Membeli Untuk Nilai Apresiasi di Masa Mendatang di Bandung

Ketika ada calon pembeli yang mencari sebuah rumah baru, selalu ada sejumlah hal yang harus mereka periksa. Daftar itu terus berlanjut hingga lebih dari beberapa halaman, tapi Anda sangat perlu untuk merasa yakin pada satu hal spesifik. Pada akhirnya, apa yang dikatakan para pendahulu mengenai real estat masihlah berlaku: “Lokasi, Lokasi, Lokasi.” Jka Anda benar-benar mencari salah satu tempat terbaik untuk tinggal saat mencari rumah baru, Bandung adalah kuncinya.

Destinasi Berarti Pertumbuhan

Ada begitu banyak karakteristik lokasi yang mungkin tidak bagus, namun tidak lebih banyak yang menganggapnya ideal. Satu hal yang akan membuat properti apa pun laku keras adalah jika properti itu juga dianggap sebagai destinasi terbaik. Lalu lintas secara umum bagus karena Anda mempunyai dolar dari turisme yang masuk dalam ekonomi. Lalu Anda mempunyai bisnis yang diinvestasi ulang, tumbuh, dan semakin luas. Semua ini tersusun di daerah itu dan dalam sekejap semua kota kecil kuno menjadi sebuah pusat aktivitas dan hiburan. Karena Indahnya Indonesia, ada lebih dari cukup alasan untuk datang ke kota ini. Jika Anda mencari sebuah properti yang semakin bernilai dari waktu ke waktu dan memberikan Anda pengembalian modal investasi, sementara membangun ekuitas substansial pada saat yang sama, mencari daerah populer yang akan terus tumbuh dan berkembang adalah prioritas utama Anda.

Kampus dan Universitas Menjamin Keberlanjutan Jangka Panjang

Item signifikan lain untuk dicari ketika Anda berencana akan membeli sebuah rumah adalah ada tidaknya daerah yang akan terus berkembang pesat atau terputus-putus. Di daerah mana pun yang hanya bergantung pada satu atau beberapa bisnis untuk menyediakan pekerjaan dan pemasukan pajak di daerah setempat, daerah itu bisa berisiko. Akan tetapi, saat Anda memikirkan tentang kehebatan dan kekuatan institusi pendidikan, Anda tidak perlu khawatir sama sekali! Ini adalah salah satu alasan utama mengapa siapa pun ingin memandang Institut Teknologi Bandung sebagai pembawa harapan untuk investasi jangka panjang di daerah Bandung. Baca lebih lanjut

Eiit, Ngga Perlu Tergesa, Belanja yaTunggu Harbolnas Saja

Masih ingat cerita saya membeli celana jeans di Jogja City Mall beberapa pekan lalu? Saat itu saya inginnya tidak hanya membeli celana jeans saja. Saya juga ingin membeli beberapa kemeja dan atasan. Tapi yah, membeli kemeja bagi saya tidak semudah membeli celana jeans. Terlalu banyak pilihan kemeja sering membuat saya yang ngga begitu fashion savy bimbang.

Kebetulan, besok, hari Rabu, 9 Desember 2015, di kabupaten dimana saya tinggal turut menyelenggarakan Pilkada Serentak. Instansi dimana saya sehari-hari ngantor diliburkan agar sepenghuni kantor berpartisipasi mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah serentak itu.

Nah, seharusnya, saya besok bisa datang ke Tempat Pemungutan Suara paling pagi untuk turut mencoblos jagoan bupati pilihan saya. Habis itu saya akan punya waktu untuk belanja kemeja. Kalau waktunya longgar begitu, pikir saya akan leluasa memilih kemeja tanpa tergesa. Itu sih seharusnya …

Sayangnya beberapa hari ini saya masih sakit. Dan hasil test lab kemarin oleh bu dokter saya didakwa terkena tipes. Ya ampun. Kalau sakit tipes seperti ini saya harus bed rest. Berarti saya ngga jadi bisa belanja kemeja. Tahu sendiri kan belanja di mall itu seperti apa? Untuk memilih-milih baju pasti saya harus jalan kaki dari lantai satu ke lantai yang lain, dari merchant satu ke merchant lain. Itu pun belum dihitung berapa jauh dan energi yang dikuras di jalan dari rumah ke mall. Seperti ini kalau nekad bisa berabe. hehe

Kemarin setelah dari dokter, setelah makan dan minum obat, saya tiduran untuk memaksimalkan mengistirahatkan diri. Kalau biasanya beraktifitas kemudian tiduran saja pastinya tidak enak. Saya pun scroll-scroll timeline jejaring sosial yang satu ke yang lain. Ah dan saya pun membuka-buka aplikasi-aplikasi online shop di smartphone. Hihi, secara ingin beli kemeja. Dan ingin beli headset bluethooth.

