Shalat Ied di Masjid

Memang shalat Ied baik itu Iedhul Adha ataupun Iedhul Fitri menjadi lebih afdol bilamana kita menunaikanya ditanah lapang akan tetapi apabila suasana menjadi tidak memungkinkan maka Masjid KI Ageng Pemanahan dan Balai Desa Grogol merupakan sebuah pilihan jamaah sedesa Grogol. HUJAN yang disiramkan Allah ke Bumi Grogol Gunungkidul sejak kemarin merupakan optimisme tersendiri bagi kelangsungan hidup bertani yang merupakan pengharapan bagi sebagian banyak hamba jelata. Semangat berkorban yang dibawakan Hari Raya ini merupakan tantangan para hamba untuk senantiasa bersyukur dengan cara cara seyogyanya serta berjuang menunaikan setiap wajib dan sunnah Nya ditengah tengah guyuran deras ujian berupa nikmat, kesempatan dan kesempitan. Kesempitan dalam artian harus disikapi dengan kreatifitas memenuhi syarat syarat Ibadah.

Dari Campuran

Masjid Ki Ageng Pemanahan sebagai tempat Shalat Ied

Dari Campuran

Khotbah Iedhul Adha oleh Bapak H Junari

Selamat Iedhul Korban, semoga mendidik terutama saya dengan nilai nilai keikhlasan, semangat berjuang, semangat berkorban tanpa mengorbankan orang lain untuk setiap kepentingan apapun

Bu Eny S menghadiri Undangan Ber Haji

Pada dasarnya selama hidup didunia manusia akan mendapatkan tiga panggilan, pertama Panggilan untuk Shalat, yaitu dengan berkumandangnya Adzan, kedua Panggilan untuk berhaji, dan ketiga panggilan untuk kembali ke hadirat-Nya. Begitulah bentuk ringkas dari Pengajian yang diberikan oleh saudara H Heriyanto pada saat kami kami bersilaturahmi ke Muntilan siang tadi sekaligus ngaruhke keberangkatan Ibu Eny Safaryati untuk memenuhi panggilan berhaji.

Eheemmmmm ....

Eheemmmmm ....

Bu Eny, tolong saya didoakan supaya rejeki saya lancar dan dapat memenuhi panggilan berhaji sesegera mungkin.

Gambar diatas benar benar menantang perut dan air liur kami kami yang datang jauh jauh dari negeri Wonosari dan jam dilayar ponsel saya sudah berangka lebih dari 15:30 WIB.

Internet : Wilayah Politik Baru

Barack Obama

Barack Obama

Peranan Internet bagi kemenangan Barack Obama atas John Mc Chain pada Pemilu di United States yang dilangsungkan kemarin, Rabu, 5 November 2008 waktu Indonesia merupakan tonggak sejarah terbuktinya pergeseran pengaruh politik ke dunia baru. Dunia Maya. Sebuah planet dimana sebagian besar inhabitant nya merupakan kaum muda dan kaum terpelajar. Dan tentu saja diperlukan cara – cara dan bahasa baru untuk berkomunikasi dengan mereka. Silahkan baca disini dan disini. Keseriusan dan Keberhasilan Tim Kampanye Obama dalam menggalang dana, dukungan dan Suara telah mengantarkan si Kulit Hitam ini menjadi Presiden Amerika Pertama non Kulit Putih. Wilayah baru, cara berpolitik baru, cara berkampanye baru dan dilengkapi dengan Presiden Baru. Seorang Barack Obama.

Sepanjang Perjalanan saya dari rumah ke sawah tempat mencari makan, beberapa Minggu belakangan ini sudah berdekorasikan Bendera beraneka warna. Bendera Bendera Parpol kontenstan yang akan berlaga pada Pemilu 2009 mendatang, Pemilihan Wakil Rakyat dan Pemilihan Pemegang Kursi R I SATU. Lebih dari sekedar jalanan yang berhiaskan warna warni Pelangi, banyak Caleg yang sudah mencuri curi start berkampanye dengan memanfaatkan berbagai momen dan event. Dalam bayangan Para Penjual Partai dan Figur Caleg di pasar pasar tradisional ala Indonesia, penggalangan masa dan bagi bagi rejeki masih dianggap cara yang ampuh supaya dagangan mereka laris manis.

