Review Armband Buatan Lokal: DNA Sportwear

Mengritik produk-produk lokal sebenarnya tidak enak untuk saya lakukan. Di satu sisi saya tidak ingin mematahkan semangat dan kreatifitas kawan-lawan yang telah secara perwira menciptakan produk dan mengembangkan brand/label mereka sendiri. Di sisi lain, pelit memberikan kritik terhadap produk-produk mereka akan membuat mereka kurang kompetitif. Produk akan sulit bertemu atau terlambat bertemu dengan harapan pengguna bila kita enggan menyampaikan umpan balik. Menurut saya memberikan kritik terhadap sebuah produk jauh lebih baik daripada kita kecewa kemudian diam-diam menginggalkan produk itu dan memilih produk kompetitor.

Alasan terakhir ini yang mendorong saya untuk menulis review arm band dan phone bottle belt (tas pinggang tempat botol dan handphone) merk DNA INDsportswear yang saya beli secara online beberapa waktu yang lalu.

Memutuskan untuk membeli armband buatan lokal secara online tidak mudah. Dari pencarian di google umumnya penjual-penjual produk ini hanya menggunakan media gratisan seperti forum jual beli di Kaskus, Bukalapak, Tokopedia, Facebook, Instagram dan sejenisnya. Cara menampilkan display produknya pun seringkali kurang meyakinkan. Perlu waktu beberapa lama untuk mengamati perilaku si penjual di Facebook sampai saya yakin saya tidak membeli kepada orang yang salah.

Chit-chat di FB dengan beberapa orang penjual akhirnya saya memilih untuk membeli Arm Band dan Phone and Bottle Belt kepada seseorang. Saya memilih masing-masing satu untuk kedua produk itu. Arm Band berharga Rp 69.900,- dan Phone and Bottle Belt berharga Rp 89.900,-. Harga yang tidak mahal sebenarnya. Jumlah total harga keduanya masih jauh lebih murah dari Arm Band merk Capdase yang saya beli di Toko Apple beberapa bulan yang lalu. Saya berhati-hati sebelum membeli karena saya tahu betapa sakit hatinya bila tertipu oleh pedagang online yang nakal.

Saya sempat ragu dengan penjual ini karena ia cukup responsif menjawab pertanyaan saya tentang produk-produk yang ia jual, namun setelah saya mintai konfirmasi pembayaran yang baru saya lakukan malah tidak responsif, sampai saya berkali-kali menghubunginya melalui Facebook chat dan Whatsapp. Setelah saya melakukan pembayaran, saya juga baru diberitahu kalau salah satu produk yang saya beli saat ini sedang tidak ready. Menurutnya saya harus menunggu sampai 2 minggu. Ya ampun. Sampai di sini saya sudah tidak banyak berharap kedua produk yang saya beli mendarat ke alamat saya.

Hampir 2 minggu kemudian, melalui Whatsapp, saya diberitahu kalau produk yang saya beli sudah dikirim ke alamat saya. Dari bukti pengiriman via JNE yang fotonya ia kirimkan, ternyata nama dan nomor handphone saya salah eja. Karena memang saya sudah tidak begitu berharap dengan barang ini, saya pun santai saja. Syukur alhamdulillah barang tersebut sampai ke alamat saya tepat sebelum saya berangkat ke luar kota. Jadi saya baru akan bisa mencoba kedua produk itu setibanya saya di rumah satu minggu yang akan datang.

Arm Band

Membuka arm band merk DNA Sportwear dari kemasan pengiriman, saya menemukannya dengan tampilan handmade, namun cukup solid dan jahitannya bagus. Saya kemudian menggunakannya untuk lari di jalan raya sepanjang 5 km.

Karena saya memang memesan ukuran untuk lengan saya, rasanya arm band ini memang benar cukup pas dikaitkan dengan lengan saya. Permasalahannya, dibanding arm band saya terdahulu, bahan armband ini sangat kaku sehingga saya kesulitan untuk dengan cepat memasukkan iPhone 5s saya ke dalam arm band setelah saya menjalankan aplikasi Nike Running+. Materi transparan arm band ini tidak touch sensitive sehingga melaluinya saya tidak bisa mengoperasikan iPhone saya. Masalah kedua adalah armband ini tidak ada tempat untuk menaruh kunci dan uang sebagaimana armband saya terdahulu. Keberadaan tempat kunci dan uang bagi saya sangat penting, karena biasanya saya memarkir motor di suatu tempat, baru kemudian berlari. Tempat uang sama pentingnya. Ketika berlari jarak jauh saya biasa membeli air mineral atau isotonik di tengah jalan raya yang saya lintasi. Masalah ketiga adalah lapisan pinggir arm band terbuat dari bahan yang kasar/tidak soft, sehingga ketika saya sudah berlari, gesekan yang terjadi dengan kulit lengan bisa menyebabkan iritasi dan kulit lecet-lecet.

Arm Band merk DNA Sport Wear

Arm Band merk DNA Sport Wear

Arm Band merk DNA Sport Wear

Arm Band merk DNA Sport Wear

Mungkin arm band merk DNA INDSportswear ini kurang cocok digunakan oleh  pelari jarak jauh (lebih dari 5km) di jalan raya yang ingin memperbaiki pacenya. Saat ini saya berlari dengan pace 5 menit/km dan ingin lebih cepat lagi.  Baca lebih lanjut

Iklan