Untuk belanja kemeja sih, pastinya saya bisa buka aplikasi Zalora, aplikasi online shop yang specialty ke fashion. Ada sih, banyak sebenarnya  olshop fashion, baik yang serius pakai web dan aplikasi sendiri maupun yang masih pakai facebook dan instagram. Kenapa saya lebih klop pakai Zalora karena, karena di Zalora navigasinya bagus, foto-foto itemnya bagus-bagus dan dari berbagai sudut, dan tentu saja pilihan item yang tersedia ada ribuan. Bayangkan bagaimana cape bila saya memilih milih ribuan item di mall, bisa-bisa saya jadi makin kerempeng. Itu belum lagi kalau akhirnya saya milih-milih doang, ngga beli-beli, eh malah dikepoin dan disapa sama pramuniaga. “Mau nyari kemeja yang seperti apa sih, kakak?”. Sebel ngga? 😀

Ok ok, jalanin Zalora apps ….

image

di halaman utama menyambut Promo Hari Belanja Online Nasional. Hihi, siapa sih yang ngga nafsu buat melototin Promo yang nawarin diskon gila-gilaan seperti ini.

Tapi tunggu dulu… Promonya belum berlaku pada hari ini. Promo Zalora dalam memeriahkan Harbolnas baru akan berlaku pada tanggal 10 sampai 12 Desember 2015. Dari hari Kamis depan sampai Jum’at, sampai Sabtu. Tidak lama. Hanya tiga hari. Jadi jangan telat dan jangan keburu mendahului, hihi. Lebih tepatnya sila lihat promonya di sini.

Baca lebih lanjut

Properti di Indonesia yang Bagus dan Pas Jadi Pilihan

urbanindo 2

Bisnis properti tentu saja bisa anda temukan dengan mudah mengingat properti itu sendiri merupakan sebuah kebutuhan yang tidak bisa di tunda. Dengan demikian, properti yang menjadi bagian dari kebutuhan primer ini tentu saja akan dengan mudah anda temukan di berbagai tempat.

Anda bahkan tidak hanya bisa menemukannya dengan mudah di toko properti langsung, anda juga bisa menemukan properti yang anda butuhkan di media online. Sekarang, anda hanya tinggal memilih, ingin membeli di media online atau secara langsung saja?

Pilihan tentu saja ada di tangan anda. Namun, bagi anda yang tidak memiliki waktu yang banyak untuk membeli properti secara langsung, membeli properti di media online tentu saja akan menjadi pilihan yang terbaik. Mengapa? Baca lebih lanjut

Properti Indonesia yang Bagus & Pas Jadi Pilihan

Properti memang merupakan kebutuhan rumah yang tidak dapat di tunda. Properti bahkan bagian dari kebutuhan primer dalam ilmu ekonomi. Inilah yang membuat properti menjadi salah satu barang yang snagat mudah di temui karna memang banyak di cari.

urbanindo

Properti rumah bisa beranek ragam bentuknya, seperti cat, kursi, kasur, serta properti lainnya. Hal yang perlu anda perhatikan saat membeli properti rumah dalam bentuk apapun, adalah memastikan bahwa properti rumah yang anda pilih memang merupakan properti rumah yang pas untuk jadi pilihan. Nah, sekarang, yu cari tahu, properti rumah yang pas jadi pilihan itu seperti apa apakah rumah dijual di jakarta? Baca lebih lanjut

New Veloz dan Avanza di GIIAS 2015

Ajang pameran mobil dan otomotif yang diselenggarakan di jantung ibu kota, di Jakarta,  membuat saya dan mungkin orang-orang yang tinggal di daerah malas untuk datang melihat-lihat. Bagi orang daerah menembus kemacetan Jakarta adalah petaka yang menakutkan. Untungnya GIIAS 2015 (Gaikindo Indonesia International Auto Show) suatu ajang pameran mobil dan otomotif terbesar di Asia Tenggara kali ini dihelat di Tangerang. Tepatnya di ICE (International Convention Exibhition) BSD yang beralamat di Jalan BSD Green Boulevard, BSD City, Tangerang Selatan, Banten.

