Cara Mudah Download Video dari Youtube, Facebook dan Vimeo

savefromnet helper

Bagi saya men-download konten video dari internet masih tetap penting dilakukan untuk hal-hal tertentu. Misalnya apa yang terjadi kemarin. Saya ingin menonton video Apple WWDC di rumah dimana tidak tersedia koneksi internet broadband unlimited. Saya pun harus mengunduhnya, dalam hal ini dari youtube.

Mencoba mengunduh dengan ekstensi Easy Youtube Downloader di Mozilla Firefox yang dulu mumpuni saya gunakan, ternyata kini tidak bisa dilakukan bagi pengguna gratisan. Katanya saya harus upgrade service dulu.

Dengan sedikit googling, kemudian saya menemukan beberapa plugin dan ekstensi yang bisa dicoba dipasang untuk dapat mengunduh video dari internet secara gratis. Apa yang berhasil saya coba dan hasilnya bagus adalah ekstensi SaveFrom.net Helper. Saya memasangnya di Google Chrome web browser.

Untuk meng-install ekstensi ini di Google Chrome browser silakan download file installer-nya di sini. Meng-install-nya pun cukup mudah, silakan klik “Customize and Control Google Chrome” di pojok kanan atas, klik “Setting”, kemudian klik “Extensions”, terakhir: tinggal drag and drop ke sini dari lokasi dimana tadi meletakkan file download-an SaveFrome.net Helper.  Baca lebih lanjut

Nike Air Zoom Pegasus 31 Flash, Mari Terus Berlari

Nike Air Zoom Pegasus 31 yang saya beli sekitar 8 bulan yang lalu sudah menempuh jarak lebih dari 600 km. Saatnya untuk dipensiunkan. Sepatu yang saya pilih untuk long run dan recovery tetap dari keluarga Pegasus 31. Kali ini saya memilih Nike Air Zoom Pegasus 31 Flash.

Nike Air Zoom Pegasus 31 Flash

Nike Air Zoom Pegasus 31 Flash

Kenapa saya tidak memilih seri Pegasus 31 reguler? Karena dalam beberapa bulan kemudian, eh sekarang sudah ya, Nike sudah akan mengeluarkan Pegasus 32 yang pasti akan membawa beberapa update penting. Sepatu ini masuk dalam wishlist saya. Pegasus 31 Flash saya pilih karena dalam hitungan saya sepatu ini kelak akan saya gunakan selang-seling sesuai kebutuhan dengan Pegasus 32 baru saya kelak.

Pegasus 31 Flash dibuat sedikit berbeda dengan versi Pegasus 31 reguler, yaitu mempunyai fitur water repellant sehingga akan nyaman digunakan pada jalanan basah dan Pegasus 31 Flash dibuat dengan materi yang mempunyai visibility bagus. Cocok digunakan untuk berlari malam hari dan low light condition. Pegasus 31 Flash cocok digunakan berlari pada malam dan dini hari yang basah atau sedang hujan ringan.

Untuk ukuran, berbeda dengan Pegasus terdahulu, saya memilih satu ukuran lebih tinggi. Kali ini saya memilih ukuran/nomor 42.

Sepatu yang saya beli secara online ini begitu sampai ke alamat saya, pada Minggu pagi kemudian langsung saya gunakan untuk Half Marathon. Berlari pada awal gelap pagi dengan sepatu ini saya mendapatkan semua keuntungan dan kenyamannya. Saya selamat tanpa cedera berlari half marathon santai yang saya tempuh kurang dari 2 jam. Dari kenyamanan ini kemudian saya mendapatkan hal baru, bahwa memang ukuran sepatu lari yang tepat bagi kaki saya adalah 42, bukan 41. Baca lebih lanjut

Kabel Data (Kabel Lightning) Murah untuk iPhone 5s

Power bank 5000 mAH saya rusak. Begitu kesimpulan saya saat itu ketika saya mencoba menancapkan kabel lightning (kabel data) untuk iPhone 5s saya ke power bank itu. Lampu indikator power bank saya selalu mati ketika saya mencoba menancapkan kabel yang terhubung ke iPhone 5s.

Saya baru berubah pikiran ketika saya menancapkan kabel lightning itu ke charger bawaan dan ke iPhone di ujung kabel lainnya. Ternyata dengan charger pun, iPhone saya sama-sama gagal mengisi ulang. Dari sini saya sadar kalau saya salah tuduh. Saya telah menfitnah power bank, sedangkan biang keladinya adalah kabel lightning yang dari kelihatannya saja sudah bengkok-bengkok di kedua ujungnya.

