Apa sih Fungsi Page Rank?

Beberapa waktu yang lalu, sudah lama sih, diberi tahu teman saya akan pentingnya PR. Page Rank,  Goolgle Page Rank. Penting dalam artian untuk mengukur kualitas suatu web atau blog dari kacamata Google. Sehingga diharapkan makin bagus Google menilai, maka web atau blog kita akan makin ramai pengunjung.

Cara menge-check page rank, menurut teman saya itu, dengan menggunakan http://prchecker.info. Mulanya saya tidak tertarik. Dan sampai sekarang belum sangat tertarik untuk menggenjot traffic ke blog – blog saya dengan mengandalkan referral dari Google. Saya belum bisa menulis konten yang baik. Jadi saya pikir orang belum tentu suka dengan konten saya. Blog saya kan hanya meng-online-kan buku harian saja.

Kembali pada pertanyaan saya. Apa fungsi PR? Apa makin tinggi angka PR yang ditunjukan akan membuat isi blog saya makin mudah ditelusuri Google. Apa PR yang tinggi salah satunya karena volume traffic? Baca lebih lanjut

Notifikasi Email Baru dari Twitter

Starting today, we’re rolling out an email notification that lets you know if someone you follow retweets or favorites one of your Tweets.

Merupakan pemberitahuan dari account resmi @twitter yang saya pungut dari  http://twitter.com/twitter/statuses/72775840978571264  Intinya mulai pada hari ini setiap pengguna twitter akan menerima notifikasi via email setiap ada dari tweet – tweet kita yang di-retweet atau di favorite kan oleh account lain. Di timeline saya pun tadi sudah banyak diperbincangkan sekaligus dikeluhkanya banjir notifikasi ke inbox email teman – teman saya. Terutama teman – teman saya yang jadi seleb di social media.

Bagi saya yang bukan seleb dan jarang – jarang tweet saya di RT orang lain sepertinya tidak akan jadi masalah. Atau tepatnya belum. Malah – malah saya penasaran mendapat email notifikasi favorite atau retweet. Meski kali ini nampaknya saya belum beruntung.

Dari notification setting saya, feature new mail notification ini-pun belum kelihatan batang hidungnya. 😀 Berikut screenshoot -nya: Baca lebih lanjut

Jaringan 3G Singapura lebih baik dari Indonesia. Kenapa?

“Saya sering menerima keluhan mengapa Indonesia kalah jauh dibandingkan dengan Singapura, dalam hal jaringan 3G. Tapi perlu diingat, Indonesia berbeda dengan Singapura,” terang Tifatul, dalam pembukaan Pekan Informasi Nasional, di Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta, yang berlangsung 20-24 Mei 2011.

Pertama, lanjutnya, lihat saja dari jumlah penduduk, Indonesia mempunyai populasi lebih dari 230 juta jiwa sedangkan Singapura hanya 4,5 juta. Belum lagi luas wilayah Indonesia yang sangat luas bila dibandingkan dengan negeri singa tersebut.

“Jika kita ingin berpergian dari ujung ke ujung Indonesia, jika menggunakan pesawat itu bisa sampai 9 jam. Di Singapura, untuk pergi dari ujung ke ujung mungkin tidak sampai 9 jam dengan sepeda,” tukas Tifatul.

Ouch! Jadi itu permasalahanya. Diatas saya kutip dari Detikinet.com http://m.detik.com/read/2011/05/22/112804/1644093/328/menkominfo-3g-indonesia-jangan-dibandingkan-dengan-singapura

Bagaimana pendapat Anda?

Posted with WordPress for BlackBerry.

Pencarian Google Makin Relevan? Panda

Beberapa waktu yang lalu, Google telah menerapkan algoritma baru pada mesin cari mereka secara internasional.  Algoritma baru itu konon di sebut Panda. Sebelumnya telah diuji cobakan dari beberapa negara.Penyempurnaan algoritma pencari Google dengan Panda, entah apa arti nama “panda” ini, merupakan usaha google memberi jawab atas semakin berkembang biaknya spam pencarian. Saya mengapresiasi usaha google menyenyahkan tukang – tukang SEO yang tidak bertanggung jawab musuh umat manusia yang selama ini menyesatkan dan menyusahkan kita.

