Selamat Hari Blogger

Hihi, seharusnya sudah kemarin ya? Tidak apa-apa. Lebih baik terlambat daripada tidak mengucapkan selamat sama sekali. Tanggal 27 Oktober adalah Hari Blogger. Diperingati setiap tahun. Kadang ada tahun dimana hari blogger diperingati secara meriah dengan tumpengan dan berbagai acara. Tahun ini hari blogger tidak dirayakan dengan begitu sangat meriah.

Saya sendiri memperingati Hari Blogger dengan mengucapkan selamat di Twitter. Loh kok malah di Twitter? Makanya pagi ini saya membuat posting ini di blog ini. 🙂

Indonesia barangkali satu-satunya negara yang mempunyai Hari Blogger. Hari Blogger kalau tidak salah ditetapkan oleh Menkominfo, Bapak Muhammad Nuh. Hari Blogger ditetapkan pada tanggal 27 Oktober 2007 di acara Pesta Blogger 2007 di Jakarta.

Ingat kapan Hari Blogger ditetapkan mengingatkan saya akan masa-masa dimana dunia blogging masih gayeng. Ditengah gayengnya dunia blogging saat itu, saya pun jadi ikut-ikutan ngeblog. Dari mulanya hanya ikut-ikutan, blog membuat keasyikan tersendiri, sampai bisa dibilang saya gila ngeblog pada saat itu. Kalau sekarang saya sudah mulai waras. (baca: makin jarang posting blog dan lebih sering Facebook-an dan Twitter-an) 😀

Saat ini saya sudah lupa apa nama blog yang pertama kali saya buat, mungkin platform nya adalah blogspot. Bukan yang http://jarwadi.blogspot.com ya. Kalau itu adalah blog yang kesekian kalinya saya buat pada tahun 2007 an juga. Blog-blog saya saat ini ada sebagian yang masih saya isi konten. Salah satunya ini, http://jarwadi.me. Kebanyakan sudah tidak saya isi konten meski saat ini layanannya masih jalan. Blog yang sudah mati layanannya seingat saya diantaranya: blogsome, posterous, multiply, friendster dan lain-lain.

Blogger datang dan pergi silih berganti. Ada blogger-blogger yang sudah pensiun, sudah tidak begitu produktif dan blogger-blogger baru yang membawa semangat berapi-api. Yang menurut saya membedakan blogger dulu dan kini saya rasa adalah “ketulusan”. Blogger jaman menulis saja dengan motif menumpahkan unek-unek sampai-sampai hal remeh temeh banyak yang ditulis serius-serius. Saya sih tetap menulisnya enteng-enteng saja. Kalau blogger-blogger sedang baik mood nya ya tentu saja mereka menulis dengan semangat sharing. Blogger jaman sekarang menulis dengan motivasi yang lebih beragam, selain untuk curhat dan sharing, kini blog juga bisa digunakan sebagai ladang mencari rejeki. Nah! Yang terakhir ini saya juga pernah mendapatkan sedikit rejeki. Misal dari menang lomba blog, memasang backlink dan advertorial.

Oh iya,  dulu ada yang bilang blog adalah trend sesaat! Bener ngga ya?

Setidaknya sekarang masih bermunculan blogger-blogger baru, banyak komunitas blogger yang masih eksis. Bahkan platform blog baru pun bermunculan. Sebut saja Medium dan sejenisnya. 🙂

Sekali lagi: Selamat Hari Blogger

 

 

Kamu Juga Tahu Lagu Itu?

Saya tahu Siri yang terpasang di iPhone (iOS) sebagai personal digital assistant dengan kemampuannya berkomunikasi dengan pengguna dengan “bahasa sehari-hari” atau natural language saat ini belumlah sempurna.

Untuk beberapa perintah dasar seperti: memerintahkan Siri untuk membuatkan saya sambungan telepon ke pacar, memutar lagu-lagu yang terdapat dalam iPhone, menjalankan aplikasi, melakukan pencarian di internet, memang Siri sudah bisa melakukannya dengan cukup baik. Kendalanya paling-paling hanya kekurang mampuan Siri mengenali bahasa sehari-hari saya. Itulah kenapa saya terpaksa berlatih menekuk lidah untuk melafal bahasa ala Paman Sam. Selain tentu saja, dukungan Apple untuk mengenali lingkungan saya tidaklah sebaik apa yang sudah dilakukan Google saat ini.