Kabel data/lightning iPhone 5s

Kabel data/lightning iPhone 5s

Kabel data/lightning iPhone 5sKabel data/lightning iPhone 5s

Kabel data/lightning iPhone 5s

Kabel iPhone yang terkenal ringkih ini tidak aneh bila sekarang rusak, toh usianya juga sudah lebih setahun. Wajar.

Beberapa hari kemudian saya membeli kabel lightning. Saya memutuskan untuk membeli kabel non original yang harganya murah. Kabel aseli yang dijual sekitar USD 30 saya rasa sangat mahal. Membeli kabel non ori dengan harga jauh lebih murah memang berisiko ditolak oleh iPhone.

Penolakannya biasanya akan seperti, “This cable or accessory is not certified and may not work reliably” atau “This accessory may not be supported”. Tidak apa-apa, saya siap dengan ‘ancaman’ seperti ini. Baca lebih lanjut

Review Armband Buatan Lokal: DNA Sportwear

Mengritik produk-produk lokal sebenarnya tidak enak untuk saya lakukan. Di satu sisi saya tidak ingin mematahkan semangat dan kreatifitas kawan-lawan yang telah secara perwira menciptakan produk dan mengembangkan brand/label mereka sendiri. Di sisi lain, pelit memberikan kritik terhadap produk-produk mereka akan membuat mereka kurang kompetitif. Produk akan sulit bertemu atau terlambat bertemu dengan harapan pengguna bila kita enggan menyampaikan umpan balik. Menurut saya memberikan kritik terhadap sebuah produk jauh lebih baik daripada kita kecewa kemudian diam-diam menginggalkan produk itu dan memilih produk kompetitor.

Alasan terakhir ini yang mendorong saya untuk menulis review arm band dan phone bottle belt (tas pinggang tempat botol dan handphone) merk DNA INDsportswear yang saya beli secara online beberapa waktu yang lalu.

Memutuskan untuk membeli armband buatan lokal secara online tidak mudah. Dari pencarian di google umumnya penjual-penjual produk ini hanya menggunakan media gratisan seperti forum jual beli di Kaskus, Bukalapak, Tokopedia, Facebook, Instagram dan sejenisnya. Cara menampilkan display produknya pun seringkali kurang meyakinkan. Perlu waktu beberapa lama untuk mengamati perilaku si penjual di Facebook sampai saya yakin saya tidak membeli kepada orang yang salah.

Chit-chat di FB dengan beberapa orang penjual akhirnya saya memilih untuk membeli Arm Band dan Phone and Bottle Belt kepada seseorang. Saya memilih masing-masing satu untuk kedua produk itu. Arm Band berharga Rp 69.900,- dan Phone and Bottle Belt berharga Rp 89.900,-. Harga yang tidak mahal sebenarnya. Jumlah total harga keduanya masih jauh lebih murah dari Arm Band merk Capdase yang saya beli di Toko Apple beberapa bulan yang lalu. Saya berhati-hati sebelum membeli karena saya tahu betapa sakit hatinya bila tertipu oleh pedagang online yang nakal.

Saya sempat ragu dengan penjual ini karena ia cukup responsif menjawab pertanyaan saya tentang produk-produk yang ia jual, namun setelah saya mintai konfirmasi pembayaran yang baru saya lakukan malah tidak responsif, sampai saya berkali-kali menghubunginya melalui Facebook chat dan Whatsapp. Setelah saya melakukan pembayaran, saya juga baru diberitahu kalau salah satu produk yang saya beli saat ini sedang tidak ready. Menurutnya saya harus menunggu sampai 2 minggu. Ya ampun. Sampai di sini saya sudah tidak banyak berharap kedua produk yang saya beli mendarat ke alamat saya.

Hampir 2 minggu kemudian, melalui Whatsapp, saya diberitahu kalau produk yang saya beli sudah dikirim ke alamat saya. Dari bukti pengiriman via JNE yang fotonya ia kirimkan, ternyata nama dan nomor handphone saya salah eja. Karena memang saya sudah tidak begitu berharap dengan barang ini, saya pun santai saja. Syukur alhamdulillah barang tersebut sampai ke alamat saya tepat sebelum saya berangkat ke luar kota. Jadi saya baru akan bisa mencoba kedua produk itu setibanya saya di rumah satu minggu yang akan datang.

Arm Band

Membuka arm band merk DNA Sportwear dari kemasan pengiriman, saya menemukannya dengan tampilan handmade, namun cukup solid dan jahitannya bagus. Saya kemudian menggunakannya untuk lari di jalan raya sepanjang 5 km.

