Mengapa Saya Tidak Memasang Blogroll?

Jawabannya tentu saja bukan karena saya tidak suka blog walking dan tidak mau mengingat blog – blog bagus milik teman – teman sekalian. Alasan utama adalah ingin menjaga tampilan blog ini minimalis.

Alasan selanjutnya adalah pertumbuhan jumlah blog yang bagus yang luar biasa. Tentu akan merepotkan bila setiap menemukan blog bagus saya harus memperbarui tautan blog (blog roll). Menambahkan lagi setelah ada teman membuat blog baru harus meng-update lagi. Bisa jadi masalah misalnya ada blog satu teman yang belum terpasang di blogroll. Dikira saya tidak adil. Eh, tapi saya yakin teman – teman tidaklah seegois itu.

Kemudian bagaimana saya mempermudah blog walking? Bukankah jumlah blog yang akan dikunjungi lebih banyak? Apa bisa hanya diingat dikepala saja?

Tentu tidak mungkin saya bisa mengingat semua dengan baik. Apalagi saya mau mengakui atau tidak, seiring usia jadi jompo maka taraf kepikunan pun bertambah.

Maka jawabnya adalah dengan Google Reader. Saya sudah menambahkan tiap – tiap RSS dari blog – blog teman – teman ke dalam RSS Reader milik Google. Dan setiap ada teman yang buka lapak bisa langsung saya tambahkan dengan mudah dalam beberapa kali klak – klik saja. Baca lebih lanjut

Install Canon Printer MP 198 di Lucid Lynx 64 bit

Tidak menemukan jawaban mengenai bagaimana menginstall  Printer  IP 1980 dan MP 198 setelah googling sana sini tidak membuat saya jera. Saya mengambil langkah coba – coba setelah berhasil menemukan cara menginstall aplikasi 32 bit i386 seperti pada posting sebelumnya di sini.

Berikut akan saya bagikan pengalaman saya menginstall Printer Multi Fungsi MP 198. Cara yang sama sukses saya terapkan untuk menginstall Printer iP 1980. Langkah – langkahnya adalah :

1. Download Driver Printer dari Canon di sini.

2. Ekstrak file MP190_debian_driver.tar dan akan dihasilkan dua file yaitu MP190_debian_printer.tar dan MP190_debian_scangear.tar . Sesuai nama, file yang satu untuk driver printer dan yang satunya lagi untuk scanner.

3. Ekstrak kedua file ini dalam folder terpisah.

Baca lebih lanjut

Install Aplikasi deb i386 di Ubuntu 64 bit

Memang tidak banyak aplikasi yang dirancang untuk berjalan di Ubuntu 64 bit. Paling mudah kita menemukan file deb untuk dapat berjalan pada arsitektur 32 bit atau i386.

Itu bukan masalah. Menginstall paket deb i386 di ubuntu 64 bit itu mudah. hihihi, saya bisa bilang mudah karena sudah mendapatkan jawaban yang cespleng dari eyang Google.

Baiklah, setelah file *.deb tersebut kita download tinggal kita buka terminal dan menjalankan dengan command :

sudo dpkg -i –force-architecture sisipkan_deb_file_di_sini

Sumber dari sini.

Pagi – Pagi Sudah Minta Sumbangan

Bagaimana pendapat anda, bila pada pagi hari sudah ada orang bertamu dan meminta sumbangan. Seperti pagi ini ada seorang pria yang mengatas namakan sebuah pesantren untuk meminta sumbangan.

Pencari sumbangan ini bukanlah yang pertama datang ke rumah. Sudah terjadi berkali kali. Mengherankannya mereka (bilang kalau) datang dari jauh. Ada yang (konon) datang dari Jawa Barat, ada yang dari Madura. Jauh amat, pikir saya.

Apakah kira – kira sumbangan yang mereka dapatkan cukup sepadan dengan beaya transportasi dan makan minum selama diperjalanan? Mengapa mereka tidak mencari sumbangan di daerah di sekitar pesantren mereka? Bukankan orang akan lebih percaya memberi sumbangan bila mengetahui secara langsung kiprah dan kredibilitas pondok pesantren mereka.

Mungkinkah di Banten atau di Madura ada orang mencari sumbangan mengatas namakan suatu pesantren di Yogyakarta. Entahlah.

