POP Mail atau Web Mail?

Walaupun dulunya yang saya pakai pertama kali adalah Web Mail (Yahoo mail) tetapi rasanya bekerja dengan POP mail benar benar sangat memudahkan. Sehingga saya berganti email beberapa tahun yang lalu. Sampai sekarang email utama saya adalah gmail ( Google Mail).

Saya bisa mengirim email dengan lebih cepat dari ms Outlook, Thunder Bird atau beberapa Mail client yang terdapat pada ponsel saya. Dalam banyak hal POP mail benar benar menghemat waktu dan bandwidth.

Bagaimana dengan web mail? Untungnya Gmail tidak hanya berjalan diprotokol POP dan SMTP, melainkan juga dengan Web Mail Service.

Ditengah kemesraan saya dengan POP Mail, saya mempunyai sedikit permasalahan ketika saya mengirim email ke orang orang yang berbeda dengan attachment yang sama, dimana internet services yang saya pakai kadang kadang menggunakan sistem billing volume based. Akhirnya saya menengok kembali Web Mail Service dari Gmail. Ketika saya memerlukan untuk mengirim e mail dengan attachment yang sama maka saya akan memilih untuk memodifikasi dari sent emails dalam mailbox saya. Saya telah mengirim banyak email dengan cara seperti ini dan telah mendapatkan bahwa saya telah menghemat uang dan waktu saya dalam ber email.

Mau tau keuntungan lain dari Web Mail Services? Banyak banget. Kita dapat melihat e mail email yang kita kirimkan terdahulu dan e mail yang kita terima dari komputer mana saja sepanjang kita belum menghapusnya dari Server/Mail box kita.

Kapasitas inbox Gmail yang sekitar 6 Gb rasanya sangat cukup sehingga kita tidak perlu untuk membersihkan mailbox terlalu sering. Apalagi Yahoo Mail yang mengklaim bahwa setiap account disediakan kapasitas penyimpanan yang tak terbatas. Walaupun di akhir setiap e mail yang dikirim dengan Yahoo Mail Free disisipkan iklan.

Siapa mau mencoba?

Pidgin 2.4.2 alternatif bila Yahoo Messenger susah Log in

yahoo id saya : jarwadi021780i@yahoo.com

Setelah beberapa minggu (mungkin bulan) keberadaan saya di Y! Mesessenger byar pet (baca : kadang muncul kadang tidak). Ceritanya begini : Pada saat itu saya tertarik untuk menginstall Y! M 9.0 karena terbujuk fitur fitur canggih dan tampilan seksi. Ternyata dari semua yang ditawarkan saya harus menberi sajen berupa bandwidth yang cukub (besar). Dan sayangnya saya tidak bisa memberikanya setiap saat, yah karena saya harus banyak mobile, kadang terkoneksi dengan gprs/3G/ atau Wi Fi dengan jatah bandwidth super lemot atau ada dijaringan kabel yang mungkin terlalu banyak router/proxy yang tidak handal dan manajemen bandwidth yang buruk.

Saya mencari alternatif, saya ingat dengan client Yahoo Messenger di linux, Pidgin, saya pernah mendownload versi 2.2 dan saya cari ternyata masih bisa ditemukan, saya install. Jalan. Saya masih ingin sesuatu yang lebih bisa dilakukan Pidgin dengan mendownload versi terbaru, Pidgin 2.4.1. Kesegera ingin tahuan saya tertunda. Listrik tiba tiba mati ketika proses download mencapai 80%. Sial benar. Padahal sya tidak memakai download manager, sekedar menggunakan fasilitas bawaan dari Mozilla 3.0. Saya mengulang proses download.

Download Complete. Install Succesfull.

Saya mencoba log in ke Yahoo (masih dengan bandwidth pas pasan dan netwok yang tidak reliable) Login Succes. Kemarin hampir seharian saya on line dengan pidgin.

Tidak ada yang istimewa dari tampilan pidgin. Sederhana. Tidak ada fitur Video atau Voice Call. Tidak apa apa. Simpleness is the other artistic preference. Kesederhanaan bisa jadi merupakan alasan artistik.

