5 Tips Memilih Operator Seluler Untuk Smartphone

opselBeberapa teman saya heran dan sering bertanya-tanya kenapa saya menggunakan beberapa operator seluler sekaligus. Apa tidak ribet? Pertanyaan berikutnya kenapa saya tetap memakai layanan operator seluler pasca bayar dari operator pelat merah yang terkenal paling mahal itu.

Jawaban saya untuk pertanyaan pertama adalah: karena saya mempunyai beberapa gadget. Kalau saya hanya punya satu gadget pasti saya hanya akan menggunakan layanan dari satu operator seluler. Benar ngga? Keuntungan menggunakan beberapa operator seluler yang berbeda-beda adalah bila satu operator sedang mengalami gangguan, saya akan tetap bisa eksis dengan operator yang sedang tidak gangguan. Semua gadget saya mempunyai fitur portable hotspot/tethering yang sangat memudahkan.

Jawaban untuk pertanyaan kenapa saya setia menggunakan nomor pasca bayar dari operator pelat merah (Telkomsel) yang terkenal mahal adalah: karena nomor itu sudah lama saya gunakan. Mengganti nomer handphone utama bagi saya ibarat membakar investasi dan branding yang sudah puluhan tahun saya semai. (1) dan Operator ini mempunya coverage area tak tertandingi. Jadi kemana pun saya bepergian kemungkinan blank spot nya lebih minim. (2)

Berikut ini adalah tips-tips dari saya tentang memilih operator seluler untuk koneksi internet gadget-gadget kita. Saya percaya sekarang ini setiap satu orang mempunyai lebih dari sebuah gadget.

1. Posisi Menentukan Prestasi

Kenali lokasi kita tinggal. Kenali daerah dan lokasi dimana sehari-hari kita beraktifitas baik itu kantor, pabrik, atau tempat favorit dimana kita asyik mengerjakan pekerjaan kita (bagi freelancer).

Di lokasi-lokasi dimana kita lebih banyak beraktifitas, kenali operator apa saja yang sinyalnya di situ bagus. Bagaimana caranya? Anda bisa mengamati operator apa saja yang digunakan oleh rekan-rekan, kolega dan orang-orang di sekitar Anda. Tanya dan amati operator apa saja yang sinyalnya bagus dan koneksi internetnya cepat dan stabil. Bila cara ini belum memuaskan, pergilah ke counter pulsa/simcard, mintalah rekomendasi dan beli beberapa simcard dari operator yang berbeda sekaligus. Ujilah masing-masing operator dengan beberapa skenario, misal untuk melakukan panggilan, untuk SMS, untuk browsing, untuk streaming, untuk download, chatting dan sebagainya. Lakukan hal itu di beberapa tempat berbeda dan dalam rentang waktu yang berbeda. Operator seluler tertentu bagus untuk koneksi internet pada siang hari dan buruk pada malam hari, dan sebaliknya.  Baca lebih lanjut

Iklan

Digi Expo di Skeeno Exhibition, Di Sana Mencicipi Masa Depan

Hal menyenangkan bagi seorang blogger adalah datangnya kesempatan untuk mencicipi hal-hal baru dan mencoba-coba teknologi terbaru yang belum tentu bisa dilakukan oleh semua orang. Hihi.. barangkali itulah salah satu alasan kenapa sampai saat ini saya masih betah ngeblog posting sana-posting sini.

Rabu, 24 April 2014 saya mendapatkan kesempatan sangat menyenangkan diundang ke acara Telkomsel Digi Expo di Skeeno Exhibition di Gandaria City Jakarta Selatan. Saya datang ke sana mendapatkan undangan dalam kapasitas saya sebagai developer sekaligus blogger. Sebuah kesempatan yang sangat tidak pantas disia-siakan sehingga saya terbang berdua dengan paman Nurudin Jauhari dari Yogyakarta  menuju ibu kota. Iya sih kami tidak memilih kereta api Taksaka karena yang disediakan oleh travel agent -nya EO adalah tiket Citilink. 🙂

