Jalanku tidak becek lagi

Jalan ber^Cor Blok^

Jalan ber^Cor Blok^

Sudah biasa sekali apabila di musim penghujan seperti sekarang, jalan dari gubug kediaman saya ke jalan aspal –jalan raya– becek dan tergenang air berlumpur. Sepatu yang saya pakai pasti merasa terkorbankan demi kenyamanan telapak kaki. Korban kedua tentu adalah penampilan saya. Orang – orang dan teman teman pasti bisa memaafkan apabila terpaksa saya temui dengan style yang natural (baca : serba basah, becek dan sedikit lumpur tersisa) Tapi percayalah semua yang menempel disepatu atau mungkin sedikit dicelana bukanlah limbah non organik berbahaya.

Spesial untuk Musim ini, ceritanya sudah berbeda. Sepanjang jalan dari Gubug *Bahagia* saya, ke jalan raya sudah bercor blok rapi. Pemerintah desa telah membangun khusus untuk saya , mungkin dengan proyek yang dibiayai oleh PPK -Program Pengembangan Kecamatan- atau PNPM Mandiri -Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat- Mandiri seperti yang diiklankan di TV. Sekarang saatnya saya sey gut bai untuk becek dan lumpur yang pernah menjadi sahabat setia sehidup semati sepatu saya.

Sekarang saatnya kaki dan diri ini melangkah menapaki jalan menuju masa depan yang lebih baik. SEMANGAT PAGI. duuuuniaaaaaa

Penutupan Porkab Gunungkidul

Lihat ini Loh wajah wajah Jawara

Lihat ini Loh wajah wajah Jawara

Siang tadi saya datang pada acara Penutupan Pekan Olah Raga Kabupaten Gunungkidul –Porkab, tentu saja bersama boncel boncel dan pajrin pajrin paliyan. Maaf saya senang menggunakan istilah ini untuk menyebut teman teman. Nampak dalam Foto diatas atlit atlit dari Paliyan terlihat menonjol, bukan karena banyaknya Medali yang diperoleh, –karena tentu saja kecamatan Paliyan harus berlatih lebih keras lagi untuk mendapatkan lebih banyak Medali– melainkan sosok Erwin yang paling bongsor dalam barisan penerima Medali. Baiklah Erwin adalah penyabet Medali Emas dari cabor Tolak Peluru.

Menarik sekali ya Foto Jepretan saya. Bangsal Sewoko Projo nampak megah dan indah dengan cahaya cahaya putih terkesan glamor. Sampai sampai kita kesulitan menangkap dan mengenali secara jelas wajah wajah Atlit pemegang Medali Emas. Mungkin juga cahaya mewah tersebut terpancar dari aura kemenangan dan Medali Emas. –halaaaaaaaaaaaaaaah, siapa seh yang mau memuji karya foto saya kecuali saya sendiri. Padahal karena kelemahan kamera pada Soner K810i saya yang tidak mempunyai cukup kuat Fill Flash untuk menangani BackLight yang kuat pada scene tersebut.

Bu Eny S menghadiri Undangan Ber Haji

Pada dasarnya selama hidup didunia manusia akan mendapatkan tiga panggilan, pertama Panggilan untuk Shalat, yaitu dengan berkumandangnya Adzan, kedua Panggilan untuk berhaji, dan ketiga panggilan untuk kembali ke hadirat-Nya. Begitulah bentuk ringkas dari Pengajian yang diberikan oleh saudara H Heriyanto pada saat kami kami bersilaturahmi ke Muntilan siang tadi sekaligus ngaruhke keberangkatan Ibu Eny Safaryati untuk memenuhi panggilan berhaji.

Eheemmmmm ....

Eheemmmmm ....

Bu Eny, tolong saya didoakan supaya rejeki saya lancar dan dapat memenuhi panggilan berhaji sesegera mungkin.

Gambar diatas benar benar menantang perut dan air liur kami kami yang datang jauh jauh dari negeri Wonosari dan jam dilayar ponsel saya sudah berangka lebih dari 15:30 WIB.

Basta Mengucapkan Selamat untuk Tim Wonosari

Junjung Tinggi Sportifitas

Junjung Tinggi Sportifitas

Akhirnya segenap Pemain dan Offial Basta dengan ksatria mengucapkan selamat atas keberhasilan Tim Kecamatan Wonosari memboyong Medali Emas untuk cabang pertandingan Bola Basket. Sebagai Olahragawan sejati yang menjungjung tinggi sportifitas dan nilai nilai ksatria, kalah dan menang merupakan konsekuensi logis dari suatu pertandingan. Mendarma baktikan diri untuk Olah Raga dengan terus berlatih dan bertanding adalah komitmen yang selalu dipegang teguh seorang atlit.