Pasti bukan saya kalau tidak suka iseng. Di tengah-tengah kebebalan mengerjakan rutinitas, “keluguan” Siri sering menjadi sasaran iseng saya. Saya tahu Siri tidak bisa menyanyi (karena ia pernah menolak permintaan saya untuk menyanyi), nyatanya setelah saya paksa beberapa kali berakhirlah dengan ketawa-ketiwi seorangan mendengarkan Siri yang terbata-bata menyanyi untuk saya. Memenuhi permintaan saya membaca puisi pun Siri bisa lakukan. 😀

Ada kemampuan baru yang ditambahkan Apple kepada nona Siri dalam upgrade iOS 8 yang bulan lalu saya pasang. Kemampuan itu adalah kemampuan Siri mengenali lagu-lagu yang diperdengarkan. Beberapa lagu barat yang saya coba tanyakan kepada Siri bisa dijawabnya dengan baik. Iseng lagi menjajal telinga Siri dengan lagu-lagu Indonesia, ia pun berhasil mengenali lagu-lagu Chrisye, Nicky Astria dan lain-lain. Sedikit sayang, Siri belum mengenal lagu campur sari terhosor karya Manthous sang maestro. 😀

siri 01 siri 02btw Siri lucu ya 😀

Lapangan Udara TNI AU Gading, Tempat Keren untuk Lari / Jogging

Kemarin sore adalah yang keempat kalinya saya lari/jogging di Lapangan Udara TNI AU Gading, Gunungkidul, Yogyakarta. Minggu depan pasti yang ke-5 dan seterusnya saya akan jogging di sana.

Lapangan Udara TNI AU Gading

Lapangan Udara TNI AU Gading

Lapangan Udara TNI AU Gading

Lapangan Udara TNI AU Gading

Sebelumnya lintasan jogging favorit saya adalah jalan dari rumah saya di desa Grogol (Paliyan) ke selatan sampai Pasar Paliyan, sampai Puslatpur TNI AD, sampai bukit Sodong. Atau bolak-balik di sekitar kaki bukit Sodong, berhenti bila sudah sampai jarak tertentu. (baca: sudah lelah)

Selama bertahun-tahun jalan raya di sekitar Paliyan terasa bagus dan cocok untuk latihan lari/jogging karena bagi saya pemandangan alamnya yang indah. Kondisi jalanan yang berkelok dan naik turun juga memberikan sensasi tersendiri. Bila tidak mau dibilang melelahkan.

Tetapi akhir-akhir ini jalan raya dari Desa Grogol – Paliyan – Puslatpur TNI AD – Bukit Sodong agak kurang nyaman digunakan sebagai lintasan lari karena makin banyaknya kendaraan yang berlalu lalang di sana. Apalagi pada hari Minggu atau musim liburan. Ruas jalan itu menjadi sesak karena menjadi rute bus-bus wisata berukuran besar menuju pantai-pantai di Gunungkidul. Terasa sangat menyiksa bila ketika terengah ingin banyak-banyak menghirup nafas tiba-tiba terpapar asap hitam dari knalpot. Apalagi bus-bus yang suka sembarangan mengklakson siapa saja.

Hal ini membuat saya untuk berpikir mencari alternatif tempat jogging atau lintasan lari yang baru. Ada banyak alternatif seperti jalan-jalan di kampung-kampung, alun-alun Pemda Gunungkidul dan Jalan Baru. Sampai pilihan saya jatuh di Bandara/Lapangan Udara TNI AU Gading.

Di kompleks Lapangan Udara TNI AU Gading yang biasanya digunakan orang-orang untuk latihan lari atau jogging adalah landasan pacu pesawat terbang. Panjang landasan pacu pesawat terbang di Bandara TNI AU Gading hampir 1.5 km. Jadi bila berlari satu putaran maka akan mendapatkan jarak hampir 3 km.

Running Track di Bandara TNI AU Gading

Running Track di Bandara TNI AU Gading

Menurut saya ada beberapa hal yang membuat Lapangan Udara TNI AU Gading bagus untuk jogging. Utamanya adalah udara yang bersih bebas dari asap knalpot. Berlari di sana kita tidak perlu was-was tertabrak kendaraan bermotor, tentu saja. Bila berlari di jalan raya kadang-kadang kita tergelincir oleh jalanan yang rusak berlubang, di Laud Gading hal ini tidak akan terjadi. Landasan pacu dibuat dengan aspal terbaik yang sangat halus dan rata. Tak heran bila di sana terlihat ada orang-orang yang berlari telanjang kaki (bare foot running). Ini yang berbeda dengan lintasan jogging saya di Paliyan, landasan pacu pesawat tentu saja tidak berkontur naik turun. Ini menurut saya cocok bagi pelari pemula. Masalah pemandangan alam, Lanud Gading juga tidak kalah, alam terbuka di sana berlatarkan perbukitan jajaran Patuk.

