Upgrade Online Ubuntu 10.04 – 10.10

Upgrade Process

Upgrade Process

Yah ini saya lakukan pada notebook Acer TravelMate yang sudah uzur menjadi aki – aki. Sebenarnya sih saya tadi tidak cukup serius berniat untuk melakukan version upgrade. Saya melakukanya setelah berhitung akan besarnya update yang perlu di download dibanding dengan sekaligus melakukan upgrade version. Karena selisihnya tidak beda – beda amat, maka saya mengambil resiko untuk melakukannya.

Dan setelah melewatkan waktu hampir satu jam berdebar – debar jantung sambilan mengamati proses instalasi kalau – kalau ada pesan galat. Alhamdulillah, pesan error yang tidak pernah diinginkan itu tidak nongol dari balik layar konsol. Proses online upgrade selesai.

Dan sampai saat ini saya belum menemukan ada fungsi atau aplikasi yang bermasalah pada instalasi ubuntu yang baru ini

Hujan Lebat dan Mati Listrik Adalah Takdir

Boleh dikata sebagai suatu suratan takdir. Begitulah keadaanya di desa dimana saya tinggal bila sudah tiba masanya hujan lebat yang pasti dibarengi dengan seringnya mati listrik berjam – jam. Seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu. Yang mana listrik di rumah saya dan rumah tetangga padam alias meninggal dunia dari sekitar jam 3 an sore dan baru nyala lagi pada sore hari berikutnya. Tragisnya mati listrik sampai hampir 24 jam. Kalau listrik mati hanya beberapa jam sih kira semua sudah maklum. Maklum di desa dimana saya tinggal sampai saat ini masih termasuk wilayah Indonesya. Yogya belum merdeka. Dan urusan perlistrikan masih diurus oleh PLN.

Kematian panjang PLN pada beberapa hari yang lalu, sekali lagi, bukanlah yang pertama kali. Dan masyarakat pun telah melaporkannya kepada pihak yang berwajib, yaitu Perusahaan yang didirekturi oleh Pak Dahlan Iskhan. Anak buah Pak Dahlan juga sudah melakukan sesuatu. Jam 10 an malam waktu itu listrik menyala byar pet beberapa kali. Kemudian disusul suara ledakan. Kalau sudah begitu ya sudahlah. Artinya jaringan listrik di desa saya ada yang konslet karena tertimpa pohon – pohon atau dahan ranting yang patah karena terpaan angin penyerta hujan. Putusnya sekring saluran utama listrik ke kampung saya memperingatkan punggawa – punggawa nya Pak Dahlan Iskhan itu untuk melakukan penyisiran jaringan listrik seluas perkampungan pada keesokan harinya dan bila sudah selesai baru mencoba lagi “ngganthol” sekring listrik yang terpasang di sebelah barat rumah mbah Atemo Tolu.

Entah apa benar apa yang saya kata hal ย ini sebagai suratan takdir. Tetapi nyatanya hal ini sudah berlangsung puluhan tahun dan terus berlangsung tanpa ditemukan solusi yang cespleng demi kemaslahatan di masa depan.

Tidak mudah juga bila mengandaikan mengganti jaringan listrik bertiang, saluran udara” dengan jaringan listrik bawah tanah. Saya kira selain secara biaya mahal juga ada banyak pertimbangan lain. Tetapi bila dari muka bumi desa dimana saya tinggal keberadaan tiang listrik dan kabel ditiadakan akan menjadikan desa tampak lebih asri dan tidak ada lagi alasan penebangan pohon – pohon oksigen karena didakwa mengganggu jaringan listrik ๐Ÿ˜€

Saya tidak tahu, sudah berapa posting di blog saya ini yang nggedumel karena listrik mati. Tahu sendirikan betapa tidak nyaman malam – malam tidur dikerumuni nyamuk penghisap darah. Yah salah sendiri kenapa saya mengandalkan Hit Electrik sebagai satpam pengusir nyamuk ๐Ÿ˜€

Mengarsip twit berdasar kategori tertentu

Beberapa hari yang lalu saya iseng – iseng untuk mengarsipkan twit dengan kategori tertentu menjadi sebuah posting di blog. Tujuan saya agar kelak kemudian akan bisa dengan mudah ditemukan kembali. Twit yang saya maksudkan untuk diarsipkan tersebut tidaklah melulu twit yang saya buat. Bisa twit saya, twit orang lain atau gabungan dari twit saya dan orang – orang lain. Pengkategorian bisa, misalnya berdasarkan hashtag atau tema tertentu. Atau berdasarkan hashtag tetapi masih di filter dari account – account tertentu.

Untuk melakukan hal ini pasti pertanyaannya adalah tool apa. Ngga mungkin bukan melakukannya secara manual. Karena pasti hasil sorting manual akan menampilkan sesuatu yang statis alias kurang interaktif. Saat ini saya mencoba Hootsuite. Karena beberapa waktu yang lalu beberapa teman memang sedang ngobrol tentang Hootsuite ini.

Beberapa lama main utak – atik HootSuite apa yang bisa saya coba bisa dilihat diย ๏ปฟhttp://jarwadi.posterous.com/fotografi-dasar Sayangnya saya masih gagal untuk meng embedd di wordpress.com yang tercinta ini. ๐Ÿ˜€

GoogleDoc Sekarang lebih cakep! Baru tahu

Nah, kalo curhatan saya pada skrimsyut ngga keliatan ini deh gw kupipas di bawah:

Berponsel Sambil Berkendara, Jangan!

