Opera 10 on uBuntu 9.04

Kesan yang muncul saat pertama kali menjalankan Opera 10 di mesin ubuntu 9.04 adalah tampilan yang ciamik. Benar, saya tidak bohong. Desain tab yang baru ini membuat menjadi susah bagi mata saya untuk tidak jatuh cinta. Bagi saya penampilan Opera 10 merupakan yang paling sedap dipandang sejak rilis terdahulu Opera browser, bahkan dibanding dengan browser browser kondang seperti Firefox 3.5 dan Safari 4.0 sekalipun.

opera10

Cukup terasa, peningkatan kecepatan yang disajikan versi 10 ini dibanding pendahulunya, Opera 9.0. Memang saya belum mencoba membandingkan dengan performa Safari 4.0, Firefox 3.5 atau pun dengan browser manapun.

Sepertinya, selain tampilan sexy, fitur andalan v 10 adalah “Turbo”. Dimana fitur ini telah lebih dulu sukses menggawangi Operamini menjadi raja diraja dalam ranah browser ponsel yang mendukung java. Fitur ini utamanya bermanfaat bagi netter dengan bandwidth pas pasan. Sama seperti versi Opera mini, Turbo merupakan transparent proxy yang akan mengkompress data dari website yang kita request agar proses transfernya kompromostik dengan kemiskinan jalur data ke internet tadi.

Saat ini, ketika saya sedang terhubung ke internet dengan sambungan broadband, dan iseng mengaktifkan fitur turbo, dengan nyaman situs rich content seperti facebook, plurk, twitter dan wordpress dashboard dapat saya selusuri dengan mulus. Mudah mudahan kemulusan browsing menggunakan fitur Turbo juga berlaku ketika saya sedang menggunakan sambungan gprs ke internet.

Kendala, ya, kendala memang ada. Pertama kali yang saya temui adalah kegagalan mengunggah gambar gambar ke facebook menggunakan java uploader, teks input sering kali macet, dan taukah anda bahwa saya mengulang posting ini beberapa kali karena tiba tiba selama pengetikan tadi teks yang saya buat tiba tiba hilang dan editor macet tak bisa di apa apakan, fitur chat dalam yahoo mail yang tidak muncul,–kalau chat melalui webmessenger sebenarnya bukan masalah. Memang saya belum bisa memastikan dimana letak permasalahan dari sedikit kejadian yang mengendala ini. Bisa jadi Opera 10 nya, bisa juga terjadi karena Sistem Operasi Linux ubuntu Jaunty Jackalope.

Apakah anda sudah mencoba menggunakan Opera 10? Bagaimana pengalaman anda menggunakan browser ini?

Uups, my delicious

deliciousjarwadi

Untuk sesaat kepala saya tadi menjadi pusing – pusing. Memangnya kemana saja bookmark yang selama ini saya delicious-kan. Yang merupakan point point rekam jejak dalam mengais satu demi satu informasi di kemaya mayaan. Memangnya ada kesalahan sistem di delicious atau kerjaan orang orang iseng.

OMG, ternyata …

http://  delicious.com  /jarwadi itu bukan milik saya. Milik saya itu http://  delicious.com /jarwadiku. Benar. Dulu ketika saya menginginkan nama account delicious ini, ternyata orang lain yang bukan saya telah lebih dulu menggunakan.

Useful Shortcut to Ease the Work with gnome

Dalam banyak hal, memintas, perbuatan mengambil jalan pintas dipercayai sebagai sesuatu yang tidak baik atau membawa dampak jangka panjang yang buruk. Orang jawa bahkan menyebutnya “nasak” dan ada unen unen berbahasa Jawa “Dadi uwong ojo seneng tumindak nasak“.

Namun demikian, saya pikir, mencoba untuk menggunakan jalan pintas atau shortcut dalam bekerja dengan gnome tidaklah masalah. Percayalah dengan kata kata saya ini.

Baru saja oleh mbah Surip eh Google, saya di referensikan link berikut http://www.novell.com/coolsolutions/tip/2289.html , dari pada saya menunjuk sebelah kanan bawah working desktop untuk berpindah antar desktop pada uBuntu. Dan memang betul, berpindah antar desktop dan windows dengan menyeberangi shortcut sangatlah menghemat waktu.

Hanya menurut pengalaman pribadi saya, yang sedikit kurang terbiasa adalah bahwa saya harus mulai membiasakan menekan bersamaan tombol Ctrl+Alt dengan jemari tangan kanan. Selama ini saya terbiasa menggunakan jari jari tangan kiri. Ya sudah kalau memang demikian maka biarkan giliran jari  tangan kanan saya berlatih … 🙂

Anda penasaran ingin mencoba; silahkan klik link berikut :

http://www.novell.com/coolsolutions/tip/2289.html

Share my vivid evening is one-two-three with the twitpic

twitpic

I just need a simple point and shoot camera equipped cellphone and working data connection but the 3G/HSDPA ready is preferred. A secret email address to send the taken pictures will be given after the twitpic account set up. Now every pictures sent to that secret email address will be posted on public time line provided by twitpic and the mail subject will the twit.