Keynote from Pak Alex J Sinaga

Keynote from Pak Alex J Sinaga

Event yang berlangsung selama 2 jam, dari sekitar pukul 14:00 WIB sampai pukul 16:00 WIB itu terasa sangat cepat. Namun di dalam padatnya rangkaian acara itu dengan gamblang bisa ditangkap gambaran teknologi masa depan versi Telkomsel itu seperti apa. Dengan gayanya yang lugas, Pak Alex J Sinaga, CEO -nya operator seluler pelat merah ini menyampaikan visi misinya untuk selalu “berani” terdepan membawa masa depan ke dunia saat ini. Kata “berani” ini saya tangkap sebagai sesuatu yang ditekankan karena memang ketika berbicara bisnis, hal-hal terbaru yang canggih belum tentu feasible. Kadang-kadang malah sama sekali tidak menguntungkan. Di situlah pentingnya peran “pendobrak” oleh seseorang yang amanati oleh negara sebagai sang “pembawa bendera”. 😀

Memangnya apa saja yang perlu didobrak? hehe. Ya banyak… Kekhawatiran bahwa teknologi baru belum tentu menguntungkan, regulasi –melirik bapak2 undangan dari BRTI, kultur-tradisi, dan lain-lain. Disebutkan Pak Alex bahwa kemungkingkan ia sendiri sudah tidak akan mempunyai kesempatan untuk menikmati atau mencicipi sekalipun teknologi baru kelak pada masanya diterapkan. Apa yang penting menurutnya adalah apa legacy yang bisa ditinggalkan untuk generasi berikutnya, sebagai inspirasi 🙂

Berikutnya ada sebuah presentasi menarik yang dibawakan oleh Brandon Berry Edwards (@bred). Judulnya sih Choreographing Experience. Kalau jadi judulnya sih sepintas jadi ingat dengan seseorang yang merancang/mengkoreografikan sebuah tarian/dance agar memukau para penonton. Apa yang dimaksud oleh @bred kurang lebih memang seperti itu.

Brandon Edward: Traditional Approach unmatched the reality the world really face

Brandon Edward: Traditional Approach unmatched the reality the world really face

The Reality is

The Reality is

Brandon Berry Edward menjelaskan bagaimana tahapan-tahapan yang harus dilakukan oleh seorang product designer agar karya yang ia buat menjadi something highly valuable/master piece product. Baca lebih lanjut

TemanDev dan Peluang Bisnis di Era Digital

Om @BabadDito sedang mempresentasikan TemanDev di Telkom JDV

Om @BabadDito sedang mempresentasikan TemanDev di Telkom JDV

Acara  di Telkom Jogja Digital Valley ( @Telkom_JDV) sebenarnya sudah dilangsungkan pada beberapa pekan lalu. Tetapi saya tidak akan merasa terlambat untuk mempostingya di sini. Karena sesuai tagline dari blog ini “Menuliskan Sebelum Terlupakan”, jadi tidak ada kata terlambat terlambat sepanjang saya masih ingin mengingat apa saja yang ingin saya ingat. hehe

Saat itu saya memang ingin meluangkan waktu untuk mengikuti acara yang akan dihadiri oleh banyak teman developer aplikasi mobile di kota Yogyakarta dan sekitarnya. Dan syukurlan keinginan saya itu kesampaian. Sesampainya di Gedung Telkom JDV saya langsung bertemu dan bisa ngobrol-ngobrol santai dengan beberapa teman developer mobile, yang kebanyakan adalah pengembang mobile game. Apa yang paling menarik dalam ngobrol-ngobrol dengan developer game adalah ide-ide mereka yang kreatif, hehe.

Tidak lama berselang, setelah berkumpul kira-kira 50an yang hadir, acara yang diisi dengan presentasi teman saya, @Bababdito pun segera dimulai. Seperti yang sudah-sudah Om @Bababdito selalu membawakan presentasi secara menarik. Presentasi yang terlihat sangat memberikan inspirasi bagi teman-teman developer yang muda-muda ini untuk mulai melihat peluang dari hobby yang mereka tekuni.