Lari itu sendiri sudah menguras tenaga dan memeras keringat. Lari sendirian apalagi, menguras semangat. Berbeda dengan ketika saya jogging di kaki Bukit Sodong yang sepi.  Tiap sore ada banyak orang yang berolah raga di sana. Ada yang lari dan jogging seperti saya. Ada yang bermain sepedaan. Apa pula di sana yang sekedar berolah raga rohani dengan jalan-jalan dan foto-foto selfie. Keindahan yang terpapar di Lanud Gading barangkali mereka pikir mubadzir bila tidak menjadi konsumsi tangkapan lensa. 😀

Beberapa hal yang perlu diperhatikan bila berolah raga di Lanud TNI AU Gading diantaranya adalah: dilarang merusak dan mencorat-coret, dilarang membawa kendaraan bermotor melampaui batas yang ditentutkan, dilarang membuang sampah sembarangan dan diharapkan segera meninggalkan area Lanud bila sudah petang. Kemarin sore saya sempat diingatkan oleh petugas karena pada jam adzan Maghrib saya masih duduk-duduk di sana sendirian menunggu keringat di badan kering.

IMG_0297.resized

Oh iya. Bagi Anda yang tinggal di Gunungkidul dan suka dengan jogging/lari, silakan bergabung di Group Facebook yang saya buat: GUNUNGKIDUL RUNNERS dan follow akun twitter: @Run_GK Mudah-mudahan kita bisa berbagi info-info tentang lari. Syukur-syukur bisa turut mengajak lebih banyak orang untuk berlari. 🙂

Tampilan Baru Situs Belifurniture Yang Elegan

kursi-kantor-chitose-legno-201Belifurniture adalah salah satu situs jual furniture yang siap melayani kebutuhan masyarakat. Tentunya, pelayanan yang ditawarkan oleh toko online ini dalam bentuk produk-produk furniture, baik perlengkapan rumah maupun perlengkapan kantor. Banyak orang yang terkadang bingung membeli perlengkapan untuk kantor atau rumahnya. Mereka hanya menghabiskan waktu untuk berkeliling dan mencari perlengkapan yang sesuai dengan keinginan dan selera mereka. Padahal, pada zaman modern ini, mereka tak harus berkeliling dan menghabiskan waktu hanya untuk membeli furniture, karena mereka bisa mendapatkan furniture yang mereka cari hanya dengan nongkrong di depan layar computer.

Soal Produk

Belifurniture siap melayani anda jika anda membutuhkan furniture untuk kantor maupun tempat hunian anda. Ketika anda berniat untuk membeli furniture di tempat ini, anda tak usah bercapek-capek ria dengan memburu tokonya karena toko furniture ini membuka lapak secara online. Enak bukan? Untuk memuaskan para konsumennya, toko online ini menyediakan barang-barang atau produk-produk berkualitas ternama. Tak sembarangan mereka memilih supplier untuk produknya sehingga anda tak usah khawatir anda akan merasa kecewa atau tertipu setelah membeli di tempat ini. Baca lebih lanjut

Aplikasi Mandiri Mobile Tidak Jalan di iOS 8

Memang benar. Aplikasi Mandiri Mobile tidak bisa jalan dengna baik di iOS 8 dan sampai saat ini pihak developer belum juga mengeluarkan update untuk memberikan bug fix/solusi bagi permasalahan ini.

IMG_0201

Masalah tidak berjalan dengan baiknya Mandiri Mobile apps ini pertama kali saya temukan ketika saya habis meng-upgrade iPhone 5s saya dari iOS 7.1 ke iOS 8. Saat itu saya sedang ingin mentranfer sejumlah uang kecil dengan aplikasi ini. Sayang aplikasi tidak bisa membaca data rekening bank saya. Saya pun mencoba menghapus dan menginstall lagi. Dengan cara ini Mandiri Mobile apps bisa digunakan. Saya pikir persoalan selesai sampai di sini. Dengan di install ulang.

