Film Komedi Romantis: When In Rome

Beth, seorang wanita career yang excellence, smart dan cantik (diperankan oleh Kristen Bell) Bekerja sebagai kurator  di Museum seni di Newyork. Ia sangat mencintai pekerjaannya lebih dari apapun. Sampai – sampai pria yang pernah berpacaran dengannya bilang ngga betah karena merasa tidak dianggap setelah kerjaan si Beth. Beth pun kepikiran bahwa barangkali memang ngga ada cowo yang jodoh dengannya. Beth barangkali orang yang sangat cemerlang dalam urusan karir tapi sama sekali ngga pada tetek bengek jodoh.

Nah, pada pernihakan adiknya, Joan, di Roma, Beth merasa segalanya agak berubah. Dia bertemu Nick (diperankan oleh Josh Duhamel) yang seolah hadir secara ajaib dalam rangkaian kebetulan yang ia alami di pesta pernikahan Joan. Beth berpikir barangkali Nick tertarik sama dia. Sayangnya ketika Beth ingin berbicara, Nick malah kelihatan sedang mesra dengan cewe lain.

Baca lebih lanjut

Nonton ” Source Code “

Seorang pilot US Army, Kapten Colter Stevens (Jake Gyllenhall), seketika mendapati dirinya terbangun di sebuah kereta api menuju Chicago. Di depannya, duduk seorang wanita bernama Christina Warren (Michelle Monaghan) yang seolah kenal dekat dan memanggilnya dengan nama Sean Fentress. Colter kebingungan mendapati identitas ID nya bernama Sean Fentress. Saya tidak ikut – ikutan kaget Colter untuk terkejut mendapatkan wajah orang lain ketika dia sedang di depan cermin.

Karena jauh – jauh hari sebelum nonton saya sudah ngubek – ubek imdb.com di http://www.imdb.com/title/tt0945513/plotsummary . Jadi sejak menit awal film -tepatnya sejak sebelum nonton- sudah tahu akan keberadaan Colter dalam sebuah misi yang disebut “Beleaguered Castle” Misi untuk mencari tahu siapa pelaku pengeboman kereta di Chicago dengan menelurusi jejak – jejak otak seseorang di masa lalu. Baca lebih lanjut

Friday The 13th (2009)

Malam ini saya tidak perlu keluar rumah kecuali ada sesuatu yang sangat genting. Memastikan pintu kamar dan jendela terkunci rapat – rapat. Taruh golok di tempat yang mudah diraih pada saat mendadak terjaga dari tidur. Jangan matikan lampu kamar. Atur speed dial pada ponsel untuk menghubungi kantor polisi terdekat. Jangan – jangan Jason nyerang saya. Hiiiiiiiy. Status siaga SATU.

Kewaspadaan, kalau tidak boleh dibilang paranoid berlebih yang mendadak muncul sebagai hikmah dari nonton Friday The 13th.

Dalam film ini, Marcus Nispel, sang sutradara, berhasil memompa detak jantung dan mengobok – obok rasa jijik dengan mempertontonkan pembunuhan demi pembunuhan secara vulgar. Saya sudah merasa muak duluan pada adegan Whitney, Mike, Richie, Amanda dan Wade terbunuh secara misterius tanpa sisa. Baca lebih lanjut

Serial TV : Friday The 13th

Hari ini adalah hari Jum’at yang bertepatan dengan tanggal 13 pertama dalam tahun 2011. Jum’at, 13 Mei 2011. Hari dan tanggal yang disakralkan oleh bangsa barat Amerika. Menurut kepercayaan yang tidak sedikit dianut oleh orang – orang bahkan angka 13 sendiri dianggap angka naas. Misalnya penghilangan nomor kamar 13 di rumah sakit, kamar hotel, tingkat gedung, dan lain – lain.

Sama seperti orang Jawa yang mempercayai hari naas, was, jabung, geblag, dan lain lain. Orang Jawa mempercayai sejumlah hari naas itu tidak baik digunakan untuk memulai hal – hal penting dalam hidup mereka. Mendirikan bangunan rumah, jembatan atau memulai perjalanan jauh tidak akan dilakukan orang Jawa yang masih percaya pada hari – hari naas itu. Kepercayaan orang Jawa akan hari baik dan hari naas bahkan telah dibukukan dalam suatu kitab primbon. Salah satu primbon yang terkenal di Jawa adalah Betal Jemur Adam makna.

