Tren “batuk”, “pilek”, “radang tenggorokan” versi Paman Google

Derita yang tersering yang saya keluh kesahkan di blog ini adalah flu. Flu memang sering mendera saya. Dalam satu tahun,  gangguan jasmani ini bisa menyerang hingga lebih dari 3 kali. Suatu jumlah yang benar benar tidak mengenakan. Meski gangguan ini tidak sampai merembet ke tingkat gangguan Jiwa, tapi kadang mempengaruhi produktifitas kerja dan kualitas hidup pribadi seorang saya.

Sepanjang pengamatan saya, baik dirumah, di lingkungan tempat saya tinggal, maupun di komunitas tempat saya bekerja, flu dapat dikatakan sebagai penyakit yang sering diderita oleh orang kebanyakan. Flu bisa jadi merupakan derita sejuta umat. Flu merupakan penyakit bangsa.

Benar. Saya tidak sedang bergurau. Paling tidak hal ini disaksikan oleh graphic yang ditunjukan oleh google trend. Silahkan graphic berikut anda pahami dengan cara masing – masing.

 

Anda pun dapat menengok graphic seperti screenshot di atas secara real time di :

http://www.google.com/trends?q=batuk%2C+pilek%2C+%22radang+tenggorokan%22&ctab=0&geo=all&date=all&sort=1

Graphic tersebut memang bukanlah potret  tanpa distorsi akan suatu fenomena yang sedang nge-trend, tetapi berdasarkan sebuah tulisan dari Official Blog nya Paman Gugel disini, bahwa trending keingin tahuan akan sebuah penyakit mempunyai banyak relevansi dengan apa yang sedang terjadi. Google pernah membandingkan dengan dataOfficial yang resmi dikeluarkan oleh Pemerintah Amerika pada suatu saat.

Loh, itukan di Amerika dimana teledensitas penggunaan internet sangat tinggi. Ini Indonesia. Diakui bahwa dari sekitar 237,5 juta penduduk Indonesia, jumlah pengguna Internet nya adalah 10 % saja atau sekitar 25 juta. Yang mana merupakan jumlah terbanyak peringkat tiga di Asia setelah China dan India. Dan angka ini terus berkembang pesat. ( Sumber dari sini ).

Ok … bila kita masih ragu untuk menggunakan google trend untuk menggambar realita yang sebenarnya tentang suatu hal, dalam hal ini saya gunakan untuk membingkai derita flu bagi saya dan lingkungan, maka paling tidak graphic ini dapat kita gunakan dalam konteks yang lebih sempit, untuk melihat  tren flu bagi pengguna Internet Indonesia. Saya kan termasuk pengguna internet aktif dalam beberapa tahun ini. Dan mudah mudahan kedepan saya tidak akan kehilangan akses ke internet.

4 komentar di “Tren “batuk”, “pilek”, “radang tenggorokan” versi Paman Google

  1. Heheheheh.. Saya kayaknya salah satu yang sering mencari inpoh ttg batuk, flu, pilek di Google 😀

    Mas mas.. betewe (Super OOT yah),, itu sampeyan make Ubuntu yang versi berapa? 😀

  2. Ping balik: Mengintip Wabah Demam Berdarah di Indonesia « Menuliskan Sebelum Terlupakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s