Hitung Mundur di Lampu Lalu Lintas

 

Timer di traffic light mesti dievaluasi lagi penggunaannya. Kenyataannya malah sering dimanfaatkan dengan cara tak semestinya. Misalnya lampumerah masih ada 3 detik tapi udah pada ngacir …. atau lampu hijau udah tinggal 3 detik lalu pada ngebut supaya kebagian hijau.
Pagi ini dengar kabar ada kecelakaan di area Tugu Jogja gara2 ada mobil ngebut “mengejar” hijau, malah menabrak pengendara motor hingga ada yg tewas. Duh

 

Meski awalnya saya sempat gumun dengan tanda hitung mundur (count down timer) yang dipasang di beberapa lampu lalu lintas di Jogja, akhirnya saya sepakat dengan apa yang dikeluhkan Om Yahya di Facebook yang saya sematkan di atas: Pemasangan Count Down Timer di Traffic Light perlu dievaluasi.

Selama hampir satu tahun mengandalkan sepeda motor sebagai alat penunjang mobilitas sehari-hari, saya merasakan betul bagaimana dampak pemasangan fitur baru di lampu lalu lintas ini.  Baca lebih lanjut

Mempertimbangkan Printer untuk Kebutuhan Kantor

Bertempat di Hotel Royal Ambarukmo, Selasa sore kemarin ( 21 Juni 2016 ) saya menghadiri undangan gathering dan buka bersama yang diadakan oleh PT Brother International Sales Indonesia.

Bagi yang belum tahu, Brother merupakan perusahaan yang bergerak utamanya di bidang alat-alat perkantoran ( Office Equipment ). Mendengar orang menyebut merk Brother saya sendiri langsung teringat dengan sebuah mesin ketik. Meski entah dimana saya dulu pertama kali melihat mesin ketik ( atau pita mesin ketik ) bermerk Brother.

Esther Ranni Prahesti - Marcoom Digital & PR Brother Indonesia (foto oleh Bagus Gowes)

Esther Ranni Prahesti – Marcoom Digital & PR Brother Indonesia (foto oleh Bagus Gowes)

Sebetulnya saya sendiri belum tahu banyak tentang merk Brother dan apa saja produknya. Sampai dalam acara gathering itu, Esther Ranni Prahesti (Marcomm – Digital & PR PT Brother International Sales Indonesia) menjelaskan sejatinya Brother merupakan Perusahaan  Jepang yang sudah berusia ratusan tahun, perusahaan yang memproduksi alat-alat perkantoran sekaligus mempunyai produk mesin jahit yang terkenal.

Serius, Brother juga punya produk mesin jahit yang ternyata banyak dikenal orang. Teman-teman saya gathering yang perempuan ternyata mereka tidak asing dengan mesin jahit merk Brother. Khusus produk mesin jahit ini membuat saya penasaran apa hubungan antara menjahit dengan perkantoran. Ini mungkin ada kaitannya dengan budaya orang-orang kantoran di Jepang?  Baca lebih lanjut

Buka Puasa Bareng ASUS Zenfone MAX

Dituntun oleh Goole Map di handphone, Jum’at sore (16 Juni 2016) itu saya menginjakan kaki untuk pertama kalinya di Hotel Alana Yogyakarta. Di Hotel yang terletak di Jalan Palagan KM 7 Yogyakarta ini saya memenuhi undangan untuk menghadiri acara buka persama yang digelar ASUS dengan tajuk Ramadan MAXimal.

Ramadan MAX

Seperti orang berpuasa pada umumnya, apa yang paling menarik dari tiap acara buka bersama adalah makanannya yang enak-enak. Tak terkecuali di Hotel Alana ini. Petang itu sejujurnya saya menikmati beberapa menu yang berbeda. hehe

Namun selain makanan yang enak-enak setidaknya ada dua hal yang lebih menarik untuk saya ceritakan di sini.

