Bareng Komunitas ke Subaya, Naik Kereta Api Sancaka Saja

Ternyata bisa naik kereta api Sancaka. Begitu kegirangan kami mendapatkan alternatif transportasi ketika awal bulan Agustus lalu dihadapkan dengan kenyataan berupa harga tiket pesawat yang mahal pada akhir pekan. Untuk keberangkatan kami ke Surabaya mengikuti event Samsung Surabaya Marathon pada tanggal 4 Agustus 2019.

Harga tiket pesawat yang mahal tak tahu kira – kira akhir – akhir ini, apalagi pada akhir pekan, sempat hampir mematahkan semangat kami yang telah berlatih berbulan – bulan mempersiapkan perlombaan lari marathon. Total biaya perjalanan yang harus kami keluarkan setelah dihitung – hitung ternyata melambung tinggi dibanding biaya perjalanan yang sama pada tahun lalu membuat kami hampir urung ke surabaya.

Memang harga tiket pesawat Yogya – Surabaya hanya sekitar satu jutaan, atau dua jutaan untuk biaya pulang pergi. Masalahnya kali ini bukan hanya tentang keberangkatan satu atau dua orang. Kami memberangkatkan sebuah komunitas yang mana selalin membutuhkan biaya untuk membayar transportasi, juga biaya menginap, makan, dan biaya – biaya akomodasi lainnya.

Tetapi kami tak mau serapuh itu, semudah itu patah semangat. Meskipun kami hanya sekelompok pelari kasual, pelari hobi, pelari rekreasi, pelari hore atau apapun sebutannya, tentang ketangguhan mental selalu tak mau kalah diadu. Semangat dan sikap mental inilah yang membuat kami terus berhitung dan memikirkan sejumlah alternatif.

Baca lebih lanjut

SehatQ Portal Kesehatan Terpercaya untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Kita

Setiap orang berhak untuk hidup sehat dan mendapatkan informasi kesehatan yang terpercaya, dari sumber yang kredibel, mudah diakses kapan saja, dan darimana saja.

Informasi kesehatan yang berkualitas menurut saya penting karena merupakan pijakan mendasar bagi kita untuk dapat menjalankan kewajiban menjaga, merawat dan meningkatkan derajat kesehatan.

Bisa dibayangkan apa akibat dari informasi yang kurang tepat apalagi salah dengan nutrisi dan keseimbangan gizi, penanganan dan pertolongan pertama di rumah ketika ada anggota keluarga yang sedang sakit, dan atau penggunaan suplemen yang berlebihan dan tak sesuai kebutuhan karena trend yang dibangun oleh iklan-iklan gaya hidup di media.

Kemudahan mengakses informasi melalui internet telah banyak membawa dampak bagi kesehatan manusia. Dampak itu bisa dilihat dari perubahan cara bekerja, perubahan gaya hidup, cara baru dalam mengkonsumsi informasi dan tak terkecuali adalah cara kita mengakses informasi kesehatan.

Di era internet kita dibanjiri berbagai macam informasi. Salah satunya adalah informasi tentang kesehatan yang kali ini sedang saya bicarakan. Banjir informasi utamanya tentang kesehatan tak jarang membuat kita gagap, bingung, dan kadang menyesatkan.

Baca lebih lanjut

Simple Core Training untuk Pelari Jarak Jauh

Memasuki program persiapan inti untuk sebuah perlombaan lari jarak jauh, umumnya kita akan melakukan sejumlah penyesuaian latihan. Penyesuian – penyesuaian itu di antaranya: intensitas latihan yang lebih terpolarisasi, mileage yang lebih tinggi, pola istirahat, nutrisi, dan yang tak kalah penting adalah Strength Training.

Pada masa persiapan umum, umumnya strength training akan menyasar keseluruhan tubuh (full body workout), dan memberi fokus latihan untuk menambal sisi-sisi lemah pada bagian tubuh tertentu. Strength Training akan dirancang untuk memberikan penguatan pada bagian lower body bila misalnya seorang pelari ditemukan mempunyai angkle yang tidak terlalu kuat.

Sukses lomba lari jarak jauh seperti marathon adalah suatu lomba yang keberhasilannya paling banyak ditentukan oleh kemampuan aerobic. Tak heran bila dalam mendesain sebuah program latihan, apa yang menjadi fokus adalah peningkatan kapasitas aerobic. Waktu latihan akan lebih banyak dialokasikan untuk jenis-jenis latihan seperti easy run, long run, speed workout, dan sejenisnya.

Konsekuensinya alokasi waktu dan fokus untuk strength training, flexibility, agility dan sejenisnya harus berkurang. Berkurang bukan berarti dihilangkan. Akan tetapi dalam periode ini kita akan mengambil jenis strength training yang paling esensial (core training), didesain dengan jenis latihan yang tidak menghabiskan banyak waktu, tidak banyak menghabiskan cadangan energi, dan tidak berpotensi untuk menimbulkan terlalu banyak peradangan otot (sore muscles).

Berikut ini saya ambilkan beberapa contoh core training tergartet yang didesain oleh NN Running Team.