Bagi saya tidak sulit untuk menuju venue GIIAS 2015 kali ini. Dari tempat tinggal saya di Yogyakarta, saya naik pesawat dan turun di Bandara Sukarno-Hatta. Atas panduan kawan-kawan blogger Tangerang, yaitu Mas Chandra Iman Winata dan Mas Rosid, saya disarankan untuk menuju Tangerang Selatan dengan menggunakan Xtrans yang lebih ekonomis, kemudian turun di ICT BSD dan dilanjutkan malam ini saya naik angkot sekali menuju penginapan saya di Hotel CitiSmart yang terletak bersebelahan dengan Eka Hospital.

Pagi harinya, perjalanan saya menuju International Convention of Exibhition BSD menjadi lebih menyenangkan karena saya berkesempatan berangkat bareng Mas Chandra Iman Winata. Menyenangkan karena perjalanan saya diperlengkap dengan kunjungan ke kantornya di Sinarmas Land Building. Suatu kantor perkantoran yang merupakan salah satu green building yang ada di BSD city. Jarak ke ICE BSD dari Sinarmas Land building cukup ditempuh dengan berkendara dalam belasan menit saja. Yah, pagi  20 Agustus 2015  yang hangat itu jalanan di Bumi Serpong Damai city padat namun tetap lancar.

IMG_6340.resized

Saya masuk melalui pintu utama berbekal tiket VIP & Press Day Invitation. Kira-kira pukul 08:30 pagi gelaran GIIAS 2015 di ICE BSD city belum ramai, masih sepi. Nampak di sana sini panitia dan exhibitor masih sibuk merampungkan persiapan pameran yang sebentar lagi digelar. Penyambutan kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta para menteri kabinet kerja yang akan membuka perhelatan internasional itu menjadi bagian lain dari kesibukan.

Tiba di arena pameran mobil dan otomotif ketika perhelatan itu belum diriuhkan oleh pengunjung yang dipastikan akan membanjir merupakan keuntungan tersendiri bagi saya. Saya dengan santai berjalan dari stand pameran brand satu ke brand berikutnya. Mengulik detil tiap mobil yang dipamerkan. Membandingkan dan memastikan mobil-mobil tersebut dengan spec sheet yang tercantum baik di website maupun di brosur yang dibagikan oleh Exhibitor pun mudah saya lakukan tanpa perasaan terburu-buru. Meski hanya berbekal sebuah iPhone saya merasa senang leluasa memotret mobil-mobil tersebut dari berbagai angel. Ini mungkin tidak akan anda dapatkan bila Anda baru akan datang menonton GIIAS yang tinggal beberapa hari lagi. SPG di tiap brand mobil pada Kamis pagi itu masih terlihat bugar dan cantik dengan make up dan dandan sempurna. Seorang SPG rate A dengan sedikit isyarat saya akan dengan senang hati memberikan banyak pose untuk menambah kesan bagi mobil-mobil yang sudah  wah dan tampil wah.

IMG_7867_1280_853

Arena GIASS 2015 membuat berjalan kaki tidak terasa melelahkan. Untuk diketahui jarak antara satu ujung ICE dengan ujung lainnya kira-kira 1 kilometer. Ini menurut aplikasi Health di iPhone saya. Bila tidak percaya silakan membawa fitness tracker sendiri bila akan ke sana (lagi). Kira-kira setelah berjalan sejauh itu saya sampai ke hall 10 dan menghabiskan waktu paling lama di sana.

Baca lebih lanjut

Menemukan Rumah Idaman Dengan Internet

Melanjutkan tulisan saya terdahulu yang berjudul “Memilih Rumah, Tidak Mudah Bagi Pemula“, kali ini saya akan sedikit mengulas bagaimana menemukan sebuah rumah idaman dengan menggunakan bantuan internet. Dengan beberapa pertimbangan saat ini saya menuliskan caranya menggunakan layanan web Urbanindo.

urbanindo 21

Karena saya ingin menemukan rumah dijual di Jakarta, tepatnya di Jakarta Selatan, maka setelah web Urbanindo.com terbuka, saya perlu mengisikan lokasi pencarian rumah adalah: Jakarta Selatan. Dalam contoh di atas saya sedikit mengubah beberapa kolom kriteria pencarian, yaitu kamar tidur min adalah 3 dan harga rumah dengan rentang terendah 500 juta dan tertinggi 1 miliar. Sementara kolom kriteria yang lain untuk sementara saya biarkan apa adanya dulu.

