Sahabatku dimana kamu sekarang?

Pada sekitar tahun 1997 – 1998, saya mengenal baik tetangga kost disebelah timur tempat hunian saya waktu itu. Di Sidikan, Umbulharjo Yogyakarta.  Sahabat bersebut bernama : Atik Purwaningsih dan Siti Fatimah. Seingat saya mereka sama sama berasal dari Ponorogo Jawa Timur. Atik Purwaningsih beralamat ( kalau tidak salah ) Jalan Glatik 17 D Beduri Ponorogo dan Siti Fatimah di jalan : Ki Sholihin 120 Paju Ponorogo, Nama kampungnya lupa tapi kalau tidak salah Paju

Mereka kuliah di Jogja waktu itu, kira kira saya masih se usia SMA, banyak suka dan duka dan pengalaman unik bersama mereka walaupun karena kesibukan saya waktu itu memperjuangkan diri ( egoisme saya ) saya harus berpisah dengan mereka dan tidak pernah tahu tentang kapan mereka meninggalkan Jogja tercinta.

Kalau kamu sempat membaca blog saya ini pls make a contact w/ me. I miss U all. Dimanapun kamu sekarang semoga Allah SWT mengkarunia anda sekalian kebahagian lahir batin.

Mungkin ada pembaa sekalian yang mengenal teman saya tersebut Tolong memberi informasi dan menyampaikan salam hangat saya kepada mereka

Ngoprek WordPress …

Pagi ini saya mengoprek blog saya @ wordpress, terutama di blog ponsel saya, tujuanya adalah untuk lebih memberikan apresiasi terhadap pengunjung saya di blog saya baik di http://jarwadiku.wordpress.commaupun di jarwadi @ curhat. Terimakasih telah berkenan berkunjung.

Saya sempat bingung tadi dengan interface wordpress yang sudah di perindah, terutama dalam penataan widget dalam suatu tema. Kalau saya tidak lupa memperhatikan perubahanya baru terlihat pagi ini. Walaupun setelah berpayah payah akhirnya saya bisa juga. Kalau kita berniat ternyata kemudahan akan menyertai kita ya he he he.

Kemarin sore saya sempat sms an dengan Mas Iqbal @ Kediri ( Jawa Timur). Terima kasih anda berkenan untuk membaca tulisan tulisan saya. Walaupun sebenarnya saya malu untuk mempertontonkan tulisan saya di jarwadi@curhat. tetapi tidak apa karena sudah terlanjur. Catatan : There’s no intelectual sense here he he he. Tidak lupa saya nitip salam buat Ms Elwi Damara

Kepada Mas Iqbal, kemarin ada acara Khotmil Qur’an, semoga anda dan kita  mendapat safaat dari Al Qur’an Nul Karim. Kalau saja saya ada di Kediri saya senang untuk datang pada acara anda

Akhirnya kepada pembaca sekalian semoga tidak bosan dan menyesal telah berkunjung ke sini dan Saya menunggu kritik dan saran dari anda untuk perbaikan blog ini di masa yang akan datang.

 

 

Sensor suara pada telinga …

Ditempat yang ramai, dengan level noise yang tinggi, saya sering ragu ragu untuk menjawab panggilan telepon. Saya merasa telinga saya bekerja kurang optimal di tempat tempat tersebut. Seringkali hal ini mengganggu kenyamanan teman teman saya dan tidak jarang mereka menduga yang tidak tidak. Maaf ya bukan maksud saya untuk sombong atau sok sibuk. Telinga saya kesulitan untuk memilah antara informasi dan noise pada tempat tempat dengan tingkat kebisingan diatas batas ambang kemampuan telinga saya. Yah telinga saya saja, karena ditempat yang sama sering (telinga) orang lain melakukanya dengan baik. Makanya saya sering mencari tempat tempat dimana saya merasa comfort atau menunggu saat yang tepat. Padahal saya sudah menghidupkan fasilitas Speaker Phone pada ponsel. Sekali kagi maaf bahwa saya harus sering menjelaskan ini kepada teman teman via SMS atau e mail

Menurut saya tempat yang “comply” dengan karakter telinga saya yah … ditempat tempat yang sepi, he he he. Mungkin telinga saya tidak bisa beradaptasi dengan baik ketika saya harus keluar dari desa saya yang sepi sunyi senyap ke daerah yang lebih ramai lagi.

Apakah saya tuli ya?

Baca lebih lanjut

HeadSet kecemplung banyu

Hik hik Padahal sudah dicari dimana mana dan tak ketemu. Eh ternyata …(ternyata). Headset SonyEricsson ku ikut terendam di celana training sedari Minggu, sehabis jogging. Berarti sudah 2 hari 2 malam)Ehm … Nasibmu (headset) … bukan maksudku untuk berbuat dhalim dan sia sia terhadapmu.

You just made my world.

You did verywell in colouring my life

If you should have to die

I just could say my thank ( my special thank ) to you

I Love U

[Gombal, katanya cinta, kok sering lupa, naruh sembarangan]

Headset sat ini masih tergantung di tempat pengeringan. Endah sudah mati, sedang sekarat, atau menderita dengan cacat tetapnya. Hanya keajaiban yang akan membuat perbedaan …

Sunday Morning Ritual

He he he

I just did my morning ritual. What …? Yes … Sunday morning ritual. I did my morning pray and my morning ritual then ( but not soon after )

It was rainy, wet, and cool of course. Made a start up. Wearing my … ( gadget ehm …)

Did you know? My morning ritual is jogging for 3 km at least one a week. [ Min. Health and Fitness Standard Requirment he he he ] And I ussually do it in Sunday ( morning). Wish me keep doing ….