Syukur Alhamdulillah senantiasa dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena terlepas apapun yang bisa direncanakan dan diperjuangkan oleh manusia, rencana dan ridlo Nya lah yang tampil pada setiap Akhir. Dengan bangga dalam partisipasi perdananya dalam even Pekan Olah Raga Daerah, Basta  telah dapat membuktikan diri dengan prestasi dan sumbang seh berupa Medali Perak teruntuk kecamatan Paliyan tercinta. Tentu saja tidak lepas dari aliran dukungan dana, teknis dan moral dari banyak pihak. Terimakasih.

Klik disini untuk lebih banyak foto sekaligus anda bisa mendownload

Final melawan Kec. Wonosari

Posisi Paling bergengsi untuk Cabang Olah Raga Bola Basket dalam Pekan Olah Raga Daerah Kabupaten Gunungkidul akan diperebutkan nanti sore –Kamis, 6 Nopember 2008– di Lapangan SMPN 2 Wonosari antara Basta Paliyan dengan Tim Kec. Wonosari.

Apapun, Basta pasti mengerahkan semua kekuatan dan otak untuk meraih posisi paling bergengsi. BASTA meminta doa restu dari semua masyarakat kec. Paliyan termasuk dukungan dari Bapak Drs ST Suhadi, Camat Paliyan berupa doa, dukungan, semangat dan uang –halaaah– sebagai bekal untuk memperjuangkan kredibilitas dan reputasi kecamatan dalam lini Olah Raga dan Bola Basket Khususnya.

Posting ini sekaligus undangan buat semua fan, masyarakat dan sporter untuk memberikan dukungan dengan menyaksikan di lapangan SMPN 2 Wonosari.

Internet : Wilayah Politik Baru

Barack Obama

Barack Obama

Peranan Internet bagi kemenangan Barack Obama atas John Mc Chain pada Pemilu di United States yang dilangsungkan kemarin, Rabu, 5 November 2008 waktu Indonesia merupakan tonggak sejarah terbuktinya pergeseran pengaruh politik ke dunia baru. Dunia Maya. Sebuah planet dimana sebagian besar inhabitant nya merupakan kaum muda dan kaum terpelajar. Dan tentu saja diperlukan cara – cara dan bahasa baru untuk berkomunikasi dengan mereka. Silahkan baca disini dan disini. Keseriusan dan Keberhasilan Tim Kampanye Obama dalam menggalang dana, dukungan dan Suara telah mengantarkan si Kulit Hitam ini menjadi Presiden Amerika Pertama non Kulit Putih. Wilayah baru, cara berpolitik baru, cara berkampanye baru dan dilengkapi dengan Presiden Baru. Seorang Barack Obama.

Sepanjang Perjalanan saya dari rumah ke sawah tempat mencari makan, beberapa Minggu belakangan ini sudah berdekorasikan Bendera beraneka warna. Bendera Bendera Parpol kontenstan yang akan berlaga pada Pemilu 2009 mendatang, Pemilihan Wakil Rakyat dan Pemilihan Pemegang Kursi R I SATU. Lebih dari sekedar jalanan yang berhiaskan warna warni Pelangi, banyak Caleg yang sudah mencuri curi start berkampanye dengan memanfaatkan berbagai momen dan event. Dalam bayangan Para Penjual Partai dan Figur Caleg di pasar pasar tradisional ala Indonesia, penggalangan masa dan bagi bagi rejeki masih dianggap cara yang ampuh supaya dagangan mereka laris manis.

Berbeda dengan Calo nya Obama yang menggarap pasar secara intelektual, memperlakukan konstituen sebagai makhluk ber neokorteks, nampaknya para jurkam ala negeri Roro Jonggrang ini lebih melihat pangsa pasar mereka di dominasi primata ber limbik kongkret yang bisa secara emosional memberikan apa yang mereka punya, mengikuti arus mayoritas yang gayeng regeng. Konstituen juga perlakukan tidak lebih dari primata yang butuh makan sehingga perlu dibagi bagikan sembako kepada mereka. Kalau di AS para pendukung menyumbang dana Kampanye kepada Kandidat Pilihan mereka, bukan menjadi rahasia kalau di negeri serba semalam ini, orang atau sekelompok orang lebih suka meminta sejumlah uang sebagai pengganti suara yang akan mereka berikan atau menghendaki jalan ke komplek mereka di aspal atau kompensasi fasilitas lain untuk dipertukarkan.