Berbeda dengan Calo nya Obama yang menggarap pasar secara intelektual, memperlakukan konstituen sebagai makhluk ber neokorteks, nampaknya para jurkam ala negeri Roro Jonggrang ini lebih melihat pangsa pasar mereka di dominasi primata ber limbik kongkret yang bisa secara emosional memberikan apa yang mereka punya, mengikuti arus mayoritas yang gayeng regeng. Konstituen juga perlakukan tidak lebih dari primata yang butuh makan sehingga perlu dibagi bagikan sembako kepada mereka. Kalau di AS para pendukung menyumbang dana Kampanye kepada Kandidat Pilihan mereka, bukan menjadi rahasia kalau di negeri serba semalam ini, orang atau sekelompok orang lebih suka meminta sejumlah uang sebagai pengganti suara yang akan mereka berikan atau menghendaki jalan ke komplek mereka di aspal atau kompensasi fasilitas lain untuk dipertukarkan.

Berbeda dengan Amerika yang lebih dari 74% masyarakatnya melek dan menggunakan internet, teledensitas masyarakat internet indonesia yang baru 89 per 1000 [ data saya baca dari sini ], memang bukanlah suatu lahan subur untuk digarap. Tetapi berdasarkan grafik pertumbuhan yang menukik serta kecenderungan global, suatu saat nanti Indonesia juga akan memasuki babak dan wilayah baru dalam politik. Atau bisa jadi dalam semalam Bandung Bondowoso bisa memindahkan Panggung Politik Nasional dari pasar dan lapangan ke Gelanggang Media Informasi dan Internet. Sepertinya tidak ada yang tidak mungkin terjadi di Indonesia.

Baca lebih lanjut

Lelayu : Pak de Paham Meninggal

berita lelayu Telah meningal dunia dgn tenang pakde paham sidikan pada pkl 12san

SMS yang mengagetkan saya yang dikirim oleh Mas Sarwi, Innalilahi wa inna ilaihi raji un. Orang penting dalam hidup saya telah ditimbali untuk berpulang ke rahmatullah dengan tenang. Semoga Allah menganugerahkan maaf dan pengampunan terhadap semua khilaf beliau dan semua jejaknya di dunia diperhitungkan sebagai amal shaleh, serta ketabahan dan keikhlasan teruntuk keluarga besar beliau Bapak Paham

Jenazah akan dikebumikan pada hari ini pada sekitar pukul 13:00 WIB

PS : Rumah duka beralamat di : Sidikan, Umbulharjo, Yogyakarta

BBM turun := Setujukah anda?

Sebenarnya saya sadar bahwasanya seorang saya ini bukanlah orang yang secara tepat untuk turut berbicara mengenai penurunan atau kenaikan harga BBM. Pun sedemikian tidak tepatnya, saya tetap merasa berhak untuk angkat bicara sesuai dengan pandangan subyektif saya sebagai kawula bawah, penikmat apa saja yang menjadi kebijakan dan keputusan pemerintah atas.

Polemik tentang harga BBM kembali muncul ke permukaan setelah Harga Minyak dunia mengalami penurunan yang sangat drastis, dari sebelumnya pernah mencapai angka diatas US$ 150 per barel terus menurun sampai kisaran US$ 60 per barel pada saat ini dan diprediksi akan terus turun sampai dikisaran angka 50. Secara hitung hitungan awam seharusnya harga BBM di tingkat pelanggan juga seharusnya mengalami penurunan mengingat penetapan harga BBM oleh pemerintah menggunakan asumsi Harga Minyak Dunia. Jadi logika awamnya pemerintah harus segera menurunkan harga BBM. Banyak pihak yang telah melakukan hitung hitungan seperti ini sampai ada yang menemukan angka Rp 4400 per liter harga bensin di masyarakat. Bahkan seorang anggota DPR dari Fraksi PAN, Zulkifli Hasan menyeru pemerintah untuk menurunkan harga BBM.

