Semangat Teknologi Open BTS

Saya kemarin hampir tidak bisa mengikuti demo dan tutorial Open BTS oleh kang Onno W Purbo di acara Jagongan Media Rakyat yang bertempat di kampus APMD Yogyakarta. Rencana saya untuk datang pagi-pagi mendadak batal karena urusan kerjaan dadakan pula. Saya baru bisa berangkat siang harinya dan bisa tiba di kampus setelah saya menunaikan shalat Jum’at lebih dulu. Padahal acara dijadwalkan selesai pukul 12:00. Untungnya pesawat yang membawa kang Onno dari Jakarta mengalami delay. Jadi saya masih bisa menyusul acara yang akhirnya selesai pada jam setengah empat. πŸ™‚

Demo dan Tutorial Open BTS oleh Onno W Purbo

Demo dan Tutorial Open BTS oleh Onno W Purbo

Akhirnya saya bisa melihat dari dekat perangkat-perangkat open BTS dan mengikuti tutorial dan catatan-catatan pengembangan dan uji coba yang dilakukan oleh kang Onno dan teman-teman dari Internet Sehat. Mengenai teknologi Open BTS sendiri bisa dibaca di wiki yang ditulis kang Onno di sini. Tutorial Open BTS kemarin pun persis seperti yang bisa dibaca di wiki ini.

Bagi saya yang selalu menarik dari mendatangi tiap tatap muka tutorial demo workshop kang Onno adalah Baca lebih lanjut

Bakmi Jawa yang Enak di Wonosari, Dimana?

Bakmi Jawa

Bakmi Jawa

Kawan dari Cianjur (Jawa Barat) ketika semalam kami tawari ajakan makan memilih ingin mencicipi Bakmi Jawa. Ia penasaran dengan Bakmi Jawa asal Gunungkidul yang terkenal enak-enak.

Bicara kuliner malam khas Wonosari memang belum afdol tanpa mencicipi Bakmi Jawa. Bakmi Jawa ada dimana-mana di tiap sudut malam kota Wonosari dan sekitarnya. Mana yang enak?

Bibir saya hampir menyebutkan nama seorang tukang Bakmi Jawa di Piyaman Wonosari. Untungnya nama itu belum terlanjur terlisankan. Saya spontan teringat apa kata Herman Saksono. Apa yang membuat Bakmi Jawa khas adalah lidah tiap orang selalu berbeda dalam merasai Bakmi Jawa. Tidak ada selera umum yang menobatkan Bakmi Jawa yang paling enak dimana. Tidak ada hegemoni selera seperti Soto Tan Proyek untuk cita rasa persotoan, Pak Turut untuk persatean, Mbok Sidas untuk persambelgorengan, Yu Jum untuk pergudhegan dan sebagainya.

Foto di atas adalah Bakmi Jawa yang dimasak oleh chef Suradi yang mangkal di depan garasi bis Maju Lancar. Kalau lidah saya merasa bakmi jawa pak Suradi ini agak manis-manis gurih. Meski saya tidak suka manis pada makanan berasa gurih, toh saya melahapnya dengan tuntas. πŸ˜€

Kalau menurut Anda, Bakmi Jawa mana yang paling enak cocok dengan selera? Atau belum pernah mencicipi? Yuk bareng kulineran malam Wonosari. πŸ™‚

Menilai Uji Kompetensi

Oleh corporate dimana biasanya saya nongkrong, saya dimintai bantuan untuk mewakili mereka memenuhi permintaan beberapa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) untuk menjadi assessor eksternal (penguji dari industri) untuk Uji Kompetensi Produktif. Uji Kompetensi Produktif itu semacam tugas akhir untuk siswa-siswi kelas 3 SMK sebagai salah satu penentu kelulusan.

Menjadi penguji yang kerjanya menilai dan membubuhkan tanda tangan dan angka-angka itu seolah pekerjaan yang mudah. Menurut saya tidak demikian. Apalagi nilai-nilai yang akan diberikan ini sedikit banyak berpengaruh terhadap masa depan seseorang. Apalagi kali ini yang akan dinilai adalah kompetensi Multimedia. Yang mana sebagian yang dinilai adalah kemampuan seni. Bukan hanya teknik mengoperasikan software multimedia.

Jadi bagian kerja assessor adalah menilai karya seni siswa-siswi SMK? Ini mirip dengan mencicipi makanan. Selera (dan preferensi) Β sangat menentukan. Jadi bagaimana bisa memberikan penilaian yang obyektif. πŸ™‚ Ini menjadi beban moral tersendiri. Baca lebih lanjut

Orang Teknik Itu Lemah Administratif

Dalam rangka menyambut audit standar manajemen mutu, beberapa teman engineer saya pada beberapa malam belakangan ini bekerja lembur sampai larut malam. Bekerja lembur untuk beres-beres hal-hal yang bersifat administratif yang selama ini kebanyakan terbengkelai dan tidak rapi.

