Pertolongan Pertama Luka Lecet Jatuh dari Motor

Secara berkala melihat-lihat statistik blog saya ini selalu saja ditemukan hal-hal menarik. Mulai dari yang membuat bibir tersungging seperti kata kunci “cara berjalan wanita tidak perawan”, “mantra untuk memancing” sampai trafik suatu tulisan yang pada hari-hari tertentu naik secara “memprihatinkan”.

 

luka jatuh dari sepeda motor

Kali Lecet-Lecet

Lecet-Lecet Jatuh dari Motor adalah tulisan yang saya maksud. Trafik ke tulisan ini naik secara signifikan biasanya pada akhir pekan, hari minggu, hari libur dan musim liburan. Memprihatinkan karena hit yang tinggi pada tulisan lama yang saya tulis pada 11 September 2011 ini saya curigai berkorelasi dengan banyaknya orang yang mengalami kecelakaan motor pada hari-hari tersebut.

 

Lebih tidak enaknya lagi tulisan tersebut hanya menceritakan pengalaman saya terjatuh dari motor. Tidak ada solusi yang saya tawarkan di dalam tulisan itu. Ini sama sekali tidak membantu bagi siapa pun yang membutuhkan tips praktis pertolongan pertama pada kecelakaan.

Nah, sebagai gantinya, di sini saya akan mencoba menulis tips praktis pertolongan pertama pada kecelakaan ringan di jalan. Semoga Google mengarahkan pembaca yang membutuhkan ke tulisan ini. Tulisan ini bukan sepenuhnya berdasarkan pengalaman pribadi saya, melainkan saya tuliskan kembali dari berbagai sumber yang menurut saya kredibel dan mudah dipraktekan.

Berikut adalah tips pertolongan pertama luka lecet jatuh dari motor: Baca lebih lanjut

Membuat Viral Content itu Mudah?

Pertanyaan saya di atas bisa dijawab mudah, tidak mudah, atau pun susah. Menurut saya, kalau membuat konten asal viral saja tidaklah begitu sulit. Bisa dibilang mudah. Apalagi bila menghalalkan segala cara.

Membuat konten viral yang mempunyai tujuan jangka panjang yang baik, seperti bertujuan menyampaikan pesan-pesan moral yang bagus untuk masyarakat seperti iklan layanan masyarakat, campaign untuk sebuah brand dan sejenisnya perlu effort yang lebih besar. Tingkatannya menjadi tidak bisa dibilang mudah. Lebih sulit.

12823094_10153958014704655_515473642_o

Saya sendiri pernah dan sampai sekarang  memproduksi konten viral jenis kedua yang saya tulis di paragraf di atas  sesuai kebutuhan.

Tingkatan memproduksi konten viral yang paling sulit, menurut saya adalah bagaimana menulis pengalaman yang kita alami dan temui sehari-hari agar menjadi konten viral. Ini menurut saya sebenarnya yang diperlukan oleh seorang blogger (bukan sekedar publisher) yang akan tetap disebut blogger bila tetap menulis sesuatu secara naratif. Menulis narasi atau story telling. Ini yang ingin saya pelajari.

Bagaimana cara memproduksi viral content yang pertama, bila tertarik, mungkin kita bisa belajar dari fan page seperti Jonru, Portal Piyungan, dan sejenisnya. Di internet produsen konten viral seperti itu ada banyak sekali.

12837391_10153958014489655_636947718_o

 

Memproduksi conten viral dengan lebih mudah dan cara-cara beradab dapat dipelajari dari Workshop” How to Make Viral Content”, yang dibawakan oleh Chief Content Officer Zetta Media yang sekarang tidak lagi berjilbab tetapi tetap cantik, yaitu Ollie Salsabela. Di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Telkom Kotabaru Yogyakarta pada tanggal 9 Maret 2016 lalu.  Baca lebih lanjut

Asus Zenpad 7.0 Z370CG Mendadak Boros Batere. Ini Penyebabnya?

Asus Zenpad 7.0 Z370CG saya tiba-tiba menjadi boros batere. Bahkan ketika tidak sedang saya gunakan sama sekali. Saya seringkali mendapati Zenpad 7.0 saya baterenya habis setelah saya tinggalkan beberapa jam. Padahal sebelum saya tinggalkan tablet itu sudah saya charge sampai batere nya penuh.

Saya pun berusaha menelusuri apa yang menyebabkan tablet yang saya sukai untuk menikmati konten multimedia ini menjadi sangat boros batere.

