pusing menjelaskan Digital Storage kepada SIMBOK

Suatu sore ketika saya sedang duduk duduk santai di teras depan dengan Simbok, beliau meminta saya untuk menambahkan lagu dalam ponsel -nya. Seperti saya, simbok juga seneng banget dengan Musik. Tetapi sayangnya, saya harus memberitahukan bahwa memory di ponsel milik  simbok tidak cukup ruang untuk ditambah lagu baru. Saya melanjutkan bahwa untuk menambahkan lagu baru hanya bisa dilakukan dengan menghapus beberapa lagu yang telah ada sebelumnya. Simbok pun setuju dengan menunjuk beberapa lagu yang dia sudah bosan.

Masalah menghapus dan menambahkan lagu itu mudah. Memusingkanya adalah simbok yang mulai bertanya ini itu.

“Bukankah panjang lagu yang dihapus lebih pendek dari lagu yang ditambahkan?”

“Lagu yang dihapuskan ada di urutan tengah —maksudnya, lagu tersebut ada diurutan tengah dalam suatu play list–, entar apakah setelah dihapus, setelah katakanlah lagu no 4 kemudian musik akan terdiam lama sebelum memainkan lagu no 6?”

Sebelumnya saya enggan menjawab pertanyaan pertanyaan “bodoh” simbok, apa juga untungnya tanya tanya seperti itu. Bukankah dia cukup mendengarkan dan menikmati saja lagu lagu yang saya salin ke ponsel.

Tetapi setelah beberapa saat menggerak gerakan dengkul kanan dan kiri,  saya kemudian berubah pikiran. Bukankah hak semua orang juga untuk mengetahui apa yang menurut dia menarik? Bukankah itu merupakan contoh semangat belajar yang bagus?

Dari pertanyaan kedua simbok saya menangkap bahwa dia menggunakan asumsi kaset tape pita untuk memahami media penyimpan lagu dalam ponsel. Untuk sementara saya mengajak simbok untuk menyisihkan terlebih dulu asumsi ini.

Untuk simbok, saya menganalogikan Memory Ponsel sebagai sebuah ember. Memory yang besar persis seperti Ember berukuran besar demikian pula sebaliknya. Sampai disini  dia paham bahwa Ember yang lebih besar akan lega untuk menyimpan lebih banyak barang.

Bila ada beberapa batu kapur yang berbentuk balok dengan ukuran berbeda beda kemudian di taruh dalam ember, maka akan ada banyak ruang kosong tersisa berbentuk rongga rongga yang tidak bisa digunakan untuk menyimpan sesuatu pun. Kemudian, apabila batu batu kapur tersebut di potong menjadi bagian bagian kecil yang berjumlah sangat banyak kemudian dimasukan ke dalam ember yang sama maka rongga rongga yang sebelumnya tidak bisa dimanfaatkan akan bisa ditempati.

Penyimpanan dengan terlebih dahulu dipotong potong seperti ini mempunyai beberapa keuntungan. Diantaranya semakin berkurangnya ruang dalam ember yang mubadzir alias tidak bisa digunakan untuk menyimpan. Apabila kita mengambil beberapa batu ditempat yang berbeda dalam ember, ruang yang ditinggalkan bisa digunakan untuk menyimpan satu batu kapur yang berukuran lebih besar. Satu batu besar dapat diletakan pada beberapa tempat yang berbeda karena sebelumnya telah di potong potong membentuk bagian bagian kecil yang sangat banyak.

Kemudian bagaimana menyusun banyak sekali potongan kecil tersebut menjadi sebuah batu kapur yang utuh persis seperti batu tersebut sebelum dimasukan kedalam ember?

Pada posisi yang paling mudah di jangkau terdapat catatan kecil yang berisi letak penyimpanan  setiap potongan batu kapur dalam ember. Hal yang sama, pada sisi batu kapur terdapat tanda nomor potongan dari suatu batu kapur. Untuk mendapatkan batu kapur utuh sebelumnya harus melalui proses pembacaan catatan kecil ini dan dengan pelacakan nomor dan tempat dari banyak sekali potongan potongan kecil yang menghuni suatu tempat dalam ember.

Mbok; Proses seperti ini mirip dengan bagaimana sebuah lagu tersimpan dalam memory ponsel kamu.

“Kemarin kamu pernah bilang bahwa ukuran file suatu lagu dapat diperkecil tanpa memotong panjang lagu. Maksudnya? “

Pertanyaan – Pertanyaanmu kok bikin dengkul senut senut to mBOK, kapan kapan saja ya jawabnya. Ada ngga yang mau membantu menjelaskan kepada simbok saya?