Sayangnya tidak. Mandiri Mobile Apps yang sudah diinstall ulang hanya bisa sekali digunakan. Begitu kemudian ingin saya gunakan sudah ngambek lagi. Saya coba hapus lagi, install lagi, bisa. Namun bisanya ya hanya sekali itu tiap kali habis diinstall ulang.

Sampai sekarang saya tidak tahu solusi apa untuk masalah ini kecuali menunggu developer Mandiri Mobile melakukan update. Kecuali saya mau repot ke CS untuk mengganti no ponsel yang terhubung ke data rekening, kemudian memasang aplikasi ini di ponsel Android saya. phew semoga cara terakhir ini bukan satu-satunya pilihan mengingat saya sudah cukup tergantung dengan Mandiri Mobile apps ini. 😦

Batere iPhone 5s Jadi Boros Setelah Upgrade iOS 8?

Rasanya belum lama mencoba-coba fitur-fitur baru  iOS 8, batere iPhone 5s saya sudah memberi notifikasi kalau kapasitas batere sudah kurang dari 20%. Baru beberapa jam saja. Padahal batere sudah terisi 100% ketika iOS 8 menyambut saya dengan Hello begitu proses upgrade hampir selesai.

Phew.. iOS 8 ini benar-benar bikin iPhone 5s saya rakus batere?

Ini bisa jadi ada benarnya, bisa jadi karena iPhone 5s dengan iOS 8 belum menemukan “titik stabil”nya.

Dengan iOS 8 barunya tentu saja saya ingin mencoba-coba semua fitur baru yang dibawa oleh OS baru ini. Mulai mengamat-amati perubahan desain UI di tiap menunya, mencoba-coba aplikasi baru seperti Health App, iBook, Podcast, iSight Camera dengan fitur-fitur yang baru ditambahkan dan lain-lain. Ini saja tentu sudah memerlukan waktu lebih dari penggunaan sehari-hari yang tentu mengkonsumsi energi batere lebih banyak.

Di iPhone 5s saya ada banyak sekali, ada foto yang jumlahnya ribuan, ratusan musik, setting dan file-file lain yang tentu perlu diindex lagi. Proses pengindeksan ini tentu saja memerlukan tenaga processor yang perlu energi batere sebagai makanannya. Indexing ini tidak perlu dikhawatirkan. Proses ini umumnya tidak akan sering dilakukan oleh iOS.

Saya menggunakan iPhone 5s saya dengan banyak aplikasi 3rd party yang terinstall. Kebanyakan aplikasi ini memerlukan update agar aplikasi-aplikasi itu bisa berjalan sesuai/compatible dengan iOS 8. Proses update itu memerlukan koneksi internet baik melalui wifi ataupun seluler. Yang mana koneksi internet akan membutihkan konsumsi batere.

Untuk memastikan apakah iPhone dengan iOS 8 benar-benar rakus atau normal-normal saja, berikut ini menurut saya beberapa langkah yang bisa dilakukan:

Tes daya tahan batere dalam keadaan iPhone sedang Stand by

Sebelum melakukan pengecekan ini, pastikan proses indexing foto, lagu dan file-file lainnya sudah selesai. Pastikan juga aplikasi Music tidak sedang mendownload lagu dari iTune dan tidak sedang men-sync foto-foto dari iCloud. Pastikan juga tidak ada aplikasi yang sedang melakukan proses download dan upgrade.

Bila sudah, biarkan beberapa saat agar masuk mode stand by atau tekan tombol power/sleep. Biarkan iPhone antara 15 menit – 30 menit. Perhatikan apakah kapasitas batere berkurang secara significant atau bahkan drastis. Bila kapasitas batere berkurang drastis kemungkinan memang ada masalah pada batere atau penggunaan batere. Bila tidak kemungkinan konsumsi batere iPhone 5s dengan iOS 8 normal-normal saja

Periksa apakah ada Aplikasi/Sofware yang bermasalah

Aplikasi atau software yang bermasalah biasanya akan mengkonsumsi batere secara berlebihan. Untungnya di iOS 8 ini ditambahkan fitur untuk memeriksa penggunaan batere (battery usage). Fitur ini bisa diakses dari Menu: Setting> General> Usage> Battery Usage.

IMG_0074

Hihi, dari tangkapan layar di atas kelihatan kalau saya senang Facebook-an di iPhone.