Langkah pertama dalam penelusuran saya kali ini adalah dengan melihat-lihat notifikasi yang diberikan oleh ASUS di tablet ini. Dengan Zen UI, Asus telah berusaha memudahkan pengguna untuk melihat aplikasi apa saja yang rakus mengkonsumsi batere.

Dalam sekejap aplikasi rakus batere itu bisa saya ketahui. Berikut ini:

Screenshot_2016-03-07-06-58-52

Penyebab Zenpad 7.0 Z370CG Boros Batere

Baca lebih lanjut

Kabut Mudahkan Warga Gunungkidul Melihat Gerhana Matahari

gerhana matahari parsial di gunungkidul.resized

Gerhana Matahari di Gunungkidul

Berniat ikut melaksanakan Shalat Gerhana Matahari di Masjid Ki Ageng Pemanahan di Desa Grogol, pagi ini saya bangun, sarapan dan mandi lebih awal dari biasanya. Hawa dingin dan kabut yang turun menyelimuti desa dimana saya tinggal tidak menghalangi niat saya ini. Kapan lagi saya berkesempatan shalat gerhana matahari bila tidak sekarang. Ini tidak boleh disia-siakan. Menunggu gerhana matahari berikutnya, 30-an tahun yang akan datang terlalu lama. Baca lebih lanjut

Shalat Gerhana Matahari di Gunungkidul

Selepas shalat Maghrib tadi saya mendengar  pengumuman dari Masjid di lingkungan saya tinggal. Bahwa besok pagi pada pukul 07:00 WIB diselenggarakan shalat gerhana di masjid. Beberapa masjid di lingkungan tentangga pun saya dengar tadi menyiarkan pengumuman senada, tentang Shalat Gerhana Matahari besok pagi.
image

Secara astronomi memang gerhana matahari diperhitungkan akan melintasi Indonesia. Gerhana Matahari Total sejak beberapa waktu lalu telah diperhitungkan akan melintasi sebagian wilayah Indonesia seperti Palembang, Belitung dan kota-kota lain yang berdekatan.

Di Yogyakarta, lebih khusus lagi di Gunungkidul dimana saya tinggal, besok pagi diperhitungkan akan dilewati Gerhana Matahari Sebagian (GMS). Menurut perhitungan, gerhana akan membuat di Gunungkidul matahari terlihat seperti bulan sabit (atau cincin).

Gerhana Matahari merupakan momen yang bisa dibilang langka. Lebih langka dibandingkan dengan Gerhana Bulan. Jadi tak heran bila masyarakat menyambut dan menyikapi gerhana dengan banyak cara yang berbeda-beda.

Jaman simbah (kakek nenek) saya dulu saya ingat menyambut gerhana matahari dan bulan dilakukan dengan “kothek’an” atau disebut juga dengan Gejog Lesung, disamping memukul aneka tabuh tabuhan seperti kenthongan dan lain-lain.

Berbeda dengan tren yang terjadi akhir-akhir ini. Orang kekinian beramai-ramai menyambut gerhana dengan berwisata gerhana. Salah satu yang dilakukannya adalah dengan pengamatan langsung dan memotret. Tak heran akhir-akhir ini jualan kaca mata gerhana laris manis. Begitu pula dengan jualan ND filter untuk kamera memotret gerhana.

Saya sendiri tidak mempunyai persiapan khusus dalam menyambut gerhana esok hari. Saya tidak berniat berwisata gerhana dan saya tidak menyiapkan perlengkapan khusus untuk memotret atau mengamat gerhana secara langsung.

Rencananya saya besok akan Shalat Gerhana Matahari di Masjid saja. Nah, bagi yang tinggal di Gunungkidul dan besok ingin Shalat Gerhana Matahari, berikut ini daftar masjid yang kemungkinan besok akan menyelenggarakan shalat gerhana. Daftar berikut bisa ada yang salah. Jadi bila berpatokan pada daftar ini, silakan dikonfirmasikan dahulu kepada takmir dan datang ke masjid yang dituju lebih awal. Agar apabila Masjid tersebut ternyata tidak jadi menyelenggarakan shalat gerhana bisa berpindah masjid dengan nyaman dan cepat.

