Menyatukan atau memecah file dengan HJSPLIT for Ubuntu

Bila anda belum sempat menonton film – film holiwud di bioskop, mencari di toko DVD juga belum tentu tersedia, ke lapak penjual DVD pinggir jalan juga malas, apalagi sekarang gosip – gosipnya film film barat, oleh MPA ditunda peredaranya di Indonesia sampai batas waktu yang tidak ditentukan karena ada keruwetan aturan pengenaan pajak film impor oleh pemerintah, tetapi anda mempunyai koneksi internet yang cukup mengalir sehingga lebih suka mengunduhnya dari banyak file sharing server gratisan. Eh iya. Anda juga menggunakan ubuntu. Jangan khawatir.

Linux, khususnya Ubuntu sudah dilengkapi dengan download manager keren, wget, atau kalau dirasa belum puas bisa menggunakan aria2c. Tapi bukankah kini kenanyakan file berextensi mkv. Dan file – file tersebut terbagi – bagi menjadi beberapa bagian? Jangan khawatir, asal codec sudah terinstall lengkap, umumnya VLC player dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Tapi haruskah menggunakan Windows untuk menjalankan aplikasi penggabung file file pecahan itu? Tidak. Di Linux ubuntu-pun mudah dilakukan. Downloadlah hjsplit for linux dari sini. Extract dalam suatu folder, set permisi menjadi executable, klik kanan, jalankan. Tampilannya kira – kira akan seperti …

PS :

Menulis tutorial seperti ini merupakan ciri – ciri otentik kalau saya sedang malas menulis. Tidak kenapa ya. Ini juga bukti otentik kalau saya sudah berusaha 😀

Sudahkan Kamu Menyelesaikan Kerjaanmu?

Posted with WordPress for BlackBerry 1.4.5

Anugerah Nikmat Sepanjang Jum’at

Alhamdulillah, saya panjatkan rasa syukur dengan sebesar – besar yang saya mampu, karena pada siang hari ini, Allah telah memberikan saya nikmat yang istimewa. Salah satu nikmat istimewa itu adalah dengan kekuatan yang Allah berikan pada sepasang mata sehingga saya bisa menyimak sepanjang khotbah jum’at tanpa belenggu rasa kantuk.

Rasa syukur berikutnya atas anugrah rasa penasaran yang kuat yang ter-install di dalam hati ini sehingga saya terus berjuang bagaimana caranya untuk terus mendengarkan khotbah Jum’at yang disampaikan oleh beliau, kawan saya, Ali Shodikin. Seperti yang sering saya ceritakan berulang – ulang, bagi saya mendengarkan bukanlah hal yang mudah. Yang mana fitur membaca sebagai input utama informasi lebih dominan dalam tubuh saya. Saya juga yakin, hanya atas kehendak Allah -lah, hadir salah satu ciptaan di muka bumi berwujud seorang Ali dengan gaya berkomunikasi lisan yang memukau.

Rasa syukur berikutnya berupa upaya untuk menuliskan kembali apa yang saya input melalui indera pendengaran dengan susah payah agar kemudian bisa semakin bermanfaat bagi saya.

Bahwasanya janji Allah yang pasti, Allah akan menghadirkan orang – orang shaleh sebagai pemimpin umat. Dengan syarat. Kita meneguhkan syahadat (1), mendirikan/mendisiplinkan Shalat(2), membaca Al Qur’an(3), memperbanyak dzikirullah(4), dan menganggap semua muslim sebagai saudara.(5)

Akhirnya, posting ini saya tutup dengan wasiat default dari setiap khotbah jum’at. Agar kita selalu bertaqwa kepada Allah. Menjauhi apa yang menjadi larangan-Nya dan mengerjakan apa yang menjadi perintah-Nya. Menjauhi larangan adalah mutlak. Tidak boleh TIDAK. Titik. Mengerjakan perintah -Nya adalah sebatas kemampuan kita. Tentu saja kita harus senantiasa melatih dan mengupayakan  kemampuan semaksimal mungkin. Karena hanya Allah -lah yang Maha Mengetahui batas.

***

Eksklusitas penyedia layanan email. Bukan ya?

