Ikut – ikutan Ngomong Jingle Sari Roti

Padahal sudah basi. Biarlah. Bagi yang alergi sama roti yang sudah basi lebih baik memeriksa tanggal kadaluwarsa yang seharusnya tercantum dalam kemasan makanan.

Kebetulan saat itu saya juga bisa ikut menyaksikan Metro TV menyiarkan secara langsung wawancara dengan Muhamad Nazarudin. Terus terang saya kurang memperhatikan noise dari wawancara itu kecuali tele wicara itu sempat terjadi suara patah – patah. Baru kemudian di time line twitter banyak dikicaukan tentang jingle Sari Roti yang tersohor itu ada dibelakang suara Nazar.

Banyak spekulasi terjadi kalau artinya Nazar melakukan telewicara itu dari Indonesia saja. Bukan dari luar negeri seperti yang ditegaskan oleh Nazar sendiri.

Pro kontra akan spekulasi ini kemudian berkembang. Ada seorang pakar yang cukup rajin berkicau di ranah twitter mempublikasikan analisisnya yang menduga suara jingle Sari Roti itu kemungkinan adalah suara ring tone/ nada panggil dari ponsel atau BB milik Nazar.

Sepintas Analisis ini masuk akal meski kemudian ada analis lain yang men-twit analisis tandingan.

Sebenarnya saya menulis ini karena ikut – ikutan sama mas Asruldin Aziz “Arul” di sini.

Bagi saya memang tidak mudah untuk memastikan misteri suara jingle Sari Roti itu. Ada beberapa hal yang perlu saya tanyakan dulu.

Nazar menelepon Metro TV pakai apa? Apakah Nazar menggunakan Fixed Phone (semacam pesawat telepon rumah)? Apakah menggunakan PC/Laptop yang telah terinstall software telepon/softphone? Anonimitas pasti merupakan pertimbangan penting Nazar agar ia tidak mudah dilacak.

Atau apakah Nazar menggunakan Blackberry atau Mobile Phone/ponsel? Bila memang ia menggunakan ponsel maka tidak cukup mudah untuk memahami suara jingle Sari Roti itu berasal dari ring tone ponsel Nazar. Saya tidak bermaksud mengatakan Nazar hanya mempunyai satu ponsel.

Kecuali sangat dekat,  menurut saya akan tidak mudah suara ringtone dari ponsel (yang lain) untuk masuk ke ponsel yang lain yang sedang digunakan untuk bertelepon. Sebenarnya bisa sih bila Nazar menekan tombol loud speaker pada ponsel. Tapi apa tujuan Nazar mengaktifkan speaker phone? 😀

Kenapa saya katakan kecuali sangat berdekatan, ringtone dari satu ponsel susah masuk jadi noise ke ponsel lain yang sedang digunakan untuk bertelepon?

Ponsel yang ada saat ini, apalagi yang high end, di dalamnya terpasang noise reduction dan atau noise cancellation. Tidak sedikit ponsel yang dilengkapi dengan dua microphone, satu microphone untuk mengambil sinyal (umumnya voice signal) dan microphone kedua dipakai untuk mengambil sample noise atau ambient.

Noise cancellation yang  sederhana sebenarnya cukup dengan me-mix sinyal (dari mic 1) dengan noise (dari mic 2) yang sudut fasanya telah dibalik 180 derajat. Bagi yang pernah belajar elektronika pasti pernah mengenal penguat deferensial. Noise reduction selanjutnya akan men-filter sinyal – sinyal suara tersebut dalam rentang frekuensi biacara manusia, umumnya cukup dalam range 3 khz saja sehingga human voice cukup audible. Frekuensi di atas dan di bawah range voice manusia bisa difilter untuk direduksi saja

Yang saya ceritakan di pada paragraf di atas merupakan noice reduction/cancellation yang kuno. Teknologi audio digital yang ada saat ini pasti mempunyai algoritma yang lebih canggih untuk mengeliminasi noise dan mereproduksi suara, hehehe

Jadi masuk akalkah kalau suara ring tone dari ponsel tidak tereduksi oleh system noise reduction/cancellation ini. Bagaimana kalau itu Nazar melakukan panggilan dari telepon umum koin di pinggir jalan dan kebetulan ada abang Sari Roti membunyikan keras – keras jingle itu. Eh sekarang mana ada telepon umum pinggir jalan. Apa Nazar menelepon dengan ponsel tetapi kebetulan ada Abang Sari Roti yang membunyikan jingle keras – keras supaya Nazar yang nampak keletihan tertarik membeli. hehehe

Atau begini. Nazarudin memang cerdas memanfaatkan tabiat orang Indonesia yang suka bergosip dan berspekulasi. Ia sengaja dan terencana membunyikan jingle Sari Roti ketika ia sedang menelepon Metro TV. Nazar menelepon Metro TV itu kan direncanakan sebelumnya ngga cuman nafsu yang impulsif di tengah – tengah galau dan angkara.

Bila ini skenario Nazarudin. Maka tweeps seantero Indonesia telah dengan suka rela bermain sebagai figuran. Termasuk saya yang saat ini ikut – ikutan membuat posting jingle Sari Roti.

Apapun semoga Sari Roti makin terkenal dan laris manis mengalahkan Dunkin Donat dan Holland Bakery. 😀

Iklan

13 thoughts on “Ikut – ikutan Ngomong Jingle Sari Roti

  1. Saya, kok tidak terlalu percaya dengan Nazarudin ini. Omongannya pating pecotot belepotan hantam orang kanan kiri depan belakang koyo kekean wae. Jika dia memang pegang bukti langsung saja bawa buktinya. Tidak usah pakai acara melarikan diri dan bikin sensasi nelpon media segala.

    Eh, jangan-jangan dia nelopn pakai Skype, Mas. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s