Pertolongan Pertama Luka Lecet Jatuh dari Motor

Secara berkala melihat-lihat statistik blog saya ini selalu saja ditemukan hal-hal menarik. Mulai dari yang membuat bibir tersungging seperti kata kunci “cara berjalan wanita tidak perawan”, “mantra untuk memancing” sampai trafik suatu tulisan yang pada hari-hari tertentu naik secara “memprihatinkan”.

 

luka jatuh dari sepeda motor

Kali Lecet-Lecet

Lecet-Lecet Jatuh dari Motor adalah tulisan yang saya maksud. Trafik ke tulisan ini naik secara signifikan biasanya pada akhir pekan, hari minggu, hari libur dan musim liburan. Memprihatinkan karena hit yang tinggi pada tulisan lama yang saya tulis pada 11 September 2011 ini saya curigai berkorelasi dengan banyaknya orang yang mengalami kecelakaan motor pada hari-hari tersebut.

 

Lebih tidak enaknya lagi tulisan tersebut hanya menceritakan pengalaman saya terjatuh dari motor. Tidak ada solusi yang saya tawarkan di dalam tulisan itu. Ini sama sekali tidak membantu bagi siapa pun yang membutuhkan tips praktis pertolongan pertama pada kecelakaan.

Nah, sebagai gantinya, di sini saya akan mencoba menulis tips praktis pertolongan pertama pada kecelakaan ringan di jalan. Semoga Google mengarahkan pembaca yang membutuhkan ke tulisan ini. Tulisan ini bukan sepenuhnya berdasarkan pengalaman pribadi saya, melainkan saya tuliskan kembali dari berbagai sumber yang menurut saya kredibel dan mudah dipraktekan.

Berikut adalah tips pertolongan pertama luka lecet jatuh dari motor: Baca lebih lanjut

facebook notes cs WordPress

Tidak diragukan kemampuan facebook untuk meneruskan suatu aktifitas dan informasi dalam ber social networking bisa sangat diandalkan. Apapun yang kita taruh, baik itu teks yang dulu disebut ‘status’ , link, photo,video, notes atau apa saja dalam sekejab akan membanjiri stream dari semua teman yang ada pada senarai.

Dan dalam waktu singkat, sangat mudah bagi teman – teman itu untuk melihat apa yang kita ‘curahkan’ ke dalam stream. Tak heran apabila sesegera itu kita mendapatkan aliran balik –feed back berupa comment atau lainya. Kemudahan dan kepraktisan dalam saling mengalirkan informasi saya rasakan bagaikan  suatu bola salju yang menggelinding semakin cepat.

notes-setting

Dulu, di awal – awal saya newbie di FB, dan masih rajin mengeksplorasi tools yang menurut kata orang canggih dan cerdas. Sebuah aplikasi untuk mengimpor suatu tulisan dari website atau blog eksternal sebagai notes secara tidak sengaja saya temukan. Blog atau website yang bisa di import disyaratkan harus memiliki fasilitas RSS. Segera muncul dalam pikiran adalah https://jarwadi.wordpress.com. Sim salabim. Setelah beberapa kali klik dan menunggu beberapa saat kemudian munculah posting terakhir saya di fb notes.

Beberapa berselang, saya mempunyai ide untuk mengkampanyekan note note saya dengan men tag beberapa orang teman. Tidak berarti saya ingin orang yang tidak di tag untuk tidak boleh membaca. Apa yang saya taruh di notes itu untuk semua. Setelah mengamat – amati beberapa waktu, nyata – nyata efek stream sangat luar biasa. Baik saya dan orang – orang yang meninggalkan comment menjadi sangat instant dan mudah untuk memonitor suatu event. Event notification Mr. Fesbuk itu menjalankan tugas dengan sebaik – baiknya.

Kemudian dengan sangat hebatnya fb, mengapa saya tidak mulai menulis notes saja dan meninggalkan nge – blog di wordpress?

