Masalah Masalah Ujian Nasional Berbasis Komputer 2016 di Sekolah

Mati listrik warnai proses pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2016  pada hari Senin, 4 April 2016 di Kabupaten Gunungkidul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Insiden mati listrik ini memang tidak dirasakan dan menjadi masalah bagi semua sekolah SMK dan SMA di Kabupaten Gunungkidul yang tahun 2016 ini menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Masalah ini hanya dialami oleh sekolah yang melaksanakan UNBK dalam 3 gelombang atau tiga sesi.

image

Foto oleh Theo Rahardjo

Mati listrik pada hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer 2016 ini terjadi sekitar pukul 16:00 WIB.

Mati listrik secara tiba-tiba sore ini bagi saya memang mengagetkan. Meskipun ini tidak akan begitu mengganggu siswa siswi peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer di sekolah yang saya bantu. Ketika mati listrik terjadi, siswa siswi peserta UNBK sudah selesai mengerjakan semuanya. Saya sendiri tadi bersama seorang teman yang bertugas sebagai Proktor Ujian Nasional Berbasis Komputer sedang mematikan komputer komputer klien yang digunakan oleh peserta Ujian.

Apa yang tadi belum terselesaikan dan sedang dalam proses adalah pengunggahan beberapa file dan proses UNBK sendiri. Dan tentu saja men-scan beberapa dokumen ujian untuk diunggah.
Baca lebih lanjut

Update dan Review iOS 9.3 di iPhone 5s

update iOS 9.3 di iPhone 5s 16 GB

Setahun belakangan ini, tiap kali Apple mengeluarkan update versi baru untuk iOS -nya saya merasa galau. Termasuk kali ini ketika Apple baru saja meluncurkan iOS 9.3. Saya ragu apakah saya akan melakukan update apa tidak.

Di satu sisi saya penasaran untuk mencoba fitur-fitur baru yang ditawarkan oleh iOS 9.3. Pada sisi yang lain saya khawatir apakah iPhone 5s yang sudah terbilang kuno ini bisa cukup lancar menjalankan iOS terbaru dari Apple ini.

Apa yang sebenarnya paling saya khawatirkan adalah: iPhone 5s saya menjadi semakin boros batere (padahal saat ini kualitas baterenya sudah turun), iPhone 5s saya menjadi lemot dan nge-lag dan saya khawatir fitur-fitur yang sering saya gunakan malah tidak berfungsi dengan baik. Saya masih trauma dengan bug yang terjadi kalau tidak salah pada iOS 9.1 yang menyebabkan saya gagal bangun pada waktu yang saya inginkan. Karena Alarm yang sudah saya set tidak berdering sama sekali.

Bismillah! Saya memutuskan memperbaruhi iOS di iPhone saya dengan iOS 9.3. Saya siap dengan semua konsekuensi di atas.

 

Pertama kali saya mencoba memeriksa apakah update iOS 9.3 sudah tersedia bagi iPhone 5s. Saya memeriksa dengan masuk ke menu Setting => General => Software Update.

Nampak seperti screen shot yang saya tampilkan di atas. Untuk melakukan update secara OTA sudah bisa dilakukan. iOS 9.3 sudah tersedia untuk iPhone 5s saya. File yang perlu saya unduh/download sebesar 292 MB. Cukup besar.

Saya memutuskan untuk melakukan update secara OTA (Over The Air). Pertimbangan saya adalah: karena dengan update secara OTA file yang harus saya unduh lebih kecil. 292 MB saja dibandingkan bila mengunduh file installer melalui iTunes yang besarnya bisa mencapai 2 GB.

Pikir saya ini bisa dilakukan jauh lebih cepat. Setidaknya waktu downloadnya bisa lebih sedikit. Apalagi memang saya malas untuk menyalakan iTunes.

