Ikut – ikutan Ngomong Jingle Sari Roti

Padahal sudah basi. Biarlah. Bagi yang alergi sama roti yang sudah basi lebih baik memeriksa tanggal kadaluwarsa yang seharusnya tercantum dalam kemasan makanan.

Kebetulan saat itu saya juga bisa ikut menyaksikan Metro TV menyiarkan secara langsung wawancara dengan Muhamad Nazarudin. Terus terang saya kurang memperhatikan noise dari wawancara itu kecuali tele wicara itu sempat terjadi suara patah – patah. Baru kemudian di time line twitter banyak dikicaukan tentang jingle Sari Roti yang tersohor itu ada dibelakang suara Nazar.

Banyak spekulasi terjadi kalau artinya Nazar melakukan telewicara itu dari Indonesia saja. Bukan dari luar negeri seperti yang ditegaskan oleh Nazar sendiri.

Pro kontra akan spekulasi ini kemudian berkembang. Ada seorang pakar yang cukup rajin berkicau di ranah twitter mempublikasikan analisisnya yang menduga suara jingle Sari Roti itu kemungkinan adalah suara ring tone/ nada panggil dari ponsel atau BB milik Nazar.

Sepintas Analisis ini masuk akal meski kemudian ada analis lain yang men-twit analisis tandingan. Baca lebih lanjut

Butuh Duit 5 Milyard

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman bilang kalau dia berdoa untuk orang lain biasanya terkabul, tapi kalau berdoa untuk dirinya sendiri tidak selalu. Saya pun bilang sama dia untuk meminta didoakan agar saya bisa dapat uang sejumlah 3 Milyard.  Gambaran saya saat itu saya butuh duit 3 Milyard. Tapi sekarang saya merasa perlu uang sebanyak 5 Milyard

Dia tercengang. Uang sebanyak itu akan dipakai buat apa.

Saya tidak main – main. Saya memang butuh duit sejumlah itu. Meskipun saya juga tidak punya bayangan apa – apa tentang cara mendapatkan uang sebanyak itu. Makanya saya  berdoa sendiri selain tidak menolak bila teman – teman saya ikhlas mendoakan saya.

Jadi berpikir kenapa orang berdoa. Orang biasanya berdoa untuk hal – hal yang berada di luar kendalinya. Ada orang  yang enggan berdoa untuk mendapatkan uang Rp 50.000,-/hari karena dia sudah biasa mendapat bayaran satu juta rupiah per hari. Sementara saya berdoa untuk sesuatu yang menurut saya di luar batas kemampuan saya.

Social Media kok Bikin Tawuran

REPUBLIKA.CO.ID, PALU–Dua kelompok pemuda di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), terlibat bentrok yang didipicu oleh komentar-komentar provokatif di sebuah situs jejaring sosial facebook. Bentrok yang terjadi di Kelurahan Tatura Utara pada Senin (17/1) malam itu tidak menimbulkan korban luka-luka.

Bentrokan itu merupakan aksi lanjutan dari kejadian serupa pada Sabtu (15/1) dini hari, sekitar pukul 02.30 Wita. Tawuran itu mengakibatkan beberapa bangunan rusak akibat terkena lemparan batu dan benda keras lainnya.

Informasi yang dihimpun di Polsek Palu Selatan, menyebutkan bentrok itu berawal ketika seorang pemuda yang tinggal di Jalan Anoa melakukan perang kata-kata di Facebook dengan seorang pemuda yang tinggal di Jalan Darussalam. Tidak puas perang kata-kata di Facebook, kemudian kedua pemuda itu sepakat bertemu di Jalan Anoa untuk berkelahi. Selengkapnya baca di http://goo.gl/14d2z

Saya sih ngga habis mengerti membaca berita tawuran antar kelompok pemuda di suatu desa di propinsi Sulawesi Tenggara itu gara – gara cekcok di Facebook. Karena mereka saling perang kata – kata di Facebook. Berarti sebelum cecok mereka adalah teman. Kecuali di setting publik bukankah yang bisa saling komentar itu teman? 😀