Harga BBM turun …. Kedengaranya manis sekali. Baca lebih lanjut

Shalat Jum’at di Halaman …

Kemarin siang saya terburu buru untuk mencari masjid terdekat karena ternyata adalah hari Jum’at. Saya tahu kalau saya sudah hampir terlambat untuk menunaikan. Di masjid masjid juga sudah terdengar, walaupun tidak jelas karena deru deru mesin kesibukan kota, suara suara adzan yang menggema. Untuk sampailah saya pada Masjid Quatul Islam di Jalan Mataram no. 1 Yogyakarta  [saya tahu alamat lengkap ini karena membaca di papan nama setelah shalat Jum’at kelar ] Atau tepatnya Masjid ini berdiri kokoh disebelah utara Hotel Melia Purosani.

Sesampai di depan Masjid, ternyata Masjid sudah penuh sesak dan sebagian jamaah berdiri diluar Masjid menunggu bila masih ada tempat kosong. Setelah mengambil air wudlu, tidak lama kemudian Iqomah berkumandang, artinya saya tidak sempat mendengarkan Khotbah Jum’at. Tidak apa apa, paling tidak saya masih bisa ikut doa bersama.

Sungguh merupakan pengalaman sekali seumur hidup, karena saya menunaikan shalat Jum’at di bawah panas terik matahari di pelataran masjid Quwatul Islam. Sudah tidak kebagian tempat untuk shalat didalam. Sedangkan Jamaahnya mbludak. Memang wajar juga. Karena Masjid ini berada ditengah kota Yogyakarta dan masih di bilangan Malioboro.

Tidak kebayang kalau seandainya semua Muslim disekitar sini semua sadar untuk menunaikan shalat Jum’at. Sepanjang jalan ketergesa gesaan tadi masih banyak sekali saya temui orang orang yang dengan santai tanpa beban untuk meninggalkan shalat Jum at. Saya yakin banyak sekali dari mereka yang Muslim, saudara seiman saya …

Bagaimana menulis yang baik?

Tidak terasa sudah hampir setahun saja ^^dengan rajin menulis diblog ini. Saya tidak pernah berpikir panjang sebelum menekan tombol *publish* sehingga apa yang saya tulis pada teks editor muncul di https://jarwadi.wordpress.com dan semua pengguna internet dapat membaca apa yang saya tuliskan. Ketika membaca tulisan tulisan saya terdahulu geli juga bibir ini karena belakangan menyadari bahwa apa yang dituliskan ternyata tidak mudah dimengerti bahkan oleh diri saya sendiri, apalagi orang lain. Hanya satu hal saja yang selalu saya jadikan justifikasi untuk tidak berhenti menulis. Saya ingin menuliskan informasi dari sudut pandang subyektif saya dan blogging adalah untuk menyampaikan opini opini dan ide ide saya secara gratis untuk dapat dibaca orang lain. Syukur syukur dari pembaca sekalian ada yang dengan tulus ikhlas memberikan feedback. Terimakasih kepada teman teman saya dan pembaca sekalian yang telah dengan rela atau terpaksa membaca posting posting dalam blog saya dan terlebih yang telah dengan rela memperlelah jari jarinya untuk menulis komentar komentar. Saya tahu bahwasanya sayalah orang yang paling diuntungkan dengan menulis diblog ini walaupun tidak ada orang atau pihak yang membayar saya untuk menulis. Bahkan saya harus merogoh saku untuk membayar koneksi internet.

Prinsip dasar dalam tulisan tulisan saya adalah bahwa saya tidak menuliskan berita bohong dan fitnah.

