Hadiah Bila Nilai Bagus

Beberapa hari yang lalu, saya mendengar dialog antara seorang teman dengan sang putra yang sedang menempuh ujian semester. Persisnya seperti apa dialog itu sekarang tidak terlalu dapat saya ingat degan baik. Tetapi poin menariknya masih nyantol.

Ayah : “Kamu belajar yang rajin, entar kalau dapat nilai 9, papa kasih hadiah”,
Anak : “Hadiahnya apa yah?”
Ayah : “Yaa, pokoknya kamu belajar yang rajin dan dapat nilai bagus”
Anak : “Ke Pantai ya yah”
Ayah : ” ngngng, ya, asal semua pelajaran loh, dan ngga boleh kurang meski koma”

Saya pun senyum – senyum seorangan, bagi seorang anak usia sekolah dasar, pantai jauh lebih indah dari pada nilai yang bagus. Atau, apa memang sekarang ini, tidak hanya anak anak saja, tetapi semua orang sudah tidak peduli akan “nilai – nilai”?

16 thoughts on “Hadiah Bila Nilai Bagus

  1. Menurut saya bukan perkara pantai jauh lebih indah dari nilai bagus. Itu semata karena dia anak-anak. Itu saja. Waktu SD dulu pasti saya bakal belajar buat nilai bagus karena dijanjiin mau dibeliin mainan, dan toh itu gak membuat saya gak peduli akan nilai-nilai šŸ˜€

  2. Saat masih duduk dibangku STM hanya bisa berangan-angan andai bisa rangkin 1, saya akan minta dibeliin motor baru oleh bapak-ibu šŸ˜€
    tapi sayangnya itu tidak pernah terwujud mentok di peringkat 7 šŸ˜¦

  3. wktu jaman kanak2 saia rasa saia peduli sama keduanya. tapi nggak tau kenapa dua2nya nggak bisa saia raih. ya nilai yg bai apalagi hadiahnya, hihihihi bodho aku bodho šŸ˜¦

  4. kebanggan orang tua pabila si anak dapat predikat sebagai anak pinter…, karena pasti akan membawa nama harum si orang tua…, tapi apakah orang tua sudah berperan maksimal membantu si anak mewujudkan itu?
    ataukah dia cukup membiayai dan menyediakan hadiah saja…??
    hehehe…
    itu yg bisa saya tangkap dari tulisan mas jarwadi..
    mohon maaf apabila salah………..

    sala hangat.

  5. hueheheee..jadi inget jaman SD.. waktu dapat ranking kedua di kelas, minta liburannn seminggu di rumah sepupu di luar kota.. rasanya seneng banget waktu itu.

    waktu SMP dan SMA..mintanya duit.. buat makan-makan dan jalan-jalan sama teman-teman. hihihiiii…

    dan saat kuliah..ngggak berani minta apa-apa lagiiii… mulai maluuu.. hehehee.. šŸ˜€

  6. saya jd teringat sewaktu kecil sering sekali diiming2i hadiah oleh ortu kalo dapat ranking di kelas, tp memang nyatanya mreka memenuhi janjinya ga hanya iming2…hehee

  7. kanak kanak memang mengharapkan reward dari hasil usahanya.
    sebenarnya ini pelajaran yg baik utk mendidik mereka, krn mereka tau, bila baik, dapat reward, bila buruk dapat punish.

    Dalam dunia pekerjaan pun begitu, bunda rasa seorang boss juga akan memberikan reward bagi pegawainya yg berprestasi, dan memberikan peringatan bagi pegawai yg bersalah .

    salam

  8. untuk motivasi boleh juga. tapi seyogyanya diterapkan pada prestasi yg lain, hafal ayat surat kitab suci, doa sehari2 atau apapun bentuknya yg semata bukan prestasi akademik. šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s