Kabar baiknya lagi, dari beberapa kata kunci yang saya ketikan pada pencarian Google pada pagi ini memang memberikan hasil yang lebih relevan. Beberapa situs sampah yang biasanya nangkring di peringkat teratas, saat ini bahkan sudah tidak muncul lagi pada halaman pertama.

Berbicara harapan, tentu harapan saya agar Google tidak lengah untuk terus memperbaiki kualitas pencarian yang saat ini cukup memuaskan saya. Walau saya masih khawatir bila dalam waktu yang tidak lama, tukang – tukang SEO jahat itu akan bisa menemukan celah dan kelemahan Algoritma Panda.

Atau mungkin Google sudah menyiapkan sesuatu yang baru bila tukang – tukang SEO penyesat itu kelak dapat mengibuli Panda. Atau suatu saat nanti itu bahkan Bing, atau Yahoo, atau Baidu, atau yang lain bahkan mempunyai algorima pencari yang lebih mumpuni?

High Quality site algorithm goes global, incorporate user feedback

Webmaster guidelines compatible with new Google Panda

Kapan Saya Bergabung Facebook?

Jawabnya sudah lama. Account facebook yang badge nya saya pasang di samping blog ini (ya facebook dimana saya menaruh note yang ini 🙂 ) sudah berusia 3 tahun. Tepatnya saya membuat account ini pada siang hari jam 11:59 waktu Indonesia barat, tanggal 27 Agustus 2008.

Bagaimana saya bisa tahu sampai detil menit segala? Caranya dengan mencari email pertama yang saya terima dari facebook.com. Sebuah email konfirmasi pendaftaran. Di kotak pencarian gmail web, saya mengetikan kata “Facebook Registration Confirmation” Anda pun bisa melakukannya. Dengan catatan anda belum pernah menghapus email konfirmasi pendaftaran dari facebook itu. Mudahkan 😀

Tetapi tidak semudah itu usaha saya tadi dalam mencari tanggal dan jam kapan saya mendaftarkan diri ke layanan jejaring sosial facebook. Banyak cara saya coba dan gagal. Salah satunya saya mencoba melihat foto profil yang pertama kali saya pasang. Ternyata foto yang saya pasang pertama kali sudah saya hapus.

Tak putus asa, ada seribu cara bertanya cara. Saya mencoba bertanya pada simbah saya, Simbah Google. “How to check when did I join Facebook?”  Avda Kadabra! Jawabnya : http://wiki.answers.com/Q/How_to_check_when_did_I_join_Facebook

Nah dengan cara yang hampir sama kita bisa menge -check siapa orang yang pertama kali kita add atau siapa yang pertama kali nge-add kita. 😀

Internet Indonesia Cuti Bersama

Di Indonesia, internet ikut sepi pada hari minggu dan hari libur. Seiring dengan fenomena cuti bersama kali ini, yang menjadikan very long weekend, internet Indonesia pun makin sepi. Kalau tidak percaya, silakan tanya pada admin website di tempat anda bekerja.

Atau bila sedikit mau jeli, kita pun bisa mengamati dari home feed social media kita, boleh itu facebook, atau twitter, atau keduanya, atau social media service yang lain. Perhatikan, dari mana kawan – kawan anda meng-update status atau mem-posting content.

Kalau yang ada di home feed social media facebook dan twitter saya, kebanyakan mereka melakukannya dari mobile device. Blackberry, iPhone, Android dan tablet. Hanya beberapa yang menggunakan web.

Bila posting saya kali ini tidak ada komentarnya, berarti kesimpulannya …. ?

Akhirnya Balik ke Unity Desktop

Icon dan ukuran font yang pada Gnome 3 “njendul – njendul”, kalau kata Mas Cahya besar besar segede gaban. Ini memang kesan pertama saya setelah selesai menginstall Gnome 3. Tanpa bermaksud meremehkan inovasi yang banyak dibawa oleh Gnome 3. Secara konsep, Gnome 3 saya akui luar biasa. Hanya konsep yang dibawa developer belum cocok dengan kebiasaan berkomputer saya.