Baca lebih lanjut

Malon Bakar Klaten Cupuwatu Resto, Mantapnya Kuliner Khas Jogja

Kesan pertama yang baik suatu restoran pasti akan membawa saya suatu saat kembali pada kunjungan berikutnya. Pengalaman saya  menikmati menu spesial Malon Bumbu Kuning, Teh Madu dan aneka camilan di Cupuwatu Resto pada Februari awal tahun ini bukanlah kebetulan yang akhirnya pada siang hari ini, daging lembut Malon kembali mendarat di ujung lidah saya. Bukan Malon Regular/Malon Bumbu Kuning yang saat itu saya cicipi bersama Tina saat itu, tetapi kali ini saya ingin menikmati rasa  yang berbeda, Malon Bakar Klaten. Minumnya pun kali ini saya memilih Es Teler Cupuwatu, bukan teh hangat seperti biasanya. Kali ini semoga Es Teler yang menggoda ini tidak membuat saya pilek. 🙂

Malon atau Manuk Londo bagi saya merupakan nama yang aneh untuk sebuah makanan. Apalagi ini di suatu restoran di Yogyakarta. Di acara food tasting bersama blogger yang diundang oleh Cupuwatu Resto pada siang ini rupanya saya baru mendapatkan jawabannya. Pada postingan blog saya awal tahun ini di SINI, saya menuliskan bahwa Malon merupakan makanan olahan daging burung puyuh (atau gemak) yang dimasak secara khusus sehingga dagingnya empuk tanpa mengurangi rasa unik daging unggas ini. Tidak tepat namun tidak juga benar-benar salah. Menurut Mutia Ulva – Public RelationeCupuwatu Resto, bahan baku Malon adalah unggas, tetapi bukan unggas asli Indonesia, melainkan unggas dari Eropa yang disebut French Quail. Kalau saya terjemahkan secara bebas ini juga berarti: Puyuh Prancis. Kemudian disebut Manuk Londo atau Malon untuk memudahkan penyebutannya saja, agar kejawa-jawaan. Manuk Londo adalah kata dalam Bahasa Jawa. Manuk berarti Burung/Unggas, Londo berarti: Bule.

Sebagai menu andalan di Cupuwatu Resto, Malon saat ini telah dikembangkan menjadi beberapa varian. Ada Malon Bumbu Kuning (Reguler) yang merupakan Malon pertama saya, Malon BBQ, Malon Ala Peking, Malon Bakar Klaten, Mie Malon, Gudeg Malon, Nasi Kebuli Malon dan Sego Wiwit. Lidah dan perut saya rasanya ingin mencicipi semuanya. Nafsu selalu begitu. 😀

IMG_0053

Kali ini saya memilih: Malon Bakar Klaten. Sebagai penggemar kuliner tradisional Ayam Bakar Klaten, tentu saya penasaran seperti apa sambal pedas, lalapan dan bumbu ala Klaten dipadu dengan daging burung bule.

Malon Bakar Klaten disajikan berupa: satu ekor French Quail utuh tanpa jerohan, satu cawan sambal cabe pedas dan lalapan yang terdiri dari: daun selada, daun kemangi, irisan mentimun, dan irisan buah tomat merah. Malon Ayam Bakar ini juga disajikan dengan nasi putih yang pulen. Lihat foto saya di atas.

Daging Malon Bakar Klaten ini empuk. Kesan ini saya dapatkan ketika saya menusukkan garpu ke bagian dada malon, kemudian menggigitnya. Daging French Quail ini nyaman dikunyah. Rasa dan aroma santan terasa dilidah namun tidak cukup menyengat, tidak berlebihan. Malon juga tidak berbau menyengat seperti halnya ayam yang dibakar ala Klaten. Malon Bakar Klaten akan mengeluarkan nikmat yang sebenarnya ketika saya mencocolnya dengan sambal pedas, baru  kemudian disusul dengan nasi sambil sesekali mulut ini mengunyah lalapan yang renyah. Enaaak. Orang bilang makanan itu hanya enak ketika satu kali dua kali mendarat di lidah. Siang ini entah karena saya sedang sangat lapar, rasa enak yang khas ini masih terasa ketika di piring saja tinggal tulang belulang yang berserak dan sambal yang belum habis. Kalau sudah begini rasanya saya ingin nambah dengan menu Malon yang lain. 😀

IMG_0033.resized

 

Untuk siang ini minuman dingin cocok dipadankan dengan menu utama Malon Bakar Klaten. Minuman dingin pilihan saya adalah Es Teler special Cupuwatu. Sebagai bukan penggemar Es, awalnya saya tidak punya ide minuman apa yang akan saya pilih. Pilihan jatuh pada es teler ini adalah karena namanya saja.

