Berinternet Ala Orang Aneh

Apakah beberapa tahun belakangan ini internet Indonesia lebih sepi pada akhir pekan dan hari libur. Kalau dilihat dari seberapa banyak teman saya yang online baik di Yahoo Messenger, Gtalk, Facebook memang benar. Orang – orang yang kelihatan online hanya beberapa saja. Itu pun kebanyakan online dari perangkat bergerak mereka. Trafik blog saya ini pun menurun tajam pada akhir pekan. Terlebih pada long weekend.

Beda banget dengan apa yang saya alami pada sekitar tahun 2000-an. Terlebih tahun 1999-an ke belakang. Saat itu saya sering kali menghabiskan akhir pekan ke warnet. Maklum, internet pada saat itu belum cukup terjangkau bagi pelanggan rumahan. Browsing, Email-ing, Chatting Y!M (atau malah IRC) adalah hiburan yang saya dinikmati pada jamannya. Koneksi lemot dan ruangan warnet yang sumpek belum jadi masalah saya saat itu. Enjoy aja 😀

Kegemaran berinternet pada akhir pekan dan hari liburan saya dulu itu bukan karena saya mengidap kelainan. Online diakhir pekan malah gaya pada jaman itu. Buktinya, saya menemukan banyak teman chating. Tidak sedikit dari mereka yang tetap jadi teman sampai sekarang. Jaman dulu itu kalau chating pada hari kerja malah temannya hanya sedikit.

Kini orang yang duduk seharian di depan internet di akhir pekanlah yang “tidak biasa”. Kalau bukan workaholic, sysadmin, penjaga warnet, apa lagi? Pasti dia adalah “orang aneh”. Termasuk penulis posting ini. hihihi

Posted with WordPress for BlackBerry via Telkomsel Network

Speedy Suka Nyampah, Pantesan Sering Lemot

Melihat sampah – sampah berserakan di pinggiran jalan lintasan jogging pagi ini, saya jadi heran ngga habis pikir. Kok bisa – bisanya ada kertas – kertas brosur speedy yang berserakan. Entah siapa yang membuangnya. Sepertinya ngga masuk akal, di Paliyan, di sebelah selatan pasar Tahunan, di selatan pos Polsek Paliyan ada promo speedy. Setahu saya, di sekitaran sini tidak ada jaringan telepon kabel Telkom atau sinyal CDMA Flexy.

Entah pencemaran lingkungan akibat brosur – brosur sampah ini tanggung jawab Telkom atau “oknum” tak bertanggung jawab. Yang pasti itu tanggung jawab moral kita semua. Dan yang lebih pastinya bumi tidak akan menggunakan jasa pengacara untuk menuntut pembuang sampah ini ke meja hijau. Hehehe

Pantesan speedy terkenal lemot. Apa karena suka nyampah? Baca lebih lanjut

Blokir WordPress.com di Myamar

Apa jadinya kalau di Indonesia juga memblokir WordPress dan layanan blogging lainnya sebagaimana yang dilakukan oleh negara tetangga kita, Myamar. Yang pasti adalah saya tidak perlu pusing – pusing mencari alasan kenapa saya semakin malas menulis posting di blog ini. Alasannya sudah jelas. Blogging adalah sesuatu yang haram menurut kehendak pemerintah.

Blocking terhadap WordPress dan beberapa layanan blogging di Myammar, baru saya ketahui pada pagi ini ketika saya membaca – baca status facebook teman – teman saya. Myammar tidak hanya memblokir layanan blogging. Melainkan termasuk Gmail.com, Yahoo.com. Anehnya Facebook dan twitter malah tidak diapa – apakan. Apa – apaan ini?

Bukankah facebook dan twitter juga mumpuni untuk menyebarkan issue sebagaimana blog. Bahkan jejaring social media ini terbukti ampuh menjungkir balikan pemerintahan seperti yang terjadi di Mesir, Libya, Tunisia dan dalam beberapa kasus yang berbeda, Indonesia.

Memang kebutuhan di masing – masing negara berbeda – beda. Kultur masyarakat antara belahan bumi yang satu berbeda dengan belahan dunia lainnya. Saya belum mempunyai data teledensitas penggunaan social media terutama twitter dan facebook di Burma. Bisa jadi netizen di sana lebih demen nge-blog daripada berkicau di twitter atau bersaling sapa di Facebook. Ada yang tahu?

Catatan penting untuk diri saya sendiri :

Semangat memberontak seseorang akan semakin bergejolak bila mendapatkan tekanan. Orang egois seperti saya cenderung melakukan sesuatu yang dilarang dan melawan arus. Posting ini adalah contoh kongkrit. Saya buru – buru membuat posting wordpress seketika setelah mengetahui ada blocking wordpress oleh negara tetangga.