Di sela-sela kerja lembur itu seorang teman saya nyeletuk, “Orang teknik itu pasti lemah dengan hal-hal administratif.” Hmmm. Saya pun segera teringat pengalaman saya bekerja selama bertahun-tahun dengan engineer dan orang-orang teknik. Sependek yang saya ketahui memang hal-hal administratif sering jadi masalah. Bukan hanya masalah orang Indonesia yang dari sononya seolah lemah disiplin dan hal administratif. Beberapa teman engineer saya dari Jerman dan dari negara tetangga juga begitu.

Passion mereka memang lebih ke arah ekplorasi kemungkinan-kemungkinan baru untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan kongkrit secara rasional. Mereka berorientasi ke goal -nya. Dalam hal ini hal administratif seperti log book dan perangkatnya hanya tool saja. Yang barangkali dalam pikir mereka bisa digunakan dan bisa pula tidak.

“Orang teknik lancar ngerjain something administratif itu Banci. Bukan orang teknik sejati. Ngga gentle“, teman saya itu melanjutkan candaannya. Kami semua tertawa.

Alih-alih saya kira bukan hanya orang teknik saja yang lemah mengerjakan hal-hal administratif. Seniman, musisi, penyanyi pun demikian. Maka itu mereka butuh manager. Bener ngga sih

Terus Belajar Menulis

Melalui twitter seorang teman saya, Pall, mengomentari posting saya yang ini. :

Benar juga apa kata Pall, Β tulisan saya sendiri saja selama beberapa tahun yang sudah banyak sekali ini belum terlihat semakin baik. Baik isi maupun cara penulisannya. hihi. Padahal salah satu yang saya inginkan dari nge-blog itu sendiri adalah belajar menulis. Belajar menyampaikan gagasan melalui tulisan.

Terus … ? Komentar Pall ini menurut saya gagasan menarik yang perlu saya bagikan di sini. πŸ™‚

Membuka Kado

Adalah kebanggaan tersendiri bagi banyak orang ketika di hari-hari istimewa seperti ulang tahun, anniversary dan sejenisnya mendapatkan perhatian dari sahabat, keluarga dan handai taulan berupa hadiah dan aneka kado yang dipersiapkan secara special pula. Tidak jarang pula saya melihat orang-orang dengan bangga dan perasaan lepas menceritakan dapat kado ini itu dari si Ini si Anu sampai berbusa-busa.

Namun lain halnya saya. Saya merasa bingung harus menjawab apa bila ditanya, “Eh kemarin kado dari si Anu apaan sih?“, “Siapa saja kemarin yang ngasih Kado Ultah. Ada banyak kan?“, “Eh, maaf ya, kemarin saya kelupaan ngga ngasih Elu, kado?“, “iPad 2 yang kamu pakai itu kado dari siapa?” Enak saja, ini iPad 2 Β sih bukan kado. “Trus?” Pinjaman dari corporate. :p

Pikir saya begini: Kalau saya mengumbar si A ngasih hadiah X, si B ngasih kado Y dan si C mengirim gift Z, takutnya dikira saya membanding-bandingkan. Tetapi kalau saya menyimpan kado-kado yang saya terima seperti sekarang, mungkin saya akan memakai gadget-gadget yang dikadokan itu setelah cukup waktu berselang, bisa jadi si pemberi kado mengira saya sebagai orang yang tidak tahu berterimakasih. Namun saya percaya teman-teman saya tidak seperti itu. Mereka adalah orang-orang yang bisa mengerti. Termasuk mengerti pemikiran saya bahwa sebuah perhatian tulus itu bisa diungkapkan dengan cara apa saja.

Bagaimana? Apakah Anda akan menyimpannya sebagai sesuatu yang personal? Atau membuka kado dan mempersilakan orang lain untuk tahu?

Notifikasi Baru Di WordPress.com

new wordpress notification

new wordpress notification

Beberapa hari terakhir ini saya sering melihat ada angka merah di pojok kanan atas bila sedang membaca-baca blog-blog wordpress. Rupanya itu adalah notifikasi baru yang difiturkan oleh wordpress. Saya pun kemudian suka mengklik angka notifikasi itu. Notifikasi itu memberitahukan jika blog wordpress kita punya follower baru, ada comment baru pada posting kita dan bila ada reply pada comment kita di sesama blog wordpress milik orang lain.

Menurut saya notifikasi baru yang dipasang oleh wordpress ini sepintas mirip kalau tidak mau dibilang persis dengan yang telah digunakan oleh Google+. Dan sama-sama saya suka. Terutama bila saya ingin mengikuti atau memantau diskusi di tulisan di blog wordpress yang lain. Notifikasi baru ini saya rasakan lebih efisien diikuti daripada notifikasi melalui email yang lebih dulu dipakai oleh wordpress.