Memang, update secara OTA lebih beresiko dibanding dengan menggunakan bantuan iTunes. Resikonya adalah tanpa dibackup/dicadangkan di komputer, saya berpotensi kehilangan data-data penting yang ada di iPhone bila ada hal buruk terjadi.

Berikutnya saya menghapus beberapa file dan aplikasi di iPhone 5 s agar ada ruang kosong yang cukup lega untuk mengunduh file yang diperlukan selama proses update. Maklum, storage di iPhone 5s saya hanya 16 GB.

File-file yang saya hapus diantaranya adalah file-file foto, meng-clear chat pada grup grup whatsapp yang tidak penting dan menghapus beberapa aplikasi seperti facebook. Facebook adalah aplikasi yang boros ruang penyimpan. Saya akan meng-install lagi dari Apstore bila proses update sudah selesai.

Langkah ketiga adalah dengan menekan tombol download and update yang terdapat di menu: Setting => General => Software Update. Kemudian menyetujui term and agreement yang ada di sana.

Dengan menggunakan jaringan Speedy Gold 5MB, proses download file sebesar 262 berlangsung dalam beberapa menit saja. Kira-kira 6 menit. Sampai kemudian updater meminta saya untuk menekan tombol install.

Selanjutnya kita tinggal menunggu proses update dan install yang berjalan serba otomatis. Proses ini berlangsung tidak terlalu cepat. Dalam kasus saya membutuhkan waktu puluhan menit sampai iPhone siap digunakan ditandai dengan meminta saya untuk memasukkan 6 digit passcode dan password Apple ID saya.

Sampai di sini proses update dari iOS 9.2.1 ke iOS 9.3 selesai dengan lancar.

Tulisan berkaitan lainnya:

Review iOS 9.3 di iPhone 5s

Apa yang saya tuliskan sekarang merupakan initial review. Karena yang saya tuliskan merupakan pengalaman saya selama kurang dari 24 jam menggunakan iOS 9.3 di iPhone 5s. Baca lebih lanjut

Gunung Bagus di Paliyan Gunungkidul, Petilasan yang Kurang Terawat

Patung di Petilasan Gunung Bagus, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul

Patung di Petilasan Gunung Bagus, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul

Gunung Bagus dikenal sebagai tempat untuk melakukan ritual mencari Pasugihan (Pesugihan). Pasugihan yang terdapat di Gunung Bagus konon berwujud Thuyul.

Entah benar entah tidak, begitulah desas desus yang terbisikan dari satu mulut ke mulut lainnya. Oleh sebagian masyarakat pedesaan yang masih percaya ada jalan pintas gaib menuju kekayaan dan kemakmuran.

Penasaran akan seperti apa Gunung Bagus yang sebenarnya, selesai berkunjung ke Petilasan Ki Ageng Giring III di Desa Sodo saya pun berkendara ke arah selatan.  Menuju suatu bukit yang terletak di tengah-tengah Hutan Jati yang rimbun di Desa Giring. Masih satu kecamatan Paliyan dengan Desa Sodo dimana Petilasan Ki Ageng Giring III berada.  Baca lebih lanjut

Petilasan Ki Ageng Giring III, Destinasi Wisata Budaya Paling Magis di Gunungkidul

Makam Ki Ageng Giring III

Makam Ki Ageng Giring III

Oleh masyarakat Gunungkidul, Yogyakarta dan sekitarnya, Petilasan (Pemakaman) Ki Ageng Giring III dipercaya sebagai suatu tempat yang penuh misteri, agung, terhormat, berwibawa bahkan magis.

Di tempat ini Raden Mas Kertanadi (yang kemudian dikenal dengan nama Ki Ageng Giring) dikebumikan. Di kalangan masyarakat beliau dikenal sebagai orang yang berkaitan erat dengan sejarah berdirinya Kerajaan Mataram Islam. Kerajaan yang masih bertahan sampai sekarang. Kerajaan yang wilayahnya ditetapkan oleh Undang Undang sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta.