Saat ini saya masih menggunakan komputer/laptop model biasa. Menggunakan keybord dan trackpad/mouse sebagai alat navigasi. Sementara saya rasa, interface pada Gnome 3 terlihat akan cocok untuk perangkat touch screen. Atau tablet? Icon – icon yang menurut saya “njendul – njendul” tadi barangkali didesain agar enak di tab dan di pinch. Interface pada Gnome 3 saya rasakan memerlukan lebih banyak klik untuk melakukan maksud yang sama dibandingkan bila dilakukan pada Gnome Classic atau Unity.

Pada Gnome Classic dan Unity untuk menghubungkan laptop dengan bluethooth headset diperlukan dua klik. Pada Gnome 3 bisa sampai 6 klik. Mau mendengarkan music saja harus pusing duluan. 😀 Untuk mengirim file ke mobile device melalui bluethooth malah belum saya ketahui caranya. Bisa nervous duluan kalau mau presentasi dengan navigasi bluethooth wireless presenter. Masalah ketidak nyamanan bluethooth saja sudah menghabiskan satu paragraf. hehehe Belum masalah stabilitas. Gnome 3 pada Ubuntu masih buggy. Barangkali karena Gnome 3 belum dipaketkan sendiri oleh Canonical. Saya meng-install-nya dari PPA.

Saya bertahan menggunakan Gnome 3 kurang dari 2 minggu. Masalah failed to load session “gnome” yang saya posting beberapa waktu lalu memantabkan hati saya untuk kembali ke Unity (atau kalau tetep belum nyaman akan balik ke Gnome Classic) Gnome 3 akhirnya saya remove. Ubuntu kembali ke tampilan default.

Link berikut ini menawarkan tutorial yang sudah saya praktikan dan terbukti menyesuaikan Unity dengan selesar saya. : Baca lebih lanjut

Kecepatan Flashdisk jadi lemot

Berapa sih umumnya kecepatan transfer file flashdisk? Saya punya sebuah flashdisk merk Kingston DT 101 G2. Pastinya lebih ngebut dari Floopy Disk (Disket) yang biasanya saya pakai pada 15 tahun yang lalu.

Saya penasaran dengan kecepatan flashdisk saya yang meminta waktu 10 menit untuk menyalin beberapa file sebesar lebih kurang 3 giga dari komputer. Dengan tranfer rate sekitar 5 mega bytes. Pelan sekali.  Apakah flash disk saya ini sudah rusak? Sebelumnya mentranfer file seukuran ini memerlukan waktu kurang dari 3 menit dengan tranfer rate sekitar 20 mega byte.

Memang flash disk ini telah saya format dengan file system FAT 32. Sebelumnya ber-file system NTFS. Kenapa saya reformat ke FAT 32 karena saya baru saja memakainya untuk membuat instalasi Ubuntu. Jadi apa memang flash disk jadi lemot karena perbedaan file system atau karena sudah rusak?

failed to load session “gnome”

Pesan error ini muncul ketika saya menghidupkan laptop ubuntu 11.04 Natty Narwhal. Saya merestartnya dan memasukan username dan password. Masih gagal dengan pesan error sama. Gagal menjalankan Desktop Manager, saya mencoba login ke terminal. Bisa. Berarti masalahnya memang ada pada Desktop Manager. Saya mencurigai kegagalan system ini gara – gara saya meng-install Gnome Shell dari ppa untuk menggantikan Desktop Unity yang tidak saya suka.

Baiklah, sekarang saya beres – beres (dan nge-blog) dulu. Entar saya lanjut dengan trouble shooting kalau kepala sudah cukup dingin. Ada yang punya pengalaman serupa?

Terbaru Tidak Selalu Terbaik

Saya gagal membuka statistik blog saya ini dengan Aplikasi WordPress for Blackberry yang terdapat di handset saya. Gambar di atas adalah screenshot dari komentar error itu. Hal ini terjadi setelah saya meng-update Aplikasi WordPress for Blackberry ke versi 1.5. Notifikasi dari Blackberry App World tentang versi terbaru suatu aplikasi itu membuat tangan gatal untuk segera menekan tombol update. Di versi 1.4.6.1 dan versi – versi sebelumnya yang pernah saya install, saya belum pernah mengalami masalah.

Kalau memang pada versi sebelumnya tidak ada masalah dan baik – baik saja, kenapa memilih untuk meng- update? Baca lebih lanjut