Manual Blackberry kok ngaco

Biasanya, saya membuka buku manual suatu gadget ketika sudah mentok tidak bisa memanfaatkan suatu fitur dengan trial and error. Tetapi sampai pada halaman ini, saya tidak akan percaya dengan Buku Manual yang dibuat oleh RIM untuk produk Black Berry mereka.

Mana ada sih PC 486 compatible yang bisa menjalankan Windows 2000 dan Blackberry desktop software? Lagi pula buku manual yang dipaketkan dalam kemasan produk tidak lengkap dan tidak bisa menjelaskan beberapa notifikasi yang muncul pada layar BB. Eh tapi kalau yang terakhir karena gara – gara saya meng-upgrade Operating System pada BB.

Bapak Hadi Suwarno berpulang ke rahmatullah

Lagi – lagi masih melanjutkan cerita tentang senang dan susah. Bersama kesenangan bisa jadi tiba – tiba muncul kesusahan.

Menurut perhitungan hari Jawa. Jum’at kemarin disebut Jemuah Legi. Kebetulan Hari Jemuah Legi kemarin, di desa dimana saya tinggal sedang dilangsungkan acara Bersih Dusun, atau disebut Juga dengan Rasulan, atau disebut juga dengan Merti Bumi. Inti dari Acara Upacara ini merupakan bentuk ungkapan syukur masyarakat agraris atas limpahan rahmat Tuhan sehingga warga petani dapat menuai panen untuk dilumbungkan sebagai songsongan musim kemarau yang mana pada saat ini sudah mulai menyapa.

Semua orang bersuka cita.

Orang bijak mungkin sering mengatakan agar kita tidak berlebihan bila sedang mendapat nikmat dan jangan terlalu mendalam berduka bila sedang diujikan musibah. Seolah kata – kata itu menemukan pembuktiannya sendiri.

Pagi hari kemarin, Jum’at 2 Juli 2010. Bapak Hadi Suwarno. Mantan Kepala Desa Grogol yang menjabat pada masa kecil saya ditimbali Gusti Allah untuk berpulang menghadap setelah menunaikan darma baktinya di bumi Desa Grogol. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Menurut saya sendiri beliau merupakan tokoh klasik sekaligus karismatis di desa ini. Apa yang saya ingat adalah pagelaran wayang kulit yang senantiasa dilangsungkan di Joglo kediaman beliau, spel klenengan yang mana simbok saya juga rajin berlatih bersama sampai pohon Asem yang sering saya balangi sepulang dari bersekolah di SD Karangmojo itu.

Sudahlah. Akan terlalu panjang bila saya tuliskan disini. Semoga amal perbuatan beliau diperhitungkan sebagai amal shaleh dan ampulan dilimpahkan oleh Allah terhadap khilaf manusia.

Zero Sum

Banyak yang menyakini, bahwa bersama kesempitan itu ada kesempatan. Bersama kesulitan ada kemudahan. Ketika sebagian belahan bumi terang benderang maka kegelapan sedang menyelimuti sebagian yang lain.

Atau apakah dengan kalimat berbeda. Bersama kebahagiaan itu ada (ancaman) penderitaan sehingga kita tidak boleh berlebih – lebihan lali petung ketika sedang berada pada belahan bumi bahagia. Atau setidaknya menjaga ke-waspada-an. Lawan dari itu ketika kita menderita tidak boleh lekas mutung putus asa apalagi sampai ngrantes ngenes. 😀

Memang saya sedang ngomongin apa sih? Seolah olah dari kalimat – kalimat yang saya susun ngawur itu akan berujung pada hasil jumlah yang bernilai 0 (nol) atau zero. Tapi entahlah … Intinya saya sekarang tidak boleh MUTUNG.

Selamat Hari Jum’at

Oh, sudah lebih setengah bulan

Sekarang hari Rabu tanggal 30 Juni 2010. Posting terakhir saya disini tertanggal 12 Juni 2010. Lebih dari setengah bulan saya absen menulis di wordpress alias berhenti ngeblog. Meskipun saya masih rajin memposting di sini dan di sini.

Tapi itukan masih berarti ngeblog juga ya. Saya masih layak mendapatkan predikat blogger. Meski predikat blogger itu saya sendiri yang menyandangkan.

Sejujurnya, WordPress merupakan tempat menulis favorit dengan jumlah kalimat dalam posting terbanyak diantara blog – blog lain yang saya miliki. Dan lebih jujur lagi, saya merasa kangen untuk blog walking ke lapak menulis teman teman sekalian untuk belajar mendapatkan informasi, wacana dan sudut pandang dari masing – masing orang.