 

 

Review AKG N20, In Ear Headset Berfitur Basic Dengan Kemampuan Reproduksi Suara Mengagumkan

Sejujurnya saya tidak pernah berencana untuk membeli headset AKG N20. Sebelumnya pilihan saya sudah mantab dengan JBL Endurance Jump. Sebuah wireless sport headset yang sedianya akan saya gunakan sebagai pengusir kebosanan dalam latihan marathon yang menjemukan.

Semua bermula ketika saya mencoba beberapa jenis headset yang terpajang di JBL Outlet Ambarukmo Plaza. Berbekal dengan sebuah smartphone Zenfone 5 dan aplikasi Spotify Premium saya mencoba mulai dari JBL Inspire 700, JBL E25BT, JBL Endurance Run, AKG Y10, AKG N20U, AKG N20 NC, AKG N20LT dan beberapa jenis headset in ear lainnya.

Suara vokal Zayn & Sia yang mengalunkan Dusk Till Dawn ke telinga saya melalui AKG N20 membuat saya mulai jatuh hati. Dengan headset ini saya memutar lagu ini sekali lagi, dengan streaming quality saya set: very high. Kali ini telinga saya mendapatkan suara Zayn rasanya terdengar lebih seksi sekaligus greget.

Makin penasaran dengan kemampuan AKG N20 mereproduksi suara vokal, nada-nada menengah yang kaya, nada-data treble yang menurut saya diamond cut precicion, serta nada sub bass yang mendebarkan membuat saya mencoba beberapa lagu seperti Hotel California (Eagle), Black Magic Woman (Santana), My Love is your Love (Whitney Houston), dan Mengapa (Nicky Astria). Baca lebih lanjut

ASUS Semakin Unstoppable Dengan Sederet Inovasi di Lini Laptop Gaming

Untuk kedua kalinya dalam tahun ini saya dan rekan-rekan BLUS berkesempatan untuk menghadiri 2 event besar yang diselenggarakan oleh ASUS Indonesia. Bertempat di Grand Ballroom Pullman Central Park event yang terselenggara pada tanggal 10 Juli 2019 kali ini bertajuk Be Unstoppable.

Sebagai anggota komunitas Blogger ASUS atau yang keren disebut BLUS tentu saya dan teman – teman sudah mendapatkan beberapa clue mengenai event ini. Be Unstoppable kurang lebih merupakan momentum ASUS untuk menunjukkan sejumlah inovasi yang berhasil diciptakan oleh perusahaan Komputer terkemuka ini di bidang desain Laptop Gaming berteknologi terbaru. Be Unstoppable merupakan tema yang menurut saya berusaha mengirimkan pesan k bahwa tak ada apapun yang bisa menghentikan ASUS dalam berinovasi. Baca lebih lanjut

Fitur-Fitur Baru Garmin FR 45/45s yang Tidak Tersedia di FR 35

Baru-baru ini Garmin mengeluarkan beberapa produk sportwatch terbaru. Sportwatch itu adalah Garmin FR 45, FR 245, dan FR 945 Triathlon edition. Dari ketiga sportwatch baru itu yang bagi saya paling menarik adalah FR 45.

Alasan menarik bagi saya tentu saja sangat subyektif. Dibanderol dengan harga sub US$ 200 bagi saya FR 45 menjadi sportwatch yang affordable bagi kebanyakan pelari hobi.Tepatnya berbanderol US$ 199 praktis sportwatch terbaru ini lebih murah dibandingkan sepasang sepatu lari.

Begini, harga sepasang sepatu lari berkisar antara US$ 100 – 250, dengan pemakaian ala saya bisa dipakai sampai 6 bulan. Sebuah sportwatch entry level dengan harga sub US$ masih bisa dipakai dengan baik sampai 24 bulan atau 2 tahun atau lebih. Baca lebih lanjut

ASUS VivoBook 14 A411UF, Performa Tak Kalah Dengan Zenbook

Bagi pengguna laptop yang sudah mapan menggunakan laptop ASUS Zenbook seperti saya, rasanya tidak ada menariknya melihat-lihat laptop jenis mainstream seperti VivoBook sekalipun. Apa yang selalu saya tunggu tentu saja Zenbook Zenbook edisi terbaru yang pasti akan membawa inovasi masing-masing. Sesekali saja saya menenggok ROG, laptop yang dibawa Asus untuk menyerang dunia game. Yah saya memang menyukai sampai sejauhmana performa komputasi bisa disajikan sebagai sebuah notebook.

Akan tetapi kali ini pandangan miring saya terhadap laptop mainstream berubah. Karena kehadiran VivoBook A411UF ini memang menghilangkan kesan kurangnya performa dari jajaran notebook yang diharapkan bisa dimiliki dan digunakan oleh lebih banyak orang. Baca: dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau.

Pada kuartal pertama tahun 2019 ini ASUS kembali memperbarui lini produk VivoBook mereka di pasaran Indonesia. Setelah menghadirkan VivoBook Flip 14 dan VivoBook S14 di tahun lalu, kali ini produsen asal Taiwan tersebut menghadirkan model lain, namun masih di segmen laptop 14 inci yang paling banyak dipilih oleh pengguna di seluruh penjuru Tanah Air.

Baca lebih lanjut