Jawaban saya: tidak kemana-mana. Memang benar. Demikian adanya. Saya menghabiskan sekitar dua pekan liburan akhir tahun 2016 dengan tidak kemana-mana.
Banyak orang mengira tinggal di Jogja itu enak. Ini ada benarnya juga. Kalau mau tamasya murah pada musim liburan tidak perlu pergi jauh-jauh. Jogja adalah surganya destinasi wisata. Dari wisata pantai sampai wisata gunung. Dari wisata sejarah sampai wisata kuliner. Dari wisata malam sampai wisata menjelang malam lagi. Komplit.
Masalahnya adalah tiap kali musim liburan, Jogja macet karena diserbu oleh wisatawan dari segala penjuru. Kalau sudah begini mau kemana-mana malas. Menahan tidak kemana-mana dulu adalah ikhtiar kecil untuk mengurangi kemacetan. Memberikan kesempatan wisatawan dari luar Jogja untuk berpiknik di sini.
Kemudian saya ngapain saja? Baca lebih lanjut

Kebersamaan saya dengan sepatu lari ini sudah cukup lama. Menurut timeline Instagram sudah sekitar 13 pekan. Saya meminang Nike Air Zoom Pegasus 33 pada bulan September 2016. Untuk berlatih mempersiapkan diri mengikuti 


Salah satu event lari yang tak boleh terlewatkan pada akhir tahun ini bagi saya adalah Sermo Challenge II: Beat Your Record. Kenapa? Karena event lari dengan course sepanjang 16.8 km ini tidak terlalu jauh juga tidak terlalu dekat. Sermo Challenge mengambil rute mengelilingi Waduk Sermo – Kulon Progo yang teduh, adem, indah dan menjelang penghujung lintasannya pelari diuji dengan elevasi yang aduhai.

