Sub title mengganggu kenyamanan menonton

Sub title di tampilkan dalam film untuk membantu penonton mengikuti sepanjang jalan cerita. Terutama pada film film berbahasa asing. Atau berbahasa daerah yang kemungkinan tidak dipahami sebagian terbanyak pemirsa.

Kemudian mengapa sub title bagi saya terasa mengganggu. Benar. Dan ini memang subyektif. Karena mata saya cenderung mudah terpancing untuk membaca subtitle yang ditampilkan meskipun saya bisa sedikit sedikit mengerti akan bahasa yang dipakai oleh para tokoh sepanjang film berjalan. Pemandangan yang indah, footage visual yang bagus bagus, bahkan aktor cakep artis cantik, karena gara gara sub title ini sering terlewatkan dari pandangan mata saya. Padahal detil visual yang bagus ini, baik audio maupun visualnya sering kali berbicara lebih kuat dibanding apa apa bahasa yang diucap secara verbal oleh baik karakter maupun narator.

Itulah mengapa saya kurang suka menonton film di bioskop atau di TV dan lebih suka menonton DVD di rumah dengan khusuk sendirian.

Kapan ya mungkin suatu saat ada fitur di bioskop dimana penonton bisa mengatur sendiri untuk penampilan sub title secara costum. Kalau di TV mungkin perlu menunggu era TV Digital.

Bunga Kapas Sambut Pagi

DSC02168

Kapas – kapas yang tumbuh liar di pelataran halaman batuan depan rumah saya ini sedang menyambut pagi dengan bunga bunga tenang warna kuning

Foto saya ambil pagi ini dengan Camera K810i Sony Ericsson, Mode : Macro, Focus Metering : Spot

Foto ini bukanlah satu satunya. Saya banyak berekperimentasi dengan beberapa setting dan angel. Mungkin saya akan mengunggahnya kapan kapan ya

I am Twittee

twitter01Terimakasih kepada ke 21 orang yang saat ini mengikuti update yang saya jatuhkan di twitter. Ini berarti saya tidak berjalan sendirian. Bila anda sekalian, pengikut saya di twitter ini sedang kecewa dan tidak sedang berkenan dengan microblog posting. Maka tolong beri tahu dengan feedback dan kritiknya

Jangan tembak kepala saya dari belakang, dari depan, atau dari mana pun.

Posting posting microblog baik di twitter maupun plurk yang terupdate (dengan identik) tidak lepas dari peran m.ping.fm dan Yahoo Messenger

Operamini 4.2 warna ping

skinsAda beberapa hal yang saya suka dan tidak setelah memasang perambah laman pada perangkat bergerak Operamini 4.2 sebagai pengganti 4.2 beta yang telah lebih dulu mendiami ponsel selama beberapa bulan.

MENYENANGKANnya, perambah ini terasa jauh lebih gegas dan tanggap membuka beberapa laman jajaring sosial seperti facebook dan twitter. Ketersediaan koleksi skin (kulit) warna warni memungkinkan orang untuk memilih sesuai selera. Tampilan facebook yang berlatar biru tegas menjadi tampil lucu dengan tema berwarna dasar ping yang sedang saya pasang. Sedang biru lembut twitter tampak serasi dengan Operamini 4.2 berkulit warna ping.

MENYUSAHKANnya, setiap saya mengganti perambah, maka saat itu pula saya harus memasukan secara manual nama pengguna dan nama keanggotaan dari berbagai macam layanan daring lengkap dengan kata sandi untuk masing – masing. Tambah repot lagi, karena saya menggunakan kata sandi banyak karakter yang berbeda – beda untuk masing – masing layanan.

http://www.opera.com/mini/

MILO, sama rupa tapi beda

milo

Kedua kemasan Milo saset ini nampak sama. Tapi beda. Bukan hanya beda takaran isi tapi juga spesifikasinya. Dan beda harga pula.

Sebenarnya ini bukan masalah dan memang tidak ada masalah yang terjadi. Hanya saya heran juga, mengapa perusahaan sekelas Milo kurang mempertimbangkan aspek desain produk dan kemasan agar setiap spesifikasi lebih terarah pada konsumen yang tepat. Baca lebih lanjut

Tantangan Integritas Pribadi

Integritas Keputusan. Tidak mudah untuk mengambil sebuah keputusan tanpa tarik ulur kompromi dan ketidak nyamanan jangka pendek. Keputusan yang berintegritas menurut hemat saya hanya bisa di bangun di atas pondasi prinsip prinsip yang telah teruji kebenarannya dan kemudian saya yakini, kemudian di susun  dengan serangkaian asumsi logis.

Meskipun saya dibesarkan selama lebih dari dua puluh tahun untuk mengikuti nilai nilai rasionalitas dan logika, namun demikian tidaklah selalu mudah untuk sepenuhnya me nisbi kan pengaruh “ewuh pekaweh” sebagai nilai nilai ke jawa an yang melekati interaksi di sekitar lingkup hidup habitat saya.

