Persiapan Belanja Ketika Harbolnas Bukalapak, Siapkan Strategi Anda!

harbolnas-bukalapakJika ada kata yang sangat disukai oleh para tukang belanja, kata tersebut adalah “diskon”, “promo”, dan juga “voucher”. Anda sendiri juga bisa jadi menyukai hal-hal tersebut, dan ini merupakan hal yang wajar. Siapa yang tak senang mendapatkan harga lebih murah untuk produk yang diinginkan? Apalagi kualitasnya juga sama, bahkan lebih bagus. Beruntung, sebentar lagi Anda akan bisa menikmati promo besar-besaran dengan adanya Harbolnas bukalapak.

Hari Belanja Online Nasional di bulan Desember tahun 2016 ini akan menjadi kesempatan baik bagi Anda untuk berbelanja segala barang yang Anda butuhkan dengan harga murah. Bersiaplah, karena diskon yang ditawarkan juga tak main-main. Tak jarang, Anda akan menemukan promo diskon sampai 70 hingga 80%. Apalagi jika Anda memakai kartu kredit tertentu yang sudah ditentukan. Bukan tak mungkin Anda akan menerima diskon hingga 90%. Baca lebih lanjut

Wanagama Eco Edu Forest

Serene at Wanagama Eduforest - Gunungkidul

Serene at Wanagama Eduforest – Gunungkidul

Ada 2 tempat yang ingin saya kunjungi dalam hidup saya. Yaitu tempat-tempat yang sama sekali belum pernah saya kunjungi seumur hidup, dan tempat-tempat yang sebelumnya pernah saya eksplorasi.

Mengunjungi tempat-tempat dimana saya sama sekali belum pernah menginjakkan kaki saya akan membawa harapan untuk menemukan sesuatu yang baru, yang benar-benar baru. Baca lebih lanjut

Koneksi XL 4G di Gunungkidul

Kecepatan Koneksi XL 4G di Gunungkidul

Kecepatan Koneksi XL 4G di Gunungkidul

Sampai saat ini (12 November 2016) sudah ada 2 operator seluler yang telah menggelar jaringan 4G di Gunungkidul – Yogyakarta. Operator seluler yang pertama kali hadir dengan koneksi 4G adalah Smartfren. (Saya telah menulis review koneksi Smartfren 4G di sini). Beberapa bulan kemudian disusul oleh XL.

Bagi saya makin banyak operator seluler yang menggelar jaringan 4G makin menyenangkan. Artinya ada makin banyak pilihan. Makin banyak alternatif yang bisa digunakan. Saya pun sekarang memanfaatkan koneksi XL 4G untuk salah satu gadget saya.

Nah, kali ini saya akan sedikit menuliskan pengalaman saya menggunakan koneksi XL 4G.

Dibanding koneksi Smartfren 4G yang saya pasang di Mi-fi M2Y, koneksi XL 4G yang terpasang di Zenfone 3 terasa lebih cepat dan lebih stabil. Pengujian kecepatan menggunakan Speedtest.net pun menunjukkan hasil yang sama, lebih cepat dibanding Smartfren 4G.

Stabilitas. Berbicara stabilitas koneksi dan gangguan, Smartfren sepanjang pengalaman saya menggunakan mengalami gangguan lebih sering. Gangguan ini sering muncul terutama bila cuaca sedang kurang baik, ketika hujan lebat, mendung, angin dan sejenisnya. Ini bukan berarti koneksi XL 4G bebas gangguan. Gangguan yang terjadi di XL 4G datang tak terduga. Tiba-tiba koneksi internet terputus meskipun sinyal penuh itu lumrah.

Baca lebih lanjut

Menikmati Petang di Watu Lumbung

Rupanya sudah lama di blog ini saya tidak menulis tentang jalan-jalan. Memang saya sudah cukup lama tidak jalan-jalan. Alasannya saya sedang fokus latihan mempersiapkan lomba lari Jakarta Marathon. Meski kenyataannya sungguh-sungguh latihan juga tidak, jalan-jalan pun tidak. Terus ngapain saja selama beberapa bulan ini?

Saya harus lekas insyaf. Kembali jalan-jalan lagi dengan benar. Sabtu siang akhir pekan lalu saya menghubungi Dwi Susanti. Saya memintanya menemani saya jalan-jalan. Bisa jalan-jalan untuk menikmati sunrise,  bisa jalan-jalan menikmati sunset.

Watu Lumbung pun disarankan oleh Susanti. Saat itu saya masih bingung Watu Lumbung yang mana. Setahu saya Watu Lumbung adalah salah satu pantai di Gunungkidul. Saya salah. Rupanya Watu Lumbung yang dimaksud merupakan sebuah bukit untuk menikmati senja di bilangan Kretek kabupaten Bantul. Sedikit menelisik Instagram saya langsung tahu kalau tempat ini sudah cukup lama ngehit. Saya saja yang tidak tahu. Minggu sore kami sepakati untuk ke sana.