Kalau rupa membuat saya terpesona tetapi reliabilitas membuat saya tertahan lebih lama (untuk terpesona) Lebih lama …. I wanna reconnet with all my buddies many longer

wonosari.com

Sebagai bentuk dukungan saya terhadap perkembangan IT di kabupaten gunungkidul tercinta, siang ini saya men daftar forum diskusi wonosari.com. Sesuai namanya forum ini temanya tidak jauh jauh dengan Gunungkidul dan Wonosari.

Saya turut mengajak kepada siapa saja yang tertarik untuk bergabung dengan langsung klik disini

Sukses buat para pengelola dan semua member. Majulah Gunungkidulku

Mozilla firefox 3.0 RC2 (Sepintas)

Setelah banyak membaca mengenai penerus Mozilla Fire Fox 2.0, akhirnya siang ini saya ikut ikutan untuk menguji kelaikan sang Mozilla 3.0 Release Candidate 2. Belum banyak yang saya ketahui terkait apa saja yang kemampuan yang telah ditambahkan dalam release baru ini. Berikut adalah pengalaman saya setelah beberapa menit mencoba menggunakan.

Saya tidak akan menulis kelebihan kelebihan Mozilla secara teknis, seperti seberapa jauh dukungan terhadap HTML 5.0, AJAX, dukungan terhadap Java, dll. Karena saya disini memakai kacamata end user habis kacamata programmer saya tertingal dirumah. (Alaaaah dDobos Pol)

Sesuatu yang paling mudah dilihat perbedaanya adalah bahasa yang digunakan sebagai antar muka, Baca lebih lanjut

Konsisten =/ Kreatif * kah?

Seperti biasanya. Saya tahu kalau anda sudah bosan membaca tulisan ini (barangkali), karena setipa minggunya pasti saya menuliskan bagaimana saya menikmati jogging di pagi harinya trus basket trus … (malah sampai keterusan). Saya hanya akan memastikan teori bahwa sesuatu yang monoton itu membosankan.

Maksud saya. Saya menulis untuk mensombongkan diri. Konsisten banget kan saya (dengan keputusan2 dan pilihan2 saya). Cerdas dan Unggul itu linier dengan tingkat konsistensi kita (Preeeeekkk).

Tulisan orang tidak kreatif pasti ngaco semua. Konsisten atawa tidak Kreatif, atau sebenarnya ingin menggali ide kreatif tetapi sudah sampai pada lapisan bumi yang paling dasar tetapi tidak ditemukan. (terserah lah apa kata orang, Emang Gue Pikirin).

(semakin ngelantur saja)

… kalau dulu semua orang berlomba lomba untuk menggali untuk menemukan ladang minyak baru, maka sekarang orang orang berlomba untuk menggali ide kreatif. Konon katanya barang yang paling laku diera Pengatahuan adalah ide

[Asal tahu saja, apabila menggali ditempat yang salah dan kamu memperlombakan, kamu tidak akan segera memenangkan, melainkan mendapati lebih cepat bahwa kamu menggali di tempat yang salah dan tidak mendapat apapun. Menggali juga olah raga MAN, kan bisa sehat …..]

Ada ngga hubungan antara keseluruhan tulisan dengan judulnya? Saya hanya ingin mengingatkan kalau jadi orang itu mbok iyao bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana blog yang pantas dibaca dan tidak.

Blog Flying, asyik juga yah

Gara gara kemarin saya menemukan orang orang yang pernah akrab dengan saya tiga tahun yang lalu, tidak perlu disebut deh siapa mereka. Biarlah menjadi rahasia antara mata, jari dan (hati) saya. Pokoknya saya menemukan foto foto mereka mirip dengan apa yang tersimpan di folder folder tidak tertata dalam hard disk saya. Untungnya ada teknologi exif dan meta data dan searching yang dapat merapikan (kembali) data data yang berserakan dalam otak saya mengenai kenangan itu.