ASUS Indonesia Market Update

Apa yang akan saya tuliskan selanjutnya adalah berdasarkan apa yang saya catat di kertas dan apa yang saya ingat dari apa yang dipresentasikan oleh Mas Firman Maulana dari ASUS Indonesia.

Jadi data-data yang disajikan bisa dipastikan data yang berdasar, bukan hanya gosip-gosip.

ASUS Zenfone MAX Ramadan

ASUS dalam satu tahun kehadirannya di pasar Smartphone Indonesia, sampai kwartal pertama tahun 2016 ini telah berhasil mendapatkan market share sebesar 10,4% dan menempati peringkat 2. Peringkat pertama masih dipegang oleh Samsung. Baca lebih lanjut

ASUS Zenpad C7 Beres Diperbaiki di Service Center

ASUS Zenpad C 7.0

ASUS Zenpad C 7.0

Foto di atas bukan foto dua ASUS Zenpad C 7.0. Yang benar-benar tablet adalah yang di sebelah kiri, yang menyala. Sementara yang kanan, yang layarnya nampak hitam adalah layar ASUS Zenpad saja, LCD nya. Itu adalah LCD yang saya ceritakan beberapa waktu lalu rusak. Sekarang sudah selesai diperbaiki di ASUS Service Center Jogja.

Lihat foto di bawah ini. Mengganti layar LCD pada ASUS Zenpad berarti sekaligus mengganti panel depan. Setelah layar LCD nya diganti, tablet Zenpad saya nampak baru, mulus. Baretan-baretannya jadi tidak ada lagi sekarang. Baca lebih lanjut

ASUS Zenfone 3 Deluxe

ASUS Zenfone 3 Deluxe

ASUS Zenfone 3 Deluxe

Setelah melewati beragam rumor akan seperti apa spefisikasi, desain dan harga Zenfone 3, ASUS pun membeberkan penerus Zenfone 2 ini di ajang Computex 2016 di Taiwan. Sejumlah rumor tentang si pembawa bendera ASUS ini terbukti ada benarnya. Sebagaimana rumor, kebanyakan salah itu biasa.

Apa yang paling mengejutkan adalah bahwa penerus flagship Zenfone 2 ternyata bukanlah Zenfone 3. Melainkan Zenfone 3 Deluxe. Di ajang Computex 2016 itu ASUS memang mengumumkan 3 varian Zenfone, yaitu Zenfone 3, Zenfone 3 Deluxe dan Zenfone 3 Ultra. Namun menurut saya, yang paling menarik dibahas adalah Zenfone 3 Deluxe. Maka tulisan ini saya beri judul ASUS Zenfone 3 Deluxe. Baca lebih lanjut

Dari Kali Jodo sampai Kali Suci, Jaringan Smartfren 4G Terbukti Perkasa

Presentasi Smartfren Network Test Drive

Presentasi Smartfren Network Test Drive

Bila ingin tahu kemana mobilitas masyarakat Indonesia selama mudik lebaran maka bertanyalah kepada pihak operator seluler.

Komunikasi dan akses internet yang tak pelak telah menjadi kebutuhan dasar manusia menjadi daya dorong yang sangat kuat bagi kepemilikan telepon seluler dan smartphone di masyarakat.

Saking kuatnya daya dorong itu bahkan kini jumlah telepon seluler di Indonesia telah jauh melebihi jumlah penduduk Indonesia yang jumlahnya sekitar 250 juta. Berarti di masyarakat banyak yang memanfaatkan lebih dari satu ponsel. Bisa dua, bisa lebih.

Karena kebutuhan komunikasi memang sudah sangat berkembang. Komunikasi dalam bentuk text dan voice kini sudah dianggap tidak mencukupi. Manusia semakin mementingkan mengakses aplikasi Over The Top (OTT) yang berjalan di atas infrastruktur jaringan.