Berbeda dengan Amerika yang lebih dari 74% masyarakatnya melek dan menggunakan internet, teledensitas masyarakat internet indonesia yang baru 89 per 1000 [ data saya baca dari sini ], memang bukanlah suatu lahan subur untuk digarap. Tetapi berdasarkan grafik pertumbuhan yang menukik serta kecenderungan global, suatu saat nanti Indonesia juga akan memasuki babak dan wilayah baru dalam politik. Atau bisa jadi dalam semalam Bandung Bondowoso bisa memindahkan Panggung Politik Nasional dari pasar dan lapangan ke Gelanggang Media Informasi dan Internet. Sepertinya tidak ada yang tidak mungkin terjadi di Indonesia.

Baca lebih lanjut

Paliyan Mengalahkan Nglipar 24 – 7

Hujan yang mengguyur Lapangan Basket SMPN 2 Wonosari, tidak sedikitpun mendinginkan semangat Atlit Atlit Basta yang telah berkobar untuk membakar Permainan melawan Tim Nglipar. Untungnya hujan segera mereda dan Panitia Pertandingan memutuskan untuk melangsungkan Pertandingan.

Skor 12 – 0 untuk Basta Paliyan

Sejak awal Pertandingan Basta nampak menguasai pertandingan dan skor seperti pada papan bertahan sampai kuarter kedua pertandingan. Sampai akhirnya pintu kemanangan ditutup oleh Tim Basta Paliyan. dengan Kemenangan Mutlak 24 – 7 Performa Permainan Atlit yang menggelora dan adonan komposisi yang tepat dengan strategi Pelatih dan Official hari ini mengharumkan buahnya.

Foto Bareng Bapak Camat Paliyan

Dengan senang Hati Bapak Camat Paliyan, Drs ST Suhadi menyambut kedatangan putra putra terbaiknya di Pendopo Kecamatan Paliyan. Klik disini untuk foto foto lebih banyak.

Nanti Sore Basta Melawan Nglipar

Nanti Sore BASTA dijadwalkan bertanding melawan Kecamatan Nglipar di gelanggang outdoor SMPN 2 Wonosari. Berdasar pengalaman kemenangan pada pertandingan melawan Kecamatan Semanu pada Minggu sore dan dari pengamatan performa pertandingan kecamatan Nglipar kemarin. Basta sepenuhnya optimis untuk memenangi pertandingan nanti sore.

Fakta dari lapangan memang terdapat beberapa pemain berbakat dari kecamatan Nglipar dengan postur yang bagus. Namun demikian, Mr Sholeh, Pelatih termuda Basta, telah menyiapkan strategi khusus sebagai tindakan antisipatif untuk memberikan pertujukan permainan terbaik. Para Pendahulu –senior senior BASTA– termasuk Cadok, Aripin, Arif, Rosyid dan sebangsanya selalu siap turun dari Negeri Kahyangan untuk menyemangati selama pertandingan berlangsung.

Tantangan untuk Basta berupa cuaca yang susah diprediksi termasuk hujan yang mungkin mengguyur lapangan pertandingan. Apapun Basta selalu Optimis. Mohon doa restu dari pembaca sekalian dan mudah mudahan blogging reportasi dapat di upload segera setelah pertandingan.

Basta Menang …

Basta -Basket Tahunan- berhasil mencetakan kemenangan untuk pertandingan perdana selama Pekan Olah Raga Kabupaten Gunungkidul dengan skor 27 – 23. Sebuah Kemenangan Mutlak. Keikutsertaan Tim Bola Basket Kecamatan Paliyan ini merupakan partisipasi perdana pula untuk even pertandingan tingkat Kabupaten.

Semua Atlet, Pelatih dan Official Basta Paliyan

Selanjutnya saya serahkan kepada Photo Photo berikut untuk melanjutkan reportase dari Lapangan SMPN 2 Wonosari.

Untuk melihat sekaligus mendownload foto foto pertandingan silahkan klik disini

Atau klik disini untuk melihat beberapa foto dengan tampilan wordpress

Baca lebih lanjut

My New Hair Style

Me with New Hair Style

Me with New Hair Style

Kiraku sampeyan ki sopo Mas, kok potongane elik temen, opo salah ngomong ro tukang salon mu

Mba Ratri, gimana seh kamu. Masa gaya rambut keren begini dibilang jelek

Baca lebih lanjut