Aneh : Pencarian Google …

Dari screen shot berikut, menurut saya aneh. Untuk kata yang sama yang saya ketikan dalam kolom pencarian google, ternyata didapatkan page rank yang berbeda. jarwadi @ facebook mendapatkan berpopularitas teratas di google yang dibuka dengan jendela FireFox, sementara google di Chrome dan Internet Explorer lebih mesra dengan jarwadi @ wordpress.

virtual keyboard, alternatif …

Dari Campuran

Menggunakan keyboard virtual adalah cara paling murah apabila terjadi beberapa tombol tidak berfungsi pada keyboard laptop. Karena menambahkan keyboard eksternal, selain mempertipis dompet, pastinya akan menjadikan tas saya gemuk dan tidak seksi. Kita tidak perlu aplikasi virtual keyboard, karena sudah merupakan bawaan dari instalasi Windows XP. Saya kemarin menemukan dari folder menu Accesoris.

Saat ini saya masih bergelut dengan aplikasi jadul, under DOS yang sebenarnya –menurut saya– tidak jaman lagi untuk digunakan.

Teman di Friendster hilang

Bersamaan dengan saya mengetikan posting pada malam ini, pasti orang orang dibelakang layar, programer, teknisi dan orang orang yang terkait dalam urusan maintenance dan upgrade friendster.com sedang bekerja keras untuk mempertahankan member, user, dan semua stake holder untuk tetap setia menggunakan layanan jejaring sosial ini. Mungkin mereka mereka ini sama kecewa dan sedih seperti saya, ketika saya kehilangan semua kontak dan daftar teman, bisa jadi mereka terancam tidak gajian dan harus mencari pekerjaan lain yang mungkin karena ditinggalkan oleh para pemasang iklan di site friendster.

Dari Campuran

Kali ini popularitas friendster di asia dan di dunia benar benar sedang dalam pertaruhan. Alih – alih tentang situs pertemanan saya, untungnya, saya telah teregistrasi ke site jejaring sosial yang lain. Facebook adalah jejaring sosial yang saya pakai juga, setelah banyak mempertimbangkan dan saran dan masukan dari teman teman saya.

Dari Campuran

Bagi teman teman yang belum saya add di Facebook silahkan menambah daftar teman anda dengan saya. ID Face book saya adalah : jarwadiku@gmail.com

Tombol Panah kanan pada Leppie tidak fungsi …

Sebenarnya saya tidak terlalu merisaukan kerusakan mekanis yang terjadi pada leptop saya, yaitu tombol panah kanan tidak berfungsi karena pernah jatuh. Di kebanyakan penggunaan sehari hari, yaitu bekerja dalam lingkungan GUI, keberadaan tombol ini bisa disubstitusikan dengan drag and drop cursor. Saya dapat melakukan banyak tindakan dengan sedikit meraba dan men soft click pada touch pad.

Keberadaan tombol ini terasakan menjadi penting dan tak tergantikan ketika pagi ini saya harus meng entri kan data pada data base jadul, Pro SMK dan Bio SMK. Aplikasi data input milik Dinas Pendidikan. Saya tidak tahu mengapa di jaman sekarang program sejadul ini, menggunakan antar muka teks –text user interface– dan mirip mirip dBase yang pernah saya kenal jaman SMA, masih digunakan.

Banyak hal telah saya coba untuk mencari substitusi ^tombol panah kanan^ ini, termasuk mencoba menggunakan ascii code.Pengalaman masa SMA menggunakan keyboard rongsokan dengan banyak tombol yang tidak berfungsi, dan secara kreatif menghafalkan banyak ascii code, ternyata sudah tidak relevan –nyambung– untuk diterapkan pada Acer Travelmate saya. Sekarang saya masih mencoba mencari tombol alternatif untuk menyelesaikan entry data ini.

Adakah yang bisa membantu? Sebelum akhirnya saya merogoh kocek untuk membeli keyboard USB

4shared.com, kecewa deh ….