Urbanindo 22

Dari beberapa rumah dijual di Jakarta Selatan yang sesuai dengan kriteria yang saya masukan yang bisa ditemukan oleh sistem pencarian, sebuah rumah yang beralamat di jalan Mohamad Kahfi, Jagakarsa, Jakarta Selatan cukup menarik perhatian saya. Rumah ini tertera dijual oleh seorang Agen Independen bernama Abdullah Munif. Baca lebih lanjut

Memilih Rumah, Tidak Mudah Bagi Pemula

Ditanya bila suatu saat harus tinggal di Jakarta kira-kira lebih memilih membangun sebuah rumah baru atau membeli sebuah rumah yang siap huni? Untuk menjawab pertanyaan ini tidaklah sulit. Saya pasti memilih membeli sebuah rumah baru yang siap huni.

Pertanyaan berikutnya adalah rumah seperti apa persisnya yang saya inginkan untuk saya beli dan kemudian dijadikan tempat tinggal (hunian) bersama keluarga. Ini mulai tidak mudah untuk menjawabnya. Mengingat akan ada banyak sekali faktor yang harus diperhatikan dengan cermat dan seksama.  Dan banyak hal yang harus dikompromikan dipastikan menjadi faktor kenapa memilih sebuah rumah hunian membutuhkan kesabaran dan waktu yang tidak singkat.

urbanesia

Untuk memilih sebuah rumah hunian apa yang pertama kali akan saya pertimbangkan adalah spefisikasi rumah harus memenuhi kebutuhan tinggal nyaman keluarga saya. Rumah hunian harus memiliki setidaknya 3 kamar, satu ruang tamu, sebuah ruang dapur dan kamar mandi di dalam. Sebagai penyuka gaya hidup minimalis, saya tidak mementingkan sebuah rumah yang didesain terlalu rumit, rumah yang dirancang mudah dibersihkan, ditata dan dikonfigurasi ulang akan lebih saya suka. Namun bagi saya apa yang harus ada di sebuah rumah hunian adalah ketersediaan sarana air bersih, listrik yang stabil, dan yang selalu terpenting adalah ketersediaan akses internet. Itulah kenapa rumah yang berada dalam jangkauan jaringan fiber optik akan saya lirik pertama kali demi kelangsungan pekerjaan saya yang tidak bisa lepas dari koneksi internet cepat dan handal.

Lingkungan dimana rumah hunian adalah faktor pertimbangan saya berikutnya. Baca lebih lanjut

Cermati Sebelum Memilih Jenis Tabungan di Bank

cermatiDulu alasan saya ketika membuat tabungan di bank adalah agar saya mempunyai sebuah rekening yang kelak akan bisa saya gunakan untuk menerima gaji, untuk transaksi tranfer uang antar bank, membayar tagihan kartu kredit membayar pengeluaran-pengeluaran rutin dan pengeluaran-pengeluaran atau pemasukan sejenis. Saya belum pernah berfikir bahwa tabungan di bank bisa digunakan sebagai alat untuk mengamankan sebagaian penghasilan agar kelak suatu saat nanti bisa mengambil manfaatnya. Investasi adalah kata yang amat asing bagi pemahaman saya saat itu.

Tak ayal sebelum membuka rekening bank dulu, saya tidak pernah memperhatikan keuntungan-keuntungan apa saja yang ditawarkan oleh jenis-jenis tabungan dari bank-bank itu. Saya hanya ikut-ikutan teman-teman saya ke bank mana akan membuka rekening atau menuju ke bank yang mempunyai kantor cabang terdekat dari kantor atau tempat tinggal saya. Baca lebih lanjut

Bijak Siasati Kebutuhan Internet untuk Keluarga Cerdas

Internet dan Keluarga foto oleh: itusnetworks.com

Internet dan Keluarga
foto oleh: itusnetworks.com

Sandang, pangan dan papan adalah kebutuhan primer manusia. Itu yang saya pelajari ketika saya belajar di bangku sekolah dasar dulu. Bagi keluarga moderen, kini komunikasi, akses informasi dan internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kebutuhan primer itu sendiri. Karena dengan akses informasi yang terbuka dan internet yang baik sebuah keluarga bisa mengembangkan pengetahuan serta wawasan dan meningkatkan taraf hidupnya secara lebih baik.