Dari rasanya, Es Teler ini mempunyai rasa susu dan durian yang cukup kuat sekaligus segar. Buah cerry, kelapa muda, alpukat dan nata de coco membuat rasa es ini makin kaya rasa. Tenggorokan saya yang sensitif terhadap es, susu dan minuman dingin pun saya rasa tidak akan menyesal bertaruh untuk menikmati Es Teler spesial Cupuwatu ini. Ini jangan diartikan nekad ya? hihi.

Menikmati dua varian Malon dalam dua kesempatan yang berbeda membuat saya ingin datang untuk yang ketiga kalinya. Untuk kunjungan saya menikmati Kuliner Jogja berikutnya saya ingin menikmati Malon BBQ. Saya tidak akan datang sendirian melainkan mengajak kolega dan teman-teman saya ke sana untuk sekedar hangout ataupun short meeting ditemani dengan Nasi Kebuli Malon atau Sego Wiwit Malon yang nampak enak dinikmati secara “kembulan” di dalam ruangan dengan interior yang didesain klasik dengan semua kekahasan jogja, ruangan yang lega dan suhu yang sejuk.

FullSizeRender

IMG_0060

 

***

Cupuwatu Resto - Yogyakarta

Cupuwatu Resto – Yogyakarta

Cupuwatu Resto merupakan restoran di Yogyakarta dengan menu kuliner khas di Yogyakarta. Cupuwatu Resto beralamat di Komplek Grand Cupuwatu, Jl. Solo Km 11,8, Yogyakarta. Bila Anda sedang berwisata ke kota ini dan mencari kuliner khas di Jogja, Restoran di Yogyakarta ini bisa dijangkau dengan hitungan menit naik taxi dari Adi Sucipto Airport atau dari seputar Kota Jogja, Trans Jogja bisa dipilih sebagai alternatif transportasi yang murah.

Posting saya tentang Manuk Londo dan Cupuwatu Resto sebelumnya bisa dibaca di:

 

 

Harus Seimbang

IMG_0004

Siapa bilang kalau orang sudah seusia saya tidak boleh sering-sering makan enak. Makanan enak itu seperti apa sih? Kalau bagi saya, makanan enak itu seperti sate kambing, tongseng kambing, bebek goreng, ayam bakar, gurami dan patin bakar dan lain-lain. Boleh ya.

Bagi saya untuk makan enak syaratnya satu saja. Harus diimbangi dengan oleh raga. Seperti kemarin. Siangnya saya makan siang enak dengan sate kambing kesukaan saya, sate kambing Pak Turut. Porsinya tidak tanggung-tanggung. 5 tusuk sate kambing dan sepiring penuh nasi, masih ditambah segelas teh manis. Phew… Bila dihitung-hitung sudah berapa banyak kalori, lemak, kolesterol dan sejenisnya.

Sadar bahwa itu berpotensi membawa eskalasi kerusakan yang luas bagi kesehatan, sorenya saya tebus, saya imbangi dengan olah raga. Karena olah raga favorit saya adalah lari, maka saya pun berlari sejauh 5km. Seperti yang screen shot aplikasi pendukung running saya, Nike Running+ saya tampilkan di atas.

Ngomong-ngomong, sudah setara belum sih 5 tusuk sate kambing+sepiring penuh nasi putih vs 5 km running?

Swiftkey, Quick Type Bahasa Indonesia di iOS 8 (iPhone 5s)

Dalam postingan sebelum ini, saya mengeluhkan kenapa keyboard Bahasa Indonesia di iOS 8 di iPhone 5s saya tidak mendukung Quick Type. Ini keluhan kenapa Bahasa Indonesia seolah tidak dianggap. Apa mereka pikir mengetik dalam Bahasa Indonesia tidak perlu cepat-cepat, tidak perlu dibuat mudah.

Untungnya di iOS 8, API untuk keyboard telah dibuka sehingga developer leluasa untuk mengembangkan aplikasi 3rd party. Bersamaan dengan launching iOS 8 kemarin, ternyata sudah banyak developer yang meluncurkan keyboard 3rd party. Salah satunya adalah swiftkey.

Swiftkey inilah yang saya coba. Saya mencoba Swiftkey karena sebelumnya saya sudah familier dengan Swiftkey di Android dan alasan terpentingnya adalah: GRATIS. Toh, kali ini saya hanya bermaksud coba-coba saja memasang keyboard iPhone yang dibuat oleh bukan Apple. Banyak aplikasi keyboard 3rd party untuk iOS 8 yang berbayar yang tentu belum saya coba.