Karena saya memang memesan ukuran untuk lengan saya, rasanya arm band ini memang benar cukup pas dikaitkan dengan lengan saya. Permasalahannya, dibanding arm band saya terdahulu, bahan armband ini sangat kaku sehingga saya kesulitan untuk dengan cepat memasukkan iPhone 5s saya ke dalam arm band setelah saya menjalankan aplikasi Nike Running+. Materi transparan arm band ini tidak touch sensitive sehingga melaluinya saya tidak bisa mengoperasikan iPhone saya. Masalah kedua adalah armband ini tidak ada tempat untuk menaruh kunci dan uang sebagaimana armband saya terdahulu. Keberadaan tempat kunci dan uang bagi saya sangat penting, karena biasanya saya memarkir motor di suatu tempat, baru kemudian berlari. Tempat uang sama pentingnya. Ketika berlari jarak jauh saya biasa membeli air mineral atau isotonik di tengah jalan raya yang saya lintasi. Masalah ketiga adalah lapisan pinggir arm band terbuat dari bahan yang kasar/tidak soft, sehingga ketika saya sudah berlari, gesekan yang terjadi dengan kulit lengan bisa menyebabkan iritasi dan kulit lecet-lecet.

Arm Band merk DNA Sport Wear

Arm Band merk DNA Sport Wear

Arm Band merk DNA Sport Wear

Arm Band merk DNA Sport Wear

Mungkin arm band merk DNA INDSportswear ini kurang cocok digunakan oleh  pelari jarak jauh (lebih dari 5km) di jalan raya yang ingin memperbaiki pacenya. Saat ini saya berlari dengan pace 5 menit/km dan ingin lebih cepat lagi.  Baca lebih lanjut

Kuliner Malam: Mie Des Khas Pundong

Berawal dari chit chat di WhatsApp dengan beberapa kawan lama, Senin malam yang lalu saya meluncur ke Jimatan, Imogiri, Bantul yang dari rumah saya berjarak 40 menit perjalanan dengan sepeda motor. Bukan untuk ziarah ke makan raja-raja Mataram yang ada di sana. Kami janjian untuk wedangan, menikmati Wedhang Uwuh yang merupakan minuman khas daerah Imogiri, tepatnya di sekitar makam raja-raja Imogiri.

IMG_3788

Bagi yang belum tahu apa Wedhang Uwuh adalah sejenis minuman hangat yang berperasa yang berbahan jahe, serutan kayu secang, pala, biji cengkih, batang cengkih, daun kayu manis dan pemanisnya adalah gula batu/gula kristal. Dari bahan perasa yang digunakan saja sudah bisa diduga jenis minuman ini akan memberikan efek hangat bagi tubuh. Cocok dinikmati pada malam awal musim kemarau apalagi bagi saya yang baru saja menembus gelap malam melewati bukit dan hutan perbatasan Gunungkidul – Bantul.

Satu jam ngobrol mengeringkan gelas wedhang uwuh belum cukup bagi tiga laki-laki. Tujuan kuliner berikutnya masih di kabupaten Bantul, sedikit ke selatan dari Imogiri, yaitu ke Pundong. Tidak jauh dari rumah kawan kami yang lain di Pundong terdapat kuliner malam, yaitu Mie Des. Saya baru pertama kali akan mencicipi makanan ini. Baca lebih lanjut

Mencicipi Nasi Liwet Jambal Roti

Buku Menu di The KiosK Dago

Buku Menu di The KiosK Dago

Saya selalu bingung ketika dihadapkan dengan daftar menu di rumah makan seperti ini. Memilih beberapa dari banyak sekali jenis masakan yang fotonya bagus-bagus semua jelas susah. Memesan semua yang ada di daftar menu jelas bukan pilihan. Nanti repot di akhir dengan apa membayarnya. Untungnya, malam itu di The KiosK Food Market Dago ada teman lama saya, Ermaya, yang merekomendasi beberapa yang harus saya coba.