Berikut ini daftar Masjid Penyelenggara Shalat Gerhana Matahari, beserta imam dan khatibnya:

Baca lebih lanjut

Memotret Pelangi di Musim Pelangi

tips memotret pelangi dengan iphone

Pelangi di Musim Pelangi

Menjelang Maghrib kemarin petang, saya sedang nge-teh, bersantai di teras rumah sambil menikmati sore yang sejuk ketika tiba-tiba saya melihat di langit timur ada semburat pelangi. Saya pun langsung meraih ponsel dan bergegas menuju ke tempat yang lapang. Beruntung tidak jauh dari rumah saya ada hamparan persawahan yang cukup lapang, yang memungkinkan saya melihat pelangi dari ujung yang satu ke ujung yang lain.

Tidak mau kehilangan pelangi yang saya tahu munculnya tidak akan lama, saya pun segera memotret pelangi itu dengan iPhone 5s. Saya terus memotret pelangi petang itu dengan dalam berbagai komposisi dan berbagai angel semakin sampai pelangi itu memudar. Harapan saya siapa tahu saya mendapatkan satu atau dua, syukur lebih banyak  foto pelangi yang bagus. Kalau pun tidak mendapatkan foto yang bagus pun tidak apa-apa. Maklum saya hanya menggunakan kamera ponsel.

Nah, kalau kalimat yang terakhir itu tadi memang kalimat alasan yang dicari-cari. hihi.

Seingat saya, pelangi kemarin petang itu adalah pelangi ke-3 yang saya potret pada musim ini. Pelangi pertama (di tempat dan waktu yang hampir yang sama) saya juga berusaha memotret tetapi tidak bisa memotret dengan baik. Saat itu pelangi sudah memudar ketika saya mengetahui ada pelangi itu. Pelangi ke-2, saya menemukannya di dekat Balai Desa Banyusoca dalam perjalanan saya pulang dari Turunan (Watu Payung) Geoforest. Baca lebih lanjut

3 Cara Mudah Cek Mandiri Fiesta Poin

Bermaksud mencari-cari Promo Tiket Jakarta Marathon yang lebih manusiawi, beberapa bulan yang lalu saya mencoba-coba dan mencari tahu cara memeriksa poin Mandiri Fiesta. Maklum sebagai pengguna Bank Mandiri saya selalu ingin memaksimalkan keuntungan sebagai nasabah bank plat merah berwarna biru ini. Siapa tahu saya mempunyai sejumlah poin yang bisa saya gunakan untuk ikut program promo.

Setelah mencari tahu ke sana dan ke mari, akhirnya saya menemukan beberapa cara memeriksa poin Mandiri Fiesta. Dari sini saya jadi tahu kalau saya punya cukup lumayan poin. Hanya saja sampai saat ini belum ada tiket promo Jakarta Marathon dari Mandiri Fiesta.

Tidak apa-apa. Toh begitu menunggu Mandiri Fiesta promo tidak kunjung datang, tengah bulan lalu ada Jakarta Marathon Valentine Promo. Saya langsung membeli tiket yang lebih manusiawi meskipun sedikit lebih mahal dari harga tiket early bird yang habis dalam hitungan menit itu.

Meluangkan waktu beberapa lama untuk mencari tahu dan mencoba-coba mengecek Mandiri Fiesta poin tidak membuat saya serta merta merasa rugi. Meski agak sebel karena tidak mendapakan promo Jakmar dari Mandiri Fiesta. Dari peristiwa ini saya malah jadi tahu kalau ada banyak promo Mandiri Fiesta Poin yang bisa saya manfaatkan. Misalnya ketika saya sedang ingin ngopi-ngopi, makan siang atau nonton film.

3 Cara Mudah Cek Mandiri Fiesta Poin, baca berikut ini: Baca lebih lanjut

Sekilas Tentang Baju Bayi

Baju bayi merupakan sesuatu yang dipakai, untuk melindungi dirinya dari lingkungan panas dan juga dingin serta memperindah penampilan pada tubuh dengan cara dibalutkan menutupi bagian yang dikehendaki. Baju merupakan kebutuhan primer setiap orang yang wajib untuk dipenuhi, dalam memilih baju untuk bayi tidak perlu dengan harga yang mahal, sebab bayi mempunyai siklus pertumbuhan yang begitu cepat, sehingga baju untuk si kecil cepat sekali tidak muat. Pakaian bayi modelnya tetap, tidak terdapat perubahan yang begitu berarti di setiap desainnya.

Dengan perkembangan jaman saat ini mulai terdapat berbagai desain terbaru dan meskipun belum begitu populer seperti pakaian orang dewasa.