Seperti kita  tahu,  programmer/developer adalah orang mengerjakan passion mereka. Seolah berbeda tipis dengan orang-orang yang bermain-main dengan hobby mereka. Mereka tidak akan pelit dengan waktu untuk katakanlah mengembangkan aplikasi mereka. Pertanyaannya: Bagaimana melihatnya sebagai Potensi Bisnis di Era Digital.

Om @Bababdito mempresentasikan dengan gamblang bahwa “potensi” ini terbuka lebar. Tidak hanya menjelaskan dengan berandai-andai, lebih lanjut Om @Bababdito yang notabene adalah: Manager Mobile Apps Developer Community Telkomsel ini menjelaskan Program dari Telkomsel untuk bermitra dengan Developer Lokal dalam suatu model bisnis yang baik. Yaitu: TemanDev

Untuk lebih jelasnya silakan lihat presentasi Om @Bababdito di slide berikut:

atau bisa didownload si sini.
Singkatnya apa saja sih keuntungan teman-teman bila bermitra dengan TemanDev?
Keuntungan Bermitra TemanDev

Keuntungan Bermitra TemanDev

Bagi teman-teman developer yang ingin mendaftar tergabung dengan TemanDEV bisa langsung mendaftar online di:

Saya Pengguna kartuHALO, Bagaimana MyTelkomsel Membantu Saya?

Saya menggunakan kartu HALO dari Telkomsel untuk memenuhi kebutuhan komunikasi saya. Dari kebutuhan berkomunikasi sehari-hari seperti menghubungi keluarga dan handai taulan sampai untuk keperluan pekerjaan, bisnis dan profesional. Baik untuk menelepon, mengirim pesan singkat sampai untuk melayani kebutuhan komunikasi data. Alasan saya menggunakan Kartu HALO  adalah ketersediaan jaringan seluler Telkomsel yang modern dan handal yang terpasang sampai ke pelosok negeri, sampai daerah pedesaan dimana saya dan keluarga saya saat ini tinggal. Keandalan dan jangkauan luas jaringan seluler Telkomsel serta kualitas layanan pelanggan kelas atas yang memuaskan dari kartu HALO -lah yang menjadi alasan kenapa sampai sekarang saya mempunyai 2 nomor kartu HALO yang sejak awal diaktifkan telah terdaftar paket data (internet) Telkomsel Flash. Untuk diketahui kedua nomor kartu HALO itu terpasang pada kedua smartphone saya yang menuntut koneksi data selama 24/7 (24 jam sehari/7hari per minggu).

Bertahun-tahun menggunakan kartu HALO bisa dibilang saya tidak menemukan kendala dan gangguan yang berarti. Saya jarang mengalami drop call saat menelepon atau  SMS pending. Begitu juga dengan akses data, mengingat Telkomsel memberikan prioritas utama akses jaringan bagi pelanggan kartu HALO. Sedikit kendala saya pada awal-awal menggunakan paket data Telkomsel Flash untuk kartu HALO  adalah kendala untuk mengecek kuota paket data yang saya langgani. Pada awal paket Telkomsel Flash dihadirkan kepada pengguna kartuHALO, Telkomsel memang belum memberikan fitur untuk mengecek volume pemakaian data. Karena belum tahu bagaimana cara memeriksa sisa kuota paket data, saya saat itu sering kali telah kehabisan kuota pada tengah bulan berjalan. Kalau sudah kehabisan kuota maka tidak ada cara lain untuk mendapatkan koneksi data cepat Telkomsel kecuali dengan membeli paket turbo, atau bila saya sedang ingin berhemat maka saya harus bersabar sampai awal bulan depan. Berhemat kuota data seperti ini tidak pernah mudah. Koneksi data jaringan Telkomsel yang cepat, handal dengan jaringan 3G dan bahkan di beberapa kota telah dilengkapi dengan jaringan HSDPA+ yang kecepatanya mencapai 21 Mbps adalah godaan untuk tidak bisa berhenti browsing, audio/video streaming, online gaming dan aplikasi online haus data lainnya.

