Nyamuk Nyamuk Nakal semakin Pintar

Siapa sih yang betah dengan gigitan gigitan nyamuk. Selain gatalnya yang minta ampun, dan darah segar kita yang secara terpaksa terdonorkan untuk kelangsungan makhluk makhluk penghuni malam penghisap darah. Denging suara denging makhluk laknat ini tidak pernah bosan bosan merusak malam malam istirahat saya. Nyamuk nyamuk laknat ini lah penyebab penurunan kualitas bangsa kita.

Bagaimana tidak?  Bagaimana kita bisa mengendalikan tekanan darah jika tidur kita saja tidak berkualitas. Tanpa  tidur yang nyenyak, kualitas kerja kita akan terganggu. Apa hubunganya dengan kualitas suatu bangsa? Hanya orang orang yang tidak berkualitas saja yang akan menyamuk hitamkan nyamuk nyamuk untuk bangsa yang ditimpa banyak kekacuan dan tidak kunjung bangkit dari keterpurukan dan keterbelakangan kualitas. Yang jelas pemuda pemudi yang sehat dan cerdas, yang cukup tidur dan darahnya tidak disedot nyamuklah yang sedang diperlukan bangsa ini untuk bangkit. Tidak terbanyang jika 10% saja pemudi bangsa ini mengidap malaria atau DBD.

Mengingat sangat fatal akibat yang dibawa oleh nyamuk nyamuk brengsek itu, berbagai elemen bangsa ini telah berlomba lomba untuk membuat alat pembasmi dan pengusir nyamuk untuk dapat digunakan semua orang dengan harga yang masuk akal. Harga terjangkau oleh para  pedagang di pasar pasar, petani di desa dan nelayan di laut dan terjangkau oleh siapapun yang tidak punya darah berlebih untuk dijadikan pakan gratis.

Sebagai sumbang sih saya untuk kemajuan bangsa ini. Sekali lagi saya katakan bahwa bangsa yang berkualitas adalah bangsa yang bisa tidur lelap tanpa keberengsekan nyamuk. Dalam upaya peningkatan kualitas istirahat dan tidur saya telah memasang semacam pengusir nyamuk yang konon bisa dipasang non stop sepanjang 45 hari. Karena ketika menulis posting ini merek yang saya beli tidak menyumbang uang ke saya maka merek tidak saya sebut.

Dalam beberapa hari saya menggunakan produk pengusir non stop tersebut saya lumayan dapat tidur nyenyak dan ngetik ngetik beberapa posting dan blog flying tentunya dengan nyaman dan damai sejahtera tanpa terganggu. dan tanpa ada interupsi ketika dimalam hari sedang bermimpi.

Upaya manusia untuk meningkatkan kualitas bangsanya, rupanya sekemudian diikuti oleh perjuangan bangsa nyamuk untuk mengantisipasi usiran usiran yang saya pasang. Nyamuk nyamuk nakal yang brengsek dan tidak tinggal diam dalam waktu kurang sebulan sudah berhasil mengejar ketertinggalan. Dalam waktu sesingkat bulan departemen kesehatan nyamuk telah menemukan teknologi untuk survive ditengah bom bom kimia yang saya hembuskan sebagai alat pengusir.

Tidak habis pikir ya kita sebagai manusia. Teknologi pengusiran nyamuk yang kita kembangkan selama bertahun tahun ternyata dalam hitungan beberapa minggu telah dengan baik ditemukan cara antisipasinya. Hey Manusia dimana kecerdasanmu. Nyamuk Nyamuk pun berpacu dalam science dan teknologi …

Sorry Mbak …. :)

Sorry Mbak …. ?

Yah itulah yang terjadi pagi tadi. Dasar. Sudah haus mode [ON]. Habis Jogging. Mau beli Aqua. Mbak nya sudah dengan ramah mengambilkan. Malah uang nya yang entah tercecer dimana.

Keputusan terbaik : Menjaga diri dan untuk tidak merasa malu [walaupun memang memalukan karena rasaa haus seketika hilang berganti mejadi malu], telp. Sigit agar ambil motor. Pulang untuk ambil uang.

PS : Begitulah … (Life is like dads)

Cinta

Menurut kamu cinta itu ….