Menyadari pentingnya akses informasi, saat ini makin banyak keluarga yang telah menempatkan koneksi internet dalam skala prioritas kebutuhan mereka. Koneksi internet bukan lagi diperuntukkan sebagai fasilitas bekerja saja, namun agar bisa diakses dan dimanfaatkan dengan baik oleh semua anggota keluarga.

Tak heran di dalam sebuah keluarga makin sekarang makin banyak perangkat yang terhubung ke internet. Sebut saja laptop yang kita gunakan untuk bekerja, istri yang lebih banyak mengerjakan tugas kantor secara remote, komputer yang digunakan si sulung untuk mencari materi untuk tugas-tugas sekolahnya dan untuk terkoneksi dengan teman-temannya melalui Facebook dan Twitter, tablet si bungsu yang digunakan untuk mencari tutorial bermain gitar di Youtube dan sesekali bermain game online. Smartphone kita, android si sulung dan blackberry si istri  merupakan device yang setiap saat juga terkoneksi ke internet.

Makin banyak perangkat di rumah kita yang terhubung ke internet mau tidak mau dibutuhkan koneksi internet yang lebih cepat pula. Artinya ada kenaikan biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar internet yang lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan koneksi seluruh anggota keluarga. Bila tidak disiasati secara cerdas hal ini akan menjadi beban anggaran tersendiri bagi keluarga.

Apa saja yang bisa kita lakukan untuk menyiasati membengkaknya pengeluaran untuk kebutuhan koneksi internet keluarga?

Terhubung ke internet dengan menggunakan jaringan 3G adalah cara yang paling praktis kita lakukan. Kita cukup Baca lebih lanjut

Shopious Membantu Toko Online Menjangkau Banyak Pelanggan

Terutama untuk barang-barang yang harganya tidak terlalu mahal, orang-orang kini banyak yang tidak perlu berpikir panjang sebelum membelinya secara online. Orang sekarang seolah tidak menganggap berbeda melihat barang menarik yang ditawarkan secara online dengan ketika melihat baju bagus atau kaos lucu yang dijual di pasar malam. Ini selain belanja online memang semakin familier saya kira juga dimudahkan dengan teknologi pembayaran yang semakin mudah pula.

Membaca trend ini tidak heran bila telah banyak teman-teman saya yang membacanya sebagai peluang untuk berjualan. Dari hal kecil menjual barang-barang yang sudah tak terpakai sampai pada niat bisnis yang lebih serius. Untuk bisa berjualan online tidak harus langsung bermodal besar. Seseorang tidak harus menyiapkan infrastruktur seperti membangun website toko online. Jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Blog dan Instagram terbukti menjadi outlet yang ampuh untuk berjualan.

Teman-teman saya yang dulunya sebatas curhat dan narsis di Facebook kini banyak yang berubah pandang dan merasakan sendiri keuntungan dari berjualan melalui situs pertemanan ini. Hanya saja berjualan di Facebook sedikit banyak kini telah dikotori oleh penjual-penjual tidak jelas yang sedikit banyak mempengaruhi penjualan mereka.

Pertumbuhan pengguna Instagram yang kini makin menukik rupanya oleh teman-teman saya dianggap sebagai market baru ketika Facebook mulai lesu. Instagram dianggap membuka peluang baru karena posting di Instagram bisa dilihat publik dan fitur hashtag memudahkan orang untuk melakukan pencarian. Jumlah teman di Facebook terbatas 5000 orang. Instagram memungkinkan satu akun mempunyai tanpa batas follower.

“Teman” atau “Follower” inilah market itu. Sayangnya membangun akun IG dengan banyak follower juga tidak mudah. Itu masalah pertama. Masalah kedua adalah hashtag itu sendiri. Hashtag yang sedianya digunakan untuk memudahkan pencarian kini banyak di ‘abuse’ sehingga malah membingungkan. Masalah ketiga tentu saja sama dengan yang terjadi Facebook pun ada, yakni penjual yang tidak jelas.

Shopious kini datang menawarkan solusi bagi penjual-penjual online yang masih mengandalkan jejaring sosial semacam Instagram. Sekaligus Shopious hadir memudahkan pembeli online yang kini kesulitan mencari barang yang dicari melalui jejaring sosial agar lebih mudah dengan kategorisasi yang jelas tanpa ribet melakukan pencarian berdasar hashtag.  Baca lebih lanjut