Apakah bila di negara Indonesya tercinta tiba tiba melarang aktifitas nge-blog maka serta merta semua blogger Indonesia akan bangun dari mati suri. Sebagaimana dulu teman saya yang lugu dan alim tiba – tiba ingin ditemani ke warnet dan diajari cara membuka situs porno ketika pemerintah sedang galak – galaknya mengkampanyekan pemblokiran terhadap situs porno. Entahlah. Wallahualam Bisawab 😀

Siapakah jarwadi?

Ternyata di Antara tiga mesin cari terpopuler di internet, bing -lah yang paling baik mengenal saya.

Klik disini untuk mengenal jarwadi versi bing.
Klik disini untuk mengenal jarwadi versi google.
Klik disini untuk mengenal jarwadi versi yahoo.

Bagaimana mereka mengenal anda? Ah tapi jangan SKSD seperti saya. Tidak baik.

Tahu cara mencari Tahu

Beberapa waktu yang lalu, saya membaca, kalau tidak salah di status facebook atau di twitter, yang isi kalimatnya kira – kira adalah

Kita tidak mungkin tahu semua Informasi yang kita butuhkan, tetapi yang terpenting, kita tahu cara mencari tahu.

Seratus persen sepakat dengan kalimat itu. Bagi saya yang pelupa sepertinya akan sangat melelahkan mengetahui dan mengingat semua yang pernah saya tahu. Saat ini google dan internet semakin memudahkan pekerjaan mencari tahu. Meski saya menyadari kemudahan mencari tahu linear dengan meningkatnya kepikunan saya.

Andai internet down selama beberapa hari saja. Pasti IQ saya akan serta merta berjalan jongkok.

Internet menyimpan Reputasi Anda?

“Think twice before putting your personal information online”

Kemudahan yang ditawarkan oleh pencapaian mesin pencari pada saat ini memudahkan bagi seseorang untuk melacak apapun, sekecil apa jejak, entah itu baik ataupun buruk yang pernah ditinggalkan seseorang di internet. Dua tiga kata komentar yang saat ini kita lemparkan di internet bisa jadi 100 tahun yang akan datang akan mudah ditampilkan oleh penguasa search engine pada masa itu.

Beberapa waktu yang lalu, saya pernah ditanya oleh teman online saya, “Apa kamu kenal dengan ‘anak ini’; kamu kan pernah comment comment di blog nya?” lohhhh

Saya sendiri, juga sering mengetikan nickname atau apa saja yang berkaitan dengan seorang baru di mesin cari untuk lebih mengerti. Tidak jarang mesin cari telah menyimpan blackbox atau track record tentang seseorang dan dengan suka rela akan memberikan kepada siapa saja yang meminta tanpa menutup nutupi. Meski saya juga tidak selalu tahu apa artinya apabila ada nick nick yang ditinggalkan sebagai bagian dari comment comment di suatu porn site.

Mungkin bagi orang yang sejak dini telah menyadari akan akibat dari apa jejak yang ia tinggalkan di internet akan tidak sembarang bercuap cuap atau asal sign up di suatu online service. Atau menggunakan nickname lain yang berbeda dengan identitas pribadi mereka, meski apabila suatu nickname sering dipakai berulang juga akan bisa ditelisik siapa sebenarnya si empunya.

Saya pribadi telah lupa, apa saja dan seberapa banyak jejak dan comment yang saya tinggalkan dengan saya labeli “jarwadi” atau “jarwadiku”. Jadi, apabila anda ingin mengukur reputasi saya di internet silahkan menggunakan kata kunci itu di mesin pencarian. Atau bisa silahkan dengan mengetikan phrasa yang anda pikir mempunyai relevansi dengan saya.

Anda juga bisa mengetikan nick anda di google atau bing. Jangan – jangan ada orang lain yang menggunakan Nama atau Nick yang mirip dengan milik Anda di internet secara tidak baik baik.

PS :

Posting ini terinspirasi oleh blog official nya Paman Google di :

http://googleblog.blogspot.com/2009/10/managing-your-reputation-through-search.html

Tren “batuk”, “pilek”, “radang tenggorokan” versi Paman Google

Derita yang tersering yang saya keluh kesahkan di blog ini adalah flu. Flu memang sering mendera saya. Dalam satu tahun,  gangguan jasmani ini bisa menyerang hingga lebih dari 3 kali. Suatu jumlah yang benar benar tidak mengenakan. Meski gangguan ini tidak sampai merembet ke tingkat gangguan Jiwa, tapi kadang mempengaruhi produktifitas kerja dan kualitas hidup pribadi seorang saya.

