Pantai Ngobaran, Menemukan Bali di Gunungkidul

Siapa bilang liburan ke Jogja tidak bisa menemukan kombinasi pantai pasir putih, sunset yang menghanyutkan dan pura yang berdiri anggun bernuansakan negeri dewata, Bali. Bila kamu belum percaya mungkin pantai Parangtritis, pantai Parang Kusumo dengan “wisata malam minat khusus’nya, pantai Glagah, pantai Depok dan deret pantai lainnyalah yang lebih kamu kenal.

Adalah pantai Ngobaran, pantai yang terletak di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari, kabupaten Gunungkidul, tempat yang berjarak kurang lebih 70 km ke arah tenggara dari pusat kota Jogja. Kamu bisa menemukan nuansa Bali setelah berkendara melawati jalan berkelok-kelok menembus pegunungan seribu.

Gerbang Pantai Ngobaran

Gerbang Pantai Ngobaran

Sebelum memasuki kawasan pantai, pengunjung akan disambut dengan gapura dan patung-patung bercorak Hindu. Patung-patung yang seolah mempersilakan sekaligus menegaskan pesan agar adab, etika dan kesantunan selalu dijaga di wilayah ini.

Jauh-jauh sampai di “Bali” rasanya mubadzir bila menyia-nyiakan untuk tidak langsung berpose. Mau narsis saja pakai banyak alasan. 😀

2013-03-10 14.29.25

Phew! Ada banyak hal menyenangkan yang bisa kamu lakukan di sekitar pantai ini. Duduk-duduk seperti ini, membiarkan wajah diterpa oleh angin yang membawa buih-buih air laut Samudra Hindia, menyilakan kedamaian merasuki jiwa.

2013-03-10 13.16.49

Memotret dan berbagi kebahagiaan dan ketakjupan dengan kerabat dan keluarga? Jangan khawatir. Di sini kita tetap bisa eksis  melaluiberbagi socmed. Sinyal seluler di sini cukup untuk melempar foto-foto kamu ke Instagram, Facebook dan Twitter.2013-03-10 13.16.49

Saya menyebut tangga ini sebagai Stairway to Heaven. Selain ‘heaven‘ itu sendiri adalah panorama pantai yang menakjubkan di kiri kanan menuju ke air laut di bawah sana, di ujung tangga ini ada tempat dimana bagi yang percaya bisa memanjatkan doa dan harapan-harapan tertentu. Mau memanjat harapan biar sukses berkarir atau jauh-jauh dari kegalauan dan kejombloan, terserah!
stairway to heaven ngobaran

Melihat dua foto di bawah ini mungkin kamu berpikir ada yang salah. Tidak. Keduanya ada di kompleks pantai Ngobaran. Pura Segara Wukir digunakan untuk beribadah pemeluk agama Hindu dan upacara Melasti. Sedangkan Masjid (atau Mushala) digunakan oleh pemeluk Islam.

Kehidupan antar umat beragama berlangsung harmonis dan toleran di sini. Wisatawan selain menikmati keindahan panorama pantai dan wisata spiritual (mungkin) sekaligus bisa belajar tentang toleransi, kerukunan dan pluralisme yang nyata di negara ber-bhineka ini.

Pura Segawa Wukir di Ngobaran

Pura Segawa Wukir di Ngobaran

2013-03-10 13.55.11

Saya pun mencoba memasuki Mushala di bibir pantai ini. Dan, ahaaaaa … pemandangan menakjubkan yang saya tempel di bawah ini adanya:2013-03-10 13.56.53

Pantai Ngobaran yang ‘sangat Bali’ bukan satu-satunya destinasi perjalanan kita ke sini. Ketika kita membayar retribusi seharga Rp 3.000,- (sangat murah) sudah satu paket dengan Pantai Nguyahan dan Pantai Ngrenehan.

Perjalanan ke pantai Ngobaran akan lengkap bila dilanjutkan dengan ke Pantai Nguyahan bermain pasir putih, air payau, ombak yang bersahabat dan … sunset!  Nguyahan ini merupakan salah satu spot favorit bagi landscape photographer untuk berburu matahari tenggelam. Saya sendiri ketika di sana ikut latah mengambil foto-foto landscape dan naik ke bukit untuk ber-sunset.