Berangkat dari rumah tepat sehabis shalat Ashar, saya bisa sampai di depan Balai Desa Selo Harjo (Pundong – Bantul) dimana Susanti menunggu sekitar pukul 16:00 WIB. Menurut Susanti bila langsung ke Watu Lumbung yang jaraknya tinggal 10 km lagi akan masih cukup siang. Bisa kelamaan menunggu sunset. Ia pun mengajak saya untuk berkeliling melihat-lihat Gua Jepang yang merupakan salah satu andalan wisata kecamatan Pundong – Bantul. Ini menarik. Kebetulan saya belum pernah ke Gua Jepang.

Kami pun membawa motor kami naik ke perbukitan dimana Gua Jepang terletak. Perbukitan yang bisa dibilang cukup tinggi. Perbukitan yang membawa kami pemandangan indah berupa lanskap persawahan, pemandangan gumuk pasir Pantai Parangtritis sampai Pantai Depok.

Gua Jepang itu sendiri rupanya bukanlah seperti gua-gua yang saya tahu seperti Goa Rancang, Goa Tritis, Goa Ngingrong, Goa Senen dan sejenisnya. Goa Jepang adalah goa buatan. Goa yang sebenarnya merupakan bunker persembunyian (atau pengintaian) tentara Jepang pada jaman pendudukan Jepang, pada jaman Perang Dunia II dulu.

Gua Jepang (Bunker Peninggalan Tentara Jepang) di Pundong - Bantul

Gua Jepang (Bunker Peninggalan Tentara Jepang) di Pundong – Bantul

Baca lebih lanjut

ASUS Zenbook UX 360 UA, Notebook 2 in 1 Cantik Berperforma Tinggi untuk Profesional Muda

ASUS Zenbook Flip UX360UA

ASUS Zenbook Flip UX360UA

Processor Intel Skylake i6500U, Otak Zenbook UX360UA

Sekitar 90% notebook baru yang beredar di pasaran saat ini menggunakan processor buatan Intel sebagai otaknya. Maka ketika kita ingin memilih sebuah notebook baru apa yang menjadi pertimbangan kita kemungkinan bukan lagi memilih yang ber-processor Intel atau ber-processor selain Intel.

Agar pilihan notebook sesuai dengan kebutuhan, kita harus jeli dalam mempertimbangkan dan memilih jenis dan seri processor Intel yang sesuai kebutuhan. Karena sebagai penguasa industri processor desktop dan notebook, Intel mempunyai banyak varian produk untuk mengakomodasi kebutuhan komputasi manusia moderen yang semakin kompleks dan beragam. Baca lebih lanjut

Bukan Race Review: Anak Desa Menikmati Euphoria Jakarta Marathon 2016

Menjejak Garis Finis Jakarta Marathon 2016

Menjejak Garis Finis Jakarta Marathon 2016

Jakarta Festival City Marathon 2016 sudah lebih dari satu minggu berlalu, tetapi derap ribuan kaki berlari menghentak jalanan ibukota masih terus terngiang di telinga. Menyisir jejaring sosial Instagram dan Facebook untuk menemukan aneka ekspresi curahan rasa sampai sekarang bagi saya tak ada bosannya. Festival City Marathon tahunan yang banyak dihujat orang itu rupanya malah membuat saya (saya saja?) larut dalam euforia.

Berangkat menuju Jakarta Marathon 2016 saya tidak membawa banyak target. Satu-satunya target saya adalah mencapai garis finish dengan selamat tanpa cedera. Cukup finish strong.

Saya tahu diri. Untuk lomba lari Half Marathon pertama ini saya kurang baik mempersiapkan segala bekal yang dibutuhkan. Terutama bekal berupa menjalankan program latihan secara disiplin. Saya akui saya bolong-bolong menjalani program yang disusun oleh Nike+ Running Club yang saya pilih. 30% saja sepertinya kurang. Baca lebih lanjut

Kegiatan Tanoto Foundation Lahirkan Pemuda Peduli Masyarakat

tanoto-peduli-masyarakat

Jangan tanyakan apa yang negara ini berikan kepadamu tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan kepada negaramu. Quote dari Presiden Amerika Serikat tahun 1961-1963 ini seharusnya terpatri di benak setiap warga dunia. Menuntut memang lebih gampang, namun apa kontribusi yang telah diberikan oleh setiap individu untuk membangun negaranya menjadi lebih baik?

Tanoto Foundation yang kegiatannya dimulai oleh Sukanto Tanoto dan istrinya Tinah Bingei Tanoto sejak tahun 1981 ini didirikan demi mendukung upaya mengentaskan kemiskinan dari Indonesia. Hingga kini, Tanoto Foundation selalu konsisten menjalankan berbagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat. Baca lebih lanjut

Dilarang Menembak atau Berburu Burung dan Hewan Liar

Dilarang Menembak/Berburu Burung dan Hewan Liar di Desa Grogol

Dilarang Menembak/Berburu Burung dan Hewan Liar di Desa Grogol

Di desa kami sampai sekarang masih ada saja orang yang seenaknya sendiri menembak/berburu burung-burung liar. Kebanyakan dari pemburu liar itu bukan penduduk di desa kami. Memang ada juga penembak liar yang merupakan tetangga kami sendiri.