Dulu, ketika saya menempuh studi di Sekolah Menengah, kalau tidak salah dalam pelajaran Bahasa Indonesia, pernah suatu kali diajarkan materi bagaimana menulis yang baik. Membuat tulisan atau karangan yang baik. Seingat saya, karena pasti lebih banyak yang sudah lupa, menentukan maksud untuk menulis, menentukan topiknya, membuat kerangka tulisan, mengembangkan ide dan gagasan dari kerangka yang sudah dibuat, kemudian mengimplementasikan kedalam suatu tulisan yang runtut, enak dibaca dan memenuhi kaidah bahasa yang baku, baik dan benar.

Kedengaranya ribet sekali untuk membuat suatu tulisan yang baik dan kenyataanya memang tidak mudah. Menurut saya butuh kesungguhan untuk membuat tulisan yang baik dan berbobot, tanpa kesungguhan ide yang cerdas dan tujuan mulia yang mengawali tangan tangan kita untuk bergerak mengetik di keyboard maka susahlah untuk mematangkanya. Setelah modal dasar berupa kesungguhan tentu saja adalah pengetahuan dan wawasan yang luas akan mewarnai setiap epik dari yang kita tuliskan. Tanpa banyak membaca dan khasanah kosakata pengetahuan tentu saja apa yang kita tuturkan akan terasa garing dan membosankan. Hal penting dalam membuat tulisan yang baik tentu saja adalah keterampilan yang hanya akan kita dapatkan dari latihan.

Belajar dari tulisan tulisan yang pernah saya publikasikan dan juga apa yang telah dilakukan orang lain dan tentu saja penulis penulis favorit saya. Banyak hal yang perlu saya lakukan untuk berbenah dan menata setiap tulisan. Karena tentu saja saya ingin memberikan yang lebih baik dan terbaik yang bisa saya lakukan. Berawal dari naluri saya untuk menulis, walaupun baru sebatas naluri yang belum keep align, itulah modal awal saya.

Biarlah saya berevolusi untuk menemukan bentuk yang pas untuk diri saya …

Survive di Pergantian Musim

Ngomong ngomong tentang pergantian musim dan pergantian cuaca pasti identik dengan terpengaruhnya kesehatan kita atau menurunya kualiatas kesehatan kita atau teman teman dan rekan rekan sekitar kita. Jujur saja kita semua disini sudah bosan dengan musim kemarau yang panjang tahun ini. Semua orang berharap segera datang musim hujan. Kalau selama ini sebagian orang disini yang punya cukup rejeki mengeluarkan kocek sekitar Rp 70.000 untuk setangki air untuk memenuhi kebutuhan minum, air bersih dan sanitasi dengan datangnya musim hujan berharap karunia yang di Atas berupa air bersih yang gratis dan melimpah. Maklum saja disini sarana water fasilities yang belum merata menjangkau semua penduduk. Mudah mudahan saja dalam waktu yang tidak terlalu lama ekploitasi dan perberdayaan sumber air dari pantai Baron dan Ngobaran dapat dengan baik terealisasi. Namun demikian dengan hadirnya pertanda pergantian musim pada saat ini yang merupakan kabar baik untuk kita semua disini karena artinya Musim Penghujan sudah lebih dekat. Ada satu tahapan dimana kita kita harus melewati dengan tanpa luka atau kalaupun sampai luka luka tidak sampai mati *dimakan cacing.

Bahwa tahapan tersebut adalah untuk tetap survive dan bisa beradaptasi dengan baik untuk melewati dengan selamat jembatan ^pancaroba^. Flu yang mewabah, diare, muntah muntah dan penyakit penyakit umum yang menjadi derita dan saat ini telah menjangkit teman teman bahkan keluarga.Walaupun seharusnya yang seperti ini tidak perlu terjadi apabila sebelumnya kita telah melakukan tindakan atisipasi dengan baik. Dan tentunya kesedaran kita semua untuk melakukan tindakan preventif secara integral –terpadu dan kolektif –bersama sama. Karena apa artinya kalau satu atau dua orang menjaga kesehatan diri dan lingkungan sementara yang lain cuek bebek. Virus Influensa diketahui mudah menyebar dengan cepat dan menulari siapa saya yang sedang dalam keadaan kekebalan tubuh sedang tidak fit. Buktinya apabila ada satu saja dari orang sekantor atau satu anggota keluarga yang kena jatah maka mudah mudah saja orang orang dekatnya tertular.