Sampai beberapa hari yang lalu, ketika saya blog walking dan menemukan sebuah posting dari teman saya Nike yang membahas tentang aplikasi MyTelkomsel. Dari apa yang saya baca dari posting Nike, saya menangkap bahwa MyTelkomsel adalah aplikasi mobile yang bagus yang berguna bagi pelanggan Telkomsel seperti saya. Ketersediaan MyTelkomsel apps baik di Appstore, Appworld maupun Play Store mendorong saya untuk segera menginstall MyTelkomsel apps di Samsung Galaxy Core yang saya pakai.

Instalasi My Telkomsel Apps

Instalasi Aplikasi MyTelkomsel

Proses instalasinya sendiri berlangsung sangat cepat. Aplikasi MyTelkomsel  yang berukuran sekitar 2,3 Mb dalam beberapa detik terdownload melalui jaringan  data Telkomsel. Saya pun segera menjalankan MyTelkomsel apps. Seperti yang ditunjukan dalam tangkapan layar yang saya sertakan di atas, saya perlu menyetujui ketentuan penggunaan sebelum aplikasi berjalan.  Ketentuan penggunaan memang penting, tetapi yang membuat saya segera menekan tombol “ACCEPT” adalah karena My Telkomsel itu GRATIS untuk diunduh maupun digunakan. 🙂

Home screen MyTelkomsel apps dalam beberapa detik langsung terbuka dengan sempurna di ponsel saya. Aplikasi MyTelkomsel cukup ringan dijalankan oleh smartphone Android entry level yang saya pakai.

Namun yang mengagetkan saya adalah di Home Screen MyTelkomsel apps semua apa yang saya perlukan telah tersaji. Mulai dari jumlah pemakaian sementara, nama paket data aktif, berapa MB paket internet terpakai, total kuota internet dan lain-lain. Dari apa yang ditampilkan oleh Home Screen MyTelkomsel saja saya tidak akan perlu lagi menekan *888#, *887#, *889#, *999#, mengirim SMS ke 3636 untuk memeriksa sisa kuota paket data, dan lain-lain. Kemudahan seperti inilah yang saya tunggu-tunggu selama beberapa tahun. Kemudahan yang juga sangat dielu-elukan oleh pengguna tablet yang tidak memiliki fitur telepon. Bagi pengguna tablet  tanpa fitur telepon pasti sering merasakan betapa repotnya hanya untuk mengecek sisa pulsa, mengisi pulsa dan memdaftar/membeli paket internet di nomor Telkomsel-nya.

Selengkapnya tentang tampilan aplikasi MyTelkomsel yang informatif silakan melihat tangkapan layar di bawah ini:

Halaman Utama Aplikasi MyTelkomsel yang informatif

Halaman Utama Aplikasi MyTelkomsel yang informatif

Tangkapan layar di atas saya buat pada tanggal 9 Desember 2013. Melihat pemakaian data saya yang baru menghabiskan 526.00 MB dari 3.07 GB, atau baru 17% saja, maka saya bisa memperkirakan penggunaan data pada bulan ini agar tidak terlalu boros. Agar pada akhir tahun ini saya masih mempunyai kuota yang cukup untuk digunakan mengunggah foto-foto pesta kembang api ke sosial media melalui ponsel saya pada malam pergantian tahun kelak.

Kesan pertama MyTelkomsel apps yang mengagumkan mendorong saya untuk mencoba-coba fitur-fitur lain di dalam apps ini.

Sampai ketika menekan tombol Lokasi Grapari di dalam kelompok menu Layanan Pelanggan (lihat tangkapan layar di sebelah kiri di bawah ini), saya merasa seolah ada sebuah kebetulan. Sejak beberapa hari yang lalu saya memang berencana walk in ke Grapari untuk menukar SIM Card kartu HALO dengan micro SIM yang compatible dengan smartphone yang akan saya pakai, namun selalu urung mengingat satu-satunya Grapari yang saya tahu beralamat di Jalan Jendral Sudirman Yogyakarta yang jaraknya kira-kira 50 km dari tempat tinggal saya di Gunungkidul. Namun seperti yang ditunjukan oleh tangkapan layar, MyTelkomsel apps memberi tahu bahwa di kota saya, di Wonosari pun terdapat perwakilan Grapari. Yay. Akhirnya niat saya untuk menukar SIM Card kesampaian. 🙂