Petilasan Ki Ageng Giring terletak di Desa Sodo, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul. Masih satu kecamatan dengan rumah dimana saya tinggal. Hanya beda desa saja. Hanya perlu waktu kira-kira 15 menit mengendarai sepeda motor saya bisa tiba di sana tanpa tergesa.

Sore itu (Minggu, 13 Maret 2016) saya mengajak Tina Latief berkunjung ke sana tanpa memberi tahu terlebih dulu kemana saya akan menuju sore itu.

Lepas Ashar itu suasana magis dengan ramah menyambut kedatangan kami di pelataran parkir. Namun sore yang berkeraguan itu membuat kami bimbang apakah kami akan jadi memasuki kompleks makam apa tidak. Apalagi saat itu Tina dalam keadaan terkejut. Ia tidak yakin saya benar-benar mengajaknya ke pemakaman yang dari luarnya saja sudah terlihat misterius. 
Baca lebih lanjut

Asus Zenpad 7.0 Z370CG Mendadak Boros Batere. Ini Penyebabnya?

Asus Zenpad 7.0 Z370CG saya tiba-tiba menjadi boros batere. Bahkan ketika tidak sedang saya gunakan sama sekali. Saya seringkali mendapati Zenpad 7.0 saya baterenya habis setelah saya tinggalkan beberapa jam. Padahal sebelum saya tinggalkan tablet itu sudah saya charge sampai batere nya penuh.

Saya pun berusaha menelusuri apa yang menyebabkan tablet yang saya sukai untuk menikmati konten multimedia ini menjadi sangat boros batere.

Langkah pertama dalam penelusuran saya kali ini adalah dengan melihat-lihat notifikasi yang diberikan oleh ASUS di tablet ini. Dengan Zen UI, Asus telah berusaha memudahkan pengguna untuk melihat aplikasi apa saja yang rakus mengkonsumsi batere.

Dalam sekejap aplikasi rakus batere itu bisa saya ketahui. Berikut ini:

Screenshot_2016-03-07-06-58-52

Penyebab Zenpad 7.0 Z370CG Boros Batere

Baca lebih lanjut

Kabut Mudahkan Warga Gunungkidul Melihat Gerhana Matahari

gerhana matahari parsial di gunungkidul.resized

Gerhana Matahari di Gunungkidul

Berniat ikut melaksanakan Shalat Gerhana Matahari di Masjid Ki Ageng Pemanahan di Desa Grogol, pagi ini saya bangun, sarapan dan mandi lebih awal dari biasanya. Hawa dingin dan kabut yang turun menyelimuti desa dimana saya tinggal tidak menghalangi niat saya ini. Kapan lagi saya berkesempatan shalat gerhana matahari bila tidak sekarang. Ini tidak boleh disia-siakan. Menunggu gerhana matahari berikutnya, 30-an tahun yang akan datang terlalu lama. Baca lebih lanjut

Shalat Gerhana Matahari di Gunungkidul

Selepas shalat Maghrib tadi saya mendengar  pengumuman dari Masjid di lingkungan saya tinggal. Bahwa besok pagi pada pukul 07:00 WIB diselenggarakan shalat gerhana di masjid. Beberapa masjid di lingkungan tentangga pun saya dengar tadi menyiarkan pengumuman senada, tentang Shalat Gerhana Matahari besok pagi.
image

Secara astronomi memang gerhana matahari diperhitungkan akan melintasi Indonesia. Gerhana Matahari Total sejak beberapa waktu lalu telah diperhitungkan akan melintasi sebagian wilayah Indonesia seperti Palembang, Belitung dan kota-kota lain yang berdekatan.

Di Yogyakarta, lebih khusus lagi di Gunungkidul dimana saya tinggal, besok pagi diperhitungkan akan dilewati Gerhana Matahari Sebagian (GMS). Menurut perhitungan, gerhana akan membuat di Gunungkidul matahari terlihat seperti bulan sabit (atau cincin).

