Cermati Sebelum Memilih Jenis Tabungan di Bank

cermatiDulu alasan saya ketika membuat tabungan di bank adalah agar saya mempunyai sebuah rekening yang kelak akan bisa saya gunakan untuk menerima gaji, untuk transaksi tranfer uang antar bank, membayar tagihan kartu kredit membayar pengeluaran-pengeluaran rutin dan pengeluaran-pengeluaran atau pemasukan sejenis. Saya belum pernah berfikir bahwa tabungan di bank bisa digunakan sebagai alat untuk mengamankan sebagaian penghasilan agar kelak suatu saat nanti bisa mengambil manfaatnya. Investasi adalah kata yang amat asing bagi pemahaman saya saat itu.

Tak ayal sebelum membuka rekening bank dulu, saya tidak pernah memperhatikan keuntungan-keuntungan apa saja yang ditawarkan oleh jenis-jenis tabungan dari bank-bank itu. Saya hanya ikut-ikutan teman-teman saya ke bank mana akan membuka rekening atau menuju ke bank yang mempunyai kantor cabang terdekat dari kantor atau tempat tinggal saya. Baca lebih lanjut

Khotbah Jum’at: Tingkatan Puasa

IMG_3970

Saya tadi kebetulan shalat Jum’at di Masjid Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jalan Cik Ditiro Yogyakarta. Kebetulan saya sedang ada sedikit urusan di kantor Muhammadiyah itu.

Memasuki ruangan masjid pada pukul 11 lebih saya mendapatkan masjid itu masih belum banyak terdapat jamaah. Jadi saya setidaknya masuk 10 besar orang yang datang lebih awal di majelis shalat Jum’at. Ini peristiwa cukup jarang karena biasanya saya datangnya menjelang adzan. Baca lebih lanjut

Mencicipi Nasi Liwet Jambal Roti

Buku Menu di The KiosK Dago

Buku Menu di The KiosK Dago

Saya selalu bingung ketika dihadapkan dengan daftar menu di rumah makan seperti ini. Memilih beberapa dari banyak sekali jenis masakan yang fotonya bagus-bagus semua jelas susah. Memesan semua yang ada di daftar menu jelas bukan pilihan. Nanti repot di akhir dengan apa membayarnya. Untungnya, malam itu di The KiosK Food Market Dago ada teman lama saya, Ermaya, yang merekomendasi beberapa yang harus saya coba.

Kami pun kemudian menulis: Cireng Cipaganti, Tahu Gejrot, Nasi Liwet Jambal Roti,Jus Jeruk, Teh Lemon dan air mineral. Dua yang terakhir saya pesan karena biasanya saya sulit makan tanpa cukup minum. …

Cireng Cipaganti

Cireng Cipaganti

Tahu Gejrot Sukabumi

Tahu Gejrot Sukabumi

Nasi Liwet Jambal Roti

Nasi Liwet Jambal Roti

Baca lebih lanjut

Tips Survive Hadapi Musim Pancaroba

Beberapa minggu ini di desa dimana saya tinggal hujan sudah mulai berhenti turun. Hawa dingin menusuk tulang mulai turun pada malam sampai pagi hari. Terik menyengat pada siang harinya. Debu-debu jalanan mulai beterbangan dihembus angin awal kemarau. Pancaroba tiba.

Tidak semua orang bisa mudah beradaptasi tiap kali perubahan musim ini tiba. Flu, pilek, batuk, radang tenggorokan, kulit mengering dan sejenisnya mudah menjangkiti siapa saja. Saya sendiri harus menaruh ekstra waspada dan perhatian lebih mengingat biasanya ini adalah masa-masa yang tidak begitu mudah untuk dilalui tanpa cedera.

Berikut ini adalah beberapa tips yang biasanya saya praktikan yang mungkin bisa dicoba siapa saja agar sehat selamat melewati musim pancaroba:

Hindari minuman ber-es. Udara yang kering dan panas yang menyengat pada siang hari adalah godaan yang sering kali tak tertahankan untuk menikmati minuman dingin ber-es, es krim, dan sejenisnya. Minuman sangat dingin bukan meredakan rasa haus alih-alih malah menjadikannya menjadi-jadi. Saya sendiri sudah lama jarang tidak minum minuman ber-es kecuali sport drink pada saat dan setelah latihan lari. Untuk mengelola minuman dingin tubuh memerlukan usaha berlebih yang bisa berakibat menurunnya daya tahan tubuh.

