5 Tips Memilih Operator Seluler Untuk Smartphone

opselBeberapa teman saya heran dan sering bertanya-tanya kenapa saya menggunakan beberapa operator seluler sekaligus. Apa tidak ribet? Pertanyaan berikutnya kenapa saya tetap memakai layanan operator seluler pasca bayar dari operator pelat merah yang terkenal paling mahal itu.

Jawaban saya untuk pertanyaan pertama adalah: karena saya mempunyai beberapa gadget. Kalau saya hanya punya satu gadget pasti saya hanya akan menggunakan layanan dari satu operator seluler. Benar ngga? Keuntungan menggunakan beberapa operator seluler yang berbeda-beda adalah bila satu operator sedang mengalami gangguan, saya akan tetap bisa eksis dengan operator yang sedang tidak gangguan. Semua gadget saya mempunyai fitur portable hotspot/tethering yang sangat memudahkan.

Jawaban untuk pertanyaan kenapa saya setia menggunakan nomor pasca bayar dari operator pelat merah (Telkomsel) yang terkenal mahal adalah: karena nomor itu sudah lama saya gunakan. Mengganti nomer handphone utama bagi saya ibarat membakar investasi dan branding yang sudah puluhan tahun saya semai. (1) dan Operator ini mempunya coverage area tak tertandingi. Jadi kemana pun saya bepergian kemungkinan blank spot nya lebih minim. (2)

Berikut ini adalah tips-tips dari saya tentang memilih operator seluler untuk koneksi internet gadget-gadget kita. Saya percaya sekarang ini setiap satu orang mempunyai lebih dari sebuah gadget.

1. Posisi Menentukan Prestasi

Kenali lokasi kita tinggal. Kenali daerah dan lokasi dimana sehari-hari kita beraktifitas baik itu kantor, pabrik, atau tempat favorit dimana kita asyik mengerjakan pekerjaan kita (bagi freelancer).

Di lokasi-lokasi dimana kita lebih banyak beraktifitas, kenali operator apa saja yang sinyalnya di situ bagus. Bagaimana caranya? Anda bisa mengamati operator apa saja yang digunakan oleh rekan-rekan, kolega dan orang-orang di sekitar Anda. Tanya dan amati operator apa saja yang sinyalnya bagus dan koneksi internetnya cepat dan stabil. Bila cara ini belum memuaskan, pergilah ke counter pulsa/simcard, mintalah rekomendasi dan beli beberapa simcard dari operator yang berbeda sekaligus. Ujilah masing-masing operator dengan beberapa skenario, misal untuk melakukan panggilan, untuk SMS, untuk browsing, untuk streaming, untuk download, chatting dan sebagainya. Lakukan hal itu di beberapa tempat berbeda dan dalam rentang waktu yang berbeda. Operator seluler tertentu bagus untuk koneksi internet pada siang hari dan buruk pada malam hari, dan sebaliknya. 

Mudah-mudahan dengan survey dan percobaan ini Anda mendapatkan beberapa operator seluler. Bila ada, ambilah 3 operator seluler dengan kualitas sinyal dan kecepatan koneksi data terbaik. Di lingkungan rumah saya sendiri hanya ada beberapa operator. Telkomsel: sinyalnya kuat, bagus buat menelepon, sayang koneksi internetnya masih lambat karena BTS terdekat masih terteknologi 2.5G/EDGE. XL/AXIS: kedua operator ini saya jadikan satu kelompok karena menggunakan BTS yang sama. XL bagus untuk telepon dan koneksi internetnya cepat, sudah HSDPA+. 3/Tri: Sinyal dari operator ini tidak begitu bagus dari rumah saya, tetapi sudah mempunyai jaringan 3G/HSDPA yang bisa digunakan. Sementara Indosat Oreedo dan Smartfren dari rumah saya tidak bisa diterima dengan baik. Jadi keduanya sementara saya coret dari daftar kandidat.