Pengalaman saya yang dibesarkan di desa yang mana pada jaman saya SD – SMP kerap kali terjadi tawuran antar dusun dalam satu desa, biasanya tawuran terjadi karena saling ejek di lapangan sepak bola atau lapangan bola voli. Tawuran tidak jarang merupakan ending dari pertandingan sepak bola atau bola voli. Kejadian ini dulu umumnya terjadi sehabis pertandingan final. 😀 Baca lebih lanjut

Mudah Download Video dari Youtube

Kadang – kadang saya perlu untuk mendownload video dari youtube. Misalnya saya tertarik dengan suatu video dan akan saya tonton berulang – ulang atau ingin saya putar di pemutar video portable. Menonton secara online video yang sama bagi saya merupakan pemborosan bandwidth.

Dulu untuk men-download video youtube, bila saya malas menginstall aplikasi desktop biasanya menggunakan web service, yaitu: http://zamzar.net atau vixy.net. Nampaknya sekarang Vixy sudah menghentikan layanannya. Kini ada extensi untuk Google Chrome yang sudah saya coba cukup bagus. Yaitu Easy Youtube Downloader. Baca lebih lanjut

Cerpen Putu Wijaya: Bersiap Kecewa …

Bersiap Kecewa Bersedih Tanpa Kata – kata

(buat GM)

OLEH PUTU WIJAYA

Aku menunggu setengah jam sampai toko bunga itu buka. Tapi satu jam kemudian aku belum berhasil memilih. Tak ada yang mantap. Penjaga toko itu sampai bosan menyapa dan memujikan dagangannya.

Ketika hampir aku putuskan untuk mencari ke tempat lain, suara seorang perempuan menyapa.

“Mencari bunga untuk apa Pak?”

Aku menoleh dan menemukan seorang gadis cantik usianya di bawah 25 tahun. Atau mungkin kurang dari itu.

“Bunga untuk ulang tahun?”

“Yang harganya sekitar berapa Pak?”

“Harga tak jadi soal.” Baca lebih lanjut

Web Browser Mendadak Crash dan Mendadak Sembuh

Pada hari Sabtu pagi kemarin saya mulai mempunyai masalah dengan browser Google Chrome dan FireFox yang terinstall pada laptop Ubuntu 11.04. Firefox dan Google Chrome, kedua web browser andalan itu berulangkali tiba – tiba crash hanya untuk membuka beberapa tab saja. Padahal pada Jum’at malam tidak terjadi masalah apapun. Saya juga tidak melakukan setting atau update apapun pada sebelum masalah itu terjad.

Saat itu saya belum berniat untuk mencari tahu masalah yang menimpa browser pada ubuntu 11.04 itu karena sedang tidak mood.

Anehnya, sejak hari Minggu pagi kemarin sampai sekarang, masalah yang timbul dengan tiba – tiba itu telah sembuh dengan tiba – tiba pula. Membuat penasaran saja. Sebenarnya apa yang sedang terjadi.

Circle Counter di Google+ Belum Akurat

Meskipun termasuk golongan awal masuk Google+ tapi sampai saat ini saya belum menggunakanya secara serius untuk berjejaring. Sampai sekarang saya merasa masih compatible dengan twitter dan fairly compatible dengan facebook. Saya memang hampir tiap hari login ke G+ tiap kali menyalakan komputer. Tapi yang saya lakukan masih sebatas mencoba – coba feel dan feature yang ditawarkan oleh G+.

Salah satu feature G+ yang menurut saya menarik adalah konsep circle. Circle saya pahami sebagai jalan tengah antara friendship dari madzab facebook dan follow/unfollow dari madzab twitter. Baca lebih lanjut

Memperingati Nifsu Sya’ban itu Bid’ah?

Sejak sore tadi saya mendapatkan banyak SMS dan BBM yang berisi pesan akan keutamaan memperingati malam Nifsu Sya’ban yang katanya jatuh pada malam ini. Bukanya menyikapi informasi ini secara arif, alih – alih saya malah tanpa berpikir panjang dengan meneruskanya di status facebook.

Dalam beberapa saat, status ini mendapat beberapa respon like dari teman – teman saya. Entah apa maksud mereka nge-like status fb itu. Untungnya ada salah satu teman saya yang mengritisi status fb berisi pesan nifsu sya’ban itu. Ia bilang nifsu sya’ban itu bid’ah.