Ada beberapa alasan mengapa saya memilih untuk menikahkan fesbuk dengan wordpress. –Alasan utamanya karena saya sendiri tidak menikah–

  • WordPress mempunyai fitur back up yang bagus. Ada Export tools, dimana saya bisa mendownload semua konten blog worpress saya tanpa kecuali kedalam local disk. Hal ini penting bagi saya untuk berjaga – jaga bilamana suatu saat layanan wordpress ini mati atau dimatikan. Siapa yang bisa menjamin baik wordpress maupun facebook tidak akan pernah mati. Kalau bencana itu benar – benar terjadi tentu akan mubadzir apa yang telah saya ketikan hari demi hari selama bertahun tahun. Dengan file unduhan yang saya maintain sendiri akan sangat mudah bagi saya untuk mengunggahnya ke hosting pribadi bilamana diperlukan.
  • Teks editor visual WP yang ramah akan membuat saya lebih mudah menggali dan menuangkan ide – ide yang terlintas. Saya bisa berkonsentrasi terhadap ide – ide daripada mengingat html hanya untuk membuat link atau menebalkan kata kata penting. Kemampuan formatting di notes sangat terbatas dan tidak menyediakan visual editor yang bagus karena mungkin fb tidak menspesialisasikan diri untuk blogging.
  • WP lebih ramah dengan siapa saja yang ingin mengunjungi tanpa meminta syarat untuk terlebih dahulu menjadi member atau mempunyai keanggotaan. Sementara FB hanya mngijinkan orang yang mempunyai hubungan teman saja yang bisa melihat – lihat isi dan perabotan kita. Mungkin, siapa tahu ada orang yang tersesat ke blog wordpress saya dan menemukan sesuatu. Syukur – syukur jatuh cinta.
  • Facebook relatif tidak terjamah oleh mesin cari semacam google dan yahoo search. Kecuali public profile, pencarian di FB sudah di monopoli oleh search engine internal. Dan kita tahu dengan beberapa konten atau beberapa kali kunjungan saja, google kadang sudah menempatkan blog kita di peringkat atas daftar pencarian populer. Bila tidak percaya, silahkan mengetikan kata kunci “jarwadi” di google dan amat – amatilah apa yang di sodorkan Paman Google.

Jika anda seperti saya, suka menyilangkan hewan piaraan. Cobalah untuk mengawinkan blog anda, boleh itu wordpress, blogspot, multiply atau sembarang asal menyediakan fitur RSS dengan Facebook. Perlu diingat bahwa FB ini  tidak mau dipoligamikan. Satu blog saja.

Pengetahuan di kepala; Keterampilan di ujung jari

Teman – teman saya mungkin menganggap saya aneh. Atau bahkan sombong, ketika mereka menanyai saya tentang fungsi atau pemanfaatan fitur – fitur tertentu dari Aplikasi komputer yang sering sama – sama kami pakai. Memang, saya sering kali tidak dapat menjawab pertanyaan pertanyaan mereka secara lisan langsung ketika mereka bertanya disaat saya tidak sedang didepan Komputer. Permasalahanya bukan berarti saya enggan atau sombong tidak mau berbagi keterampilan.

Dalam banyak hal saya memang benar benar tidak bisa. Atau lebih tepatnya saya tidak berusaha mengingat keterampilan keterampilan penggunaan aplikasi di dalam kepala saya. Dan demi teman – teman yang perlu bantuan tersebut biasanya saya mencari komputer terdekat dan mengajak sang sahabat untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan. Saya berusaha mengenalkan diri saya, lebih tepatnya pendekatan yang saya gunakan untuk memecahkan suatu permasalahan.

Biasanya, di dalam kepala saya, saya hanya menyimpan ide dasar dari setiap permasalahan dan untuk kemudian baru mencari dan mengembangkan solusi praktisnya. Untuk permasalahan yang  perlu diselesaikan berulang ulang, biasanya juga solusi praktis itu ber evolusi menjadi keterampilan. Berbeda dengan pengetahuan, keterampilan itu tersimpan secara tidak sengaja di jari jari atau di organ tubuh lain yang terlibat selama proses pengerjaan sehingga dalam hal ini malah saya kurang bisa dengan baik men visualisasi dan mengkomunikasikan kepada orang lain ketika dibutuhkan. Untuk hal ini saya meminta pengertian teman – teman untuk bisa memahami dan sama sama mengembangkan prosedurnya.