Baca lebih lanjut

ASUS Audio Cover Rusak, Bagaimana Solusinya?

asus audio cover

ASUS Audio Cover pada Zenpad 7.0

Karena tidak dipakai dalam beberapa hari, ASUS Zenpad 7.0 Z370 CG saya terbiarkan tidak di-charge selama beberapa hari. Baterenya pun habis dan tablet Asus Zenpad 7.0 itu mati. Saya perlu men-charging dengan charger adapter bawaan selama berjam-jam sampai tablet Zenpad itu bisa saya nyalakan kembali.

ASUS Zenpad 7.0 Z370CG itu pun akhirnya bisa saya gunakan kembali dan sepintas bisa bekerja sebagaimana sediakalanya.

Permasalahannya adalah ketika saya mencoba memutar musik dan mencoba untuk menonton film dengan tablet yang dipasangi Audio Cover ini. Ini saya sadari ketika suara musik dan film yang saya putar kedengaran lemah. Bahkan ketika saya mencoba menekan tombol plus volume rocker.

Kemudian saya cermati lagi, ternyata suara musik dan film yang lemah, yang tidak keras itu tidak keluar dari Audio Cover yang saya pasang. Melainkan keluar dari speaker yang ada dalam tablet ASUS Zenpad itu.

Saya mulai mencari tahu dimana letak permasalahannya dan bagaimana solusinya.  Baca lebih lanjut

Melihat Potensi Wisata di Wilayah Kecamatan Paliyan

Dalam beberapa tahun belakangan ini, desa-desa dan kecamatan-kecamatan di kabupaten Gunungkidul seolah dan memang benar-benar berlomba-lomba untuk mengembangkan potensi wisata di wilayah mereka masing-masing. Tak heran bila dalam waktu yang relatif singkat di kabupaten Gunungkidul bermunculan Desa Wisata-Desa Wisata baru (dewa dewi) dengan potensi andalan masing-masing. Tempat-tempat rekreasi baru pun bermunculan. Baik tempat rekreasi berupa wisata alam, wisata minat khusus sampai wisata budaya dan wisata reliji.

Memang, peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke kabupaten Gunungkidul diyakini sebagai sumber baru yang signifikan bagi Pendapatan Aseli Daerah (PAD)  dan telah dirasakan menjadi daya dorong yang kuat bagi perekonomian masyarakat.

Nah, berbeda dengan desa-desa dan kecamatan-kecamatan lain di kabupaten Gunungkidul, kecamatan Paliyan, kecamatan dimana saya tinggal ini masih terasa adem ayem dan kurang greget dalam menggarap sektor pariwisata. Sampai saat ini saya belum pernah mendengar ada Desa Wisata baru atau setidaknya Rintisan Desa Wisata di wilayah kecamatan Paliyan. Tempat-tempat wisata baru yang mungkin muncul di kecamatan ini pun belum pernah saya baca pemberitaannya.

Potensi Wisata di wilayah kecamatan Paliyan sampai saat ini memang boleh dibilang sedikit. Meski tidak bisa dikatakan miskin-miskin amat. Sebenarnya Potensi Wisata di wilayah kecamatan Paliyan terbentang mulai dari Wisata Alam, Wisata Budaya, Wisata Reliji sampai Wisata Kerajinan. Wisata Kerajinan yang saya sebut terakhir ini mungkin kedengaran mengada-ada, tetapi sentra Kerajinan Perak di Desa Pampang dan sentra Kerajinan Bambu dan Perkakas Rumah Tangga di Desa Sodo merupakan contoh kongkrit yang harus dibuktikan dengan mengunjunginya secara langsung.

Di sini saya akan mencoba menuliskan Potensi Wisata yang ada di wilayah Kecamatan Paliyan satu per satu.

1. Bukit Sodong

Keberadaan Bukit Sodong sebenarnya sudah lama kita dengar. Bukit ini pun dulu merupakan salah satu tempat favorit yang sering saya kunjungi pada pagi hari setelah jogging dan pada sore hari untuk menikmati indahnya matahari tenggelam dari ketinggian.

sunset di puncak bukit sodong

Masukkan keterangan

Bukit Sodong terletak persis di sebelah selatan Puslatpur Rindam IV Diponegoro/Akmil Magelang (Pusat Latihan Tempur di Paliyan). Strategis untuk dicapai dengan kendaraan apapun karena dilalui oleh Jalan Raya Paliyan – Saptosari. Baca lebih lanjut