Ngayogjazz 2016, Hamemangun Karyenak Jazzing Sasama

Bila pada tahun 2015 saya gagal nonton Ngayogjazz karena ada sesuatu yang mendadak di Jakarta, alhamdulillah pada tahun 2016 saya berhasil menonton gelaran Ngayogjazz yang bertajuk Hamemangun Karyenak Jazzing Sasama. Apa itu Hamemangun Karyenak Jazzing Sasama? Nanti di bagian lain posting ini akan saya coba ceritakan. 😀

Ngayogjazz 2016 kali ini mengambil tempat di Padukuhan Kwagon, Godean, Sleman, Yogyakarta. Ini merupakan pedukuhan di agak jauh di sebelah barat kota Yogyakarta. Tempat yang baru pertama kali menjadi shohibul bait Ngayogjazz. Sebelumnya adalah di Brayut (2015), Brayut lagi (2014), Sido Akur (2013), Brayut lagi (2012). Ngayogjazz sebelum tahun 2012 yang bertempat di Kotagede dan Bantul saya belum nonton.

Berangkat dari kota Yogyakarta sekitar pukul 17:00 WIB saya sampai di Kwagon sudah cukup petang, sudah lepas adzan Maghrib. Rupanya Padukuhan Kwagon ini jauh juga dari kota. Kemacetan kota sore itu rasanya “menambah” jarak ke lokasi gelaran Ngayogjazz. Padahal saya ingin sampai di sana ketika senja. Karena biasanya waktu senja ada banyak hal fotojenik dari pernak-pernik pentas jazz yang legendaris ini.

Sudahlah … Saya memotret ini saja sebagai penanda kehadiran saya di Ngayogjazz 2016.

img_20161119_181129

Apalagi yang saya lakukan di Ngayogjazz selepas Maghrib? Tentu saja saya jalan-jalan dulu menikmati suasana. Artis-artis keren seperti Fariz RM akan pentas lebih malam. Foto sana sini seperti ini hitung-hitung sambil menunggu. 

img_20161119_182234

img_20161119_182541

img_20161119_182954

img_20161119_183906

Ngayogjazz 2016 ini memang istimewa terutama karena tidak hujan. Penyemarak – penyemarak event jadi bisa tampil maksimal. Penyemarak-penyemarak tentu saja bukan hanya mereka yang tampil di atas panggung. Penyemarak termasuk para pedagang makanan, aneka jajanan dan souvenir beserta both para sponsor.

Suasana tak hujan ini membawa “dampak negatif”. Penonton membludak dan saling berdesakan. Rasanya penonton kami ini jauh lebih banyak dari Ngayogjazz sebelumnya yang pernah saya tonton. Makin malam penonton makin membludak.

img_20161119_184556

Nah, ini jadi membuat saya kesusahan menikmati event ini. Jadi belum kesampaian nonton pentas Fariz RM, saya memilih pulang saja. Yang penting saya sudah menandai kehadiran saya di sini dan membawa pulang oleh-oleh berupa kaos Dagadu edisi spesial Ngayogjazz 2016, hahaha

ngayogjazz-2016

Oh iya. Hampir kelupaan tentang arti Hamemayu Karyenak Jazzing Sasama. Daripada saya salah berikut ini saya kutipkan saja dari website Ngayogjazz:

‘Hamemangun Karyenak Jazzing Sasama’ sendiri  bisa diartikan sebagai membangun karya jazz yang indah untuk membahagiakan sesama manusia. Tema ini diharapkan bisa menyebarkan semangat untuk berbuat kebaikan dan menyebarkan kebahagiaan kepada semua orang. Tidak hanya bagi penyelenggara yang dalam hal ini panitia dan warga desa setempat, tetapi juga kepada pengisi acara dan penonton yang hadir hingga masyarakat luas. Jadi tidak ada salahnya untuk sejenak  bergembira menikmati Ngayogjazz 2016, dan bawalah kebaikan serta sebarkan di manapun honn-honn semua berada.

Fine, janji saya lunas sudah …

 

 

Iklan

5 thoughts on “Ngayogjazz 2016, Hamemangun Karyenak Jazzing Sasama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s