Saya mengira ekslusifitas jaringan pada saat ini hanya masih dipakai oleh operator – operator seluler di Indonesia untuk menjaga agar pelanggan – pelanggan mereka yang kebanyakan sangat sensitif terhadap harga itu tidak pindah ke operator kompetitor. SMS gratis misalnya. Atau tarif  panggilan on net super murah. Itu sih tidak apa – apa. Apa yang paling menjengkelkan saya adalah –kadang – kadang saya masih mengirim SMS –lambatnya waktu pengiriman SMS lintas operator bahkan kadang tidak sampai alamat. Serasa kutukan bagi yang berbeda operator seluler dengan pacarnya yang cemburuan.

Bukan maksud saya untuk mengeluh karena pacar saya sedang ngambek. 😛 Alih – alih saya menfitnah bahwa ekslusifitas ini nampaknya tidak hanya terjadi di dunia pertelepon seluleran Indonesia.

Kemarin sore saya mengirim email untuk seorang kolega. Indikator di email client saya sudah memberi laporan kepada komandan kalau email dengan attachment sebesar hampir 2 Mb itu telah berhasil dikirimkan. Namun demikian si kolega memberi tahu saya melalui pesan instan bahwa ia belum mendapatkan email saya di inbox dia. Saya mengulangnya sampai dua kali dengan email sama – sama tidak nongol di kotak masuk kolega.

Rasa penasaran saya mendorong saya untuk mencoba mengirim email dari penyedia layanan yang sama. Sesama Yahoo mail. Avda kadavra, email tersebut hanya berselisih detik sebelum nongol di inbox tujuan. Kedua email gagal sebelumnya saya kirimkan dari si amplop merah, Gmail. Hmmm … Rupanya Yahoo dan Gmail telah dengan baik belajar dari pengalaman operator seluler Indonesya 😀

Harus di-install plugin dulu

Karena tuntutan pekerjaan barunya, seorang teman rupanya ‘terpaksa’ ingin sama – sama saya belajar video editing. Beliau nanya – nanya saya, apa saja yang perlu dipersiapkan untuk mempermudah belajar.

Pembicaraan sampai pada spesifikasi PC untuk editing video. “Wah berarti desktop di rumah perlu di upgrade nih. Kalau ga di upgrade gimana Pak J? ”

Jawab saya, “Bisa sih, tinggal di install plugin”

Plugin itu bernama Sabar. Di install di kepala kita.

Melewati Jalan Pintas

Malas melewati jalan memutar seperti yang tiap hari saya lalui. Saat itu saya tergoda untuk mengambil jalan pintas menerobos pematang sawah yang sudah tidak pernah dilewati orang lagi. Jalan pematang itu berlumpur dan banyak ditumbuhi rerumputan berdaun tajam yang siap menggores kaki – kaki saya. Itu tidak mengurangi nafsu memintas yang menguasai sekujur badan.

Belum  setengah jarak pintasan, saya melihat beberapa ular di kanan – kiri pematang itu. Tidak apa. Ular – ular seukuran itu tidak cukup untuk membahayakan nyali saya. Bukan alasan untuk tidak meneruskan penitian jalan memintas itu. Saya melanjutkan berjalan lagi.

Seekor ular besar memotong pematang yang akan saya lewati. Saya bisa katakan ukuran itu sangat besar. Ular besar itu kok tidak segera bergegas bergerak. Sepertinya diam. Saya memikirkan bagaimana cara untuk melangkahi tubuh ular yang tenang-tenang saja itu. Entah ia menyadari kehadiran saya atau tidak. Mengusir atau mengganggunya saya pikir bukan hal baik. Menunggu ular itu pergi. Akan sampai kapan?

Daripada konyol, saya memutuskan untuk mengurungkan pemintasan jalan ini. Penakut! Biar! Saya membalikan badan dan beberapa langkah berjalan. Melihat ular-ular kecil yang tadi saya sepelekan rupanya sekarang sudah kelihatan galak menegakan leher dengan dan mata mengancam . Seekor ular menyambar mematok.

Dada ini berdebar-debar setelah menemukan diri tanpa luka selamat dari patokan ular. Gerakan menghindar yang bagus. Saya memuji diri sendiri. Nafas masih terengah-engah namun sedikit lega.

***

Itulah salah satu dari beberapa mimpi yang saya selesaikan pada tadi malam. 😀

Memperkenalkan Kambing Hitam Pada Anak

Gara-gara kesandung kaki meja, Balin jatuh dan nangis. Kemudian ibunya ngomong : “kenapa jatuh, sayang? Mejanya nakal ya? Ayo pukul mejanya.” Balin pun memukuli meja. Hahaha, setelah ini Balin jadi ngerti dua hal. Kambing hitam dan balas dendam.