Selamat Pagi! Semoga Tuhan mengkaruniakan watak rajin membaca dan menulis secara lebih baik.

Hadiah Bila Nilai Bagus

Beberapa hari yang lalu, saya mendengar dialog antara seorang teman dengan sang putra yang sedang menempuh ujian semester. Persisnya seperti apa dialog itu sekarang tidak terlalu dapat saya ingat degan baik. Tetapi poin menariknya masih nyantol.

Ayah : “Kamu belajar yang rajin, entar kalau dapat nilai 9, papa kasih hadiah”,
Anak : “Hadiahnya apa yah?”
Ayah : “Yaa, pokoknya kamu belajar yang rajin dan dapat nilai bagus”
Anak : “Ke Pantai ya yah”
Ayah : ” ngngng, ya, asal semua pelajaran loh, dan ngga boleh kurang meski koma”

Saya pun senyum – senyum seorangan, bagi seorang anak usia sekolah dasar, pantai jauh lebih indah dari pada nilai yang bagus. Atau, apa memang sekarang ini, tidak hanya anak anak saja, tetapi semua orang sudah tidak peduli akan “nilai – nilai”?

Rebutan Stop Kontak

Colokan ini merupakan syaraf untuk mengalirkan listrik ke Laptop pada suatu pelatihan/pendampingan. Pemandangan serabutan seperti gara – gara panitia sembarangan dalam menyediakan sarana dan fasilitas. Peserta pun berebut untuk menghidupi masing – masing laptop mereka

Tidak salah kalau stop kontak ini dikaitkan pada kaki kursi yang digunakan oleh peserta lain yang duduk lebih depan. Bila ujung stop kontak ditarik – tarik oleh orang lain. Tak ayal, dampaknya akan sistemik.

Koran Koran Cetak Menggoda

Sehabis menunaikan jogging pagi tadi, lirik lirik mata saya tertarik dengan gambar – gambar yang tercetak pada halaman depan koran – koran yang dijajakan di sekitar pasar Tahunan – Paliyan yang saya lalui. Sudah lama banget rasanya saya tidak menghabiskan waktu di hari Minggu untuk baca – baca koran cetak.

Tidak mudah memang mengendalikan nafsu ini, meski pada akhirnya iman masih bersikukuh untuk tidak tergoda. Kata Mantra itu terus menerus membisik di telinga :

Go Green Go Green 33x
.

Melawan Lupa Menyelamatkan Kita

Hari ini tanggal 27 Mei 2010. 4 tahun yang lalu, 27 Mei 2006 Jatuh pada hari Sabtu. Saya pun hampir terjatuh berlari cepat dengan ajian langkah seribu untuk menyelamatkan diri, atau lebih tepatnya sangat panik karena terjadi gempa yang terbesar yang pernah saya alami sepanjang usia.

Sejak beberapa hari sebelum gempa, memang dalam pemberitaan media lokal adalah gunung Merapi yang sedang kambuh batuk – batuk yang tak segera reda. Bahkan pemerintah sudah mengambil langkah untuk mengevakuasi warga di sana. Pemberitaan juga terkait Mbah Maridjan yang ngeyel tidak mau dievakuasi dari desa dimana dia tinggal di lereng Merapi.

Maka, pikir saya, gempa pagi ini adalah salah satu bersin besar Gn Merapi. Dugaan itu juga didukung oleh telepon saya yang gagal ke seorang sahabat yang tinggal di Pakem. Dan kabar dari teman yang tinggal di Pantai Baron bahwa di sana gempa tidak dirasakan besar dan tidak ada yang aneh dengan permukaan pantai.

Berita simpang siur selama beberapa jam. Jaringan seluler pada hari itu drop. Listrik PLN padam. Aliran informasi bisa didapat dari radio bertenagai baterai yang mana masih ada beberapa warga yang punya. Twitter? Rasanya saat itu saya belum buat account twitter. Kapan sih twitter menambahkan fitur hashtag untuk melihat trending topic?

Korban yang semakin banyak semakin mengalir dan diketahui pusat gempa ada di sekitar daerah Parang tritis. Korban banyak berjatuhan. Tercatat oleh oleh kita setidaknya 7000 nyawa melayang. Belum korban luka dan kerugian harta benda.

Wah dari pada saya menuliskan secara panjang lebar. Silahkan buka twitter dan amati hashtag #27mei dan #gempajogja2006 . Disana ramai orang berbagi pengalaman dan informasi kaitannya apa yang mereka alami dan rasakan waktu itu.