Kritik ini membuat saya penasaran dan googling sana sini. Dan memang benar, dari beberapa link yang saya baca dan bandingkan, tidak saya temukan hadits shahih tentang peringatan nifsu sya’ban. Bila anda penasaran seperti saya silahkan googling sendiri. Berikut adalah link yang menurut saya menarik:

http://tausyiah275.blogsome.com/2007/08/27/malam-nisfu-syaban-bidah-kah/

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=193126727410639&set=t.1452751441&type=1&ref=nf

Lesson Learned:

  1. Dewasalah dalam mencerna dan meneruskan informasi.
  2. Rajin – rajinlah mempelajari agama yang kita anut

Curhat Tentang Industri Telekomunikasi Indonesia 2020

Tidak rugi saya datang jauh – jauh dari Wonosari – Gunungkidul untuk menghadiri acara Sarasehan Blogger di Joglo Abang yang merupakan rangkaian acara Jogja ASEAN Blogger Conference yang dilaksanakan pada siang harinya bertempat di Hotel Melia Purosani. Menurut saya acara yang berlangsung pada 9 Juni 2011 itu bagus, melebihi  ekspektasi saya. Saya suka dengan desain acara sarasehan yang dibuat tidak  formal, secara lesehan, sehingga kawan – kawan yang datang dari berbagai daerah tidak kehilangan kesempatan untuk beramah – tamah.

Apa kata Pakdhe Blontakpoer dalam twitternya “seru banget kopdar blogger/ onliner di @jogloabang. ide berseliweran dr berbagai kota Jateng-DIY-Jatim-Jabar-DKI #ActCreative @TselJatengDIY” sepenuhnya betul.

Koyo ketiban ndaru” begitu orang Jawa bilang menggambarkan kehebohan saya pada malam itu bertemu dan bisa ngobrol dengan mahadewi blogger sekaligus master sifu SEO dari Bekasi, yaitu Mbak Ajeng. Sebelumnya saya tidak mengira kalau beliau adalah sosok yang ramah dan humble. Sayangnya perhatian saya saat itu segera dibajak oleh video – video yang inspiratif yang diputar selama Mas Bababdito membawakan presentasi “Industri Telekomunikasi Masa Depan”.

Baiklah tulisan ini akan saya lanjutkan dengan mencoba melihat atau lebih tepatnya harapan saya akan Industri Telekomunikasi masa depan. Setidaknya Industri Telekomunikasi untuk 10 tahun yang akan datang. Ide – ide lain dari acara sarasehan yang dibawakan oleh pemateri berikutnya sampai acara diskusi yang tidak kalah keren akan saya tuliskan secara terpisah.

#1 the social web of things #courtesy of youtube

#2 all communicating world #courtesy of youtube

Nah, sebelum melanjutkan membaca posting ini, silahkan menyaksikan kedua video di atas. Merupakan video dari beberapa yang dipakai Mas Bababdito sepanjang presentasi. Baca lebih lanjut

Waktu Tidur Kacau

Beberapa petang yang lalu saya tertidur sebelum jam tujuh malam. Sepanjang pagi, siang sampai sore hari itu saya habiskan secara maraton bercampur sprint. Kecapaian. Dari tidur yang cukup rajin itu (baca: tidur sangat awal) saya terbangun pada sekitar jam dua dini hari untuk mengerjakan Shalat Isya’. Saya tidak yakin apakah pada dini hari itu saya terbangun karena ada kewajiban yang belum tertunaikan atau karena suhu di desa saya turun drastis. Sangat dingin.

Saya mencoba tidur lagi setelah selesai mengerjakan Isya’. Tapi tidak mudah. Saya tidak bisa tidur sampai pagi. Sebenarnya itu sudah waktu tidur yang cukup lama dibanding biasanya. Tidur dari jam tujuh sampai jam dua. Tujuh hitungan jam. Padahal biasanya saya mulai tidur pada jam satu dan bangun sekitar jam lima pagi.

Pola tidur yang tidak biasa itu baru terasa kemarin siang. Terjaga mulai jam dua dini hari ternyata membuat tubuh saya jauh dari produktif pada hari berikutnya. Cape deh …