Perbanyak minum air putih (maksud saya air jernih). Dingin pada malam hari membuat kita malas minum padahal tubuh kita tetap memerlukan cairan seperti biasanya. Sedangkan pada siang hari cuaca yang panas membuat tubuh berkeringat lebih. Selalu siapkan minuman yang sehat, kalau perlu bawa botol minuman agar kita mudah untuk sewaktu-waktu minum. Minumlah bahkan ketika belum merasa haus. Setidaknya selalu jaga tenggorokan kita basah.

Perbaiki pola makan dengan nutrisi seimbang. Bila Anda seperti saya tidak sedang menjalani diet khusus, maka jangan terlewat sarapan dan jangan sampai terlambat makan siang. Kebanyakan orang makan malam tidak sering menjadi masalah, karena biasanya adalah waktu terbaik bersama keluarga.

Apa yang perlu diperhatikan adalah kualitas apa yang kita makan. Pastikan apa yang menjadi menu makan kita mengandung nutrisi yang seimbang. Perhatikan apa sumber protein sehat dan jangan lupakan sayur, buah dan sumber serat yang penting bagi tubuh. Bila makan siang atau makan malam di luar rumah, pastikan memilih tempat makan yang higienis. Tidak kalah penting adalah hindari ngemil junk food. Terakhir ini susah. Ketika saya mengetik posting ini di meja saya sudah terhidang sepiring gorengan yang sangat berminyak. 😀

Kenakan Masker bila bepergian. Ini terutama yang bepergian mengandalkan moda transportasi angkutan umum seperti saya dan mereka yang mengendarai sepeda motor. Masker sangat penting untuk mencegah debu masuk mengotori paru-paru dan melukai saluran pernafasan kita. Penting juga untuk menghambat sebaran virus dan bakteri yang mungkin tersebar di tengah kerumuman. Baca lebih lanjut

Browsing Cepat dan Hemat Data dengan Opera Mini

Saya tidak pernah mengira saya akan menginstall Opera Mini di iPhone yang saya gunakan sehari-hari. Sejujurnya Safari adalah browser yang telah memberikan pengalaman terbaik untuk browsing menggunakan perangkat genggam berlayar 4″. Sampai beberapa minggu yang lalu, jaringan seluler Telkomsel yang saya gunakan mengalami gangguan yang tidak kunjung selesai diperbaiki.

Ini mengingatkan saya dengan Operamini yang saya pasang di fitur phone Sony Ericsson yang saya gunakan dulu sangat lama. Opera mini mempunyai fitur unik, yaitu memanfaatkan proxy server mereka, proxy server yang berfungsi mengkompres konten website yang kita request sebelum konten itu di-deliver ke ponsel kita. Fitur ini akan membuat data yang dikirim ke ponsel berukuran makin kecil dari aselinya sehingga bisa dilewatkan jaringan yang tidak cepat. Fitur ini tentu akan membantu menghemat kuota pemakaian data. Pikir saya lagi, Opera mini bisa membantu saya menghemat kuota agar cukup sampai akhir bulan. Kuota 4 GB per bulan dari Telkomsel kini terasa makin sedikit saja.

Untuk iPhone, Opera Mini bisa di-install dari App Store. File instalasi tidak bisa dikatakan kecil, yaitu 29 MB. Sebaiknya download Opera Mini dengan koneksi Wifi atau setidaknya 3G. Bila memaksakan mengunduhnya dengan koneksi 2G tentu cukup menguji kesabaran.

IMG_3349

Selesai diinstall Opera Mini siap digunakan seperti pada umumnya browser. Secara default ada beberapa thumbnail yang memudahkan browsing ke situs-situs tertentu. Thumbnail ini bisa ditambah atau disunting sesuai kebutuhan.

