Air Terjun Slempret dan Bukit Sri Panjung

Air Terjun Slempret Dipotret dari Seberang Sungai Oya

Air Terjun Slempret Dipotret dari Seberang Sungai Oya

Air Terjun ke-2 yang saya kunjungi ketika saya masih anak-anak adalah Air Terjun Slempret. Kira-kira beberapa bulan (atau hari? saya lupa perisnya) setelah saya (dan teman-teman sekelas Sekolah Dasar kami) mengunjungi Air Terjun Grojogan Sewu – Tawangmangu untuk pertama kalinya.

Saya mengunjungi Air Terjun Slempret pun saat itu juga bersama-sama teman-teman sekelas di Sekolah Dasar kami waktu itu. Bedanya saat itu kami ke Slempret yang satu daerah dengan Goa Rancang Kencono menuju ke sana dengan berjalan kaki. Serius. Saat itu saya dan beberapa kawan SD Karangmojo II yang bandel-bandel memutuskan untuk nekad hiking ke sana. 

Saya bilang anak-anak nekad karena jaraknya cukup jauh. Pulang pergi kira-kira 20 km. Jadi kami berangkat pagi-pagi dan pulangnya pun sudah petang. Foto-foto? haha. Jaman saya SD mana ada anak-anak di desa kami yang punya tustel. Apalagi gadget. Yang kami punyai saat itu adalah keberanian dan keseruan.

Beberasa dasa warsa kemudian, ya dasawarsa, ketika di Gunungkidul mulai populer dikembangkan aneka wisata di Desa Bleberan kemudian terkenal ada Air Terjun Sri Gethuk.

Saya pun sampai sekarang sudah beberapa kali mengunjungi destinasi wisata Air Terjun Sri Gethuk di desa perbatasan antara Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Bantul ini. Melihat-lihat lokasinya yang berdekatan dengan Goa Rancang Kencono dan airnya pun jatuh di Sungai Oya, mulanya saya mengira Air Terjun Sri Gethuk merupakan nama baru dari Air Terjun Slempret. Saya kira semacam rebranding agar air terjun ini mempunyai nama yang lebih menjual.

Rupanya saya salah.

Air Terjun Sri Gethuk berbeda dengan Air Terjun Slempret. Kedua air terjun ini sama-sama ada di satu lokasi. Air terjun Slempret (yang asli) terletak di sebelah utara air terjun Sri Gethuk.

Ini baru saya tahu Minggu siang kemarin ketika Minggu sore (19, Juni 2016) saya iseng mengunjungi Bukit Sri Panjung. Bukit Sri Panjung merupakan perbukitan di seberang Sungai Oya. Hanya berbatas sungai dari Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Tepatnya di Dusun Dodogan, Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.

Untuk menuku ke sana saya tidak menyebrangi Sungai Oya yang sedang banjir karena hujan semalaman. Saya memutar melewati jalan Playen – Dlingo, kemudian belok kiri mengambil jalan kecil di Dusun Dodogan.

Mungkin karena sudah bulan puasa atau karena cuaca siang itu mendung. Bukit Sri Panjung yang juga dikembangkan sebagai destinasi wisata alam itu tidak ramai oleh pengunjung. Jadi saya bisa leluasa sendirian menikmati alam di sana. Tiduran di salah satu gubug/gazebo yang ada di sana dibelai belai oleh semilir angin dan dinina bobokan oleh harmoni yang dibentuk oleh suara desir angin dan gemuruh air terjun di seberang sana.

Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Bukit Sri Panjung

Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Bukit Sri Panjung

Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Bukit Sri Panjung

Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Bukit Sri Panjung

Parkiran Tempat Wisata Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Bukit Sri Panjung

Parkiran Tempat Wisata Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Bukit Sri Panjung

Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Bukit Sri Panjung

Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Bukit Sri Panjung

Gazebo (Gubug Joglo) di Bukit Sri Panjung

Gazebo (Gubug Joglo) di Bukit Sri Panjung

Foto-foto di atas saya ambil dari Puncak Bukit Sri Panjung. Untuk menuju ke puncak ini saya akui tidak mudah. Apalagi ketika kita sedang puasa. Kita perlu berjalan kaki melewati jalan setapak becek, sempit dan tidak mudah.

Jangan menggunakan sandal jepit seperti saya. Berisiko terpeleset dan tertusuk duri. Sebaiknya gunakan sepatu gunung yang bisa melindungi kaki dan memudahkan berjalan. Celana pendek juga sebaiknya tidak digunakan di sini. Celana panjang untuk melindungi kaki dari goresan duri dan daun-daun rumput yang tajam akan membuat trekking ke Bukit Sri Panjung lebih enak.

Foto-foto di bawah ini saya dapatkan dari seberang Sungai Oya. Dari titik yang cukup berbahaya. Bahkan sebagian orang menganggapnya tempat saya mengambil foto-foto ini cukup angker.

Untuk menikmati pemandangan sungai oya, sebaiknya cukup mengikuti jalan setapak yang dicor blok. Dan sebaiknya tidak nekat setelah sampai ke ujung cor blok.

Air Terjun Slempret Dilihat dari Seberang Sungai Oya

Air Terjun Slempret Dilihat dari Seberang Sungai Oya

Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Seberang Sungai Oya

Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Seberang Sungai Oya

Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Seberang Sungai Oya

Air Terjun Sri Gethuk Dilihat dari Seberang Sungai Oya

Namun sesulit apa pun rasanya kenekadan saya sore itu tidak sia-sia. Menantang sekaligus menyenangkan. Lelah tentu saja iya. Bagaimana tidak lelah wong menurut iPhone 5s, saya sudah berjalan kaki sepanjang 10.000 an langkah. Itu pun bukan jalan datar. Jalan naik turun yang tidak mudah.

Kalau sudah begini rasanya saya ingin segera berbuka puasa. Padahal waktu buka puasa masih beberapa jam. Hahaha. Itulah kesempatan saya untuk mengunggah foto-foto ke Instagram.

Pesan saya, bila kamu ingin mendapatkan foto-foto bagus di Bukit Sri Panjung jangan lupa siapkan energi dan hati-hati. Keselamatan adalah segalanya.

Iklan

6 thoughts on “Air Terjun Slempret dan Bukit Sri Panjung

  1. jujur kalo di sri gethuknya saya dulu malah kecewa dengan pengelolanya, kebetulan juga pas itu memang pemandangannya biasa saja menurut saya.. tapi kalo sri panjung memang dari foto yang saya liat menarik sih.. mungkin kapan-kapan pas pulang ke jogja dolan kesana ah.. 😀

  2. Ping-balik: Jalan-Jalan ke Puncak Panguk dan Jembatan Gantung Selo Pamioro | Gadget, Running & Travelling Light

  3. Ping-balik: Nuansa Kontemplatif di Curug Bangunsari | Gadget, Running & Travelling Light

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s