My Telkomsel apss : Layanan Pelanggan

MyTelkomsel apps : Layanan Pelanggan

Menggunakan operator telekomunikasi dalam jangka waktu lama sudah lumrah kiranya bila kita menemukan kendala, baik itu kendala seperti gangguan jaringan, produk layanan dan lain-lain.  MyTelkomsel apps membuat pengaduan sangatlah mudah. Tinggal memilih kategori, sub kategori dan menuliskan isi pesan aduan, kemudian tekan tombol kirim. Beberapa saat setelah tombol kirim ditekan kita akan mendapatkan Tiket Pengaduan yang bisa kita gunakan untuk mengecek sejauh mana aduan kita ditindak lanjuti.

Karena itu saya mencoba menggunakan menu “Pengaduan” ini untuk bertanya beberapa hal.

Mencoba mengecek status aduan saya menggunakan MyTelkomsel apps membuat saya sangat yakin bahwa Telkomsel tidak pernah main-main dalam melayani pelanggan-pelanggannya. Di halaman status pengaduan ternyata saya tidak hanya bisa melihat aduan yang baru saja saya buat dengan MyTelkomsel Apps, melainkan di halaman status pengaduan tertera riwayat aduan- aduan saya terdahulu. Bahkan permintaan penggantian SIM Card kartu HALO pada tanggal 6 Desember 2013 yang saya ceritakan di atas pun tertera di halaman status aduan. Lihat di tangkapan layar di atas.

Bagaimana aduan yang tadi saya buat dengan MyTelkomsel apps ditangani? Tim Costumer Service Telkomsel menyelesaikan aduan saya dalam hitungan menit. Yang melebihi ekspektasi saya adalah adanya notifikasi penanganan aduan melalui SMS. Telkomsel rupanya sangat tahu dengan kebiasaan pelanggan yang tidak selalu sewaktu-waktu terhubung ke internet. Dan pada saat itu juga kendala saya yang lain, yaitu sering tidak sampainya tagihan kartu HALO ke meja saya juga sudah diselesaikan dengan cara yang lebih inovatif, yaitu dengan aktivasi kilat pengiriman tagihan kartu HALO via email. Lihat tangkapan layar di atas.

Untuk fitur-fitur  MyTelkomsel Apps yang lain seperti memeriksa sisa pulsa dan kuota internet pada tablet, membeli paket internet pada tablet, berbagi pulsa, berbagi kuota data, membeli paket Flash Gift untuk diberikan ke nomor Telkomsel dan lain-lain, silakan menonton video berikut ini:

MyTelkomsel Apps merupakan aplikasi yang dibuat oleh Telkomsel dan disediakan cuma-cuma/gratis diunduh dan digunakan oleh semua pelanggan Telkomsel, baik itu pelanggan kartu HALO, simPATI maupun kartu AS.

Sebagai kesimpulan, fitur-fitur kunci aplikasi MyTelkomsel adalah:

  1. Gratis diunduh dan digunakan oleh semua pelanggan Telkomsel, baik pelanggan pra bayar maupun pasca bayar.
  2. Ukuran file kecil sehingga bisa diunduh dengan mudah dan cepat, tidak memenuhi memori aplikasi pada smartphone dan ringan dijalankan bahkan oleh smartphone entry level sekalipun.
  3. User Interface yang instuitif, mudah dipelajari oleh pengguna smartphone pemula.
  4. Menggantikan fungsi-fungsi shortcode dan perintah SMS seperti *888#, *887#, *889#, *999#, SMS seperti UL dikirim ke 3636 dan lain-lain. Menggunakan aplikasi MyTelkomsel pelanggan Telkomsel tidak perlu lagi mengingat fungsi-fungsi perintah SMS dan shortcode tersebut. Hal ini memudahkan pengguna tablet yang tidak memiliki fitur telepon.
  5. Aplikasi MyTelkomsel tidak berdiri sendiri melainkan terintegrasi dengan sistem backend Telkomsel seperti data penggunaan dan Sistem Pelayanan Pelanggan seperti riwayat dan pelacakan pengaduan.
  6. Fitur Test Speed yang sangat penting untuk memeriksa kecepatan dan keandalan jaringan data Telkomsel.
  7. Terintegrasi dengan fitur geo lokasi pada ponsel untuk membantu pelanggan menemukan. kantor palayan Grapari terdekat.
  8. Aplikasi MyTelkomsel tidak hanya tersedia untuk platform Android tetapi juga tersedia untuk platform Blackberry dan iOS.

