Swiftkey, Quick Type Bahasa Indonesia di iOS 8 (iPhone 5s)

Dalam postingan sebelum ini, saya mengeluhkan kenapa keyboard Bahasa Indonesia di iOS 8 di iPhone 5s saya tidak mendukung Quick Type. Ini keluhan kenapa Bahasa Indonesia seolah tidak dianggap. Apa mereka pikir mengetik dalam Bahasa Indonesia tidak perlu cepat-cepat, tidak perlu dibuat mudah.

Untungnya di iOS 8, API untuk keyboard telah dibuka sehingga developer leluasa untuk mengembangkan aplikasi 3rd party. Bersamaan dengan launching iOS 8 kemarin, ternyata sudah banyak developer yang meluncurkan keyboard 3rd party. Salah satunya adalah swiftkey.

Swiftkey inilah yang saya coba. Saya mencoba Swiftkey karena sebelumnya saya sudah familier dengan Swiftkey di Android dan alasan terpentingnya adalah: GRATIS. Toh, kali ini saya hanya bermaksud coba-coba saja memasang keyboard iPhone yang dibuat oleh bukan Apple. Banyak aplikasi keyboard 3rd party untuk iOS 8 yang berbayar yang tentu belum saya coba.

Untuk menginstall Swiftkey bisa langsung mengunduhnya dari Appstore. Ukuran file cukup besar. Sekitar 26 MB. Begitu selesai di-install, Swiftkey perlu kita tambahkan sebagai keyboard baru dari Menu: Setting > General > Keyboard> Add New: kemudian pilih Swiftkey.

Swiftkey on iPhone 5s

Swiftkey on iPhone 5s

Tampilan keyboard Swiftkey hitam, gelap dan terlihat bagi saya kurang menarik. Saat ini theme dari Swiftkey belum bisa diganti-ganti. Mungkin menunggu update beberapa waktu ke depan. Mencoba-coba mengetik dengan Swiftkey ini saya menemukan hal menyenangkan: yaitu muncul prediksi kata-kata Bahasa Indonesia, yay. Meneruskan mengetik dengan Swiftkey rupanaya keyboard ini menampilkan prediksi kata-kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris tanpa perlu mengubah setting apa pun.

Fitur lain yang belum saya rasakan manfaatnya adalah Swiftkey Cloud. Fitur ini hanya aktif bila kita sign in dengan Facebook atau Google+. Fitur ini konon akan mensinkronisasikan suggestion berdasar kebiasaan mengetik kita dengan beberapa mobile device yang sama-sama menggunakan Swiftkey. Barangkali prediksi/suggestion Swiftkey ini akan sama ketika saya mengetik di iPhone dan Android saya. 🙂

Sebagai kesimpulan: Swiftkey merupakan keyboard pihak ketiga yang layak kita install karena: Gratis dan fungsional karena mendukung Bahasa Indonesia.

Keyboard untuk yang berkuku panjang : Ada ngga?

Mulai tadi pagi saya merasakan bete ketika sedang mengetik. Keyboard ini terasa membuat jari – jari tangan tidak nyaman seolah sedikit – sedikit tergelincir dan keseleo. Habis itu suara berisiknya tidak mengenakan telinga. Saya juga tidak habis pikir dengan keyboard yang belum beberapa bulan saya ganti dan kenapa akhir – akhir ini telinga saya menjadi sensi dan mudah alergi.

Mengalihkan penglihatan dari monitor untuk memastikan biang penyebab kebetean, mendapati bahwa memang benar bahwa keyboard itu baru berusia beberapa bulan dan kelihatan tidak berubah, yang kelihatan kemudian menimbulkan pertanyaan adalah, sudah berapa bulankah saya tidak memotong kuku. (lol) Ketahuan masalahnya kalau saya sedang 130/80, yang menjadikan ngasalnya menjadi jadi.

Sekali ngasal tetap ngasal. Adakah keyboard yang di desain untuk nyaman digunakan bagi yang kurang menerima bahwa memotong kuku itu suatu kebenaran? Atau lebih benarnya malas memotong kuku.