Gerhana Matahari merupakan momen yang bisa dibilang langka. Lebih langka dibandingkan dengan Gerhana Bulan. Jadi tak heran bila masyarakat menyambut dan menyikapi gerhana dengan banyak cara yang berbeda-beda.

Jaman simbah (kakek nenek) saya dulu saya ingat menyambut gerhana matahari dan bulan dilakukan dengan “kothek’an” atau disebut juga dengan Gejog Lesung, disamping memukul aneka tabuh tabuhan seperti kenthongan dan lain-lain.

Berbeda dengan tren yang terjadi akhir-akhir ini. Orang kekinian beramai-ramai menyambut gerhana dengan berwisata gerhana. Salah satu yang dilakukannya adalah dengan pengamatan langsung dan memotret. Tak heran akhir-akhir ini jualan kaca mata gerhana laris manis. Begitu pula dengan jualan ND filter untuk kamera memotret gerhana.

Saya sendiri tidak mempunyai persiapan khusus dalam menyambut gerhana esok hari. Saya tidak berniat berwisata gerhana dan saya tidak menyiapkan perlengkapan khusus untuk memotret atau mengamat gerhana secara langsung.

Rencananya saya besok akan Shalat Gerhana Matahari di Masjid saja. Nah, bagi yang tinggal di Gunungkidul dan besok ingin Shalat Gerhana Matahari, berikut ini daftar masjid yang kemungkinan besok akan menyelenggarakan shalat gerhana. Daftar berikut bisa ada yang salah. Jadi bila berpatokan pada daftar ini, silakan dikonfirmasikan dahulu kepada takmir dan datang ke masjid yang dituju lebih awal. Agar apabila Masjid tersebut ternyata tidak jadi menyelenggarakan shalat gerhana bisa berpindah masjid dengan nyaman dan cepat.

Berikut ini daftar Masjid Penyelenggara Shalat Gerhana Matahari, beserta imam dan khatibnya:

Baca lebih lanjut

Sekilas Tentang Baju Bayi

Baju bayi merupakan sesuatu yang dipakai, untuk melindungi dirinya dari lingkungan panas dan juga dingin serta memperindah penampilan pada tubuh dengan cara dibalutkan menutupi bagian yang dikehendaki. Baju merupakan kebutuhan primer setiap orang yang wajib untuk dipenuhi, dalam memilih baju untuk bayi tidak perlu dengan harga yang mahal, sebab bayi mempunyai siklus pertumbuhan yang begitu cepat, sehingga baju untuk si kecil cepat sekali tidak muat. Pakaian bayi modelnya tetap, tidak terdapat perubahan yang begitu berarti di setiap desainnya.

Dengan perkembangan jaman saat ini mulai terdapat berbagai desain terbaru dan meskipun belum begitu populer seperti pakaian orang dewasa.

Baca lebih lanjut

(Ingin) Memotret Kabut di Turunan (Watu Payung) Geoforest

Jam setengah enam pagi waktu desa dimana saya tinggal nampak di sekitar rumah saya berkabut tebal. Ini langsung mengingatkan saya dengan Turunan Geoforest atau yang dulu dikenal dengan Watu Payung. Beberapa waktu yang lalu ketika saya ke Turunan Geoforest, oleh petugas parkir di sana, saya diberi tahu: waktu terbaik untuk menikmati pemandangan alam di Turunan Geoforest adalah pada pagi hari. Pemandangannya adalah tebing, bukit, hutan dan sungai oya yang diselimuti oleh kabut.

 

Ketika saya tanya apakah pemandangannya seperti di Kebun Buah Mangunan? Mas, petugas parkir itu menjawab: menurut beberapa pengunjung pemandangannya lebih bagus di sini, di Turunan Geoforest.

