Basta Mengucapkan Selamat untuk Tim Wonosari

Junjung Tinggi Sportifitas

Junjung Tinggi Sportifitas

Akhirnya segenap Pemain dan Offial Basta dengan ksatria mengucapkan selamat atas keberhasilan Tim Kecamatan Wonosari memboyong Medali Emas untuk cabang pertandingan Bola Basket. Sebagai Olahragawan sejati yang menjungjung tinggi sportifitas dan nilai nilai ksatria, kalah dan menang merupakan konsekuensi logis dari suatu pertandingan. Mendarma baktikan diri untuk Olah Raga dengan terus berlatih dan bertanding adalah komitmen yang selalu dipegang teguh seorang atlit.

Syukur Alhamdulillah senantiasa dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena terlepas apapun yang bisa direncanakan dan diperjuangkan oleh manusia, rencana dan ridlo Nya lah yang tampil pada setiap Akhir. Dengan bangga dalam partisipasi perdananya dalam even Pekan Olah Raga Daerah, Basta  telah dapat membuktikan diri dengan prestasi dan sumbang seh berupa Medali Perak teruntuk kecamatan Paliyan tercinta. Tentu saja tidak lepas dari aliran dukungan dana, teknis dan moral dari banyak pihak. Terimakasih.

Klik disini untuk lebih banyak foto sekaligus anda bisa mendownload

Ayo Sekolah

Bukan sedang Nongkrong

Bukan sedang Nongkrong

Si Boncel ini, bukan sedang nongkrong. Ia adalah anak yang rajin. Ia sedang menunggu jemputan dari teman sebayanya, si Agung, yang notabene adalah teman satu sekolah, kelasnya saja yang berbeda.

Boleh percaya boleh tidak si Boncel ini tidak tahan untuk berkendara dengan Angkudes seperti saya. Dia harus bertarung melawan perutnya yang bergejolak seolah akan mabok kalau kalau memaksakan diri menaiki angkutan kendaraan mobil. Si Boncel jengkel bukan kepalang kalau jadwal pulang sekolahnya berbeda dengan si Agung, itulah juga alasan mengapa si Boncel paling tidak suka dengan kegiatan ekstra di sekolahnya yang biasanya berbeda hari dengan kegiatan sore si Agung. Karena pasti akan dengan terpaksa tidak mendapatkan fasilitas ojek gratis dari si Agung sore harinya.

Kabar baiknya, merupakan suatu kisah unik prasetya seorang sahabat. Si Boncel selalu mendoakan kesehataan teruntuk si Agung. Terlepas doa tersebut mengalir dari hati setia nya yang paling dalam atau alasan paranoid. Ketakutan kalau kalau si Agung tidak masuk sekolah dan si Boncel sendirian melawan perkelahianya dengan “Maboooook ….

Ok … seberat dan sesulit apa, kalian harus tetep sekolah yaaaa …

… teruslah belajar ‘nak tentu kau dapat

… rajinlah belajar tentu kau bisa

[lupa teks lagu selanjutnya]