Baca lebih lanjut

Pantai Ngobaran, Menemukan Bali di Gunungkidul

Siapa bilang liburan ke Jogja tidak bisa menemukan kombinasi pantai pasir putih, sunset yang menghanyutkan dan pura yang berdiri anggun bernuansakan negeri dewata, Bali. Bila kamu belum percaya mungkin pantai Parangtritis, pantai Parang Kusumo dengan “wisata malam minat khusus’nya, pantai Glagah, pantai Depok dan deret pantai lainnyalah yang lebih kamu kenal.

Adalah pantai Ngobaran, pantai yang terletak di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari, kabupaten Gunungkidul, tempat yang berjarak kurang lebih 70 km ke arah tenggara dari pusat kota Jogja. Kamu bisa menemukan nuansa Bali setelah berkendara melawati jalan berkelok-kelok menembus pegunungan seribu.

Gerbang Pantai Ngobaran

Gerbang Pantai Ngobaran

Sebelum memasuki kawasan pantai, pengunjung akan disambut dengan gapura dan patung-patung bercorak Hindu. Patung-patung yang seolah mempersilakan sekaligus menegaskan pesan agar adab, etika dan kesantunan selalu dijaga di wilayah ini.

Jauh-jauh sampai di “Bali” rasanya mubadzir bila menyia-nyiakan untuk tidak langsung berpose. Mau narsis saja pakai banyak alasan. 😀

2013-03-10 14.29.25

Phew! Ada banyak hal menyenangkan yang bisa kamu lakukan di sekitar pantai ini. Duduk-duduk seperti ini, membiarkan wajah diterpa oleh angin yang membawa buih-buih air laut Samudra Hindia, menyilakan kedamaian merasuki jiwa.

2013-03-10 13.16.49

Baca lebih lanjut

Apa yang Menarik dari LG G4?

lg-g4-preview-main

Smartphone Android LG yang pertama kali saya miliki adalah LG L9. Merupakan pengganti dari smartphone Android saya sebelumnya yang hilang tercecer. Smartphone sebelumnya adalah pabrikan S*ms*ng, senegara asal dengan LG L9.

Kesan pertama saya menggunakan LG L9 yang berukuran layar 4.7″ saat itu adalah keyboard yang terasa lebih nyaman digunakan untuk mengetik bahkan ketika saya baru beberapa jam menggunakan ponsel itu. Layar yang cukup bagus dan desain body yang menurut saya juga bagus merupakan kesan tersendiri buat saya.

Satu setengah tahun yang lalu saya juga merasakan performa ponsel yang cukup baik untuk kategori smartphone mid range. Sampai seiring banyaknya update fitur dari beberapa kali aplikasi yang saya gunakan membuat beban kerja sistem pemrosesan LG L9 ini bertambah. Dan tentu saja mau tidak mau untuk mendapatkan performa optimal saya perlu menggunakan hardware yang lebih sesuai dengan jamannya, yang lebih kekinian.

Bila merasa cocok dengan desain-desain dan penyesuaian-penyesuaian terhadap sistem operasi android yang dilakukan LG, sebenarnya saat ini sudah ada pilihan handset seperti LG G3 dan lain-lain. Namun bila cukup bersabar, sebentar lagi LG akan mengeluarkan flagship terbarunya yaitu LG G4.

Belum ada informasi resmi tentang spesifikasi pasti dari LG G4. Yang ada saat ini adalah bocoran-bocoran di internet dan harapan-harapan pengguna akan seperti apa fitur dan spec yang dibawa oleh G4. Beberapa hal berikut adalah yang kelak akan menarik dibahas (dan diblog-kan tentu saja) dari seri LG G4:

  • Performa ketika menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 808 atau yang lebih baru yaitu Snapdragon 810, beserta Processor hexa core 1.8 Ghz Cortex A57.
  • Kinerja Grafis dengan digunakan GPU Adreno 418.
  • Kamera utama 16 MP. Ini bukan tertinggi yang ada saat ini. Yang menarik adalah penggunaan F 1.8, Phase Detection Autofocus dan Laser focus, serta yang paling diharapkan adalah OIS (Optical Image Stabilization)
  • Kamera depan 8 MP. Jelas merupakan jawaban bagi semua kebutuhan selfie. Kemampuan merekam video HD di kamera depan adalah perlengkapan tersendiri untuk membuat video selfie juga.
  • Layar QHD 5.5″ True HD IPS + Capacitive Touch screen yang dilengkapi dengan pelindung Gorilla Glass 4
  • Kapasitas Batere 3.000 mA yang diharapkan mampu membuat ponsel ini terjaga dalam waktu lebih lama.
  • Quick Charge 2.0 yang memungkinkan pengisian batere mencapai 60% hanya dalam waktu 30 menit.
  • Wireless Charging (Qi Enabled). Pengisian tanpa kabel bagi saya merupakan hal baru yang saya sendiri belum pernah mencobanya.
  • Dukungan 4G LTE Cat 6 300/50 Mbps. Memudahkan G4 untuk terhubung ke jaringan data tercanggih yang sedang gencar digelar beberapa operator besar di Indonesia.

Seperti apa selengkapnya flagship dari pabrikan dari negeri ginseng ini. Tunggu saja beberapa waktu yang akan datang. 🙂

Hati-Hati Ketika Update iOS 8.3 di iPhone

Alasan saya untuk segera memperbarui firmware di iPhone 5s saya ke iOS 8.3 (dari sebelumnya adalah 8.2) adalah karena iOS 8.3 ini menjanjikan perbaikan performa pada App Launch dan App Responsiveness. Ada satu aplikasi yang saya pasang di iPhone yang saya rasa sangat tidak responsif. Aplikasi itu adalah Nike Running+ yang saya pergunakan sehari-hari sebagai teman berlatih lari.

Terkait apa saja yang dijanjikan Apple diperbaiki di iOS 8.3 ini bisa dibaca di: sini.

Karena keterbatasan ruang kosong di memory internal iPhone, saya pun memilih untuk melakukan update kali ini dengan menggunakan iTune di Laptop Windows 7. Dengan menghubungkan iPhone ke laptop dengan kabel lightning maka iTune akan segera mendeteksi keberadaan iPhone, versi firmware yang terinstall dan update terbaru yang bisa di-download. Perlu waktu sekitar 30 menit untuk mendownload iOS 8.3 yang berukuran sekitar 1.7 GB melalui jaringan speedy gold saya.

Selesai iOS 8.3 terdownload saya pun segera mengikuti update software di wizard di iTunes. Nah, sambil menunggu proses update ini di Apple Software Update memberikan pop up tentang beberapa update yang diberlakukan untuk iTunes. Saya pun menekan tombol update tanpa berpikir panjang.

Proses update software iTune ini lah yang menjadi masalah bagi saya. Proses update software ini memaksa iTune untuk restart dan restart Laptop sehingga proses update iOS 8.3 untuk iPhone 5s saya pun terhenti. Proses update iOS yang terhenti ini rupanya tidak sukses berlanjut ketika iTunes saya nyalakan lagi setelah komputer restart. Notifikasi gagal menghubungi update software server.

Saya pun kemudian menghentikan proses update iOS yang terhenti ini. Kemudian melepas dan menancapkan ulang iPhone. Di iTunes muncul beberapa pilihan. Karena update saya coba sekali lagi gagal, saya pun memilih restore and update.

Proses ini berjalan lancar. Pada set up yang ditawarkan di layar demi layar iPhone, kemudian saya ditanya apakah akan di set up sebagai iPhone baru atau mengembalikan data iPhone dari backup yang telah pernah dibuat dengan iTunes di komputer. Saya memilih yang terakhir. Proses ini juga lancar meski saya duga akan ada beberapa hal yang kurang selengkap yang saya inginkan.

Oh, iya, iPhone juga meminta saya agar memindai ulang sidik jari saya untuk keperluan keamanan. Proses ini saya lewati dengan lancar dengan memasukan pemindaian beberapa jari saya baik jari tangan kanan maupun jari tangan kiri.

iPhone telah selesai direstore dan disetting-setting. Melalui memory usage saya lihat ada ruang kosong yang bertambah banyak. Saya mulai mengecek kontak di iPhone. Jangan-jangan hilang. Yang alhamdulillah -nya semua nya masih lengkap. Begitu pula dengan iMessage, SMS dan email yang tetap baik-baik saja.