Untuk menyelesaikan permasalahan yang semakin komplek dan berubah ubah dengan media memori yang terbatas. Bagi saya lebih masuk akal untuk mengingat di otak untuk hal hal mendasarnya, serta melatih ide ide kreatif. Sedangkan di lapisan praktisnya semua saya serahkan kepada konteksnya.

Saya cukup tahu diri tentang diri ini yang pelupa dan mudah melupakan keterampilan keterampilan yang pernah dipelajari.

Internet : Wilayah Politik Baru

Barack Obama

Barack Obama

Peranan Internet bagi kemenangan Barack Obama atas John Mc Chain pada Pemilu di United States yang dilangsungkan kemarin, Rabu, 5 November 2008 waktu Indonesia merupakan tonggak sejarah terbuktinya pergeseran pengaruh politik ke dunia baru. Dunia Maya. Sebuah planet dimana sebagian besar inhabitant nya merupakan kaum muda dan kaum terpelajar. Dan tentu saja diperlukan cara – cara dan bahasa baru untuk berkomunikasi dengan mereka. Silahkan baca disini dan disini. Keseriusan dan Keberhasilan Tim Kampanye Obama dalam menggalang dana, dukungan dan Suara telah mengantarkan si Kulit Hitam ini menjadi Presiden Amerika Pertama non Kulit Putih. Wilayah baru, cara berpolitik baru, cara berkampanye baru dan dilengkapi dengan Presiden Baru. Seorang Barack Obama.

Sepanjang Perjalanan saya dari rumah ke sawah tempat mencari makan, beberapa Minggu belakangan ini sudah berdekorasikan Bendera beraneka warna. Bendera Bendera Parpol kontenstan yang akan berlaga pada Pemilu 2009 mendatang, Pemilihan Wakil Rakyat dan Pemilihan Pemegang Kursi R I SATU. Lebih dari sekedar jalanan yang berhiaskan warna warni Pelangi, banyak Caleg yang sudah mencuri curi start berkampanye dengan memanfaatkan berbagai momen dan event. Dalam bayangan Para Penjual Partai dan Figur Caleg di pasar pasar tradisional ala Indonesia, penggalangan masa dan bagi bagi rejeki masih dianggap cara yang ampuh supaya dagangan mereka laris manis.

Berbeda dengan Calo nya Obama yang menggarap pasar secara intelektual, memperlakukan konstituen sebagai makhluk ber neokorteks, nampaknya para jurkam ala negeri Roro Jonggrang ini lebih melihat pangsa pasar mereka di dominasi primata ber limbik kongkret yang bisa secara emosional memberikan apa yang mereka punya, mengikuti arus mayoritas yang gayeng regeng. Konstituen juga perlakukan tidak lebih dari primata yang butuh makan sehingga perlu dibagi bagikan sembako kepada mereka. Kalau di AS para pendukung menyumbang dana Kampanye kepada Kandidat Pilihan mereka, bukan menjadi rahasia kalau di negeri serba semalam ini, orang atau sekelompok orang lebih suka meminta sejumlah uang sebagai pengganti suara yang akan mereka berikan atau menghendaki jalan ke komplek mereka di aspal atau kompensasi fasilitas lain untuk dipertukarkan.

Berbeda dengan Amerika yang lebih dari 74% masyarakatnya melek dan menggunakan internet, teledensitas masyarakat internet indonesia yang baru 89 per 1000 [ data saya baca dari sini ], memang bukanlah suatu lahan subur untuk digarap. Tetapi berdasarkan grafik pertumbuhan yang menukik serta kecenderungan global, suatu saat nanti Indonesia juga akan memasuki babak dan wilayah baru dalam politik. Atau bisa jadi dalam semalam Bandung Bondowoso bisa memindahkan Panggung Politik Nasional dari pasar dan lapangan ke Gelanggang Media Informasi dan Internet. Sepertinya tidak ada yang tidak mungkin terjadi di Indonesia.

Baca lebih lanjut

Bagaimana menulis yang baik?