Well, I think I need to take a bath … coz I have a date an hour to come

Good Morning, World ….

[ The sweat is flowing all arround my (not sexy) body, “Every morning” title from SUGAR RAY is beating behind ]

Keistimewaan JOGJA

Everyday is Sunday in Jogja

Itu. Dulu tertulis di kaos kaos dagadu. Sekitar tahun berapa ya 97 an kali. Everyday is Sunday in Jogja. (Kota) Istimewa. Sangking istimewanya sehingga Setiap Hari adalah Hari Minggu. Luar Biasa ya. Istimewa banget.

Iya memang Keistimewaan (seharusnya) selalu melekat dengan Jogja, dan semua yang ada di Jogja tanpa terkecuali

[ Termasuk aku juga, sangat Istimewa, unik, mbedani dan tidak ada duanya he he he ]

Tetapi mengapa pembahasan tentang keistimewaan Jogja menjadi begitu berlarut larut. Padahal masalah ini sudah ada sejak jaman Orla, Orba, sampai era Mendagrinya Mr Mardiyanto. Masyarakat Jogja termasuk dan tidak terbatas pada Paguyupan Ismawa menuntut untuk segera ditetapkan/disahkanya UU tentang Keistimewaan Jogja. Segera …

“Keistimewaan Jogja harus diposisikan pada tempat yang pas. Dalam konteks penegakan Demokrasi ( dalam hukum legal RI tidak dikenal Gubernur/Presiden Seumur Hidup), keutuhan NKRI dan Pemahaman Kesejaharan D I Y”

[ Omongan siapa ya, WoooOoooW … Lha Embuuuh ]

Yang jelas sebagai warga Ngayogyakarto hadingingrat,

Saya ingin UU Keistimewaan Jogja segera ditetapkan dengan mengacu pada pemahaman Sejarah, Aspirasi Warga Jogja Bukan kepentingan politik praktis partai partai yang oportunis ( — mengingat setahun lagi akan berlangsung pesta Demo Crazy … eh maaf “Demokrasi”) dan Kemaslahatan Bangsa INDONESIA ( dalam konteks penegakan Demokrasi )

Lan dumatheng sedoyo warga Ngayogyakarto, Monggo sami sami mberjuangaken Keistimewaan Jogja, mawi cara cara ingkang “ISTIMEWA”, kanthi adab budaya inggil, sopan santun tata kromo, penggalihan ingkang tepo sarira.

Mugi ingkang mekaten saget dados tepo thulodo tumrap daerah sanes? Ngatonaken budoyo lan peradapan Inggil Ngayogyakarto

[ Nggiiiih Mmmbbaaaah ….]

Bagaimana “Keistimewaan Jogja menurut Anda?”

Waktu berlari cepat ….

Tidak terasa ya sudah sampai akhir pekan (lagi), padahal kayaknya Senin baru berlalu beberapa jam yang lalu. Cepet banget. Aaaahhhh. Begitu cepatnya waktu berlalu …

[ Mengapa pagi ini band width nya ngga mau melaju secepat waktu? ]

Dah, ngga pa pa biarkan semua mengalir saja

Selamat pagi …

[ Soundtrack, kok … ngga da. Ooo Driver sound cardnya belom ketemu, jadinya ambience nya silent ]

Jogging lagi Jogging lagi

Bounjour … Word. Guten Morgan … Welle ahhhh

Jogging yuuuk, ngga boleh malas loh, entar siapa yang mo jaga nafasnya, jantungnya, paru parumu. [ Semoga ngga kena asma seperti embah kamu ]

Indah loh pagi tanpa kabut, cerah lagi …

Jogging Sudah , nonton adek adek maen basket ( anak anak basket di SMP ), truss … opo mener yoo

Indah menjadi Kenangan …

Ada ngga yang pernah kejadian seperti segala sesuatu terasa biasa biasa saja, tidak ada yang terasa istimewa, asal jalan aja. entah itu jalanya sambil senyum, tawa atau sekedar sekedar saja. Barangkali tidak ada yang istimewa dari sekedar minum teh, nonton film, kerja sosial atau yang lain.

Ketika semua yang sekedarnya itu telah berlalu atau lama berlalu,  [ pernah ngga terjadi ] semuanya terasa berubah. Menjadi indah. Menjadi disadari.  ketika tiba tiba bertamu di tempat tidur kita. Its feel like to turn the time back. 

[ emangnya kamu punya mesin waktu ] 

Kenangan, kalau kamu sedang baik hati pasti kamu akan datang berkunjung, walaupun kamu mendiami  ruang yang berbeda dengan kita kita. Ruang dimana manusia tidak mungkin untuk sampai kesana atau sekedar mengunjungi sesaat saja. Kamu saja yang setiap saat bisa mengunjungi, entah malam entah kapan saja, entah kita sedang siap atau tidak. Kitapun tidak tahu pasti suguhan apa yang cocok tuk kamu.

Asal tau saja, apabila kamu datangnya malam malam menjelang tidur pasti sepanjang malam adalah hidangan untukmu. Semuanya.

Yeah setelah menjadi kenangan kadang lebih indah dari kejadianya.

[ Apakah karena kurangnya syukur terhadap anugerah-Nya. ]

Ada ngga yang pernah punya pengalaman serupa?

[ Cut. Kok jadi mellow gini seh, mau bikin pelem picisan ya. Acting Coach nya diganti saja. Kalau perlu pemeran utamanya kita ganti dari luar saja. Kalaupun ada masalah dengan ke imigrasi an kan bisa di urus dengan uang ]