Sri Gethuk Sunday Morning Trail Run, Lomba Lari 5K rasa 9K

Menyelesaikan jarak sepanjang 9 kilometer di lintasan trail menembus jalan pedesaan dan hutan Menggoran di acara Sri Gethuk 5K fun run tidaklah mudah.

Ada beberapa alasan mengapa lomba itu bagi kami tidak mudah: lomba yang dimulai tepat pukul 8 ketika panas matahari sudah cukup menyengat, lintasan yang naik turun dengan elevasi yang cukup lumayan.

Dan alasan yang sebenarnya mengapa lomba itu menjadi berat adalah karena kami tidak siap. Kalau tidak mau dibilang panitia yang belum siap untuk menggelar sebuah event lari. Kenapa?

Karena lomba yang bertajuk Sri Gethuk 5K itu ternyata menempuh jarak hampir 2 kalinya, sekitar 9 kilometer menurut jam-jam Garmin yang kami kenakan. Sri Gethuk 5K pun tidak pernah diinformasikan sebelumnya bila akan melewati rute trail menembus kawasan hutan.

Dalam sebuah lomba lari, selisih jarak sampai 1 kilometer tentu bisa ditoleransi, bisa kami mengerti. Namun jarak lomba yang masuk kategori 10K tentu perlu persiapan dan strategi yang lomba yang berbeda. Begitu juga ketika kami bersiap untuk berlari di aspal tapi kemudian berlari di jalan batu, tanah dan cor. Sungguh harapan yang tak sesuai kenyataan.

Baru tahu lomba ini akan menempuh jarak yang tak kami perkirakan di kilometer ke-3, saya dan teman-teman pun mulai melakukan penyesuaian. Penyesuaian itu berupa penyesuaian tempo dan kecepatan serta memilih berhati-hati dalam berlari. Berhati-hati ini amat penting. Bukankah tujuan para pelari hobi seperti kami adalah untuk meningkatkan kebugaran, bukan untuk mencari podium, apalagi mencari cidera. Biarlah teman-teman kami yang berpengalaman berlari di depan mengejar podium.

Saya sendiri sejak awal berlari bertiga bersama Tria dan Evry. Sekitar 2 kilometer pertama berlari dalam pace 4.30 km/menit sebelum kami memutuskan keseluruhan lomba dengan pace 5 demi keselamatan kaki. Untuk lomba 5K yang jarak sebenarnya adalah 9K ini kami menyelesaikan dalam waktu sekitar 44 menit. Timing yang letoy untuk cowok sekaligus timing yang lumayan untuk pelari putri seperti Tria, yang mana mengantarkannya sebagai peraih podium 1 kategori umum putri.

Sampai di finish area, kami bertemu dengan “pelari-pelari kuda” yang sudah finish lebih dulu. Tak terbayang terbuat dari apa kaki-kaki, jantung dan paru-paru yang membawa mereka menyelesaikan lomba ini kurang dari 40 menit. Bahkan salah dua rekan komunitas kami, Amri Wahyudin berhasil menyabet podium 1 dengan timing 33 menit dan Nanang meraih finisher ke-5.

Sri Gethuk 5K sebagai sebuah lomba lari di kawasan wisata sebenarnya bisa dikemas dengan lebih baik, apik dan menarik. Mengemasnya pun bisa dimulai dengan memberikan informasi yang jelas terkait panjang rute, jenis lintasan apakah road atau apakah trail, tingkat elevasi dan semacamnya.

Akan lebih baik bila event ini dikemas sebagai lomba lari trail seperti Sleman Temple Run dengan melibatkan komunitas dan pegiat lari lintas alam dan menggandeng komunitas-komunitas lari yang sedang tumbuh pesat di Indonesia. Sehingga kawasan desa wisata Bleberan yang tak kalah elok dan indah mendapat exposure yang lebih baik sehingga tujuan untuk mempromosikan pariwisata tercapai. Ujungnya mengangkat kunjungan wisatawan dan menggerakan roda perekonomian masyarakat.

Menyelesaikan apa yang kami sebut Sri Gethuk Sunday Morning Trail Run, kami dan teman-teman Gunungkidul Runners melanjutkan dengan piknik asyik menikmati kawasan sungai Oya dan air terjun Sri Gethuk. Cukup lama tidak ke sana, rupanya Sri Gethuk sudah cukup banyak berdandan. Meski dandanan barunya belum sepenuhnya menghapus “jerawat dan bekas luka” yang ditinggalkan oleh banjir bandang di sungai Oya beberapa waktu lalu.

Mari terus berlari demi jasmani dan rohani yang lebih bugar. Salam hangat kami dari Gunungkidul Runners.

3 thoughts on “Sri Gethuk Sunday Morning Trail Run, Lomba Lari 5K rasa 9K

  1. busyet 5k jadi 9k uakeh tenan mas selisihe.. saya ngrasain 6K jadi 7,3K di patriot run kemarin aja kaget.. apalagi ini yang ditambah jackpot medan.. ditambah start jam 8, sik tujumono ra ning kutho.. :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s