Apa yang saya ketahui hilang adalah beberapa aplikasi yang baru saya install beberapa hari belakang. Ini tidak aneh karena saya termasuk jarang melakukan backup bagi iPhone 5s ini. Apa yang saya ketahui hilang dari iPhone saya lagi adalah beberapa lagu dan eBook dan file-file PDF. Untuk lagu-lagu yang hilang sebenarnya mudah saja. Tinggal disinkronisasi lagi dengan iTunes. Yang menjadi masalah adalah beberapa buku, manual dan panduan yang berformat pdf yang jumlahnya tidak sedikit. Karena saya sudah lupa darimana mendapatkan file-file itu.

Mengenai review dari iOS 8.3 sendiri mungkin akan saya tuliskan suatu saat. Yang jelas Nike Running Plus tidak mengalami perbaikan performa dengan update kali ini.

Wish You Were Here

IMG_2684.resized

Akhir pekan habis hujan. Sore masih penat. Deraan kesibukan sepekan tidak mau beranjak begitu saja. Penat meski tidak sepanas cuaca Jogja seperti yang terjadi beberapa hari ini.

Saya merasa beruntung ketika beberapa waktu yang lalu menyanggupi ajakan teman-teman Komunitas Blogger Jogja untuk kopdar di Nanamia Pizzeria. Acaranya apalagi kalau bukan kopdar seru berbingkai kopdar seru.

Satu jam saya lewatkan di jalan sampai menginjakkan kaki di sebuah kedai Pizza di Jalan Tirtodipuran No. 1 Yogyakarta.  Suasana Pizzera teduh, santai dan pelan-pelan menyapa saya dengan keramahan suatu garden resto. Dengan meja dan kursi-kursi kayu sederhana berjajar di atas rumput hijau yang ditata rapi.

Memang betul kalau ada yang menuduh saya sebagai “orang aneh”, kalau mencicipi makanan baru bukan dengan lidah, tetapi dengan mata kamera. Iya deh, saya sering tidak tahan untuk tidak memotret jenis makanan apa saja, baik itu yang baru maupun yang sudah berulang kali saya potret.

2 gelas Litchi Al Aranci. Saya letakkan sendiri di meja kayu ini. Saya kebetulan bernafsu menggunakan garis-garis meja kayu ini sebagai tekstur, sebagai background dari sebutlah baverage ini. Agar kesan segarnya terlihat kontras.

Belum jadi menekan tombol shutter, khayal saya memberontak. Ingin meneriakan sesuatu, walau akhirnya saya bisikan dalam hati saja, “wish you were here”

IMG_2685.resized.rotated

Ini adalah Insalata Mediteranea, yang saya nikmati sambil mengetikan tulisan ini. Sambil tentu saja menyesap seduhan yang konon berbahan jeruk, mint dan leci. Entah sore ini saya keranjingan apa yang jelas saya menikmatinya sembari menunggu sajian Pizza ala Nanamia Pizzeria.

Masalah-Masalah di Software Ujian Nasional CBT 2015

IMG_2578.siswaMeski bukan sebagai penentu utama kelulusan siswa, Ujian Nasional atau UN di sekolah-sekolah di Indonesia pada tahun 2015 ini tetap dilaksanakan seperti biasa. Perbedaannya dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pada tahun ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Penilaian Pendidikan (Litbang Puspendik) menunjuk beberapa sekolah di Indonesia untuk menjadi sekolah rintisan penyelenggara Ujian Nasional Computer Based Test) atau UN CBT.

Catatan Harian Proses dan Masalah Ujian Nasional Berbasis Komputer 2016 saya update di:

Masalah-Masalah Harian UNBK 2016 di Sekolah

Dalam tulisan blog kali ini saya tidak akan membahas mengenai pro kontra Ujian Nasional dan pro kontra antara Ujian Nasional Computer Based Test/UN CBT yang diuji cobakan dan Ujian Nasional Paper Based Test/UN Konvensional sebagaimana yang pernah kita alami selama ini.

