Cermati Sebelum Memilih Jenis Tabungan di Bank

cermatiDulu alasan saya ketika membuat tabungan di bank adalah agar saya mempunyai sebuah rekening yang kelak akan bisa saya gunakan untuk menerima gaji, untuk transaksi tranfer uang antar bank, membayar tagihan kartu kredit membayar pengeluaran-pengeluaran rutin dan pengeluaran-pengeluaran atau pemasukan sejenis. Saya belum pernah berfikir bahwa tabungan di bank bisa digunakan sebagai alat untuk mengamankan sebagaian penghasilan agar kelak suatu saat nanti bisa mengambil manfaatnya. Investasi adalah kata yang amat asing bagi pemahaman saya saat itu.

Tak ayal sebelum membuka rekening bank dulu, saya tidak pernah memperhatikan keuntungan-keuntungan apa saja yang ditawarkan oleh jenis-jenis tabungan dari bank-bank itu. Saya hanya ikut-ikutan teman-teman saya ke bank mana akan membuka rekening atau menuju ke bank yang mempunyai kantor cabang terdekat dari kantor atau tempat tinggal saya. Baca lebih lanjut

Khotbah Jum’at: Tingkatan Puasa

IMG_3970

Saya tadi kebetulan shalat Jum’at di Masjid Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jalan Cik Ditiro Yogyakarta. Kebetulan saya sedang ada sedikit urusan di kantor Muhammadiyah itu.

Memasuki ruangan masjid pada pukul 11 lebih saya mendapatkan masjid itu masih belum banyak terdapat jamaah. Jadi saya setidaknya masuk 10 besar orang yang datang lebih awal di majelis shalat Jum’at. Ini peristiwa cukup jarang karena biasanya saya datangnya menjelang adzan. Baca lebih lanjut

1 Ramadhan 1436 H

1 Ramadhan 1436 H. Membaca beberapa ayat Al Qur’an sehabis shalat Maghrib tadi saya mendapati bacaan saya terbata-bata, buruk, jelek sekali. Ini membuat saya tersadar ternyata sudah cukup lama saya tidak  benar-benar membuka-buka mushaf Al Qur’an untuk bertadarus. Membuka Al Qur’an hanya sesekali, itu pun dengan menggunakan handphone. Saya tidak benar-benar tadarus bukan hanya satu tahun, mungkin dua tahun, mungkin 3 tahun yang lalu.

Saya jadi ingat dan rindu dengan komitmen yang saya buat pada Ramadhan beberapa tahun yang lalu. Saya menuliskan di blog ini jadi saya ingat betul. Komitmen itu adalah One Day One Juz yang saya tuliskan di sini dan di sini. Ah rupanya tahun 2009 saya juga sudah menulis di sini tentang One Day One Juz.

Menjelang Ramadhan kali ini saya mengalami beberapa hal tak terduga. Baca lebih lanjut

Sermo Challenge, #RunForNepal

IMG_3935

Bila sedang sakit, beristirahatlah. Beristirahatlah dari semua jenis latihan dan olah raga. Bila nekad memaksakan diri, bukan manfaat olah raga yang didapat melainkan kondisi makin memburuk sampai yang paling apes: cidera permanen. Begitu malam minggu kemarin saya menasihati diri saya sendiri.

Hati dan jiwa saya berkecamuk oleh dorongan pikir yang selalu menyodorkan argumen antara keutamaan menjaga tubuh yang sedang sakit dan hal-hal indah yang akan saya temui di sepanjang lintasan lari Sermo Challenge yang terbentang mengelilingi Waduk Sermo sepanjang 16,8 km di Kulon Progo-Yogyakarta. Keriangan kawan-kawan Playon – Jogja selama berlari hadir terbayang lebih awal.

Rasa nyeri gejala maag yang sudah berlangsung selama 3 hari masih terasa pada pukul 03:00 wib Minggu dini hari ketika alarm iPhone membangunkan. Sakit ini seolah menjadi alasan untuk mematikan alarm dan kembali tidur dalam nyenyak. Tapi bukankah gempa di Nepal beberapa waktu lalu jauh lebih menyakitkan dari sakit maag ini. Sisi lain saya seolah membentak: Ayo jangan sampai sakit menghentikanmu! Baca lebih lanjut

Cara Mudah Download Video dari Youtube, Facebook dan Vimeo

savefromnet helper

Bagi saya men-download konten video dari internet masih tetap penting dilakukan untuk hal-hal tertentu. Misalnya apa yang terjadi kemarin. Saya ingin menonton video Apple WWDC di rumah dimana tidak tersedia koneksi internet broadband unlimited. Saya pun harus mengunduhnya, dalam hal ini dari youtube.