Pantai Nguyahan

Pantai Nguyahan

Sunset di pantai Nguyahan

Sunset di pantai Nguyahan

Tips Nyaman Traveling ke Bali-nya Jogja, Pantai Ngobaran

Rencanakan baik-baik perjalanan kamu ke pantai Ngobaran. Berwisatalah ke pantai Ngobaran selain pada akhir pekan dan hari-hari libur. Karena pada akhir pekan dan hari-hari libur pantai-pantai di Gunungkidul termasuk Ngobaran sangat dipadati oleh pengunjung. Pengunjung yang berlebihan bisa jadi mengurangi kenyamanan berwisata pantai yang bernuansa tradisi.

Bagi penyuka wisata spiritual, ke pantai Ngobaran bertepatan dengan Upacara Melasti akan menjadi momen tak terlupakan. Upacara Melasti pada tahun ini dilaksanakan pada bulan Maret. Silakan rajin-rajin mencari informasi bila ingin menghadiri Melasti pada tahun 2016 yang akan datang.

Menggunakan mobil pribadi ke pantai Ngobaran adalah pilihan terbaik. Kenapa? Karena sampai saat ini tidak ada angkutan umum yang sampai ke pantai Ngobaran. Ini sekaligus jawaban kenapa pantai-pantai di Gunungkidul kurang ramah bagi backpacker.

Jarak pantai Ngobaran dari kota Jogja sekitar 70 km. Tidak perlu khawatir dengan jarak yang cukup jauh ini. Jalan menuju pantai Ngobaran cukup bagus. Hanya memang hampir separuh jalan yang mesti dilewati terbilang sempit dan berkelok-kelok. Bila kamu tidak apes bertemu kemacetan dan menggunakan mobil yang tepat, niscaya kurang dari dua jam akan sampai ke bibir pantai.

Seperti apa mobil yang tepat untuk menuju Ngobaran, sebut saja Agya. Mobil yang berbodi ramping ini akan sangat memudahkan untuk menembus jalan yang berkelok-kelok menembus pegunungan seribu di Gunungkidul. Mobil seramping Agya akan membuat kamu tidak khawatir tergesek ketika berpapasan dengan mobil lain.

agya-red-car-front

Satu hal penting yang harus diketahui adalah jumlah SPBU di sepanjang jalan menuju Ngobaran yang sangat sedikit. Memasuki kabupaten Gunungkidul kamu hanya akan melewati dua SPBU. Bahkan 30 km terakhir menuju pantai kamu tidak akan menemui SPBU sama sekali. Agya yang merupakan LCGC sangat irit menggunakan bahan bakar. Kamu cukup megisi penuh bahan bakar ketika berangkat menuju pantai niscaya mobil tidak akan mogok kehabisan bahan bakar sampai sepulang kamu kembali ke kota.

Luangkan waktu sehari penuh di Pantai Ngobaran. Ngobaran tidak hanya bisa dinikmati paduan pura, patung bercorak Hindu, pasir putih dan deru ombaknya saja. Ada banyak spot yang bisa dijelajahi di sana. Cobalah untuk bermain-main pasir putih dan ombak di pantai Nguyahan. Tunggu sampai matahari tenggelam dan jangan takut ketinggihan, bukit di sebelah barat Ngobaran adalah spot terbaik untuk memotret sunset. Foto sunset di atas saya ambil dari puncak bukit itu.

Perjalanan ke Pantai Ngobaran kali ini bisa kamu tutup dengan makan olahan ikan laut dengan bumbu sambal dan lalapan khas Gunungkidul yang makyusssss. Terakhir, semoga traveling mu ke Bali van Java menjadi menyenangkan dan mengesankan. 🙂

Iklan

22 thoughts on “Pantai Ngobaran, Menemukan Bali di Gunungkidul

  1. Ping-balik: Baron Techno Park, Destinasi Wisata Edukasi di Gunungkidul |

  2. Ping-balik: Potret Potensi Wisata di Desa Kanigoro – Menuliskan Sebelum Terlupakan

  3. sunset di bukit antara ngobaran-nguyahan.. ah sudah 3 taun lalu kesana.. mengenai ngobaran, pertama kali di 2011 lalu secara tak sengaja.. takjub dan kagum.. kedua kali kesana di 2012 sudah agak ramai tapi tetep saja ayem.. yang ketiga ya pas sunset itu.. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s