. Berbeda dengan tampilan aplikasi My Telkomsel sebelum update yang nampak jadul.