Mencoba mengunduh dengan ekstensi Easy Youtube Downloader di Mozilla Firefox yang dulu mumpuni saya gunakan, ternyata kini tidak bisa dilakukan bagi pengguna gratisan. Katanya saya harus upgrade service dulu.

Dengan sedikit googling, kemudian saya menemukan beberapa plugin dan ekstensi yang bisa dicoba dipasang untuk dapat mengunduh video dari internet secara gratis. Apa yang berhasil saya coba dan hasilnya bagus adalah ekstensi SaveFrom.net Helper. Saya memasangnya di Google Chrome web browser.

Untuk meng-install ekstensi ini di Google Chrome browser silakan download file installer-nya di sini. Meng-install-nya pun cukup mudah, silakan klik “Customize and Control Google Chrome” di pojok kanan atas, klik “Setting”, kemudian klik “Extensions”, terakhir: tinggal drag and drop ke sini dari lokasi dimana tadi meletakkan file download-an SaveFrome.net Helper.  Baca lebih lanjut

Nike Air Zoom Pegasus 31 Flash, Mari Terus Berlari

Nike Air Zoom Pegasus 31 yang saya beli sekitar 8 bulan yang lalu sudah menempuh jarak lebih dari 600 km. Saatnya untuk dipensiunkan. Sepatu yang saya pilih untuk long run dan recovery tetap dari keluarga Pegasus 31. Kali ini saya memilih Nike Air Zoom Pegasus 31 Flash.

Nike Air Zoom Pegasus 31 Flash

Nike Air Zoom Pegasus 31 Flash

Kenapa saya tidak memilih seri Pegasus 31 reguler? Karena dalam beberapa bulan kemudian, eh sekarang sudah ya, Nike sudah akan mengeluarkan Pegasus 32 yang pasti akan membawa beberapa update penting. Sepatu ini masuk dalam wishlist saya. Pegasus 31 Flash saya pilih karena dalam hitungan saya sepatu ini kelak akan saya gunakan selang-seling sesuai kebutuhan dengan Pegasus 32 baru saya kelak.

Pegasus 31 Flash dibuat sedikit berbeda dengan versi Pegasus 31 reguler, yaitu mempunyai fitur water repellant sehingga akan nyaman digunakan pada jalanan basah dan Pegasus 31 Flash dibuat dengan materi yang mempunyai visibility bagus. Cocok digunakan untuk berlari malam hari dan low light condition. Pegasus 31 Flash cocok digunakan berlari pada malam dan dini hari yang basah atau sedang hujan ringan.

Untuk ukuran, berbeda dengan Pegasus terdahulu, saya memilih satu ukuran lebih tinggi. Kali ini saya memilih ukuran/nomor 42.

Sepatu yang saya beli secara online ini begitu sampai ke alamat saya, pada Minggu pagi kemudian langsung saya gunakan untuk Half Marathon. Berlari pada awal gelap pagi dengan sepatu ini saya mendapatkan semua keuntungan dan kenyamannya. Saya selamat tanpa cedera berlari half marathon santai yang saya tempuh kurang dari 2 jam. Dari kenyamanan ini kemudian saya mendapatkan hal baru, bahwa memang ukuran sepatu lari yang tepat bagi kaki saya adalah 42, bukan 41. Baca lebih lanjut

Kabel Data (Kabel Lightning) Murah untuk iPhone 5s

Power bank 5000 mAH saya rusak. Begitu kesimpulan saya saat itu ketika saya mencoba menancapkan kabel lightning (kabel data) untuk iPhone 5s saya ke power bank itu. Lampu indikator power bank saya selalu mati ketika saya mencoba menancapkan kabel yang terhubung ke iPhone 5s.

Saya baru berubah pikiran ketika saya menancapkan kabel lightning itu ke charger bawaan dan ke iPhone di ujung kabel lainnya. Ternyata dengan charger pun, iPhone saya sama-sama gagal mengisi ulang. Dari sini saya sadar kalau saya salah tuduh. Saya telah menfitnah power bank, sedangkan biang keladinya adalah kabel lightning yang dari kelihatannya saja sudah bengkok-bengkok di kedua ujungnya.