Install Ubuntu Lucid Lynx 64 bit

Kemarin sore saya memutuskan untuk mengganti instalasi ubuntu pada laptop. Melakukan fresh install bukanlah masalah. Cukup dengan mem back up data – data seperlunya. Tidak banyak. Cuman 8,3 Gb yang bisa selesai dalam beberapa menit.

Berbeda dengan versi instalasi sebelumnya, kali ini saya menginstall ubuntu 64 bit. Bukan untuk maksud yang sangat serius sih. Cuman rasanya mubadzir saja laptop yang berprosesor arsitektur 64 bit dari intel ini bila hanya diinstall SO 32 bit.

Tentu saja saya siap dengan konsekuensi bila kemudian akan ditemukan banyak kendala dan menemui jawaban yang bisa diberikan oleh google akan lebih sedikit.

Dalam beberapa menit, sangat cepat, proses instalasi terselesaikan dan meminta restart. Sampai pada grub (bootloader), di sini sudah kelihatan ada masalah. Instalasi windows 7 tidak muncul dalam pilihan boot. Melanjutkan booting dan menenangkan diri akan kekhawatiran terhapusnya Windows. Sampai disini saya masih yakin tidak melakukan kesalahan seperti terhapusnya partisi secara tidak sengaja. Pikir saya, nanti grub bisa di edit secara manual.

Proses booting Lucid Lynx memang sangat fantastis. Dalam hitungan saya kurang dari 15 detik. Mengamati satu demi satu detil dari aplikasi dan default Lucid yang mana saya belum menemukan masalah sebelum saya me restart untuk memastikan instalasi berjalan tanpa banyak masalah.

Baca lebih lanjut

Download Ubuntu Lucid Lynx Final

ISO Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx saat ini sudah dapat di download di :

http://cdimage.ubuntu.com/daily-live/current/

Silahkan di download semoga bermanfaat.

Masjid Unik

Bisa dikatakan masjid unik, setidaknya menurut saya. Keunikan masjid ini mudah kita lihat dari interiornya yang di dominasi oleh kayu dan anyaman bambu. Ini merupakan satu – satunya yang pernah saya lihat yang mana masjid – masjid lain biasanya berdinding tembok beton.

Masjid ini saya temui kemarin petang pada saat menunaikan Shalat Maghrib diperjalanan saya dari Imogiri melalui jalan alternatif di desa Terong. Desa yang terletak diperbukitan batas antara Kabupaten Bantul dan Gunungkidul. Sayang kemarin saya lupa mengecek apa nama masjid itu.

Foto diatas saya ambil dengan Camera Ponsel. Jadi tidak bisa sepenuhnya membagikan keartistikan masjid.

Menunda – nunda

Never put off till tomorrow what you can do now

Jangan tunda sampai besok apa yang bisa kita kerjakan sekarang. Quote itu banyak ditemui di buku – buku tulis yang saya pakai sewaktu sekolah. Saya baru bisa meresapi arti dari quote itu setelah sekarang sedang menderita deraan akibat dari penundaan tanpa alasan atau kesepelean.

Hal – hal penting tetapi tidak mendesak sering – sering kalah prioritas dengan hal – hal tidak penting tetapi kelihatannya mendesak.

Corat – Coret

Bagaimana? Apa dulu kita juga merayakan kelulusan seperti ini?

foursquare.com, Apalagi?

Dulu ketika di twitter sedang dipergosipkan, saya pun iseng – iseng ikut membuat account di http://foursquare.com. Entah, tanpa tujuan yang jelas. Sepintas foursquare merupakan situs pertemanan mirip dengan koprol. Sepintas saja loh, dan saya juga tidak yakin.

Entah apa juga manfaatnya bagi saya yang jarang bepergian. Itu bisa dilihat dari status saya yang belum pernah check in kemanapun. Dan bukan masalah saya sok ingin menjaga privacy. Privacy bagi orang tidak terkenal seperti saya memang kedengaran sebagai kata asing saja.

Meskipun saya tidak pernah aktif menggunakan layanan ini, saya mengucapkan terimakasih kepada teman – teman yang telah meng- add dilayanan 4sq.com ini. Ketidak pernah meneguran saya jangan diartikan sebagai sebuah kesombongan atau kecuekan. Meski sifat dasar saya memang cenderung cuek sih.

Dan tolong bagi teman – teman untuk menunjukan kepada saya bagaimana untuk dapat memanfaatkan dengan baik layanan foursquare.com.