Jadi tunggu apalagi, baik Anda pengguna Blackberry, Android atau iPhone/iPad segeralah memasang dan menikmati kemudahan yang ditawarkan oleh MyTelkomsel apps seperti saya. Bila Anda belum menggunakan layanan Telkomsel, saya menyarankan Anda untuk segera ke jalan yang benar dengan menggunakan produk-produk dari operator seluler Paling Indonesia.

Mau tahu kecepatan jaringan data Telkomsel Flash. Berikut adalah kecepatan rata-rata jaringan Telkomsel Flash yang saya test dengan fitur Speedtest pada Aplikasi MyTelkomsel di ponsel Samsung Galaxy Core:

Average Speed of Telkomsel Flash on my Samsung Galaxy Core

Average Speed of Telkomsel Flash on my Samsung Galaxy Core

Blackberry Z10 Baru, Harus di Jaringan Cepat Telkomsel Dong

Me and My Apple Berry

Me and My Apple Berry

Keputusan saya untuk pertama kali menggunakan handset Blackberry terjadi pada pertengahan tahun 2011. Suatu keputusan yang terdengar aneh, mengingat pada saat itu saya sudah lama menjadi seorang Apple funboy. Namun kebutuhan saya akan real time email messaging yang merupakan tuntutan pekerjaan membuat saya  saat itu harus berpikir rasional. Saat itu (dan bahkan sampai sekarang) saya belum menemukan handset yang mempunyai kemampuan messaging/email sehandal apa yang telah lama ada pada perangkat blackberry.

Maka datanglah saya ke Grapari Telkomsel Yogyakarta untuk mendapatkan handset blackberry Bold 9000 sekaligus mengaktifkan layanan blackberry full service pada nomor kartu HALO 0811 293 XX6.

Mulai hari itu juga saya merasakan pengalaman menikmati push email dalam genggaman. Saya tidak lagi ketinggalan momentum dalam merespon email pekerjaan dari rekan-rekan saya. Kepala kantor saya tidak perlu menunggu berjam-jam hanya untuk menunggu masukan email dari saya.  Saya jadi tidak pernah lagi dibilang kuper karena ketinggalan gosip yang sedang hangat di milis yang saya ikuti. Email sangat penting dan email-email tidak sangat penting secara seketika bisa saya baca dan jawab dari manapun saya sedang berada. Keyboard QWERTY yang sangat nyaman pada blackberry membuat saya tidak pernah merasa lelah menulis email. Begitu pula sinyal Telkomsel yang selalu handal bahkan di desa dimana saya tinggal membawa saya pada pengalaman selalu terkoneksi.

Tujuan utama saya mengadopsi blackberry memang sebagai alat penunjang produktifitas. Dalam hal ini fitur utama yang saya inginkan memang email, kemudian calendar, office viewer/editor app dan blackberry messanger yang kehandalannya sampai sekarang belum tertandingi oleh layanan instant messaging lain. Namun saya ingin mengoptimalkan lagi blackberry yang sudah saya beli. Saya ingin kemudian menggunakannya untuk menunjang aktifitas saya berjejaring dan membangun relasi. Untuk itulah tidak lama kemudian saya tergabung dalam milis Komunitas Blackberry terbesar di Indonesia, yaitu Telkomsel Blackberry Community. Dimana di komunitas itu saya bisa dengan mudah mendapatkan bantuan bila menemukan masalah dengan blackberry, berbagi ide dan saling membantu bagaimana mengoptimalkan fungsi blackberry, sampai berjejaring dan bertemu secara offline.