Diperlukan penguatan diri untuk senantiasa dapat meniti jalan yang lurus sesuai prinsip dan keyakinan pribadi yang berpadu dan tercerminkan dari segala apa yang menjadi keputusan. Upaya penjagaan diri itu terasakan menemukan dinamika unik antara lain ketika berupaya melepaskan diri dan membebaskan rasionalitas dari segala belenggu yang berpotensi membengkokan dan menggelincirkan arah laju kematangan tingkat integritas dan independensi dan ke depan nya inter dependensi. Akan karena itu, saya tidak suka melakukan lobby atau di lobi (lobbied). Gelas – gelas uji  di lab perlu di sterilisasi dari segala macam hal dan sifat – sifat lobbying.

Jebakan dan tarik menarik yang terjadi dalam diri selama beberapa menit pagi tadi merupakan tantangan sekaligus pengukuran luas ruang antara stimulus dan respon yang mana saya meyakini ada banyak yang dapat di pilih. Saya berdiam untuk mengingat kembali serangkaian prinsip – prinsip dasar karakter dan menggunakan kemampuan keterampilan untuk mendapatkan hasil hitung termungkin yang dapat di terima.

Hasil hitung ter – rasional, akhirnya dapat menunjukan untuk saya nilai dan prioritas serta kemungkinan kemungkinan dari masing masing opsi. Saya melangkah dengan kekuatan keputusan. ( yang  berprinsip )

Hikmah selama saya berlatih olah raga dan latihan Karate cukup berlaku di sini. Bahwa rasa sakit dan rasa berat dalam margin tertentu akan memberikan penguatan dan kualitas di masa yang akan datang.

*** Komposisi dari tulisan ini terdiri antara lain dari ide ide acak berupa kata kata kunci :

prinsip, tantangan, integritas, tekad, keputusan, ya, tidak, ewuh, pakewuh, interaksi, ke jawa an, toleransi, kemanusiaan, aku, kamu, dia, dan dia

.

Makanan dan Kesehatan

SAYA salut atas perhatian, kasih sayang  dan pengorbanan yang diberikan oleh ibu kepada para anak  dengan tanpa rasa pamrih tak  mengenal waktu. Rasa syukur sekaligus terima kasih yang teramat sangat kepada beliau karena hingga pada usia se – dewasa ini, beliau belum sepenuhnya melepaskan hal hal penting untuk sepenuhnya saya atur sendiri.

Apa yang sulit bagi ibu dilepaskan dari ‘ruang perhatian’nya adalah diantaranya sarapan dan makan. Dalam keluarga kami, sarapan merupakan salah satu aktifitas penting dan ‘harus’ sebelum memulai rutinitas keseharian. Sebelum beliau bekerja dengan sawah, tanaman dan kambing kambing piaraan. Sebelum saya dan adik dulu akan ke sekolah atau saat ini sebelum saya bekerja untuk membantu penafkahan keluarga.

Keberuntungan bagi orang – orang –termasuk saya — yang dapat menikmati sarapan dan memenuhi kebutuhan gizi dan vitalitas dengan makanan yang disediakan dan dimasak sendiri oleh se orang ibu di rumah. Syukur Alhamdulillah. Rasa syukur dan mengerti ini, utamanya saya rasakan ketika karena dengan keterpaksaan akan suatu hal perlu untuk buru buru meninggalkan rumah sebelum sarapan siap atau terlambat pulang.

Beredarnya kabar tentang flu unggas dan flu babi yang mewabah akhir akhir ini membuat saya merenungkan isu kesehatan, makanan dan penyakit menular. Kemarin siang saya makan di sebuah warung makan swa saji. Di Rumah Makan Padang yang mana pembeli mengambil sendiri nasi beserta menu lauk pauk yang di etalase pajangan.

Di tempat tempat makan umum seperti ini, pengunjung akan berjubel pada jam jam makan siang dalam antrian yang sangat padat. Di kebanyakan rumah makan ini biasanya jumlah meja dan kursi yang terbatas dan di tata  rapat. Antar pemakan pembeli yang duduk berdempet dempet dan saling senggol itu menjadi pemandangan yang wajar. Susah dibayangkan akan seperti apaselera makan kita jadinya andaikan ada orang lain yang sedang bersin bersin, bersendawa, atau kentut. Atau adab kebiasaan kebanyakan orang yang semaunya sendiri seperti tidak segan segan menyulut rokok atau ber cuap cuap keras semaunya sendiri.

Higienitas. Membicarakan masalah higienitas, kesehatan adalah barang mahal di sini. Mudah di tebak bila suasana front end saja sudah seperti itu. Apa lagi di bagian bagian yang tidak terjamah pembeli

***bersambung karena konsentrasi sudah OOF –out of focus

Hebat : 5 kata untuk judul kalimat

http://news.bbc.co.uk

Apa yang menarik dari halaman depan situs berita BBC News itu. Menurut saya, kekuatan dari situs berita ini ada pada judul setiap artikel/berita.

Setiap kalimat judul menggunakan rata – rata lima kata. Bahkan ada yang kurang. Walaupun memang ada beberapa judul berita yang di desain khusus menggunakan kalimat yang agak panjang menggunakan lebih banyak kata.

Nah, lagi lagi saya di pameri dengan kehebatan pekerjaan penyederhanaan. Kapan ya saya bisa mengalahkan dengan penggunaan dua kata saja dalam headline? Meniru saja susah …

Tapi bermimpi belum dinyatakan sebagai perbuatan terlarang ya