Kabel data/lightning iPhone 5s

Kabel data/lightning iPhone 5s

Kabel data/lightning iPhone 5sKabel data/lightning iPhone 5s

Kabel data/lightning iPhone 5s

Kabel iPhone yang terkenal ringkih ini tidak aneh bila sekarang rusak, toh usianya juga sudah lebih setahun. Wajar.

Beberapa hari kemudian saya membeli kabel lightning. Saya memutuskan untuk membeli kabel non original yang harganya murah. Kabel aseli yang dijual sekitar USD 30 saya rasa sangat mahal. Membeli kabel non ori dengan harga jauh lebih murah memang berisiko ditolak oleh iPhone.

Penolakannya biasanya akan seperti, “This cable or accessory is not certified and may not work reliably” atau “This accessory may not be supported”. Tidak apa-apa, saya siap dengan ‘ancaman’ seperti ini. Baca lebih lanjut

Review Armband Buatan Lokal: DNA Sportwear

Mengritik produk-produk lokal sebenarnya tidak enak untuk saya lakukan. Di satu sisi saya tidak ingin mematahkan semangat dan kreatifitas kawan-lawan yang telah secara perwira menciptakan produk dan mengembangkan brand/label mereka sendiri. Di sisi lain, pelit memberikan kritik terhadap produk-produk mereka akan membuat mereka kurang kompetitif. Produk akan sulit bertemu atau terlambat bertemu dengan harapan pengguna bila kita enggan menyampaikan umpan balik. Menurut saya memberikan kritik terhadap sebuah produk jauh lebih baik daripada kita kecewa kemudian diam-diam menginggalkan produk itu dan memilih produk kompetitor.

Alasan terakhir ini yang mendorong saya untuk menulis review arm band dan phone bottle belt (tas pinggang tempat botol dan handphone) merk DNA INDsportswear yang saya beli secara online beberapa waktu yang lalu.

Memutuskan untuk membeli armband buatan lokal secara online tidak mudah. Dari pencarian di google umumnya penjual-penjual produk ini hanya menggunakan media gratisan seperti forum jual beli di Kaskus, Bukalapak, Tokopedia, Facebook, Instagram dan sejenisnya. Cara menampilkan display produknya pun seringkali kurang meyakinkan. Perlu waktu beberapa lama untuk mengamati perilaku si penjual di Facebook sampai saya yakin saya tidak membeli kepada orang yang salah.

Chit-chat di FB dengan beberapa orang penjual akhirnya saya memilih untuk membeli Arm Band dan Phone and Bottle Belt kepada seseorang. Saya memilih masing-masing satu untuk kedua produk itu. Arm Band berharga Rp 69.900,- dan Phone and Bottle Belt berharga Rp 89.900,-. Harga yang tidak mahal sebenarnya. Jumlah total harga keduanya masih jauh lebih murah dari Arm Band merk Capdase yang saya beli di Toko Apple beberapa bulan yang lalu. Saya berhati-hati sebelum membeli karena saya tahu betapa sakit hatinya bila tertipu oleh pedagang online yang nakal.

Saya sempat ragu dengan penjual ini karena ia cukup responsif menjawab pertanyaan saya tentang produk-produk yang ia jual, namun setelah saya mintai konfirmasi pembayaran yang baru saya lakukan malah tidak responsif, sampai saya berkali-kali menghubunginya melalui Facebook chat dan Whatsapp. Setelah saya melakukan pembayaran, saya juga baru diberitahu kalau salah satu produk yang saya beli saat ini sedang tidak ready. Menurutnya saya harus menunggu sampai 2 minggu. Ya ampun. Sampai di sini saya sudah tidak banyak berharap kedua produk yang saya beli mendarat ke alamat saya.

Hampir 2 minggu kemudian, melalui Whatsapp, saya diberitahu kalau produk yang saya beli sudah dikirim ke alamat saya. Dari bukti pengiriman via JNE yang fotonya ia kirimkan, ternyata nama dan nomor handphone saya salah eja. Karena memang saya sudah tidak begitu berharap dengan barang ini, saya pun santai saja. Syukur alhamdulillah barang tersebut sampai ke alamat saya tepat sebelum saya berangkat ke luar kota. Jadi saya baru akan bisa mencoba kedua produk itu setibanya saya di rumah satu minggu yang akan datang.

Arm Band

Membuka arm band merk DNA Sportwear dari kemasan pengiriman, saya menemukannya dengan tampilan handmade, namun cukup solid dan jahitannya bagus. Saya kemudian menggunakannya untuk lari di jalan raya sepanjang 5 km.