Gempa 27 Mei 2006 memang menyakitkan. Tetapi bukan untuk dilupakan. Melawan lupa adalah salah satu wujud menyelamatkan peradaban. Apa lagi ini? silahkan cari juga di twitter, hehehe.

Tweetdeck, Socmed Client Terbaik

Terbaik. Memang ini merupakan pendapat subyektif. Atas dasar kesukaan dan kesesuaian antara fitur – fitur yang ditawarkan oleh TD dengan kebutuhan dan selera.

Suka karena memang saya suka sama desain dan theme gelap nan simple ala TD. Dukungan yang lebih banyak pada versi v0.34.1 lebih dari mencukupi untuk mengakses beberapa socmed yang mana yang cukup aktif menggunakan account dan layanan.

Sampai saat ini, saya memang paling suka tweetdeck untuk memantau twitter lebih dari satu account. Kadang – kadang facebook juga saya tongkrongin dari sini. Fitur baru untuk foursquare dan buzz sedang saya coba coba. Dukungan pada myspace dan linkedin belum saya eksplorasi karena saya memang tidak aktif disana.

Dan dengar – dengar, tweetdeck, akan memberi dukungan pada KOPROL, location based service socmed lokal. Tentang benar tidaknya, ya entahlah. Atau ada kaitan antara hal ini dengan akuisisi koprol oleh yahoo.

Sebagaimana software yang sampai saat ini belum keluar dari dapur orang – orang Batak, maksud saya masih versi beta, tentu saja masih ada beberapa kekurangan yang saya temui.

Baca lebih lanjut

I am Voting without Thinking, Hasil Pilkada Gunungkidul di Desa Grogol

Meski sampai waktu pencoblosan saya tetap tidak mempunyai cukup preferensi untuk mencoblos gambar pada kartu suara sebagai bentuk pilihan dan dukungan terhadap salah satu calon Kadal (Kepala Daerah gunungkiduL), saya tetap berangkat ke TPS di Kampung yang tidak jauh dari rumah.

Pertimbangan utama bagi kedatangan saya ke TPS adalah rasa tidak enak/pakewuh kepada para Panitia Pemilih yang semuanya merupakan tetangga dekat. Beginilah rasa harus ditempatkan di lingkungan dimana antar penghuni satu dengan yang lainnya akrab saling kenal. Keakraban dan perkenalan baik itu akan mendorong mereka untuk tahu siapa saja yang belum hadir ke tempat pemungutan menggunakan hak pilihnya. Dan bila waktu pemilihan mendekati akhir tidak jarang mereka akan mengontak dan mengingatkan untuk segera ke TPS.

Menjaga perasaan dan saling pengertian ketetanggaan seperti ini jauh lebih penting melebihi siapapun yang akan tercoblos pada bilik suara oleh tangan saya.

Apa yang terlihat, gambar – gambar calon Kepala Daerah pada kartu suara, sepintas saya ketahui bahwa mereka itu jompowan jompowati. Belum ada tokoh muda Gunungkidul yang tampil sebagai kader daerah. Akhirnya saya mencoblos dengan enteng tanpa banyak pertimbangan. I was voting without thinking this morning.

Sedikit saya informasikan, hasil penghitungan suara di TPS dusun Karangmojo B, desa Grogol, kecamatan Paliyan, kabupaten Gunungkidul sebagai berikut

1. Suharto : perolehan suara : 35
2. Sutrisno : perolehan suara : 47
3. Sumpeno : perolehan suara : 64
4. Yanto : perolehan suara : 9
5. Suara gugur : 2

Sedangkan hasil hitung satu desa Grogol sebagai berikut

1. Suharto : perolehan suara : 550
2. Sutrisno : perolehan suara : 303
3. Sumpeno : perolehan suara : 414
4. Yanto : perolehan suara : 55

Angka – angka yang saya cantumkan merupakan hasil penghitungan suara dan mungkin masih terjadi koreksi.

Mungkin pembaca ada yang tahu hasil di daerah lain atau hasil hitung sementara di tingkat Kecamatan dan KPU D? Silahkan berbagi

Update :

Sumber Kedaulatan Rakyat, Edisi 24 Mei 2010

Hasil Perolehan sampai jam 23:30 WIB

Pasangan No Urut 1 : 129.837 suara
Pasangan No Urut 2 : 119.765 suara
Pasangan No Urut 3 : 146.836 suara
Pasangan No Urut 4 : 11.120 suara