Sepanjang pengamatan saya, baik dirumah, di lingkungan tempat saya tinggal, maupun di komunitas tempat saya bekerja, flu dapat dikatakan sebagai penyakit yang sering diderita oleh orang kebanyakan. Flu bisa jadi merupakan derita sejuta umat. Flu merupakan penyakit bangsa.

Benar. Saya tidak sedang bergurau. Paling tidak hal ini disaksikan oleh graphic yang ditunjukan oleh google trend. Silahkan graphic berikut anda pahami dengan cara masing – masing.

 

Anda pun dapat menengok graphic seperti screenshot di atas secara real time di :

http://www.google.com/trends?q=batuk%2C+pilek%2C+%22radang+tenggorokan%22&ctab=0&geo=all&date=all&sort=1

Graphic tersebut memang bukanlah potret  tanpa distorsi akan suatu fenomena yang sedang nge-trend, tetapi berdasarkan sebuah tulisan dari Official Blog nya Paman Gugel disini, bahwa trending keingin tahuan akan sebuah penyakit mempunyai banyak relevansi dengan apa yang sedang terjadi. Google pernah membandingkan dengan dataOfficial yang resmi dikeluarkan oleh Pemerintah Amerika pada suatu saat.

Loh, itukan di Amerika dimana teledensitas penggunaan internet sangat tinggi. Ini Indonesia. Diakui bahwa dari sekitar 237,5 juta penduduk Indonesia, jumlah pengguna Internet nya adalah 10 % saja atau sekitar 25 juta. Yang mana merupakan jumlah terbanyak peringkat tiga di Asia setelah China dan India. Dan angka ini terus berkembang pesat. ( Sumber dari sini ).

Ok … bila kita masih ragu untuk menggunakan google trend untuk menggambar realita yang sebenarnya tentang suatu hal, dalam hal ini saya gunakan untuk membingkai derita flu bagi saya dan lingkungan, maka paling tidak graphic ini dapat kita gunakan dalam konteks yang lebih sempit, untuk melihat  tren flu bagi pengguna Internet Indonesia. Saya kan termasuk pengguna internet aktif dalam beberapa tahun ini. Dan mudah mudahan kedepan saya tidak akan kehilangan akses ke internet.

Dokumentasi Penting!

Dokumentasi merupakan aset penting bagi manusia. Dengan dokumentasi dan internet   menjadi mudah sekali –relatif mudah– untuk menemukan apa saja informasi yang saya perlukan. Di internet dokumentasi itu dapat berupa wiki, pusat informasi, personal blog, mailing list arsip, forum forum, atau apa saja.

Tentu saja dengan melimpahnya sumber dan informasi itu juga perlu ditunjang dengan keterampilan mencari dan mengelola informasi untuk kemudian disulap menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Saya sendiri sangat mengandalkan keberadaan dokumentasi dan informasi online untuk menyelesaikan banyak permasalahan. Dan efek sampingnya saya menjadi malas untuk menghafal dan melatih suatu keterampilan karena efek wizard dari alam maya.

Efek lainnya adalah saya juga menjadi malas untuk membuat dokumentasi. Ini gejala mau enaknya saja. Ketika menikmati apa yang dilakukan dengan dokumentasi oleh orang lain terasa bermanfaat bagi dirinya.

Pengalaman saya, saya kadang kadang (kadang juga sering) perlu melakukan setting setting perangkat baik itu milik pribadi, kantor atau bagian dari membantu teman – teman. Sebenarnya saya tidak punya basic untuk melakukan banyak hal penyelesaian masalah. Dan modal saya satu satunya adalah selera untuk mengkompilasi informasi dari internet.

Dokumentasi penting! Dan saya sendiri perlu membuat dokumentasi!

Kalau dari apa yang saya lakukan itu saya dokumentasikan dengan baik. Maka saya akan lebih efisien melakukan banyak hal. Saya sendiri sering merasa geli karena melakukan eksperimen dan kesalahan yang sama untuk kedua atau kesekian kalinya. Padahal saya bisa dengan mudah menekan tombol bookmark di web browser dan memasang beberapa tag untuk memudah pencarian. Atau supaya mungkin lebih bermanfaat mendoku hasil googling di blog supaya juga membawa manfaat pada orang lain sebagaimana saya mendapat banyak manfaat dari apa yang di blog kan oleh orang lain 😀

Blogged with the Flock Browser