Siapa sih yang ngga sepakat kalau berponsel, baik itu texting atau bertelepon tanpa handfree, sambil berkendara itu membahayakan keselematan. Bukan hanya bagi diri si pelaku namun juga orang – orang di sekitarnya. Saya pun ngeri dengan perilaku jorok seperti ini. Apalagi ketika berboncengan sepeda motor, teman saya yang mengemudikan motor tidak bisa diperingatkan.

Sebut saja teman saya itu Agus, meski dari usia dia kira – kira sejompo saya, tapi dalam hal bermain main texting di ponsel, dia tak ubahnya dengan anak – anak usia sekolah menengah. Cara apa yang bisa digunakan untuk menghentikan perilakunya ketika memperingatkan sudah tidak berefek. Susah.

Untunglah, beberapa hari yang lalu, hape si Agus meninggal dunia. Syukur Alhamdulillah. Kematian ponsel si Agus ini cukuplah untuk menunda dia tidak texting sambil berkendara lagi. Saya ingin membeli waktu tunda itu lebih lama. Caranya adalah dengan menyarankan agar si Agus membeli ponsel QWERTY. Dan alhamdulillah sampai saat ini Agus masih belum bisa texting dengan HP barunya dengan satu tangan.

Mudah – mudahan dia tidak bisa untuk selamanya. Maksud saya insyaf untuk tidak texting sambil berkendara ๐Ÿ˜€

 

Radio Teflon @radioteflon

Radio Teflon on Rhythm Music Player

Radio Teflon on Rhythm Music Player

Ini dia Radio yang sejak beberapa hari mewarnai timeline twitter saya. Radio milik teman – teman cahandong yang kira – kira baru seumuran satu minggu lebih sedikit.

Sebuah radio yang bisa membuat saya tersenyum manis atau pada malam – malam memaksa saya tertakwa seorangan. Radio online ini cukup enteng diputar via BlackBerry. Dan enteng di siang hari disetel dari pabrik teman saya bekerja. Jadi ditengah – tengah bekerja menjadi kuli pabrik, saya tidak hanya bisa sambilan main twitter dan fb, tetapi juga beradio teflonan. ย  Asyik kan.

Android Theme in Gmail Inbox

Koleksi theme pada mailbox Gmail sekarang makin banyak saja. Satu yang menarik saya adalah Android Theme. Pastilah. Android juga salah satu produk andalan google.:D

Google Instant View

Google Search Instant View

Google Search Instant View

Kehadiran fitur Google Instant View yang baru sempat saya coba pagi ini, rasanya mengejutkan. Saya memang telah jauh ketinggalan kereta karena akhir – akhir ini jarang googling via desktop/lapotop. Terlalu sering terpaksa menggunakan ponsel untuk keperluan ini.

Saya pikir merupakan berkah bagi saya yang sering merasa tertipu dan ngambek dengan olah praktisi SEO yang berulah menjadilkan relevansi pencarian google jadi tidak berkualitas. Sekarang saya bisa mem preview petunjuk mbah google ย secara instant sebelum meluncur ke tujuan.:D

Alamat IP Cantik, 8.8.8.8

Alamat IP siapa lagi kalau bukan milik DNS Server Google. Pagi ini baru saja membuktikan betapa menguntungkannya sebuah alamat IP cantik. Ceritanya, DHCP server di tempat bekerja teman saya telah gagal meminjamkan seperangkat alamat IP pada komputer yang ingin saya pakai buat nge-net. Kemudian teman saya itu memberi tahu kepada range alamat IP yang bisa dipakai. Sayangnya dia tidak tahu/tidak ingat alamat IP gateway dan DNS.

Tidak kenapa. Setelah mencoba – coba, sebuah router bisa diketahui alamat IP nya. Coba – coba selanjutnya adalah DNS. Dan langsung teringat dengan nomor cantik 8.8.8.8. Avda Kadabra …

Apakah posting ini bisa dibaca dari perangkat browsing Anda?

Pakailah Batik Di Mana Mana

“Selamat Hari Batik, Kenakan batikmu hari ini!”

Yah, saya ingat kalau tanggal 2 Oktober ditetapkan oleh pemerintah sebagai hari batik karena membaca stream di time line twitter. Kalau saya tidak buka twitter ya saya tidak ingat.

Himbauan memakai batik pada tahun ini tidaklah semenggebu – gebu tahun lalu ketika Batik diaku – aku oleh Malaysia. Dulu itu semua orang Indonesia mengaku suka Batik. Cinta Batik. Sehingga berbondong – bondong ikut – ikutan arus agar terlihat gaul, tidak gagap berita dan nasionalis dengan membeli dan mengenakan Batik.

Namun demikian saya percaya bahwa kecintaan semua orang terhadap batik adalah bukan cinta ikut – ikutan saja. Tidak semua cinta adalah cinta satu malam. Foto berikut adalah bukti kecintaan sejati anak manusia akan batik. Gambar ini saya ambil di ladang pertanian pada Minggu pagi yang lalu selepas saya menyelesaikan jogging. Saya yakin pemuda – pemuda setengah baya ini mengenakan batik di tempat kerja tanpa himbauan dari siapapun. Mereka tidak mengikuti trending topic di twitter. Bukan karena tidak mengenakan batik di tempat kerja pada hari Jum’at – Sabtu menyebabkan teguran dari atasan. Salut.

Nah, saya ingin melihat wearpack/pakaian kerja di pabrik atau dibengkel yang bermotif batik. Ada yang bisa membantu menunjukan?