Untuk menginstall Swiftkey bisa langsung mengunduhnya dari Appstore. Ukuran file cukup besar. Sekitar 26 MB. Begitu selesai di-install, Swiftkey perlu kita tambahkan sebagai keyboard baru dari Menu: Setting > General > Keyboard> Add New: kemudian pilih Swiftkey.

Swiftkey on iPhone 5s

Swiftkey on iPhone 5s

Tampilan keyboard Swiftkey hitam, gelap dan terlihat bagi saya kurang menarik. Saat ini theme dari Swiftkey belum bisa diganti-ganti. Mungkin menunggu update beberapa waktu ke depan. Mencoba-coba mengetik dengan Swiftkey ini saya menemukan hal menyenangkan: yaitu muncul prediksi kata-kata Bahasa Indonesia, yay. Meneruskan mengetik dengan Swiftkey rupanaya keyboard ini menampilkan prediksi kata-kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris tanpa perlu mengubah setting apa pun.

Fitur lain yang belum saya rasakan manfaatnya adalah Swiftkey Cloud. Fitur ini hanya aktif bila kita sign in dengan Facebook atau Google+. Fitur ini konon akan mensinkronisasikan suggestion berdasar kebiasaan mengetik kita dengan beberapa mobile device yang sama-sama menggunakan Swiftkey. Barangkali prediksi/suggestion Swiftkey ini akan sama ketika saya mengetik di iPhone dan Android saya. 🙂

Sebagai kesimpulan: Swiftkey merupakan keyboard pihak ketiga yang layak kita install karena: Gratis dan fungsional karena mendukung Bahasa Indonesia.

Upgrade iOS 8 di iPhone 5s dan Sedikit Review

Perlu waktu 2 jam lebih untuk mendownload iOS 8 untuk iPhone 5s dengan koneksi Telkom Speedy yang saya gunakan. Mendownload file sebesar 1.92 GB saja memerlukan waktu selama ini benar-benar sebuah uji kesabaran. Nah, buat yang nanya apa gunanya internet cepat. :_D Kalau bukan karena Apple yang membuat saya penasaran habis dengan fitur-fitur baru yang ditawarkan pada OS ini, pasti saya sudah cancel download yang mengeong ini.

Setelah firmware iOS 8 untuk iPhone 5s siap, proses instalasinya sendiri terbilang cepat. Kurang dari 30 menit saya rasa.

Home Screen iOS 8 on iPhone 5s

Home Screen iOS 8 on iPhone 5s

Untuk upgrade OS ini saya tidak melakukannya secara OTA (over the air). Saya memilih memanfaatkan bantuan iTunes. Karena meski dari info upgrade di iPhone menunjukan perlu mendownload file sebesar 1.2 GB saja, tetap saja diperlukan free space selega 5 GB -an di iPhone. Saya tahu ini karena sebelumnya saya search “iOS 8” di twitter sebelumnya. 😀 Saran saya bagi yang baru akan melakukan upgrade, gunakan saja bantuan iTunes. Ini sangat membantu bagi pemilik iPhone yang memory internalnya 16 GB dan males menghapus-hapus konten. Bagi pemilik iPhone 32 GB ke atas dengan memory yang lega melakukannya secara OTA saya kira tidak masalah.

Seingat saya ada 2 kali proses restart sampai dilayar iPhone muncul tulisan “Hello” kemudian saya hanya perlu menekan beberapa kali tombol next saja sampai saya mendapatkan Tampilan Home Screen seperti di bawah. Oh, iya, diantara beberapa kali menekan tombol next ada tawaran apakah ingin meng-upgrade iCloud. Kali ini saya menjawa “Tidak” dulu, karena toh file yang ada di iCloud baru bisa dibaca nanti setelah ada OS X Yosemite. Sekarang belum bisa.

Apa yang pertama kali terlihat berbeda dari tampilan iOS 8 ini adalah gambar hati (icon aplikasi Health), gambar buku (icon aplikasi iBook) dan Control Center dengan tampilan yang berbeda. Tidak ada fungsi baru dalam Control Center dengan tampilan barunya yang menurut saya tidak sebagus yang di iOS 7.