Dari Campuran

Merupakan screen shoot, –yang membuat saya jengkel– saya telah menekan tombol retry berulang ulang, walaupun hasilnya nihil. Sebelumnya saya dengan tanpa hambatan menyedot mp3 yang di hosting di 4shared.com

Kenapa juga protes. Bukankah saya menggunakan layanan gratisan dari 4shared. Dan bukankah wajar wajar saja dan sah sah saja bila server dan system itu butuh perawatan. Apapun saya tetap puas dan senang dengan layanan 4shared.com selain masih adanya fasilitas gratis tanpa syarat –seperti registrasi dan lain lain– juga stabilitas downloadnya. Saya tadi mencoba download dari SendSpace, tetapi sepertinya keberuntungan saya tetep masih berjodoh dengan 4shared.com

A V G Free 8.0 : invalid update control ctf file

avg8Beberapa hari ini, atau bahkan lebih dari satu minggu, saya sangat mengkhawatirkan laptop saya akan virus yang terus mewabah. AVG free edition 8.0 yang merupakan antibodi utama dalam sistem sedang mengalami gangguan. Invalid Update Control ctf file, pesan seperti itu terus saja muncul setiap kali aplikasi meminta update otomatis atau ketika saya melakukan manual update.

Hari ini saya menyempatkan diri untuk googling dan memperbaiki keadaan.  Berdasarkan dari sini, bahwa masalahnya memang terdapat pada file ctf. Berikut ini tutorial saya alih bahasakan dari situs asli. Mudah – mudahan bermanfaat bagi saya sendiri dan teman teman yang kurang mengerti Bahasa Inggris :

Kasus kerusakan semacam ini bisa diperbaiki dengan  menghapus file *.ctf pada folder  “C:\Users\All Users\avg8\update\download” .  Cara ini berhasil memperbaiki proses update pada instalasi Windows XP saya. Dan Proses update dapat berjalan dengan lancar seperti sedia kala. Apabila anda mungkin mempunyai setting yang berbeda untuk setiap user. Anda bisa menggunakan fasilitas pencarian ^Search^ sampai file file tersebut diketemukan untuk kemudian menyelesaikanya dengan tombol delete.

Tetapi apabila anda masih kesulitan untuk menemukan file file *.ctf tersebut bisa mendownload file kecil yang dibuat oleh blogger yang saya kutip ini dari sini. Ukuran file kurang dari 400 kb.

Selamat Mencoba!

Konfirmasi Keamanan pada FaceBook

Dari Campuran

Untuk mamastikan bahwa kita benar benar manusia, kebanyakan interaksi kita dengan web 2.0 atau wikinomic perlu mempertanyakan kemanusiaan kita dengan menyuruh untuk memasukan kode kode yang di ilustrasi kan dalam citra bitmap atau suara yang hanya bisa di identifikasi oleh mata manusia atau secara auditoral dengan telinga manusia. Memang proses berliku dan njlimet ini juga gara gara ulah manusia (lainya) juga yang berusaha mengganggu manusia lain dengan mengirimkan spam atau boot.

Sama seperti ketika berusaha menambahkan teman dan kontak dalam jejaring sosial saya di FaceBook, melelahkan sekali setiap kali saya di prompt untuk memasukan kode keamanan, beruntung kalau mata ini cukup jeli melihat huruf, angka angka atau simbol simbol dalam citra yang memang dirancang oleh captcha agar tidak mudah di identifikasi oleh mesin, tetapi bila keberuntungan sedang berpihak kepada yang bukan saya.

Syukurlah ada cara lain untuk menyatakan kemanuasian para member FaceBook, yaitu dengan menverifikasi keberadaan dengan bantuan ponsel. Sebuah kode akan dikirim ke kita melalui sms ke nomor ponsel yang kita sodorkan. Saya berusaha sebaik baiknya memanfaatkan fasilitas ini. Walaupun dengan sedikit hambatan. Lebih dari sehari saya menunggu sms untuk bertandang ke nomor Telkomsel saya, 08112932**, walaupun akhirnya saya mengakhiri penantian diri setelah lama bersabar dan tidak berhasil. Dan meminjam nomor teman 0817 XXX XXX. Syukurlah ternyata nomor ini bisa terhubung dengan baik ke FaceBook dan saya bisa mengendalikan tekanan darah dengan tanpa ditanyakan kemanusiaan saya oleh FaceBook saat ingin menambah daftar teman.

Internet : Wilayah Politik Baru

Barack Obama

Barack Obama

Peranan Internet bagi kemenangan Barack Obama atas John Mc Chain pada Pemilu di United States yang dilangsungkan kemarin, Rabu, 5 November 2008 waktu Indonesia merupakan tonggak sejarah terbuktinya pergeseran pengaruh politik ke dunia baru. Dunia Maya. Sebuah planet dimana sebagian besar inhabitant nya merupakan kaum muda dan kaum terpelajar. Dan tentu saja diperlukan cara – cara dan bahasa baru untuk berkomunikasi dengan mereka. Silahkan baca disini dan disini. Keseriusan dan Keberhasilan Tim Kampanye Obama dalam menggalang dana, dukungan dan Suara telah mengantarkan si Kulit Hitam ini menjadi Presiden Amerika Pertama non Kulit Putih. Wilayah baru, cara berpolitik baru, cara berkampanye baru dan dilengkapi dengan Presiden Baru. Seorang Barack Obama.