Telkomsel Blackberry Community 3rd Anniversari. Picture was taken at Trans Studio Bandung

Telkomsel Blackberry Community 3rd Anniversari. Picture was taken at Trans Studio Bandung

Kini sudah lebih dua tahun saya menggunakan Blackberry. Sudah lebih dua tahun nomor HALO kesayangan saya tertancap di handset blackberry yang sama yang saya beli lebih dari dua tahun yang lalu. Saya tahu untuk ukuran saat ini kemampuan handset blackberry saya sudah semakin terbatas. Sudah ketinggalan jaman. Pikir saya, yang penting email, BBM dan web browsing masih cukup lancar saya lakukan. Meskipun untuk hal itu saya harus sedikit bersabar ketika jam pasir tiba-tiba muncul di layar. Untuk sementara saya menggunakan handset lain untuk bermain game dan hal-hal yang tidak penting lainnya. Hitung-hitung sambil menunggu keluaran Blackberry yang benar-benar worth to adopt sebelum saya memutuskan untuk melakukan handset upgrade.

The New Reborn Blackberry Z10

Dan akhirnya beberapa bulan ini,  Z10 yang merupakan produk flagship dari blackberry semakin ramai dibicarakan banyak orang. Gosip-gosipnya, Blackberry Z10 akan di-release pada bulan Maret ini. Telkomsel sendiri sebagai operator dengan subscriber Blackberry Internet Service terbesar di Indonesia, di web promonya di sini belum mengabarkan kapan akan me-release Z10. Padahal Telkomsel -lah operator yang diberi oleh Blackberry hak eksklusif untuk menjual Blackberry Z10 di Indonesia pertama kali. Terlepas kapan pastinya Z10 akan release, pertanyaan bagi saya adalah: Inikah saatnya saya upgrade handset ke Blackberry z10?

Baca lebih lanjut

Mencoba Skype Mobile Telkomsel

Skype Telkomsel Promo

Skype Telkomsel Promo

Kamis, 16 Februari lalu saya mendapatkan email promo dari skype. Promo ini rupanya adalah kerjasama dengan operator pelat merah, Telkomsel. Skype dan Telkomsel dalam promo ini menawarkan gratis biaya data sampai tanggal 29 Februari 2012 bagi pengguna skype yang meng-install aplikasi Skype mobile di perangkat Blackberry dan Android. Setelah lewat masa promo akan dikenakan biaya pemakaian data reguler atau bisa membeli paket data Skype dengan harga Rp 25.000,- per bulan untuk unlimited penggunaan Skype Telkomsel Mobile. Term of Service-nya bisa dibaca di sini.

Saya memang pernah mendengar sepintas kabar adanya aplikasi Skype for mobile, namun saya baru tertarik meng-install aplikasi ini kemarin. Dengan mengikuti link yang ada ada email itu, ukuran file Skype Telkomsel mobile untuk Blackberry sebesar 3,5 MB, namun proses instalasi berjalan cepat dan lancar. Proses login di Skype Telkomsel Mobile pun lancar-lancar saja.

Skype Telkomsel Mobile Apps on Blackberry

Skype Telkomsel Mobile Apps on Blackberry

Permasalahanya ketika saya ingin mencoba bercakap-cakap dengan skype, karena teman saya tidak ada yang sedang online. Muncul ide untuk membuat account baru Skype untuk saya gunakan melalui PC saya. Pada percobaan ini suara percakapan terdengar bagus.

Kalau pada percobaan pertama adalah panggilan Skype dari PC ke Blackberry, maka saya ingin mencobanya untuk membuat panggilan handset ke handset. Saya ingin mencoba panggilan Skype dari Skype Telkomsel Mobile ke sesama Skype Telkomsel Mobile. Saya meraih Handset Adroid Sony Ericsson Xperia 10 mini pro dan menginstall Skype Mobile.