Apapun adanya Pergantian Musim yang bertandang merupakan TAMU yang banyak dinanti nanti sebagai kabar baik, yang perlu kita lakukan untuk tetap dapat menikmatinya adalah dengan mensyukuri dan membuat pilihan terbaik. Kita bisa melakukan hal hal didalam lingkaran pengaruh kita untuk tidak memperkeruh keadaan. Apa yang bisa kita lakukan adalah seperti menjaga higienitas kehidupan pribadi kita, menjaga kualitas ketahanan tubuh dan kebugaran kita, menjada diri dari potensi tertular wabah. Apabila diri terpaksanya terkena wabah dengan sadar menjaga lingkungan dan orang orang tersayang dengan membatasi interaksi dan kontak fisik dan segera men^treatment diri dengan tindakan medis yang tepat.

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah secara sosial menyampaikan informasi dan menggugah kesadaran orang orang terdekat kita untuk sadar diri akan kesehatanya dan mengajak mereka untuk hidup sehat dan higienis dan mempunyai sense of awarenes yang cukup sehinggu tercipta suatu budaya dan sistem sosial yang sehat dan berbudaya. Dengan demikian kita bisa menikmati tanpa kendala anugerah Allah.

Hujan itu turun dari atas karena memang pemberian yang di Atas

Buku tebal, malas ahh bacanya

Akhir akhir ini saya mengidap penyakit baru dalam kebiasaan saya. Kalau penyakit malas sebenarnya sudah mendarah daging. Bawaan sejak lahir. Bedanya malas yang ini adalah malas membaca buku. Terutama buku buku dengan cetakan tebal. Opo Tumon rek. Apa gerangan? Kalau beralasan sibuk, pasti bukan alasan rasional. Seperti dulu pun saya seperti ini. Sampai pagi ini masih ada beberapa buku tebal yang saya belum menyelesaikanya. Padahal saya membeli buku buku tersebut dengan pengorbanan luar biasa. Katakanlah 100 atau 200 ribu bukanlah nilai yang sedikit buat saya. Kalau misalkan saya pakai untuk menyambung makan, sudah berapa hari perpanjangan usia saja.

Malas. Tak Sabaran. Saya ingin mendapatkan segala sesuatunya dengan serba instant. Walapun saya juga tahu kalau ini tidak baik [dan tidak benar] Malas melihat daftar isi pada buku dan membuka ratusan/ ribuan lembar halaman. Maka kehadiran sang Penyihir Mr Google paling menarik perhatian saya. Dan atas saran Kakek sihir itulah saya meletakan buku buku tebal tersebut di Almari atau menaruhnya sebagai alas tidur.

Artikel, Berita, Blog adalah informasi praktis, singkat dan cepat saji dari dunia maya. Mencerna beberapa paragraf hidangan cepat saji dari dunia maya, segera menggantikan makanan penuh nutrisi yang telah membesarkan saya sampai menjadi manusia. [Manusia seperti sekarang seperti Manusia]

Saya tidak tahu apa efek samping dari makanan cepat saji yang saya konsumsi setiap hari seperti ini? Saya tidak ingin kolesterol dan gula darah saja meningkat? Tapi bagaimana caranya agar kembali ke alam natural?

H 15 Ramadhan

Bulan persis mengambil posisi Horisontal> Memerah. Menjelang meninggalkan malam ke 15 Ramadhan 1429 H. [Pasti bulan sudah sampai peristirahatanya ketika tombol *Post* saya tekan. Yah. Hari ini adalah H 15 Ramadhan. Hari Senin. Hari yang tepat berdiri ditengah tengah Ramadhan.

Sudah yang terbaikah ibadah yang kita kerjakan dengan ikhlas selama Ramadhan ini? Sudah berapa banyak Tadarus yang terucap dari Mulut penuh dosa ini? Doa doa yang terpanjatkan. Iftighfar. Syukur dan Pembelajaran.