Really one-two-three! Stay where you are and sharing every vivid freeze-ed moment  doesn’t need to wait. Just do it now  on location.

You may click http://twitter.com/jarwadi to view my share

What does Plurk’s Karma mean?

karma2009-07-30_071822

I don’t exactly know what plurk’s karma means since I generated my micro blogs for time lining and documenting my ideas into single line form factor.

http://plurk.com/jawara

Blogged with the Flock Browser

My Top 3 Web Browser runs on XP

Recently, though I use my Windows XP just for sometimes, — I prefer to do my internet stuff by using my uBuntu Box, but when I need to go online while I am working to operate my office administation software which is Windows based. The above screen shooted browser are the three of my favorite.

Safari 4.0 is known as the fastest browser ever made powered by Nitro engine. Since so many add ons and plugins widely available on the internet and the most of, people can use it freely. So this is the power of Firefox 3.5 to lure so huge interest. My Forefox 3.5 already has been instrumentated with certain plugins meets my daily. Gecko is now new muscle system for Firefox 3.5 to challenge its competitor Nitro powered, Safari 4.0.

Social Networking sites are now has became part of almost every homosapiens. Flock developers knew this and made a good translation into such browser especially designed for this purpose. With Flock, it is very easy to get stick and follow our online buddies activity. Now adding Photos from Digital Camera  into my Facebook and Picasa account are something effortless. I don’t need Photoshop just for resizing large photograph to meet the speed of my internet connection and make my storage quota more efficient.

Did you know I also blogged this post with Flock Browser

Blogged with the Flock Browser

Memulihkan uBuntu bootloader

Tadi pagi saya sempat merasa celaka akan kehilangan instalasi ubuntu saya dan kemudian harus menginstall dan men set dari awal lagi. Hal itu berawal ketika saya mengubah default boot nya ke Windows dan lupa mengganti angka time out. Angka time out ini dulunya saya ganti menjadi 0 agar boot menjadi lebih gegas.

Ada beberapa aplikasi yang hanya bisa dijalankan di Windows. Itu tadi mengapa saya melakukan itu. Dan ketika saya me reboot laptop untuk ke ubuntu lagi, ternyata sudah tidak bisa.

Saya sempat pusing juga.

Tetapi sebelum memutuskan untuk meng install ulang Windows, saya berpikir untuk mencoba beberapa alternatif. Diantaranya ingin melakukan sesuatu dengan file menu.lst di bootloader. Saya mengambil flash disk yang dulu saya gunakan untuk menginstalasi dan memboot secara live. Ternyata file menu.lst dapat dengan mudah saya temukan dan edit secara manual.

Dengan beberapa perubahan akhirnya saya dapat lagi mem boot ke ubuntu 9.04. Horeeee …

Temperatur yang Kontras : Tantangan Kebugaran

Beberapa Minggu ini, cuaca malam di desa saya menjadi sangat dingin. Sementara di siang harinya Temperatur kembali menukik. Ini merupakan tantangan bagi kebugaran tubuh. Terutama tubuh yang kemampuan adaptive nya tidak maksimal seperti tubuh saya.

Bila cuaca boleh dikambing hitamkan, maka paling tidak perubahan temperatur yang kontras antara siang dan malam telah menyakiti kesehatan saya sehingga terpuruk meler selama seminggu. Tetapi, alhamdulillah, mulai saya menulis posting ini, tanda tanda perbaikan kesehatan telah mulai terasa.

Kemudian seiring memasuki lebih jauh musim kemarau, tantangan kesehatan yang tidak kalah ganasnya adalah debu musim kemarau yang menyertai musim kering berangin. Ini merupakan signal intelegen yang harus dapat saya terjemahkan menjadi sesuatu yang kongkrit berupa tindakan antisipasi agar kesehatan dan aktifitas saya tidak sampai terganggu dan melumpuh 😀

Sumber :

http ://bmg.go.id
http ://weather.com

Kompas atau Firefox 3.5.1 nya?

Saya tidak tahu apa yang menjadi penyebab keanehan ini. Kalau boleh menebak nebak maka kemungkinanya ada beberapa. Bisa Firefox nya 3.5.1 yang belum sepenuhnya kompatibel dengan beragam website. Bisa website nya Kompas. Atau instalasi ubuntu saya. Memang saya belum mencoba mengamati dengan komputer bersistem operasi beda atau web browser lain.

Pop up seperti itu hampir selalu muncul ketika saya membuka halaman Kompas. Lebih mengganggunya adalah penggunaan procesor berlebih. Bila sedang tidak membuka kompas di monitor terlihat antara 5 – 20 an persen, tetapi bila dengan Kompas beranjak naik ke 60 – 70%.