Baca lebih lanjut

Pagi Berkabut Tidak Baik Untuk Jogging

Kabut Di Sepanjang Lintasan Jogging

Kabut Di Sepanjang Lintasan Jogging

Benar ngga sih kalau pagi yang berkabut seperti ini tidak bagus untuk jogging. Pernah ada orang yang ngasih saya tahu kalau udara terlalu berkabut bisa menyebabkan paru – paru basah. Dan konon kita lebih baik tinggal di dalam ruang.

Kalau saya sendiri memang jadi menurunkan stamina. Jarak tempuh jogging lebih pendek dari biasanya. Contohnya ya waktu jogging hari minggu kemarin. Alih – alih tidak meneruskan jogging, malah berhenti mengambil foto -foto 😀

Untuk lebih banyak foto foto, sila klik di sini .

Dipanggil “Pak J”

Pak J. Nama yang sering orang – orang pakai untuk memanggil saya. Terutama orang – orang yang belum berkenalan baik dengan saya. Atau orang – orang yang saya kenal dari Social Media. Jujur, saya terkadang agak risih  dipanggil dengan sebutan “pak”. Apalagi oleh orang – orang yang berusia jauh lebih senior dari saya. Meski lama demi lama saya mulai membiasakan diri dengan panggilan yang belum menjadi hak saya itu.

Celakanya ketika seseorang sudah akrab memanggil saya “pak”, kemudian terpaksa bertemu dengan saya, mereka akan menganulir label ‘pak’ yang dulunya ia sematkan di dada saya. Penganuliran label “pak” ini menjadikan penghiburan tersendiri buat saya. Misalnya, ketika kemarin saya ditugasi oleh kawan – kawan relawan peduli Merapi untuk melakukan fun raising yang mana kepedulian teman – teman social media mendorong mereka untuk menitipkan kedermawanan kepada saya. Sesuatu yang istimewa bagi saya untuk bertemu tatap muka dengan teman – teman social media itu. Sebelumnya, kalau tidak ‘terpaksa’ saya memang enggan untuk kopdaran dengan dalih alasan yang sengaja saya cari – cari.

Sedikit bercerita. Panggilan “Pak J” pertama kali keluar dari rongga mulut teman – teman dekat. Saat itu sekitar tahun 2002 ketika Mas Susilo, Mas Mahmud SB, Mas Puguh, Mas Amri dkk mendirikan start up yang bertempat di Jalan Sumarwi Wonosari. Hari demi hari dengan panggilan “Pak J”. Anehnya, sampai start up yang kami rintis itu jatuh tewas, nama “Pak J” masih melekat pada saya. 😀

Tetapi kenapa tiba – tiba “Pak J” muncul di social media sejak beberapa tahun. Padahal saat itu geng perintis start up itu tak satupun muncul pada senarai teman.

Wallahu alam bisawab! Hanya Allah Yang Maha Mengerti atas segala fenomena alam.

Trik Mendownload File Film di enterupload.com

Barangkali kita sebel bila men-download file film yang dipotong – potong menjadi beberapa bagian yang mana file – file itu di upload di server file sharing milik http  ://enterupload.com . Yang mana setelah selesai mendownload satu bagian kita disuruh menunggu dalam jeda sekitar 5 menit. Tentu saja yang saya maksud perlu waktu tunggu menyebalkan ini adalah bagi user gratisan. Bagi premium user pasti lain cerita ya 😀

Misalkan mendownload file film ini yang terbagi menjadi tujuh potong. Saya punya trik untuk mendownloadnya lebih mudah. Saya menggunakan alat bantu OS Ubuntu 10.10, Chrome Browser, dan download manager command line: wget . Download manager ini adalah bawaan ubuntu, jadi kita tidak perlu menginstallnya secara manual.

Caranya adalah, cari: download link dari file film part 1, biasanya berexstensi *.mkv.oo1 Biasanya ketika kita klik download, maka secara otomatis akan terdownload dengan download managernya Chrome. Tekan Ctrl+J dan dari situ akan kelihatan proses download dari file yang sedang kita unduh. Klik tombol Pause, dan copy download link dari file yang kita unduh itu.

Buka terminal dan ketikan: wget kemudian paste link file yang didownload tersebut, misalnya: Baca lebih lanjut