Saya pun langsung berkemas dengan cepat. Sekitar pukul 6 saya meluncur menembus kabut dan melawan kedinginan dengan berkendara sepeda motor menuju Watu Payung (Turunan Geoforest) yang terletak kira-kira setengah perjalanan dari rumahnya. Watu Payung/Turunan Geoforest tepatnya terletak di Dusun Turunan, Desa Girisuko, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul sebelah barat. Berbatasan dengan kecamatan Imogiri kabupaten bantul.

Rute yang saya lalui kemarin pagi adalah: dari rumah saya, kantor kecamatan Paliyan ke Barat, melewati Ketangi dan Balai Desa Bayusoca, kemudian keselatan melewati jembatan besi Gedad dan belok kiri menanjak melewati dusun Klepu sampai akhirnya saya sampai di Geoforest.

Kalau kamu juga ingin ke ke sana, berikut ini adalah Peta Google Rute Menuju Turunang Geoforest/Wisata Alam Watu Payung. Silakan diikuti dengan gadget kamu:

 

Pagi itu saya tidak bisa memacu sepeda motor lebih cepat. Kabut yang tebal di sepanjang jalan menghalangi pandangan mata saya. Jarak pandang sangat pendek. Saya harus berhati-hati mengingat jalanan yang saya lalu banyak turunan, tanjakan, tikungan tajam dan bermacam kelokan. Lampu sepeda motor saya yang menggunakan lampu LED warna putih ternyata punya kelemahan tidak bisa menembus kabut. Nah, mungkin saya harus menggantinya dengan lampu warna kuning atau halogen. Atau menambahkan lampu kabut tersendiri.

12328475_1039019376162445_1344988753_n

Turunan Geoforest, Girisuko, Panggang, Gunungkidul

Sesampai di Geoforest, saya langsung bergegas ke Gardu Pandang, ke Gardu Pandang 1 yang terletak di sisi barat. Kabut yang tebal menyelimuti apa saja sudah turun menyambut saya.

 

 

Sayangnya sekitar pukul setengah tujuh pagi itu di sana matahari sudah tinggi. Ini berbeda dengan gambaran yang ingin saya potret. Apa yang ingin saya potret sebenarnya adalah sunrise yang berselimut kabut. Baca lebih lanjut

review film: a copy of my mind

a copy of my mindsampai satu jam lebih film berjalan, saya belum merasa kalau saya sedang menonton sebuah film.

rasanya saya sedang berjalan-jalan di sudut-sudut kota,di kemacetan, di gang gang sempit, aroma pinggiran dan sisi-sisi gelap jakarta. di kota dimana bisa dengan mudah berbagi bau keringat di dalam bus kopaja yang sesak dan bila lapar datang bisa menemukan makan siang murah di warteg di sudut lain kota. mau beli dvd bajakan sebagai penghibur diri ketika jenuh menghampiri juga ada, tinggal dipilih-pilih.

sebagaimana yang dilakukan sari (tara basro)–seorang gadis desa yang merantau ke kota ini dengan berbekal mimpi-mimpi dan cita-cita besar– untuk menghilangkan kejenuhannya setelah seharian penuh bekerja sebagai tukang facial di salon kecantikan murah bernama “yelo”. sari menikmati menonton dvd bajakan dengan tv usang di kamar kosnya yang sempit dan amat sederhana. ini tidak jarang ia lakukan sambil menikmati semangkuk mie instan.

kegemaran sari menonton dvd kemudian mengantarkannya kepada perkenalannya dengan alex (chicco jerikho). seorang pemuda yang menyambung hidup dengan bekerja sebagai penulis sub title bahasa indonesia untuk sebuah toko dvd bajakan. singkat cerita kisah asmara bermula dari sini. dari suatu kenyataan yang apa adanya.

dalam suatu perbincangan dengan alex, sari tersenyum manis menemukan dirinya sangat bangga. sari mempunyai cita-cita memiliki sebuah home teather. untuk memuaskan kegemarannya menonton dvd film fantasi di kamar. dibandingkan alex yang  sama sekali tidak punya cita-cita.

Baca lebih lanjut