1 Ramadhan 1436 H

1 Ramadhan 1436 H. Membaca beberapa ayat Al Qur’an sehabis shalat Maghrib tadi saya mendapati bacaan saya terbata-bata, buruk, jelek sekali. Ini membuat saya tersadar ternyata sudah cukup lama saya tidak  benar-benar membuka-buka mushaf Al Qur’an untuk bertadarus. Membuka Al Qur’an hanya sesekali, itu pun dengan menggunakan handphone. Saya tidak benar-benar tadarus bukan hanya satu tahun, mungkin dua tahun, mungkin 3 tahun yang lalu.

Saya jadi ingat dan rindu dengan komitmen yang saya buat pada Ramadhan beberapa tahun yang lalu. Saya menuliskan di blog ini jadi saya ingat betul. Komitmen itu adalah One Day One Juz yang saya tuliskan di sini dan di sini. Ah rupanya tahun 2009 saya juga sudah menulis di sini tentang One Day One Juz.

Menjelang Ramadhan kali ini saya mengalami beberapa hal tak terduga. Di antaranya adalah (sedikit) kemudahan rejeki dan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT sehingga bisa saya gunakan untuk mempersiapkan bekal Ramadhan ini. Alhamdulillah. Saya sekaligus mengingatkan bahwa bekal Ramadhan tidak semata uang, melainkan yang terpenting adalah kesiapan mental, jiwa, ruhani. Peristiwa tak terduga satunya berupa ujian, ujian kedewasaan berpikir dan bersikap saya. Sayangnya saya belum lolos dengan baik ujian ini. Saya sedih, iya, barangkali sampai saya bisa mengambil hikmah dari peristiwa ujian itu.

Berusaha mengambil hikmah dan menghubungkan peristiwa ujian dengan baca Al Qur’an yang terbata-bata habis Maghrib tadi (iya kan katanya harus bisa: connecting the dots) mungkin semua kejadian itu peringatan dari Allah agar saya tidak menyepelekan semua ibadah Ramadhan sebagaimana yang saya lakukan tahun kemarin dan tahun kemarinnya lagi.

Ibadah saya selama 2 Ramadhan kemarin saya akui jeblok. Saya jarang sekali serius bertadarus. Sering meninggalkan jamaah Shalat Isya dan Taraweh. Sering melanggar keyakinan dan pengetahuan saya akan bagaimana seharusnya menjalankan puasa secara benar.

Memperbaiki kualitas ibadah saya pada Ramadhan 1436 ini saya tahu tidak akan serta merta mudah. Tetapi kapan lagi harus diniatkan dan harus dimulai kalau tidak dari sekarang.

Jamaah Shalat Isya yang dilanjut dengan Shalat Taraweh di Masjid At Taqwa Karangmojo B tadi berjalan lancar dan tertib. Diikuti oleh 4 shaf penuh jamaah putra dan jamaah putri tidak kalah banyak. Semangat ini mungkin dibawa oleh awal Ramadhan seperti biasa sekaligus sumbang sih dari bangunan masjid yang baru selesai direnovasi. Harapannya semangat kolektif seperti ini menular kepada saya dan bisa dijaga sampai akhir Ramadhan. Syukur-syukur setelah Ramadhan masjid tetap ramai meriah. Aamiiiiin

Demi Allah yang Maha Pemberi Pelajaran, beri hamba kekuatan dalam menjalani segala bentuk uji yang Engkau berikan agar diri ini menjadi pribadi yang berkualitas dan berkarakter.

Selamat Menunaikan Ibadah dan Amalan Ramadhan 1436 H.

Iklan

5 thoughts on “1 Ramadhan 1436 H

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s