Makin lama wordpress ini makin rajin berbenah dibanding layanan-layanan sejenis agar makin disukai oleh orang-orang yang ingin lebih concern pada content. Mungkin kekurangan wordpress.com yang free adalah keterbatasan untuk mengoprek html dan relatif kurang SEO friendly dibandingkan Blogspot. Apa lagi? πŸ™‚

Orang Baik Ada Dimana?

TV di rumah keluarga saya saat ini sudah berusia satu tahun lebih. Alhamdulillah belum rusak. Dan tiap hari masih menyuguhkan tontonan tentang banyak hal.

Untuk diketahui selama hampir sepuluh tahun sebelumnya di rumah keluarga kami tidak punya TV.

Rupanya selain memberi suguhan tontonan. TV di rumah kami ini memberikan suatu pelajaran yang sama sekali baru bagi keluarga, terutama bagi simbok saya. Saya katakan terutama bagi simbok karena simboklah yang mantap mengatakan berkali-kali kesimpulan dari hampir tiap hari menonton TV selama satu tahun lebih.

β€œTidak ada orang baik di Indonesia” Simbok melanjutkan: Di Indonesia itu isinya orang-orang jahat, dimana-mana orang korupsi, pencuri, hukum tidak adil, cantik-cantik tapi berbohong di bawah sumpah, kecelakaan tiap hari terjadi, kemiskinan terjadi dimana-mana, anak-anak tidak benar-benar sekolah, kekerasan antar agama, pemerkosaan, … apa lagi. 😦

Kalau dipikir-pikir benar ngga sih kata simbok “Tidak ada orang baik di Indonesia”. Atau yang benar begini “Tidak ada orang baik di TV-TV Indonesia” Kalaupun sulit sekali mencari orang-orang baik, setidaknya saya pernah punya dan menuliskan sedikit cerita orang baik di sini.

Mencoba Skype Mobile Telkomsel

Skype Telkomsel Promo

Skype Telkomsel Promo

Kamis, 16 Februari lalu saya mendapatkan email promo dari skype. Promo ini rupanya adalah kerjasama dengan operator pelat merah, Telkomsel. Skype dan Telkomsel dalam promo ini menawarkan gratis biaya data sampai tanggal 29 Februari 2012 bagi pengguna skype yang meng-install aplikasi Skype mobile di perangkat Blackberry dan Android. Setelah lewat masa promo akan dikenakan biaya pemakaian data reguler atau bisa membeli paket data Skype dengan harga Rp 25.000,- per bulan untuk unlimited penggunaan Skype Telkomsel Mobile. Term of Service-nya bisa dibaca di sini.

Saya memang pernah mendengar sepintas kabar adanya aplikasi Skype for mobile, namun saya baru tertarik meng-install aplikasi ini kemarin. Dengan mengikuti link yang ada ada email itu, ukuran file Skype Telkomsel mobile untuk Blackberry sebesar 3,5 MB, namunΒ proses instalasi berjalan cepat dan lancar. Proses login di Skype Telkomsel Mobile pun lancar-lancar saja.

Skype Telkomsel Mobile Apps on Blackberry

Skype Telkomsel Mobile Apps on Blackberry

Permasalahanya ketika saya ingin mencoba bercakap-cakap dengan skype, karena teman saya tidak ada yang sedang online. Muncul ide untuk membuat account baru Skype untuk saya gunakan melalui PC saya. Pada percobaan ini suara percakapan terdengar bagus.

Kalau pada percobaan pertama adalah panggilan Skype dari PC ke Blackberry, maka saya ingin mencobanya untuk membuat panggilan handset ke handset. Saya ingin mencoba panggilan Skype dari Skype Telkomsel Mobile ke sesama Skype Telkomsel Mobile. Saya meraih Handset Adroid Sony Ericsson Xperia 10 mini pro dan menginstall Skype Mobile.

Nah, panggilan antar Skype Telkomsel Mobile pun terjadi antara handset Blackberry dan handset Android. Kualitas suara percakapan terdengar bagus. Suara cukup jelas dan enak didengar selayaknya kita bercakap cakap telepon pada umumnya. Baca lebih lanjut

Make It Happen

Some people want it to happen, some wish it would happen, others make it happen. –Michael Jordan

Hari ini saya ingin menuliskan sebuah ucapan “Selamat Ulang Tahun Β Jordan“. 17 Februari 2012 merupakan ulang tahun ke 49 Michael Jordan. Bila kiamat tidak jatuh pada tahun ini, tepat setahun lagi Jordan akan merayakan ulang tahun emas.

Saya tahu Jordan hari ini tidak akan membaca ucapan selamat yang saya tulis ini. Besok dan lusa pun pasti ucapan ini tetap menjadi bagian dari tak terbilang ucapan yang mengalir dari penjuru-penjuru dunia untuk Jordan yang tidak akan pernah sempat ia baca. πŸ™‚

This isn’t why I don’t make any wishes to him, but because he already made them all, instead. πŸ™‚