Agar Tidak Menyalahkan Alat

Beberapa waktu yang lalu dalam sebuah forum fotografi, ada sebuah pertanyaan. Pertanyaannya kira-kira begini: Kamera dan Lensa seperti apa yang sebaiknya saya beli? Saya sedang mulai belajar memotret.

Seorang teman saya menjawab: Belilah kamera dan lensa termahal yang kamu bisa beli. Kenapa? Supaya bila foto jepretan kamu kurang bagus, kamu tidak serta merta menyalahkan alatmu, kameramu.

Hehehe, bila dipikir-pikir benar juga apa yang ia katakan. Yang mana hal ini sering kali bertolak belakang dengan pendapat kebanyakan orang. Orang akan lebih mudah memutuskan untuk membeli kamera yang murah. Toh sedang belajar. Nanti kalau sudah mulai terampil baru membeli peralatan yang lebih baik.

Teman saya tadi melanjutkan. Seorang yang lebih profesional di bidangnya, baik itu di bidang fotografi atau bidang lain, ia akan mampu menghasilkan karya yang baik dengan peralatan apa pun. Baik dengan peralatan yang high end maupun yang entry level. Ia sudah tahu bagaimana mengoptimalkan apa yang ia punya.

Review #K800Fotografia Dony Alfan

Kamera yang bagus adalah …. . Kamera yang bagus adalah kamera yang selalu dibawa kemana-mana. Dan tombol shutter -nya paling sering dipencet-pencet. 😀 Sony Ericsson Cybershot K800 pasti merupakan kamera yang bagus bagi mas Dony Alfan. Saya percaya Mas Dony mempunyai kamera-kamera lain dengan spesifikasi teknis yang lebih mumpuni.

Kenapa saya bilang K800 adalah kamera bagusnya Mas Dony Alfan? Lihat saja ebook yang ia terbitkan yang berjudul K800 Fotografia. Kita bisa melihat aneka photo shot dalam ebook setebal 70 halaman itu. Bener ngga saya bilang “setebal”. Bagaimana kita bisa mengatakan sebuah ebook itu tipis atau tebal. 😀 Dalam ebook 70 halaman itu kita bisa melihat photo shot yang diambil dari berbagai tempat dan kesempatan. Kalau tidak karena selalu dibawa kemana-mana, mana mungkin Mas Dony bisa mendapatkan gambar-gambar yang nampak ditemukan secara alami. Baca lebih lanjut