Sepanjang Perjalanan saya dari rumah ke sawah tempat mencari makan, beberapa Minggu belakangan ini sudah berdekorasikan Bendera beraneka warna. Bendera Bendera Parpol kontenstan yang akan berlaga pada Pemilu 2009 mendatang, Pemilihan Wakil Rakyat dan Pemilihan Pemegang Kursi R I SATU. Lebih dari sekedar jalanan yang berhiaskan warna warni Pelangi, banyak Caleg yang sudah mencuri curi start berkampanye dengan memanfaatkan berbagai momen dan event. Dalam bayangan Para Penjual Partai dan Figur Caleg di pasar pasar tradisional ala Indonesia, penggalangan masa dan bagi bagi rejeki masih dianggap cara yang ampuh supaya dagangan mereka laris manis.

Berbeda dengan Calo nya Obama yang menggarap pasar secara intelektual, memperlakukan konstituen sebagai makhluk ber neokorteks, nampaknya para jurkam ala negeri Roro Jonggrang ini lebih melihat pangsa pasar mereka di dominasi primata ber limbik kongkret yang bisa secara emosional memberikan apa yang mereka punya, mengikuti arus mayoritas yang gayeng regeng. Konstituen juga perlakukan tidak lebih dari primata yang butuh makan sehingga perlu dibagi bagikan sembako kepada mereka. Kalau di AS para pendukung menyumbang dana Kampanye kepada Kandidat Pilihan mereka, bukan menjadi rahasia kalau di negeri serba semalam ini, orang atau sekelompok orang lebih suka meminta sejumlah uang sebagai pengganti suara yang akan mereka berikan atau menghendaki jalan ke komplek mereka di aspal atau kompensasi fasilitas lain untuk dipertukarkan.

Berbeda dengan Amerika yang lebih dari 74% masyarakatnya melek dan menggunakan internet, teledensitas masyarakat internet indonesia yang baru 89 per 1000 [ data saya baca dari sini ], memang bukanlah suatu lahan subur untuk digarap. Tetapi berdasarkan grafik pertumbuhan yang menukik serta kecenderungan global, suatu saat nanti Indonesia juga akan memasuki babak dan wilayah baru dalam politik. Atau bisa jadi dalam semalam Bandung Bondowoso bisa memindahkan Panggung Politik Nasional dari pasar dan lapangan ke Gelanggang Media Informasi dan Internet. Sepertinya tidak ada yang tidak mungkin terjadi di Indonesia.

Baca lebih lanjut

Welcome truely Wireless World

Beberapa hari ini saya menghubungkan Leptop dan ponsel saya secara wireless dengan menggunakan perangkat bluethooth yang tertanam dalam kedua gadget kesayangan. Membalas sms dengan mengetikan pada keyboard leppie terasa lebih efisien ketimbang meraih ponsel dan menekan tombol lebih banyak untuk jumlah teks yang sama. Lebih dari itu, secara wireless pula saya menggunakan ponsel saya sebagai modem untuk stay connected dengan net buddies saya termasuk menyelesaikan banyak pekerjaan secara on line. Tentu saja untuk have fun juga, work while having fun is much more improve my productivity

Pasti akan lebih nyaman juga kalau saya mengenakan bluethooth headset untuk men-sound track-i waktu bekerja dengan koleksi musik dan bertelepon tanpa belitan kabel yang membatasi aktifitas saya.

Ketika saya tadi membaca disini, tentang dikembangkanya teknologi pengisian baterai pada perangkat portable secara wireless yang sedang dikembangkan oleh intel dan MIT. Yah, merupakan kabar baik untuk masa depan dan semua orang. Kalau teknologi ini telah benar benar hadir, maka semua orang akan benar benar wirelessly connected. Saya tidak perlu mencari colokan kabel listrik untuk dapat bekerja ketika baterai saya sedang kritis. Saya tidak perlu jengkel dengan usia baterai leppie saya yang hanya beberapa jam saja.

Dan tentunya kaki saya tidak boleh lagi kesrimpet oleh belitan kabel charger hehehehe …

Terima kasih Nikola Tesla, orang yang dikenal oleh Fisika sebagai penemu gaya gerak listrik dan induksi

PS : Apakah kedepan, terhubung ke jaringan akan masih relevan bila disebut dengan istilah online ?