Karena saya memang memesan ukuran untuk lengan saya, rasanya arm band ini memang benar cukup pas dikaitkan dengan lengan saya. Permasalahannya, dibanding arm band saya terdahulu, bahan armband ini sangat kaku sehingga saya kesulitan untuk dengan cepat memasukkan iPhone 5s saya ke dalam arm band setelah saya menjalankan aplikasi Nike Running+. Materi transparan arm band ini tidak touch sensitive sehingga melaluinya saya tidak bisa mengoperasikan iPhone saya. Masalah kedua adalah armband ini tidak ada tempat untuk menaruh kunci dan uang sebagaimana armband saya terdahulu. Keberadaan tempat kunci dan uang bagi saya sangat penting, karena biasanya saya memarkir motor di suatu tempat, baru kemudian berlari. Tempat uang sama pentingnya. Ketika berlari jarak jauh saya biasa membeli air mineral atau isotonik di tengah jalan raya yang saya lintasi. Masalah ketiga adalah lapisan pinggir arm band terbuat dari bahan yang kasar/tidak soft, sehingga ketika saya sudah berlari, gesekan yang terjadi dengan kulit lengan bisa menyebabkan iritasi dan kulit lecet-lecet.

Arm Band merk DNA Sport Wear

Arm Band merk DNA Sport Wear

Arm Band merk DNA Sport Wear

Arm Band merk DNA Sport Wear

Mungkin arm band merk DNA INDSportswear ini kurang cocok digunakan oleh  pelari jarak jauh (lebih dari 5km) di jalan raya yang ingin memperbaiki pacenya. Saat ini saya berlari dengan pace 5 menit/km dan ingin lebih cepat lagi.  Baca lebih lanjut

Kuliner Malam: Mie Des Khas Pundong

Berawal dari chit chat di WhatsApp dengan beberapa kawan lama, Senin malam yang lalu saya meluncur ke Jimatan, Imogiri, Bantul yang dari rumah saya berjarak 40 menit perjalanan dengan sepeda motor. Bukan untuk ziarah ke makan raja-raja Mataram yang ada di sana. Kami janjian untuk wedangan, menikmati Wedhang Uwuh yang merupakan minuman khas daerah Imogiri, tepatnya di sekitar makam raja-raja Imogiri.

IMG_3788

Bagi yang belum tahu apa Wedhang Uwuh adalah sejenis minuman hangat yang berperasa yang berbahan jahe, serutan kayu secang, pala, biji cengkih, batang cengkih, daun kayu manis dan pemanisnya adalah gula batu/gula kristal. Dari bahan perasa yang digunakan saja sudah bisa diduga jenis minuman ini akan memberikan efek hangat bagi tubuh. Cocok dinikmati pada malam awal musim kemarau apalagi bagi saya yang baru saja menembus gelap malam melewati bukit dan hutan perbatasan Gunungkidul – Bantul.

Satu jam ngobrol mengeringkan gelas wedhang uwuh belum cukup bagi tiga laki-laki. Tujuan kuliner berikutnya masih di kabupaten Bantul, sedikit ke selatan dari Imogiri, yaitu ke Pundong. Tidak jauh dari rumah kawan kami yang lain di Pundong terdapat kuliner malam, yaitu Mie Des. Saya baru pertama kali akan mencicipi makanan ini. Baca lebih lanjut

Mencicipi Nasi Liwet Jambal Roti

Buku Menu di The KiosK Dago

Buku Menu di The KiosK Dago

Saya selalu bingung ketika dihadapkan dengan daftar menu di rumah makan seperti ini. Memilih beberapa dari banyak sekali jenis masakan yang fotonya bagus-bagus semua jelas susah. Memesan semua yang ada di daftar menu jelas bukan pilihan. Nanti repot di akhir dengan apa membayarnya. Untungnya, malam itu di The KiosK Food Market Dago ada teman lama saya, Ermaya, yang merekomendasi beberapa yang harus saya coba.

Kami pun kemudian menulis: Cireng Cipaganti, Tahu Gejrot, Nasi Liwet Jambal Roti,Jus Jeruk, Teh Lemon dan air mineral. Dua yang terakhir saya pesan karena biasanya saya sulit makan tanpa cukup minum. …

Cireng Cipaganti

Cireng Cipaganti

Tahu Gejrot Sukabumi

Tahu Gejrot Sukabumi

Nasi Liwet Jambal Roti

Nasi Liwet Jambal Roti

Baca lebih lanjut