Update :

Catatan saya tentang Permasalahan Sistem Ujian Nasiol Berbasis Komputer 2016 bisa di baca di:

Masalah-Masalah Sistem UNBK /UNCBT 2016

Saya hanya akan sedikit berbagi pengalaman tentang masalah-masalah teknis yang terjadi di lapangan yang saya alami ketika membantu penyelenggaraan try out atau gladi bersih UN CBT di SMK di Gunungkidul.

UN CBT dilaksanakan di dalam lab komputer atau ruang kelas yang dimodifikasi dengan dilengkapi sejumlah komputer. Satu komputer di dalam satu ruang dikonfigurasi sebagai server lokal yang mana server lokal itu terhubung ke server UN CBT di Puspendik di Jakarta. Komputer-komputer yang lain dikonfigurasikan sebagai komputer klien yang terhubung dengan server lokal dalam satu jaringan lokal dengan media kabel. Di komputer-komputer klien ini para siswa peserta UN mengerjakan soal-soal ujian. Sementara di server lokal dilakukan pekerjaan bersifat administratif seperti mengunduh soal dari server pusat, menguduh daftar peserta ujian, autentikasi dan administrasi peserta ujian dan beberapa hal lainnya.

Software server lokal yang bernama CBT Sync berjalan di dalam OS Windows Server 2012. Nah OS Windows 2012 berjalan di dalam Virtual Box yang berjalan di atas Windows 7 sebagai OS host -nya. Tak heran konfigurasi seperti ini memerlukan resourse komputasi yang besar. Di sekolah yang saya bantu menggunakan komputer server ber-processor intel core i7 dengan Ram sebesar 8 GB. Saya tidak tahu apa alasan administrator pusat di Puspendik menggunakan konfigurasi ini. Mungkin cara ini dianggap memudahkan administrator di sekolah karena tinggal mengunduh file image server lokal kemudian menyalinnya ke dalam komputer windows 7 yang telah dipasangi Virtual Box.

Komputer klien untuk peserta UN tidak menuntut spek hardware yang tinggi. Pentium 4 dengan RAM minimal 512 MB cukup. Karena pada dasarnya klien hanya menjalankan sebuah web browser yang dimodifikasi. Software di sisi klien disebut Exam Browser. Pada dasarnya menjalankan web browser Google Chrome dan digunakan untuk memaksa komputer men-disable user agar tidak bisa menggunakan software dan fungsi selain web browser untuk mengakses soal ujian.

Permasalahan-Permasalahan Instalasi Server Lokal UN CBT 2015

Download File image/vdi. Oleh Admin Puspendik file server lokal UN CBT harus diunduh terlebih dahulu. File yang terbagi menjadi 7 part yang masing-masing berukuran 700 MB ini cukup susah diunduh. Kecepatan download di beberapa sekolah hanya mencapai 10 kbps. Barangkali ini masalah file server yang ada di Puspendik yang membuat administrator di tingkat sekolah bercucuran keringat. Dan benar, hanya beberapa sekolah yang berhasil mengunduh file tersebut. Akhirnya admin sekolah mengambil inisiatif untuk menyalin file image dari sekolah yang berhasil mengunduhnya.

Sinkronisasi. Setelah server lokal bejalan, Admin sekolah ditugaskan untuk mengunduh beberapa file lagi agar server lokal bisa menjalankan tugasnya. Berdasarkan pengalaman saya, proses sinkronisasi ini berjalan tidak begitu lancar dan menyebabkan server hang/freeze. Tidak ada pilihan bagi saya kecuali mencoba me-restart server. Sampai akhirnya proses sinkronisasi berhasil.

IMG_2542.uncbt

Permasalahan-Permasalahan Saat UN CBT berlangsung

Komputer Klien terputus dari server lokal. Ini adalah permasalahan pertama yang saya temukan. Setelah berhasil login, memasukan token dan mengerjakan beberapa soal, peserta UN CBT tidak bisa melanjutkan ke soal berikutnya. Setelah saya investigasi, Baca lebih lanjut