2. Harga vs Paket Data/Kuota

Setelah mendapatkan 3 kandidat dengan sinyal terkuat dan koneksi internet yang baik, kemudian ranking-lah berdasarkan harga paket yang ditawarkan. Dari ranking yang saya buat kali ini kartu perdana XL dengan paket kuota 4.5 GB bisa dibeli antara Rp 30ribu – 40 ribu, 3/Tri dengan paket kuota 6 GB bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp 80 ribu. Meski sedikit lebih mahal Tri paket Always On menawarkan masa aktif sampai 360 hari. Telkomsel Pasca Bayar yang saya gunakan tentu saja paling mahal. Saya menggunakan Paket 4 GB/bulan dengan harga Rp 125 ribu+ppn 10%. Mana yang akan dipilih berdasarkan harga dan fitur tergantung dari kebutuhan dan keputusan masing-masing.

3. Gunakan lebih dari satu Operator

Ini sama dengan jawaban terhadap pertanyaan yang sering ditanyakan kepada saya. Sudah saya tuliskan di atas. Tetapi yang mungkin bisa Anda pertimbangkan adalah keuntungan bila satu operator sedang gangguan maka kita masih bisa terkoneksi ke internet dengan operator seluler lain. Biasanya amat jarang beberapa operator seluler mengalami gangguan secara bersamaan. Bila hal ini terjadi mungkin sedang dalam keadaan bencana/darurat atau force majeur.

4. Gunakan Operator Seluler Utama dan Kartu Sekali Pakai

Praktek seperti ini sebenarnya tidak begitu baik. Tetapi kita jangan mau rugi. Toh operator itu sendiri yang sering menggelar promo dengan memberikan harga murah bagi pelanggan/pemegang nomer baru dari pada mengapresiasi pengguna/pelanggan loyal dengan harga yang lebih baik.

Dalam beberapa bulan terakhir saya sudah beberapa kali membeli nomer sekali pakai. Saya memilih untuk membeli kartu perdana dengan paket kuota internet daripada mengisi pulsa dan membeli paket data. Alasannya: karena lebih murah.

Nomor utama tentu harus dijaga agar tetap aktif dengan secara berkala mengisi pulsa. Nomor utama ini penting misalnya untuk otentikasi Whatsapp, One Time Purchase (OTP) authentication, reset password layanan, dan lain-lain.

5. …. (apa lagi?)

Bila Anda mempunyai tips lain atau pengalaman memilih layanan operator seluler untuk koneksi internet mobile silakan ditambahkan sebagai komen. Kelak tips ini saya update. 🙂

Iklan

9 thoughts on “5 Tips Memilih Operator Seluler Untuk Smartphone

  1. nice .

    kalau untuk nomor utama, cari yang inject an aja, bisa lebih murah tanpa harus beli perdana baru..

    klo di daerah saya Indosat Ooredoo tetap yg lumayan sinyalnya, sayangny banyak pembagian kuota, menyebalkan, klo pilih yg full lebih murah 3 ..

  2. Sekarang susah buat gonta-ganti kartu. Soalnya sejak regulasi pendaftaran pelanggan seluler, musti didaftarin sama konternya.

    Untuk internet saya pakai operator Smartfren yang sudah 4G LTE itu karena bonusnya masih bisa saya nikmati sampai akhir tahun nanti. Sedangkan cadangannya pakai Tri yang murah meriah.

    Nomor utama tetep, si Telkomsel. Setuju soal sinyalnya yang kemungkinan ketemu blank spotnya minim

  3. Saya menggunakan 2 kartu seluler dengan provider yang berbeda; simpati untuk nomor utama dan im3 untuk jualan. Sengaja saya buat seperti itu, agar jangan sampai nomer pribadi saya terlalu diumbar di media sosial. Kalau untuk internet, saya menggunakan kartu sekali pakai, alasannya, ya karena murah, hehe..

    Belum punya saran untuk tips kelima nih.. 😀

  4. benar..tidak ada kartu seluler terbaik..yang paling mahal pun kadang bikin emosi..dan yang murah pun kadang lancar-lancar saja..semua tergantung faktor yg disebut diatas 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s