Kelanjutan dari pengalaman penemuan kemarin saya semakin menjadi gila untuk blog flying (flying is faster than either walking or flying) dan googling. Perhaps find ‘something’

[Ga pa pa lah asal ngga ‘gila beneran’]

grogol paliyan

Kemarin sore saya iseng iseng mengetikan kata kunci “grogol paliyan” di google mobile dan saya mendapatkan 123 item yang berkaitan dengan kata kunci tersebut. “grogol paliyan“, grogol adalah nama desa dimana saya tinggal sementara paliyan adalah kecamatan dimana desa grogol bernaung. Saya bermaksud mencari tahu sejauh mana internet mengenal desa saya tersebut, sementara kata paliyan saya gunakan untuk mempersempit hasil penelusuran Mr Google karena saya yakin bahwa kata “grogol” banyak ditemukan dimana saja. Sementara hasil penelusuaran frase “grogol paliyan” melalui google desktop (dengan menggunakan PC/Laptop ditemukan 905 item yang berkaitan.

Menariknya page rank tertinggi penelurusan dengan frase tersebut menampilkan blog saya ini, sementara pada penelurusan di Google mobile, blog saya baru ditunjukan pada halaman kedua.

“Sugeng Rawuh ing Website Trah Somo Irono

Ternyata kesadaran warga desa Grogol akan pemanfaatan teknologi internet sudah tinggi ya. Baca lebih lanjut

Learning on Covey Interactive site

Menepati janji saya terdahulu untuk membagikan pengalaman keikutsertaan saya dalam covey community.

Mencermati konten dalam site satu per satu (sehingga belum semua fitur dalam site bisa saya eksplorasi). Yang paling menarik adalah metodologinya (selain tentu saja prinsip prinsipnya dong).

Learn, Think, Do, Share

Learn; Belajar. Covey pada mulanya selalu membawakan introduksi tentang prinsip prinsip yang diajarkanya dalam tahap –  tahap yang berurutan dan dengan style yang khas. [Saya senang sekali gaya beliau itu]

Think; Pikirkan. Baca lebih lanjut

PLN Tewas

Hari ini benar benar menyebalkan, betapa tidak untuk yang kesekian kalinya PLN melakukan pemadaman bergilir. Ahh lagi lagi saya harus kembali ke jaman batu. SEPI. Siapa pun yang tak suka kalau aku putar musik keras keras. PUAS PUAS
Pasti Bapak dan Simbok yang merasa menang hari ini. (karena tidak dengar musik yang serba gaduh)
Mengapa juga PLN?

[Tulisan ini saya lanjutkan setelah PLN nyala, kelu juga sih jempol ini kalau harus digunakan untuk mengetikan posting panjang]

Pemadaman yang dilakukan PLN sejak pagi, selepas adzan maghrib, saya baru bisa merasakan bagaimana rasanya membelalakan mata seolah keluar dari jaman kegelapan. Pemadaman yang menurut saya sangat lama. Saya tidak tahu berapa kerugian yang timbul dimasyarakat kelas bawah seperti saya akibat pemadaman?
Ada yang mau iklan genset ngga?
(Posting dari OPERAMINI dan SonyEricsson, jadi tulisanya ngawur dan tak berbentuk ya 5AF)

Kita Sambut (Koki Tersohor) Masa Depan

Saya menemukan brosur ini di mobilnya Sukris kamarin (Selasa siang) waktu kami baru saja makan siang. Menarik ya iklannya.

Sambutlah Koki Tersohor masa depan

OK Mari kita sambut dengan optimis ya. Salut dengan tim kreatif Bank Mandiri. Dan satu lagi iklan media luar ruang yang menarik perhatian saya adalah Bill Board yang dipasang dijalan J Sudirman – Jogja. Dua orang anak sedang menanam pohon di tengah padang rumput kering

Entar buahnya buat kita bersama ya

Bank Mandiri tidak memberi donasi di blog saya loh. Ini sepenuhnya penilaian obyektif dan tanpa maksud numpang iklan.