Nah, panggilan antar Skype Telkomsel Mobile pun terjadi antara handset Blackberry dan handset Android. Kualitas suara percakapan terdengar bagus. Suara cukup jelas dan enak didengar selayaknya kita bercakap cakap telepon pada umumnya. Baca lebih lanjut

Launching Telkomsel Tap Izy di Yogyakarta

Stasiun Tugu Yogyakarta

Stasiun Tugu Yogyakarta

Beberapa bulan yang lalu, melalui komentar di tulisan saya di sini, teman saya, mas Dito Respati memberi tahu saya akan solusi praktis membeli tiket kereta api tanpa antri. Solusi itu seperti apa, ia hanya bilang tunggu tanggal launching -nya. Sampai akhirnya saya diundang oleh Rivo untuk menghadiri acara launching Telkomsel Tap Izy di stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin, 30 Januari 2012 kemarin.

Tap Izy hadir di Jogja beberapa waktu berselang setelah orang Jakarta bisa membayar belanjaan hanya dengan mendekatkan ponsel di kasir tanpa perlu membuka dompet mengambil uang tunai atau card di merchant-merchant berlogo Tap Izy. Kehadiran Tap Izy di Jogja rupanya ingin membawa pengalaman berbeda. Tap Izy sekaligus menggandeng  PT Kereta Api dan sejak kemarin menawarkan pengguna kereta Pramex untuk memangkas rutinitas antri untuk mendapatkan tiket. Dan discount Rp 1.000,- tiap pembelian tiket Pramex dengan Tap Izy.

Pasti ini alasan kenapa di Jogja, Tap Izy diluncurkan di Stasiun Tugu, bukan di Ambarukmo Plaza atau Malioboro Mall. 🙂

Sekitar jam delapan saya mengisi buku tamu di meja resepsionist. Ternyata saya tidak perlu menulis nama di situ. Nama saya, dan beberapa teman blogger dan onliner undangan sudah ada di daftar. Tinggal tanda tangan saja. Tunggu. Goody bag untuk undangan biasa dan undangan “istimewa” ternyata berbeda. hehe

Beberapa saat setelah duduk dan ngobrol-ngobrol dengan Jefri, Dito Respati, Senggol, Hendri, Magda Ovi, Iqbal, Lantip, Suryaden, Anno dan kawan-kawan online yang lain, acara pun segera dimulai. Berbicara untuk pertama kali adalah Pak Andi Kristianto (GM Sales & Customer Service Telkomsel Regional Jawa Tengah & DIY) Ia berbiacara menjelaskan Tap Izy secara singkat, dan 2.0 banget, ringkas tanpa bertele-tele.

Giliran berbicara yang kedua adalah Direktur Komersial PT. KAI, bapak Sulistyo Wimbo Hardjito. Tanpa menyia-nyiakan waktu, Pak Wimbo menyampaikan cita-cita agar pelayanan PT KAI bisa mengalahkan kualitas pelayanan penerbangan. Salah satunya pelayanan di sisi ticketing. Kolaborasi PT KAI dengan Telkomsel Tap Izy merupakan momen itu. Ketika saat ini membeli tiket pesawat tidak bisa dilakukan dengan ponsel, orang sudah lebih dulu bisa membeli tiket kereta dengan Tap Izy.

Ricaredo Babasa, seorang Pilipin yang menjabat VP Digital Money Management di Telkomsel menjelaskan tentang visi future payment sebagai bentuk dukungan terhadap Bank Indonesia yang sedang berusaha mengurangi jumlah uang yang besar, tap izy dan keberhasilan teknologi ini di Cina dan Turki. Dari Babasa saya jadi tahu teknologi Tap Izy merupakan yang pertama di Asia Tenggara.

Peresmian Tap Izy oleh Bapak Haryadi Suyuti

Peresmian Tap Izy oleh Bapak Haryadi Suyuti

Pak Haryadi Suyuti, wali kota Jogja yang baru ini,  dalam kesempatan berbicara berikutnya memberikan komentar-komentar yang lugas terhadap kualitas jaringan telekomunikasi seluler di kota Jogja sekaligus menyampaikan dukungan dan harapan terhadap kerjasama dua BUMN raksasa ini secara singkat sebelum memukul gong tiga kali tanda Telkomsel Tap Izy dan e-ticketing Kereta Api Pramex diluncurkan. Baca lebih lanjut