Kami pun kemudian menulis: Cireng Cipaganti, Tahu Gejrot, Nasi Liwet Jambal Roti,Jus Jeruk, Teh Lemon dan air mineral. Dua yang terakhir saya pesan karena biasanya saya sulit makan tanpa cukup minum. …

Cireng Cipaganti

Cireng Cipaganti

Tahu Gejrot Sukabumi

Tahu Gejrot Sukabumi

Nasi Liwet Jambal Roti

Nasi Liwet Jambal Roti

Baca lebih lanjut

Bijak Siasati Kebutuhan Internet untuk Keluarga Cerdas

Internet dan Keluarga foto oleh: itusnetworks.com

Internet dan Keluarga
foto oleh: itusnetworks.com

Sandang, pangan dan papan adalah kebutuhan primer manusia. Itu yang saya pelajari ketika saya belajar di bangku sekolah dasar dulu. Bagi keluarga moderen, kini komunikasi, akses informasi dan internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kebutuhan primer itu sendiri. Karena dengan akses informasi yang terbuka dan internet yang baik sebuah keluarga bisa mengembangkan pengetahuan serta wawasan dan meningkatkan taraf hidupnya secara lebih baik.

Menyadari pentingnya akses informasi, saat ini makin banyak keluarga yang telah menempatkan koneksi internet dalam skala prioritas kebutuhan mereka. Koneksi internet bukan lagi diperuntukkan sebagai fasilitas bekerja saja, namun agar bisa diakses dan dimanfaatkan dengan baik oleh semua anggota keluarga.

Tak heran di dalam sebuah keluarga makin sekarang makin banyak perangkat yang terhubung ke internet. Sebut saja laptop yang kita gunakan untuk bekerja, istri yang lebih banyak mengerjakan tugas kantor secara remote, komputer yang digunakan si sulung untuk mencari materi untuk tugas-tugas sekolahnya dan untuk terkoneksi dengan teman-temannya melalui Facebook dan Twitter, tablet si bungsu yang digunakan untuk mencari tutorial bermain gitar di Youtube dan sesekali bermain game online. Smartphone kita, android si sulung dan blackberry si istri  merupakan device yang setiap saat juga terkoneksi ke internet.

Makin banyak perangkat di rumah kita yang terhubung ke internet mau tidak mau dibutuhkan koneksi internet yang lebih cepat pula. Artinya ada kenaikan biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar internet yang lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan koneksi seluruh anggota keluarga. Bila tidak disiasati secara cerdas hal ini akan menjadi beban anggaran tersendiri bagi keluarga.

Apa saja yang bisa kita lakukan untuk menyiasati membengkaknya pengeluaran untuk kebutuhan koneksi internet keluarga?

Terhubung ke internet dengan menggunakan jaringan 3G adalah cara yang paling praktis kita lakukan. Kita cukup Baca lebih lanjut

Tips Survive Hadapi Musim Pancaroba

Beberapa minggu ini di desa dimana saya tinggal hujan sudah mulai berhenti turun. Hawa dingin menusuk tulang mulai turun pada malam sampai pagi hari. Terik menyengat pada siang harinya. Debu-debu jalanan mulai beterbangan dihembus angin awal kemarau. Pancaroba tiba.

Tidak semua orang bisa mudah beradaptasi tiap kali perubahan musim ini tiba. Flu, pilek, batuk, radang tenggorokan, kulit mengering dan sejenisnya mudah menjangkiti siapa saja. Saya sendiri harus menaruh ekstra waspada dan perhatian lebih mengingat biasanya ini adalah masa-masa yang tidak begitu mudah untuk dilalui tanpa cedera.

Berikut ini adalah beberapa tips yang biasanya saya praktikan yang mungkin bisa dicoba siapa saja agar sehat selamat melewati musim pancaroba:

Hindari minuman ber-es. Udara yang kering dan panas yang menyengat pada siang hari adalah godaan yang sering kali tak tertahankan untuk menikmati minuman dingin ber-es, es krim, dan sejenisnya. Minuman sangat dingin bukan meredakan rasa haus alih-alih malah menjadikannya menjadi-jadi. Saya sendiri sudah lama jarang tidak minum minuman ber-es kecuali sport drink pada saat dan setelah latihan lari. Untuk mengelola minuman dingin tubuh memerlukan usaha berlebih yang bisa berakibat menurunnya daya tahan tubuh.

Perbanyak minum air putih (maksud saya air jernih). Dingin pada malam hari membuat kita malas minum padahal tubuh kita tetap memerlukan cairan seperti biasanya. Sedangkan pada siang hari cuaca yang panas membuat tubuh berkeringat lebih. Selalu siapkan minuman yang sehat, kalau perlu bawa botol minuman agar kita mudah untuk sewaktu-waktu minum. Minumlah bahkan ketika belum merasa haus. Setidaknya selalu jaga tenggorokan kita basah.

