Nonton ” Source Code “

Seorang pilot US Army, Kapten Colter Stevens (Jake Gyllenhall), seketika mendapati dirinya terbangun di sebuah kereta api menuju Chicago. Di depannya, duduk seorang wanita bernama Christina Warren (Michelle Monaghan) yang seolah kenal dekat dan memanggilnya dengan nama Sean Fentress. Colter kebingungan mendapati identitas ID nya bernama Sean Fentress. Saya tidak ikut – ikutan kaget Colter untuk terkejut mendapatkan wajah orang lain ketika dia sedang di depan cermin.

Karena jauh – jauh hari sebelum nonton saya sudah ngubek – ubek imdb.com di http://www.imdb.com/title/tt0945513/plotsummary . Jadi sejak menit awal film -tepatnya sejak sebelum nonton- sudah tahu akan keberadaan Colter dalam sebuah misi yang disebut “Beleaguered Castle” Misi untuk mencari tahu siapa pelaku pengeboman kereta di Chicago dengan menelurusi jejak – jejak otak seseorang di masa lalu. Baca lebih lanjut

Friday The 13th (2009)

Malam ini saya tidak perlu keluar rumah kecuali ada sesuatu yang sangat genting. Memastikan pintu kamar dan jendela terkunci rapat – rapat. Taruh golok di tempat yang mudah diraih pada saat mendadak terjaga dari tidur. Jangan matikan lampu kamar. Atur speed dial pada ponsel untuk menghubungi kantor polisi terdekat. Jangan – jangan Jason nyerang saya. Hiiiiiiiy. Status siaga SATU.

Kewaspadaan, kalau tidak boleh dibilang paranoid berlebih yang mendadak muncul sebagai hikmah dari nonton Friday The 13th.

Dalam film ini, Marcus Nispel, sang sutradara, berhasil memompa detak jantung dan mengobok – obok rasa jijik dengan mempertontonkan pembunuhan demi pembunuhan secara vulgar. Saya sudah merasa muak duluan pada adegan Whitney, Mike, Richie, Amanda dan Wade terbunuh secara misterius tanpa sisa. Baca lebih lanjut

Tidak Jadi Suka Blackberry Playbook!

Writing this review has been a lot like trying to hit a moving target thanks to a series of software updates that have been dropping every few days. The PlayBook of today is considerably better than the PlayBook of yesterday, which also was a big step forward from the one we were reviewing two days before that. This is both encouraging and worrying — encouraging that RIM is actively working to improve things, but worrying that things as critical as memory management are still being tweaked at the eleventh hour.

Begitu kata Jacob Schulman kontributor reviewer di engadget.com yang menulis  http://www.engadget.com/2011/04/13/blackberry-playbook-review/ 

Tim Blackberry Playbook sampai saat ini bekerja terus – terusan untuk memperbaiki software yang digunakan untuk menjalankan hardware Playbook yang sejak keberadaannya dirumorkan, hardware spec -nya telah membuat saya kepincut. Namun sebaik apapun software update yang dibuat oleh tim, nampaknya saya akan tetap tidak jadi tertarik membeli Playbook. Setidaknya untuk Playbook versi 1. Kecuali ada yang mau memberi saya sebagai hadiah. Kenapa?

Baca lebih lanjut

Book Review : 9 Summers 10 Autums – Iwan Setyawan

“Menulis kembali kenangan masa lalu butuh keberanian. Banyak lembar ingatan yang tak berani aku sentuh, karena melankoli yang muncul bisa meledak dan tak ada kekuatan diriku untuk meredamnya.”

Membaca 9 Summers 10 Autums -nya Cak Iwan ini membuat saya tidak bisa untuk tidak ikut – ikutan memutar kaset berisi rekaman amal dan dosa yang diperbuat simbok. Baca lebih lanjut

Review Film : Emak Ingin Naik Haji

Posted with WordPress for BlackBerry.

Layar dibuka dengan close up sebatang kuas bergerak – gerak melukis Ka’bah. Zein, diperankan oleh Reza Rahardian, sedang melukis Ka’bah. Melukis mimpi Emaknya. (diperankan oleh Aty Kanser) Melukiskan film Emak Ingin Naik Haji. Jreng – jreng lagu: Cerita Untuk Orang Yang Lupa – Iwan Abdurrahman mengalun. Baca lebih lanjut

Komik Review: Hidup itu Indah, Bila Memelihara Kambing Hitam

Di lingkungan desa agraris dimana saya tinggal, sampai saat ini masih ada ratusan keluarga penerima bantuan Raskin, Beras untuk Rakyat Miskin. Keluarga – keluarga petani tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan makan mereka sendiri di tengah – tengah sawah ladang pertanian dan lumbung makanan. Raskin yang telah diterima selama bertahun – tahun sampai saat ini belum terbukti dapat membebaskan mereka dari belenggu kemiskinan.

Ini salah siapa? Tidak salah untuk menyalahkan penguasa korup tamak serakah yang menyunat alokasi anggaran untuk bantuan pengadaan benih, pupuk, insektisida, mekanik pertanian, infrastruktur pengairan, pelatihan – pelatihan pola tanam terkini, dll. Punggawa – punggawa negeri kita sedang khilaf. Tidak salah pula bila kemiskinan dan rendahnya produktifitas petani merupakan bikinan dari konspirasi global agar negara kita tidak pernah mandiri dalam segala aspek kehidupan dan selalu hidup ketergantungan terhadap negara – negara kapitalis barat sehingga selamanya kita bisa diperah dan dieksploitasi oleh keserakahan nafsu syaiton mereka. Panen Padi tiap tahun jelek karena indek Hongkong sedang lesu. Baca lebih lanjut