Internetan dengan 3 (tri), Lumayan Bagus.

Bermaksud ingin segera merespon milis yang berisi kepanitian kegiatan sosial yang sedang saya jalankan, begitu sampai di rumah, saya langsung membuka laptop dan mengeklik network manager untuk membuat sambungan internet. Beberapa kali klik connect di network manager tidak juga berhasil tersambung. LED di modem berkedap-kedip menyala hijau. Hihi, beberapa saat kemudian saya tahu kenapa saya gagal connect. Teryata sekarang sudah tanggal 21 dan saya belum membayarkan tagihan kartu Halo dimana saya berlangganan paket internet. Cape deh.

Malas menuju ATM terdekat untuk menyelesaikan masalah dengan si merah, alih-alih saya ke counter pulsa tetangga. Saya pikir akan lebih cepat dapat sambungan internet bila saya membeli kartu perdana paket internet. Dan kebetulan ada paket murah yang dijual counter sebelah. Kartu perdana 3 seharga Rp 60.000 yang berisi paket 5 giga. Yang menurut penjaga counter tetangga bermasa aktif satu tahun.

Sesampai di rumah saya langsung memasang kartu perdana 3 (tri) ini pada modem bawaan si merah. Modem kemudian saya tancapkan ke laptop ber-Ubuntu 13.10. Saya langsung mengikuti wizard pada network manager untuk menyesuaikan setting dengan provider ini. Mudah sekali. Setting default pada Network Manager dalam beberapa saat sudah bisa memberi saya koneksi internet.

Saya pun langsung menggunakannya untuk browsing. Rasanya lancar-lancar saja untuk browsing. Penasaran dengan kecepatan data provider ini, saya mencoba mengujinya dengan Speedtest.net. Hasil test pertama kali menunjukan angka download 1 Mega. Lumayan. Meski dalam beberapa kali test saya ketahui kecepatannya memang naik turun.

Hasil test speed saya bisa dilihat di sini.

Test ini saya lakukan di desa dimana saya tinggal. Di desa Grogol, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul. Sinyal 3 G yang saya dapat 2 bar saja. Terlihat dari indikator di Ubuntu 13.10 Network Manager.

Masih penasaran dengan kartu perdana yang saya beli ini, saya mencoba mencari tahu apa sebenarnya paket yang saya beli ini. Syarat dan ketentuannya bagaimana. Baca di sini.  Berdasarkan situsnya, paket saya adalah Always On yang menggratiskan akses ke beberapa jejaring sosial dan situs berita populer, punya masa aktif panjang, boles kuota bulanan, dll. Kedengaran cukup manarik meski apa manfaatnya buat saya masih tetap perlu saya buktikan sendiri.

kuota3

Jadi sampai sependek ini saya berkomentar:

Kecepatan data 3 ini cukup lumayan, memang tidak secepat si merah, si merah bisa beberapa kali lebih cepat, namun bila dilihat dari harga, kuota dan masa aktif yang panjang maka tidak ada ruginya untuk mengeluarkan uang Rp 60.000 untuk membeli paket internet ini. Apalagi bila kebutuhan kita untuk browsing. Apalagi kalau kebutuhannya sebatas untuk buka facebook dan twitter. (karena akses ke situs jejaring itu digratiskan sepanjang kartu masih aktif).

Untuk posting blog ini juga lancar-lancar saja. Tidak ada kesulitan membuka dashboard dan text editor wordpress seperti yang saya alami beberapa waktu lalu dengan provider 3g kompetitor. Sekarang coba lihat apakah saya akan berhasil mem-publish posting ini?

3.. 2.. 1.. (hit publish)

Iklan

15 thoughts on “Internetan dengan 3 (tri), Lumayan Bagus.

  1. 5 Giga sih saya habiskan dalam waktu 2 hari :D.

    Sekarang saya langganan RT/RW NET, bayar seratus ribu rupiah sebulan akses unlimited, unduh kecepatan rata-rata 800kbps (100 kB/s).

      • itu ide yang bagus sekaligus perlu effort besar untuk mengimplementasikannya. maklum di sini internet belum dianggap kebutuhan orang-orang normal. yang ketergantugan seperti saya kali dianggap tidak. 😀

      • Nanti kerja sama awalnya kan ndak harus ke masyarakat, tapi ke instansi pemerintah setempat yang memerlukan paket Internet murah. Termasuk sekolah-sekolah.

        Ya betul, usaha untuk itu tidaklah mudah. Apalagi kalau mulai dari titik 0.

  2. Aku mungkin yang tidak mudah tergoda ke lain hati. Mungkin karena aku sendiri jarang nonton TV jadi jarang makan iklan, layanan yang aku gunakan sendiri berdasarkan pengalaman sendiri dan referensi dari beberapa teman. Dari kenal Internet cuman 2 kali berlangganan, dulu pakai starone dan sekarang pake flexi. Mencoba lain hati sih pernah, pakai layanan GSM namun tidak terlalu nikmat. Akhirnya tetap kembali ke CDMA.

  3. Ping-balik: 5 Tips Memilih Operator Seluler Untuk Smartphone | Menuliskan Sebelum Terlupakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s