Perbaiki pola makan dengan nutrisi seimbang. Bila Anda seperti saya tidak sedang menjalani diet khusus, maka jangan terlewat sarapan dan jangan sampai terlambat makan siang. Kebanyakan orang makan malam tidak sering menjadi masalah, karena biasanya adalah waktu terbaik bersama keluarga.

Apa yang perlu diperhatikan adalah kualitas apa yang kita makan. Pastikan apa yang menjadi menu makan kita mengandung nutrisi yang seimbang. Perhatikan apa sumber protein sehat dan jangan lupakan sayur, buah dan sumber serat yang penting bagi tubuh. Bila makan siang atau makan malam di luar rumah, pastikan memilih tempat makan yang higienis. Tidak kalah penting adalah hindari ngemil junk food. Terakhir ini susah. Ketika saya mengetik posting ini di meja saya sudah terhidang sepiring gorengan yang sangat berminyak. 😀

Kenakan Masker bila bepergian. Ini terutama yang bepergian mengandalkan moda transportasi angkutan umum seperti saya dan mereka yang mengendarai sepeda motor. Masker sangat penting untuk mencegah debu masuk mengotori paru-paru dan melukai saluran pernafasan kita. Penting juga untuk menghambat sebaran virus dan bakteri yang mungkin tersebar di tengah kerumuman. Baca lebih lanjut

Browsing Cepat dan Hemat Data dengan Opera Mini

Saya tidak pernah mengira saya akan menginstall Opera Mini di iPhone yang saya gunakan sehari-hari. Sejujurnya Safari adalah browser yang telah memberikan pengalaman terbaik untuk browsing menggunakan perangkat genggam berlayar 4″. Sampai beberapa minggu yang lalu, jaringan seluler Telkomsel yang saya gunakan mengalami gangguan yang tidak kunjung selesai diperbaiki.

Ini mengingatkan saya dengan Operamini yang saya pasang di fitur phone Sony Ericsson yang saya gunakan dulu sangat lama. Opera mini mempunyai fitur unik, yaitu memanfaatkan proxy server mereka, proxy server yang berfungsi mengkompres konten website yang kita request sebelum konten itu di-deliver ke ponsel kita. Fitur ini akan membuat data yang dikirim ke ponsel berukuran makin kecil dari aselinya sehingga bisa dilewatkan jaringan yang tidak cepat. Fitur ini tentu akan membantu menghemat kuota pemakaian data. Pikir saya lagi, Opera mini bisa membantu saya menghemat kuota agar cukup sampai akhir bulan. Kuota 4 GB per bulan dari Telkomsel kini terasa makin sedikit saja.

Untuk iPhone, Opera Mini bisa di-install dari App Store. File instalasi tidak bisa dikatakan kecil, yaitu 29 MB. Sebaiknya download Opera Mini dengan koneksi Wifi atau setidaknya 3G. Bila memaksakan mengunduhnya dengan koneksi 2G tentu cukup menguji kesabaran.

IMG_3349

Selesai diinstall Opera Mini siap digunakan seperti pada umumnya browser. Secara default ada beberapa thumbnail yang memudahkan browsing ke situs-situs tertentu. Thumbnail ini bisa ditambah atau disunting sesuai kebutuhan.

Baca lebih lanjut

Install Printer Multi Fungsi Epson L210 di Ubuntu 14.04 64 bit

Menjadi orang yang selalu ingin ngirit itu susah-susah mudah. Misalnya ketika beberapa bulan yang lalu prabrik dimana saya buruh ingin mencetak dengan biaya murah, maka dibelilah Printer Canon iP 2770 kemudian dipasangi ink tank yang diinfuskan. Harapannya akan menekan ongkos membeli cartridge baru tiap kali tintanya habis. Namun bukan irit yang didapat melainkan ink tank infuse yang tidak murah itu malah sering rewel dan tidak beberapa lama rusak.

IMG_3299

Kemudian masih dengan semangat ngirit yang sama, printer baru pun dibeli. Kali ini yang dibeli adalah Printer Multi Fungsi Epson L210. Printer ini sudah dari sononya menjanjikan biaya mencetak lebih murah karena sudah dilengkapi mekanisme infused ink tank yang buit in, bukan modifikasian.

Nah, saya pun mencoba printer ini dengan mencolokan ke komputer Ubuntu yang saya gunakan sehari-hari.

Ubuntu langsung mengenali printer ini dengan menawarkan untuk mengunduh driver secara online. Ini tidak masalah. Toh jaringan komputer di sini selalu terhubung ke internet.

Screenshot from 2015-05-11 11:04:15

Screenshot from 2015-05-11 11:06:02 Baca lebih lanjut