… cinta itu sebuah bentuk

… mempunyai segi berjumlah tiga

… kadang ada anak panahnya

Cinta itu …

… (seperti) V, mirip segitiga juga ya

… tetapi lebih mirip jantung (ehm …. dulunya saya pikir ‘hati’)

… mengapa jantung?

… karena biasanya (jantung) orang yang sedang (jatuh) cinta itu berdebar debar

… (memang) V

… mungkin artinya vena,coba raba vena (nadi) orang yang (tidak) mengaku kalau dia (he) sedang tidak jatuh cinta

Kata orang cinta itu pink

Baca lebih lanjut

Tidak banyak —

Tidak banyak yang dapat saya ceritakan dari malam minggu sampai sening pagi ini ini, kecuali;

tidak bisa menjalankan ritual minggu pagi, karena … karena terjadi system error pada hardware saya, sedikit muntah muntah, mual, sakit kepala

tidak bisa memberikan sambutan hangat pada teman saya yang jauh jauh datang dari Bogor, maaf ya … alasanya ya .. yang diatas itu

tidak bisa membantu teman teman pada minggu sore, tapi bukankah aku sudah bilang kalau memang tidak dapat membantu

Perhatian kepada adik adik :

Kalian benar benar nakal, apa yang kalian lakukan pada malam minggu, Ceritanya : ada diantara kalian yang melempar kulit ( pisang atau kulit … ) ke mobil tetangga, mula mula memang ngga ada yang aneh terjadi,tetapi ketika dilempar dengan ( … ) tentu saja alarm nya menyalak nyalak.

Dasar kalian …

Kalian bisa saja ngacir, tapi tetep saja siapa yang mesti kena getahnya … ?

[ Selamat Pagi ]

 

Boleh minta SMS nya ngga?

Siang yang panas … Ade naik Bus Jurusan Wono Adi, naik dari terminal bus Umbulharjo, Yogyakarta. Mata Ade melirik kiri kanan, clingak clinguk, ke kursi kursi yang belum terisi penumpang. Lama ia masih juga belum duduk [ Apa yang dicari ya ]

Seorang cewe yang duduk sendirian di jok tengah bus rupanya tertangkap juga oleh mata Ade. Pikirnya mayan juga tuh Cewe. Tanpa pikir panjang Ade segera mengambil tempat duduk bersebelahan dengan tuh cewe. Mayan, paling tidak duduk dekat cewe bisa mengurangi gerah dipanasnya bus Antar Kota siang ini. [ Dasar mata keranjang ]

Entah nervous atau kepanasan, yang jelas Ade ngga banyak bicara. Sesekali ia mlirik cewe yang duduk disebelahnya. Sebentar saja. Daaah. Takut ketahuan. Tanpa ia sadari bus yang ia tumpangi sudah meninggalkan terminal bahkan sudah keluar ring road timur. ( Ketandan )

Titit titit, Hape cewe disebelah Ade berbunyi, mungkin ada SMS masuk. Ade melirik ke tuh cewe, memastikan bahwa yang dilakukan si cewe adalah baca SMS yang di terima barusan ( bukanya memastikan bahwa wajah si cewe bener2 cakep )  

Misalkan mau jujur, Ade pengin minta no HaPe tuh cewe, tapi ia mikir gimana ya caranya, masa nanya langsung, bodo banget, ga kreatif. Ade mulai memutar otak. Lama …

[ searching idea in progress ….. Loading ]

“Eh … em em mba .. mbak bisa bantu aku ga?”

[ grogi ya De, kok … ]

“Kenapa mas, kalau bisa …”

“Boleh ga minta satu SMS … soalnya aku perlu dijemput sama adiku di halte sXXX”

***

Si cewe terdiam.

Tau ngga apa yang terjadi di kepala Ade, dia berpikir seandaiya si cewe ngga mau ngasih SMS akan betapa malunya, dasar tak tau malu. Tapi ngga apa pa, paling tidak sudah ada inisiatif, kalau pun ngga jalan itu urusan lain. Lebih baik mencoba dan gagal dari pada tidak pernah mencoba … Hati Ade  dag dig dug menunggu jawaban si cewe …. Baca lebih lanjut