ASUS Zenpad C7 Beres Diperbaiki di Service Center

ASUS Zenpad C 7.0

ASUS Zenpad C 7.0

Foto di atas bukan foto dua ASUS Zenpad C 7.0. Yang benar-benar tablet adalah yang di sebelah kiri, yang menyala. Sementara yang kanan, yang layarnya nampak hitam adalah layar ASUS Zenpad saja, LCD nya. Itu adalah LCD yang saya ceritakan beberapa waktu lalu rusak. Sekarang sudah selesai diperbaiki di ASUS Service Center Jogja.

Lihat foto di bawah ini. Mengganti layar LCD pada ASUS Zenpad berarti sekaligus mengganti panel depan. Setelah layar LCD nya diganti, tablet Zenpad saya nampak baru, mulus. Baretan-baretannya jadi tidak ada lagi sekarang. Baca lebih lanjut

Asus Zenpad 7.0 Z370CG Mendadak Boros Batere. Ini Penyebabnya?

Asus Zenpad 7.0 Z370CG saya tiba-tiba menjadi boros batere. Bahkan ketika tidak sedang saya gunakan sama sekali. Saya seringkali mendapati Zenpad 7.0 saya baterenya habis setelah saya tinggalkan beberapa jam. Padahal sebelum saya tinggalkan tablet itu sudah saya charge sampai batere nya penuh.

Saya pun berusaha menelusuri apa yang menyebabkan tablet yang saya sukai untuk menikmati konten multimedia ini menjadi sangat boros batere.

Langkah pertama dalam penelusuran saya kali ini adalah dengan melihat-lihat notifikasi yang diberikan oleh ASUS di tablet ini. Dengan Zen UI, Asus telah berusaha memudahkan pengguna untuk melihat aplikasi apa saja yang rakus mengkonsumsi batere.

Dalam sekejap aplikasi rakus batere itu bisa saya ketahui. Berikut ini:

Screenshot_2016-03-07-06-58-52

Penyebab Zenpad 7.0 Z370CG Boros Batere

Baca lebih lanjut

Menikmati Konten Multimedia dengan ASUS Zenpad 7.0 Z370CG

Menjelang liburan pergantian tahun ini hadir anggota baru di keluarga gadget di rumah saya. Anggota keluarga baru itu adalah ASUS Zenpad 7.0 Z370CG. Seperti yang telah saya ceritakan dalam tulisan saya terdahulu di sini, tablet baru ini telah saya setup dengan mudah dan cepat sehingga bisa segera saya gunakan untuk menemani liburan akhir tahun yang akan lebih banyak saya habiskan di rumah. Alhamdulillah, anggota baru ini mampu membawa warna tersendiri bagi masa liburan saya.

wp-1451961545980.jpegNah, kali ini saya akan menceritakan keseluruhan pengalaman saya menikmati konten multimedia dengan tablet berlayar 7.0″.

Dalam paket penjualan yang saya terima ASUS Zenpad 7.0 Z370CG dikemas dengan menyertakan sebuah Audio Cover. Ini menurut saya istimewa karena biasanya perangkat asesoris dijual dalam paket terpisah. Sebuah charger 3A 5V pun tak luput disertakan dalam paket penjualan tablet ini. Memang tanpa power charger, tablet ini mau di-charge menggunakan apa? hehe. Sayangnya, earphone/headset untuk menikmati konten audio secara lebih personal luput tidak disertakan dalam paket. Ini mungkin gaya ASUS, karena di Zenfone yang legendaris pun tidak pernah menyertakan headset/earphone dalam paket penjualannya.

Saya membeli kartu perdana XL paket 2 GB untuk saya pasang di tablet ini. Agar nanti saya mudah memasang aplikasi-aplikasi yang saya butuhkan. Sebuah micro SD card berkapasitas 32 GB class 10 merk Trancend saya beli dari toko asesoris terdekat di kota saya. Saya ingin ruang penyimpan yang leluasa untuk menampung konten-konten multimedia yang ingin saya nikmati.

Untuk memasang SIM Card dan SD Card saya harus terlebih dulu membuka back cover. Ini harus dilakukan dengan cukup hati-hati karena pengait di back cover terasa sangat kuat ketika saya coba menyisirnya dengan kuku jempol saya. Memasang SIM Card dan SD Card -nya sendiri bisa dilakukan dengan cukup mudah. Apa yang terpenting diperhatikan adalah gambar penunjuk arah di masing-masing slot SIM maupun SD. Awas jangan terbalik. Toh kalau terbalik kedua kartu ini tidak akan bisa masuk dengan baik.

Penasaran dengan kualitas suara yang dibawa oleh Audio Cover, kali ini Cover ASUS Zenpad ini segera saya pasang menggantikan back cover bawaan. Sedikit catatan saya adalah bahwa Audio Cover harus dipasang secara cermat dengan hati-hati. Pasang dengan mulai memasukkan pengait di sisi bawah, kemudian berturut-turut dirapatkan dibagian atas. Tekan dengan lembut sampai terdengar bunyi “klik”.

Baca lebih lanjut