Jangan salah sangka. Saya tidak sedang membahas kepercayaan hari naas yang saya anut. Saya sedang mengingat – ingat serial TV yang tayang di TVRI yang cukup populer pada jaman saya masih belajar di Sekolah Dasar. Pada tahun 90 -an. Serial TV yang berjudul sama dengan tulisan ini. Friday The 13th.

Jangan dikira saya sudah bisa mengikuti jalan cerita serial Friday The 13th. Untuk membaca sub title pada serial berbahasa Inggris itu saja saya masih belepotan. Saya hanya ikut – ikutan deg degan kawan – kawan menonton TV hitam putih pada adegan – adegan menegangkan. Adegan – adegan horror yang kerap kali terbawa ke tempat tidur. hiyy …

Bagi yang seusia saya atau seusia kakak kakak saya dan ingin bernostalgia dengan Friday the 13th, bisa mendownload film dari link berikut: Baca lebih lanjut

Film : ” ? ” Tanda Tanya

Film tanda tanya mengambil setting di kota tua Semarang. Saya pikir kota tua Semarang adalah kota yang bagus untuk mengambil potret sosial tentang kehidupan antar umat beragama.

Ada empat plot utama dalam film ini:

Keluarga Tan Kat Sun. Pemilik restoran Canton yang menjual menjual aneka makanan dari babi, tapi cukup toleran dengan agama lain. Misalnya dengan memisah alat untuk memasak babi dan memasak yang non babi.

Keluarga Riska, gambaran cercaan sosial bagi seorang janda baru yang baru pindah ke agama Katholik. Dalam plot ini Riska digambarkan sebagai ibu yang cukup besar hati dengan tetap mengajarkan “agama lama”nya kepada anaknya yang masih kecil. Karena anaknya tetap memilih Islam sebagai agamanya.

Di plot yang lain diceritakan Sholeh, seorang pemuda muslim yang taat. Sayangnya dia adalah pengangguran yang akhirnya bekerja sebagai anggota Banser Nahdatul Ulama. Istrinya, Menuk, menjadi tulang punggung ekonomi keluarga dengan bekerja di resto Canton milik Pak Tan.

Cerita ini dilengkapi dengan kisah Suryo. Seorang pemuda Muslim yang bercita – cita memainkan karakter tokoh utama dalam seni peran. Namun selama 10 tahun berkarir, ia selalu menjadi figuran atau paling ‘mentok’ jadi penjahat. Sampai akhirnya ia dipertemukan oleh Riska dengan tim drama gereja dalam pentas paskah untuk dijadikan karakter Yesus.

Interkoneksi antara keempat plot ini cukup bagus. Bisa saya bilang sebagai prestasi Titien Watimena (dan Hanung Bramantyo). Baca lebih lanjut

Review Film : Emak Ingin Naik Haji

Posted with WordPress for BlackBerry.

Layar dibuka dengan close up sebatang kuas bergerak – gerak melukis Ka’bah. Zein, diperankan oleh Reza Rahardian, sedang melukis Ka’bah. Melukis mimpi Emaknya. (diperankan oleh Aty Kanser) Melukiskan film Emak Ingin Naik Haji. Jreng – jreng lagu: Cerita Untuk Orang Yang Lupa – Iwan Abdurrahman mengalun. Baca lebih lanjut

Mengecam Film ” Dedemit Gunung Kidul “

Malam tadi, melalui facebook seorang teman menyebar undangan/mengajak saya untuk menghadiri aksi mengecam film berjudul “Dedemit Gunungkidul”. Aksi akan dilangsungkan pada siang ini pada acara launching film itu di Rumah Makan dekat SMP N 2 Wonosari.

Entah apa alasan pengecaman terhadap film ini. Saya memang tidak suka genre film horor macam “Dedemit Gunungkidul. Meskipun saya tidak tahu seperti apa kualitas film ini, rasanya sayang kalau saya membeli tiket dan meluangkan waktu 2 jam duduk di bioskop.

Kemudian apakah saya akan ikut melakukan aksi mengecam film ini? Tidak. Selain aksi pengecaman yang menurut saya tidak akan membatalkan pemutaran “Dedemit Gunungkidul” di jaringan bioskop.  Makin dikecam orang – orang malah akan makin penasaran untuk menyaksikanya. Pengecaman malah akan menjadi promosi gratis bagi film ini. Masih ingat kan dengan film “2012” yang menunai promosi dari kecaman.

Lhoh, kok saya malah membuat tulisan kecaman film “Dedemit Gunungkidul” di blog ini. Berefek promosi ya? Maaf saya tidak dibayar oleh manajemen film untuk berpromosi di blog. Mudah – mudahan yang membaca tulisan saya ini tidak malah jadi makin penasaran 😀