Misalnya masyarakat menggunakan aplikasi Waze untuk menghindari macet selama mudik lebaran, menggunakan aplikasi social media untuk berbagi kebahagiaan berlebaran, menggunakan aplikasi untuk menemukan restoran halal untuk berbuka puasa bersama, dan lain-lain. Baca lebih lanjut

Aplikasi iOS Penunjang Ibadah Ramadhan

Beberapa petang ini suara tadarus Al Qur’an mulai terdengar dari pengeras suara-pengeras suara dari masjid-masjid di desa dimana saya tinggal dan sekitarnya. Ini membuat hati saya terhenyak. Apalagi tidak lama kemudian di Masjid kami pun diselenggarakan pengajian menyambut kehadiran bulan mulia yang dinanti-nanti. Bulan puasa segera datang.

Marhaban ya Ramadhan

Sebagai muslim yang baik, idealnya bulan Ramadhan didedikasikan untuk memaksimalkan ibadah, mendekatkan diri kepada Illahi, kepada -Nya. Tentu saja ibadah dalam arti yang luas. Lebih luas dari menahan lapar dan dahaga dari matahari terbit sampai matahari tenggelam, shalat fardhu dan tawareh pada malam harinya, ber-zakat dan bertilawah.

Bekerja dan menghasilkan karya terbaik di bidang masing-masing untuk kemaslahatan manusia tentu menjadi bagian lain dari ibadah Ramadhan itu sendiri. Jangan sampai berpuasa membuat kita menurun produktifitasnya. Ini yang membesarkan hati saya dan hati mereka yang harus terus berkarya di bulan Ramadhan.

Untungnya kita sekarang tinggal pada jaman dimana teknologi bisa dimanfaatkan untuk menunjang ibadah Ramadhan. Salah satu teknologi itu berbentuk smartphone yang bisa kita pasangi berbagai macam aplikasi sesuai kebutuhan dan niat baik kita.

Berikut ini adalah aplikasi-aplikasi yang saya sarankan untuk dipasang di iOS, bisa iPhone atau pun iPad.

Qur’anesia

Merupakan aplikasi Al Qur’an yang terbaik menurut saya. Aplikasi ini dikembangkan oleh Mas Dian Agus Triadi atau yang di ranah netizen Indonesia lebih akrab dengan sapaan Didats.

Quranesia (foto diambil dari MakeMac)

Quranesia (foto diambil dari MakeMac)

Bagi saya apa yang menjadi kelebihan Qur’anesia dibandingkan aplikasi Al Qur’an lain adalah kemudahannya untuk dibaca bagi orang-orang yang belum fasih membaca Al Qur’an seperti saya. Tulisan ayat-ayat Al Qur’an yang ada di aplikasi ini persis dengan apa yang biasanya kita baca di Al Qur’an cetak. Terjemahannya pun menggunakan terjemahan versi Departemen Agama.

Ibadah

Sama seperti Qur’anesia, aplikasi ini juga dikembangkan oleh Mas Dian Agus Triadi alias Mas Didat. Kenapa saya suka sekali dengan aplikasi buatan Mas Didat adalah karena selain desainnya yang simpel dan keren adalah beliau selalu menggratiskan aplikasi-aplikasi buatannya. Semoga sumbangan beliau terhadap umat Islam ini menjadi amal kebaikan Mas Didats.

Aplikasi Ibadah bermanfaat untuk melihat jadwal shalat, jadwal puasa sunnah, pencatat tadarus dan menentukan arah kiblat. Menentukan arah kiblat ini penting bagi kita yang mobile dan ingin menjalankan ibadah shalat dimanapun tempatnya.

Muslim Pro

Aplikasi ini memang tidak sepenuhnya gratis. Terdapat In apps purchase terintegrasi dalam aplikasi ini, tentu bila kita menginginkan fitur-fitur tertentu yang tidak tersedia dalam versi dasarnya.

Namun aplikasi Muslim Pro memang menawarkan fitur-fitur yang sangat lengkap. Fitur-fitur itu meliputi: jadwal shalat yang akurat yang berbasis lokasi (aplikasi ini bisa mengenali lokasi dimana kita berada dan menentukan jadwal shalat berdasarkan waktu yang terdeteksi), notifikasi shalat berupa suara dan visual adzan, jadwal / notifikasi imya’ dan waktu berbuka puasa, terdapat Al Qur’an lengkap dengan bacaan tadarus, penunjuk restorant halal di sekitar kita, penunjuk arah kiblat, kalender hijriah dan kalkulator zakat.