Health App di iOS 8

Health App di iOS 8

Aplikasi yang pertama kali saya coba adalah Health. Begitu aplikasi Health terbuka, saya tidak punya ide tentang apa saja yang ditampilkan aplikasi ini. Saya hanya melihat-lihat setting dan menu tanpa tahu pasti apa yang perlu saya lakukan, hehe. Hal yang bisa saya lakukan sebatas memasukkan data tinggi badan, berat badan, jenis kelamin, tanggal lahir dan jenis golongan darah. Pagi ini, selang sehari saya menggunakan iOS 8, yang sudah bisa saya baca di Health adalah seberapa jauh saya sudah berjalan dari kemarin siang sampai pagi ini. Tentu ini jarak berjalan yang diukur ketika saya membawa iPhone.

Kamera adalah aplikasi yang paling saya gunakan di iPhone. Seharusnya memang saya segera mencobanya.

Kamera di iOS 8 ini mempunyai beberapa fitur yang bisa langsung digunakan. Fitur-fitur itu adalah: timer, manual exposure dan time lapse. Timer ini bisa digunakan untuk kamera depan dan kamera belakang iPhone dan mempunyai dua pilihan waktu yaitu 3 dan 10 detik. Bila mengambil gambar dengan fitur timer, maka kamera akan mengambil 10 foto secara sekaligus (burst). Kita bisa menyimpannya semua atau langsung memilih yang terbaik. Fitur timer ini pun dilengkapi dengan suara beep dan bila yang digunakan adalah kamera depan, maka LED Flash akan flashing beberapa kali sampai Kamera mengambil gambar. Btw fitur ini akan bermanfaat bagi yang suka selfie berjamaah atau welfie. Kehadiran fitur timer di Kamera iOS 8 membuat beberapa aplikasi Timer Kamera di iPhone menjadi tidak berguna. Sekarang aplikasi-aplikasi Timer itu sudah saya hapus.

Manual Exposure di Kamera iOS 8 tidak langsung kelihatan begitu kamera dijalankan. Tap to fucus dimanapun di tampilan view finder kamera, bila kemudian muncul icon bergambar matahari berarti Exposure siap diatur-atur manual. Geser slider ke atas dan kanan untuk menaikan exposure atau ke bawah dan kiri bila menginginkan hasil foto lebih gelap. Time Lapse di Kamera iOS 8 belum sempat saya coba. Bukan karena tidak tertarik, tetapi karena belum sempat saja, dan belum punya Tripod khusus untuk iPhone agar video time lapse yang dibuat bisa leluasa mengkomposisikannya.

Dibandingkan Android dan Blackberry (entah bila di Windows Phone karena saya belum pernah punya), iPhone jauh ketinggalan dalam hal kemudahan untuk mengetik. Untuk itulah barangkali Quick Type dihadirkan di iOS 8 ini. Di keyboard iPhone 5s saya sebelumnya membuat 3 setting bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, US English dan Emoji. Pada mode US English, fitur Quick Type berjalan bagus. Kabar buruknya adalah begitu saya berpindah ke input Bahasa Indonesia. Quick Type nya iOS 8 tidak bisa banyak membantu mengetik dalam Bahasa Indonesia. Padahal ini adalah bahasa yang sering saya gunakan.

Sedikit obat kecewa dari ketidak mampuan Quick Type di iOS 8 membantu memperlancar mengetik dalam Bahasa Indonesia, fitur dictation yang baru ada ditambahkan di keyboard bahasa Indonesia hampir bisa mengerti semua kata-kata yang saya ucapkan. Kesalahan yang terjadi bisa dibilang sedikit. Misalnya ketika saya mengucapkan “Suro Efendi”, maka iOS 8 selalu gagal dan mengetiknya sebagai: Saran Effendi. hihi

Interactive Notification. Sebagai mantan pengguna Blackberry, tentu Interactive Notification merupakan fitur yang saya tunggu-tunggu. Saya membayangkan membalas semua pesan baik mail, messenger, social media dll melalui satu tempat sebagaimana yang bisa dilakukan melalui Blackberry Hub. Sayangnya fitur Interactive Notification bahkan sepertinya belum jalan di iPhone 5s saya. Semua notifikasi sepertinya masih seperti apa yang ada di iOS 7. Saat ini saya masih mencari apa masalahnya atau dimana saya bisa men-setting Interactive Notification.

Sementara ini dulu yang saya tuliskan dari pengalaman saya meng-upgrade iPhone 5s ke iOS 8. Saya akan tambahkan atau membuat post blog baru seiring saya menggunakan sistem operasi mobile dari Cupertino ini. 😀