Tidak terasa sudah hampir setahun saja ^^dengan rajin menulis diblog ini. Saya tidak pernah berpikir panjang sebelum menekan tombol *publish* sehingga apa yang saya tulis pada teks editor muncul di https://jarwadi.wordpress.com dan semua pengguna internet dapat membaca apa yang saya tuliskan. Ketika membaca tulisan tulisan saya terdahulu geli juga bibir ini karena belakangan menyadari bahwa apa yang dituliskan ternyata tidak mudah dimengerti bahkan oleh diri saya sendiri, apalagi orang lain. Hanya satu hal saja yang selalu saya jadikan justifikasi untuk tidak berhenti menulis. Saya ingin menuliskan informasi dari sudut pandang subyektif saya dan blogging adalah untuk menyampaikan opini opini dan ide ide saya secara gratis untuk dapat dibaca orang lain. Syukur syukur dari pembaca sekalian ada yang dengan tulus ikhlas memberikan feedback. Terimakasih kepada teman teman saya dan pembaca sekalian yang telah dengan rela atau terpaksa membaca posting posting dalam blog saya dan terlebih yang telah dengan rela memperlelah jari jarinya untuk menulis komentar komentar. Saya tahu bahwasanya sayalah orang yang paling diuntungkan dengan menulis diblog ini walaupun tidak ada orang atau pihak yang membayar saya untuk menulis. Bahkan saya harus merogoh saku untuk membayar koneksi internet.

Prinsip dasar dalam tulisan tulisan saya adalah bahwa saya tidak menuliskan berita bohong dan fitnah.

Dulu, ketika saya menempuh studi di Sekolah Menengah, kalau tidak salah dalam pelajaran Bahasa Indonesia, pernah suatu kali diajarkan materi bagaimana menulis yang baik. Membuat tulisan atau karangan yang baik. Seingat saya, karena pasti lebih banyak yang sudah lupa, menentukan maksud untuk menulis, menentukan topiknya, membuat kerangka tulisan, mengembangkan ide dan gagasan dari kerangka yang sudah dibuat, kemudian mengimplementasikan kedalam suatu tulisan yang runtut, enak dibaca dan memenuhi kaidah bahasa yang baku, baik dan benar.

Kedengaranya ribet sekali untuk membuat suatu tulisan yang baik dan kenyataanya memang tidak mudah. Menurut saya butuh kesungguhan untuk membuat tulisan yang baik dan berbobot, tanpa kesungguhan ide yang cerdas dan tujuan mulia yang mengawali tangan tangan kita untuk bergerak mengetik di keyboard maka susahlah untuk mematangkanya. Setelah modal dasar berupa kesungguhan tentu saja adalah pengetahuan dan wawasan yang luas akan mewarnai setiap epik dari yang kita tuliskan. Tanpa banyak membaca dan khasanah kosakata pengetahuan tentu saja apa yang kita tuturkan akan terasa garing dan membosankan. Hal penting dalam membuat tulisan yang baik tentu saja adalah keterampilan yang hanya akan kita dapatkan dari latihan.

Belajar dari tulisan tulisan yang pernah saya publikasikan dan juga apa yang telah dilakukan orang lain dan tentu saja penulis penulis favorit saya. Banyak hal yang perlu saya lakukan untuk berbenah dan menata setiap tulisan. Karena tentu saja saya ingin memberikan yang lebih baik dan terbaik yang bisa saya lakukan. Berawal dari naluri saya untuk menulis, walaupun baru sebatas naluri yang belum keep align, itulah modal awal saya.

Biarlah saya berevolusi untuk menemukan bentuk yang pas untuk diri saya …

Survive di Pergantian Musim

Ngomong ngomong tentang pergantian musim dan pergantian cuaca pasti identik dengan terpengaruhnya kesehatan kita atau menurunya kualiatas kesehatan kita atau teman teman dan rekan rekan sekitar kita. Jujur saja kita semua disini sudah bosan dengan musim kemarau yang panjang tahun ini. Semua orang berharap segera datang musim hujan. Kalau selama ini sebagian orang disini yang punya cukup rejeki mengeluarkan kocek sekitar Rp 70.000 untuk setangki air untuk memenuhi kebutuhan minum, air bersih dan sanitasi dengan datangnya musim hujan berharap karunia yang di Atas berupa air bersih yang gratis dan melimpah. Maklum saja disini sarana water fasilities yang belum merata menjangkau semua penduduk. Mudah mudahan saja dalam waktu yang tidak terlalu lama ekploitasi dan perberdayaan sumber air dari pantai Baron dan Ngobaran dapat dengan baik terealisasi. Namun demikian dengan hadirnya pertanda pergantian musim pada saat ini yang merupakan kabar baik untuk kita semua disini karena artinya Musim Penghujan sudah lebih dekat. Ada satu tahapan dimana kita kita harus melewati dengan tanpa luka atau kalaupun sampai luka luka tidak sampai mati *dimakan cacing.