Bagi para pekerja dan profesional seperti kita, awas, jangan main-main dengan hitungan zakat. Karena ada harta orang lain di dalam harta kita. Sebagai muslim yang baik tentu kita tidak akan malah memanupulasi jumlah setoran wajib zakat sebagaimana orang-orang memanipulasi setoran pajak. Baca lebih lanjut

Sakit Perut di ASUS Service Center Yogyakarta

Pelayanan Pelanggan ASUS Service Center Yogyakarta

Pelayanan Pelanggan ASUS Service Center Yogyakarta

Masih ingat dengan tablet milik saya yang layar LCD nya rusak awal bulan lalu? Merasa ada banyak hal yang hilang selama hampir satu bulan saya tidak lagi sehari-hari menggunakan tablet, saya pun kemarin (Jum’at, 27 Mei 2016) menyempat-nyempatkan diri untuk membawa ASUS Zenpad 7.0 Z370 CG warna putih itu ke ASUS Service Center. Untuk diperbaiki. Untuk diganti layar LCD nya.

Sebenarnya, rencana saya untuk membawa tablet itu ke service center sudah lama. Rencana itu tidak segera saya lakukan karena jarak dari rumah saya di Gunungkidul ke sisi utara kota Yogyakarta cukup jauh.

Alamat ASUS Service Center tepatnya di: Ring Road Square Kav.5, Jalan Ring Road Utara KM 5, Condongcatur, Depok, Yogyakarta. 

Bila alamat jalan itu kurang familier, gunakan saya ancar-ancar. Ancar-ancarnya, ASUS Service Center terletak di sebelah utara Hartono Mall. Hanya berseberangkan Jalan Ring Road Utara. Baca lebih lanjut

Pantai Ngunggah, Keindahan di Balik Belukar

Pantai Gunungkidul Pantai Ngunggahan

Pantai Ngunggahan, Kemolekan Di Balik Semak Belukar

Pantai Ngunggah, ada yang menyebutnya sebagai Pantai Ngunggahan. Merupakan Pantai di Gunungkidul yang sampai saat ini tidak terkenal. Setidaknya oleh pelancong kebanyakan. Kecuali para traveller yang hobinya memang blusukan mencari tempat yang aneh-aneh.

Pantai Ngunggahan merupakan pantai yang terletak di sudut barat Kabupaten Gunungkidul. Bisa dikatakan pantai Gunungkidul terbarat meski bukan benar-benar pantai yang terletak di sisi paling barat kabupaten seribu gunung tanah kelahiran saya ini. Terbarat adalah Pantai Parang Endok (persis berhimpitan dengan Pantai Parangtritis sekaligus pembatas Bantul – Gunungkidul). Baca lebih lanjut

Nonton Vimeo dan Netflix dengan Opera Developer 39

Buka Vimeo Dengan Opera Developer 39.0

Buka Vimeo Dengan Opera Developer 39.0

Kementrian Komunikasi dan Informasi yang beberapa waktu lalu memblokir Vimeo, Reddit dan beberapa situs favorit karena dianggap tidak sesuai dengan aturan konten di Indonesia membuat banyak netizen berang.

Menyikapi pemblokiran website ini kebanyakan netizen memang tidak bisa berbuat banyak. Kecuali hanya bisa menumpahkan kekecewaan dengan mengumpat dan misuh di social media. Selebihnya menurut.

Sedikit netizen rela membayar VPN untuk membebaskan diri dari kungkungan dan pasungan berbentuk pemblokiran ini. Agar bisa leluasa menikmati konten di internet. Atau lebih tepatnya mereka berusaha memaksimalkan manfaat internet. Toh internet bukan melulu hiburan untuk dinikmati. Baca lebih lanjut