Saya sendiri tidak habis pikir kenapa orang-orang masih nekad menembaki burung-burung liar yang masih tersisa. Padahal populasi burung liar di lingkungan desa dimana kami tinggal makin berkurang. Bisa dikatakan sudah berkurang drastis. Apalagi bila dibandingkan dengan populasi dan keragaman burung-burung di alam pada jaman saya kecil dulu, pada tahun 1980-an.

Seberapa enaknya daging burung yang tidak seberapa dibanding nikmatnya alam lestari, dibanding kicau-kicau burung yang membawa kesan asri pada pagi hari. Kicau burung, sesuatu yang sekarang mungkin biasa-biasa saja, namun akan sangat dirindukan kelak. Kelak suatu ketika bisa jadi orang-orang tidak mendengarkan kicau yang sebenarnya, melainkan rekaman kicauan burung atau suara-suara sintetis elektronis.

Tiap kali saya mengetahui ada orang yang menembak burung-burung liar di lingkungan dimana saya tinggal, saya selalu berusaha mengingatkan dan menegur mereka. Tidak jarang maksud baik saya ini berakhir dengan adu mulut. Tidak apa-apa. Bagi saya lebih baik adu mulut daripada satu nyawa burung melayang.

Dilarang Menembak/Berburu Burung dan Hewan Liar di Desa Grogol

Dilarang Menembak/Berburu Burung dan Hewan Liar di Desa Grogol

Namun, bila dipikir-pikir, mengingatkan atau menegur tiap kali ada penembak ini tidak efektif. Hanya sesuatu yang lebih baik daripada tidak melakukan apapun.

Keprihatinan akan populasi burung ini rupanya bukan saya saja yang mengalami. Keprihatinan serupa datang dari teman-teman kami satu desa. Kami diantaranya adalah: Heri, Suhar, Mas Nur, Agung, saya dan lain-lain. Mereka ini berinisiatif untuk memasang papan-papan/plakat peringatan larangan menembak burung. Semoga cara ini lebih efektif mengurangi kasus penembakan liar di desa kami.

Langkah kami berikutnya adalah melobi pemerintah desa itu membuat Perdes (Peraturan Desa) Larangan menembak/berburu burung dan hewan liar lainnya. Maksud baik seperti ini bagaimanapun perlu payung hukum. Terciptanya Perdes ini bukan sesuatu yang mudah. Ini mengingat kualitas Lurah Desa dan Perangkat Desa Grogol kami yang kurang baik. Padahal desa-desa lain seperti Desa Pampang, Perdes semacam ini sudah lebih dulu ada.

Berikut ini adalah rekaman betapa asrinya suara-suara kicau burung yang saya rekam di depan rumah saya di Desa Grogol. Saya merekamnya dengan peralatan sederhana pada tahun 2010 kalau bukan 2011. Saya lupa persisnya.

Semoga suara-suara asri seperti ini tetap lestari sehingga anak cucu kita bisa turut menikmati. 🙂

Percayalah: Sakit Hati Tak Sepilu Sakit Gigi

Operasi Cabut Gigi Geraham Belakang Yang Rusak di Wonosari

Operasi Cabut Gigi Geraham Belakang Yang Rusak di Wonosari

Syahdan dulu kala. Pada jaman saya masih duduk imut di bangku sekolah SD, di radio National (radio macam apa itu?) saya sering mendengar lagu dangdut yang melirikkan kurang lebih: lebih baik sakit gigi daripada sakit hati (karena putus cinta).

Mendengarnya berulang-ulang membuat saya kecil percaya begitu saja. Putus cinta, meski saat itu belum pernah mempunyai bayangan seperti apa, namun saya  yakini sebagai sumber derita.

Sakit gigi geraham bawah yang sering menyiksa saya sekitar 2 bulan terakhir itu mengingatkan saya akan lagu dangdut jadul jaman baheula itu. Lagu yang kini saya tahu ternyata hanya ngibul, melirikkan sejuta dusta.

Merasakan bagaimana menderitanya sakit gini, makan tidak enak tidur tidak nyenyak, jalan sempoyongan, berlari terengah-engah membulatkan hati ini menjadi haqul yaqin, rasa sakit putus cinta tidak ada seujung rambut dibelah seribu derita sakit gigi. Percayalah! Bantahlah, bila ingin merasakan sendiri kedua jenis derita itu pada akhir pekan ini. :p Baca lebih lanjut

5 Faktor yang Menjadikan Baju Fashion Wanita Terbaru Nyaman Dipakai

wanita-belanja

Women Shopping

Setiap perempuan tentu akan sangat memperhatikan penampilannya sehingga memiliki ketertarikan besar pada perkembangan baju fashion wanita terbaru . Tampil mengenakan busana dengan model terbaru yang tengah menjadi trend tentu menciptakan kenyamanan tersendiri. Selain merasa bangga juga memberikan rasa percaya diri yang tinggi saat memakainya di suatu kesempatan. Namun, memilih model baju terbaru sepertinya tidak cukup hanya mengikuti alur perkembangan model terkini saja. Baca lebih lanjut