Bahwa tahapan tersebut adalah untuk tetap survive dan bisa beradaptasi dengan baik untuk melewati dengan selamat jembatan ^pancaroba^. Flu yang mewabah, diare, muntah muntah dan penyakit penyakit umum yang menjadi derita dan saat ini telah menjangkit teman teman bahkan keluarga.Walaupun seharusnya yang seperti ini tidak perlu terjadi apabila sebelumnya kita telah melakukan tindakan atisipasi dengan baik. Dan tentunya kesedaran kita semua untuk melakukan tindakan preventif secara integral –terpadu dan kolektif –bersama sama. Karena apa artinya kalau satu atau dua orang menjaga kesehatan diri dan lingkungan sementara yang lain cuek bebek. Virus Influensa diketahui mudah menyebar dengan cepat dan menulari siapa saya yang sedang dalam keadaan kekebalan tubuh sedang tidak fit. Buktinya apabila ada satu saja dari orang sekantor atau satu anggota keluarga yang kena jatah maka mudah mudah saja orang orang dekatnya tertular.

Apapun adanya Pergantian Musim yang bertandang merupakan TAMU yang banyak dinanti nanti sebagai kabar baik, yang perlu kita lakukan untuk tetap dapat menikmatinya adalah dengan mensyukuri dan membuat pilihan terbaik. Kita bisa melakukan hal hal didalam lingkaran pengaruh kita untuk tidak memperkeruh keadaan. Apa yang bisa kita lakukan adalah seperti menjaga higienitas kehidupan pribadi kita, menjaga kualitas ketahanan tubuh dan kebugaran kita, menjada diri dari potensi tertular wabah. Apabila diri terpaksanya terkena wabah dengan sadar menjaga lingkungan dan orang orang tersayang dengan membatasi interaksi dan kontak fisik dan segera men^treatment diri dengan tindakan medis yang tepat.

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah secara sosial menyampaikan informasi dan menggugah kesadaran orang orang terdekat kita untuk sadar diri akan kesehatanya dan mengajak mereka untuk hidup sehat dan higienis dan mempunyai sense of awarenes yang cukup sehinggu tercipta suatu budaya dan sistem sosial yang sehat dan berbudaya. Dengan demikian kita bisa menikmati tanpa kendala anugerah Allah.

Hujan itu turun dari atas karena memang pemberian yang di Atas

Puas dengan telkomsel flash unlimited

Beda dengan awal awal saya aktivasi telkomsel flash unlimited beberapa bulan yang lalu dengan masalah masalahnya. Sebulan terakhir saya mendapati performa jaringan telkomsel yang membaik. Lokasi saya di Wonosari Yogyakarta. Nampaknya banyaknya keluan pelanggan pada saat itu cukup menjadi concern telkomsel. Telkomsel telah meningkatkan kapasitas jaringanya termasuk layanan data. Menurut teman saya. Dyah di Bandung. Performa telkomsel flash di Bandung juga membaik.

Satu lagi yang menambahkan bahwa info yang saya dapat dari caroline bahwa saya hanya dikenakan tarif paket basic sebesar Rp 100.000,- dari yang seharusnya Rp 125.000,- + ppn 10 %, ternyata dalam tagihan bulan ini ditagihkan dengan angka yang sama. Masih menurut costumer service tadi tarif telkomsel flash khusus untuk saya yang lebih murah adalah karena saya terdaftar dalam kelompok pelanggan corporate dan telah terjadi kesepakatan harga antara corporate** dengan telkomsel terkait **price.

Semoga telkomsel dapat mempertahankan kualitas jaringanya bahkan meningkatkan untuk menjadi yang terbaik. Mengingat saat ini Indosat –rival telkomsel juga mengeluarkan produk serupa.